460x110-indent-now

 

TMCBlog.com – Bro sekalian, seperti Kita ketahui di Musim WorldSBK 2016 pemenangnya adalah Jonathan Rea diikuti Tom Sykes yang memeproleh bantuan team Matenya secara Dramatis di race Finale sehingga menggeser Posisi Chaz Davies di peta Championship menjadi hanya bisa memperoleh posisi 3. Namun Jika Kita Bisa lebih teliti Di WorldSBK 2016 Chaz Davies 11 kali memenangkan race Seri dimana 10 diantaranya diperoleh melalui Double Win pada satu Seri yang sama . Angka Capaian Chaz ini sebenarnya Lebih tinggi 2 Kali dibandingkan Juara Dunia WorldSBK sendiri Yakni Jhonnathan Rea yang hanya memenangkan 9 Kali race seri . . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblognamun Ya itu dia Benar Kata Marc Marqeuz Fan biasannya hanya mengingat siapa Juara Championship, Bukan Juara Seri .  . namun tetap saja, Musim 2016 adalah Musim yang sangat Positif bagi Chaz Davies dan Ducati panigale R. Apa yang sebenarnya jadi Kunci Kesuksesan Davies menajdi sangat kompetitif ? Chaz buka Bukaan ke GPOne dan beberapa Inti Ceritanya adlah Yang paling utama adalah soal Chasis dari Ducati panigale R . .

Bingungkan, Padahal Frame dari Panigale seperti kita ketahui adalah tipe Monokok dimana mesin twin L yang digendongnya berlaku juga sebagai Frame. Mamun Chaz Davies mengatakan bahwa geometri dari Frame Ducati Panigale R sangat cocok dan dapat megikuti Racing Style yang diinginkan Chaz Davies.

Lebih lanjut Chaz menjelaskan soal Frame ini. Chaz mengatakan teknisi Ducati Aruba.it dapat memberikan Solusi setingan sasis tertentu berdasarkan karakter dari sirkuitnya, Mau stop and go bisa, mau flowing juga monggo. Ducati sudah memiliki mapping dan setingan Frame yang dapat disesuaikan dengan Karakter dari sirkuit. Dan Untuk 2017 nanti, Chaz mengatakan Team Ducati Aruba akan melanjutkan persis dari titik akhir dimana Musim 2016 selesai, artinya ada kesinambungan riset antara Musim 2016 dan 2017. Dan melihat positifnya 2016, Chaz terlihat cukup Optimis dengan 2017

Menenai Masa depannya, Chaz Davies mengatakan bahwa ia memiliki passion dan cita cita yang kuat untuk bisa  race di kelas MotoGP kedepan. Pebalap Inggris yang sat ini berusia 29 tahun ini Pernah mengikuti GP125 bersama Honda, GP250 bersama Aprilia, WSS bersama Yamaha dan sempat memanfaatkan sesi Wild card MotoGP dengan team Ducati Pramac tahun 2007 di Philip Island. Namun kedepan Chaz bukan Hanya ingin menjadi pebalap wild Card, ia ingin menjadi pebalap permanen dalam satu Musim. Namun Untuk mencapat hal tersebut, Chaz mengatakan bahwa ia harus terlebih dahulu memenangkan Juara / World Champion  Di WSBK di 2017/2018.

Chaz Davies percaya Bahwa tahun 2017 Ducati akan sibuk dan Fokus 110% dengan Jorge Lorenzo. Penetapan waktu Test MotoGP ntuk Dirinya dikatakan kemungkinan bukanlah menjadi Prioritas pertama dimata Ducati Corse. Oleh karena itu salah satu jalan yang mau dia lakukan adalah Fokus untuk memenangkan Musim MotoGP2017 . . Baru setelah itu ada pembicaraan mengenai MotoGP minimal di Tahun 2018 . . . Semoga Terwujud Chaz

Taufik of BuitenZorg

http://www.gpone.com/en/2016122237516/sbk/chaz-davies-ill-win-in-sbk-and-move-to-motogp.html?refresh_ce

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

16 COMMENTS

  1. Bisa jadi di Umurnya 30-32 dy dapat kepercayaan buat turun di Ducati motoGp lewat satelit.

    karena masih terkendala di pembibitan rider eksklusif Ducati.

    Guest
  2. Oleh karena itu salah satu jalan yang mau dia lakukan adalah Fokus untuk memenangkan Musim MotoGP2017 . . Baru setelah itu ada pembicaraan mengenai MotoGP minimal di Tahun 2018 . . . Semoga Terwujud Chaz

    Memenangkan WSBK dulu x wak

    Guest
  3. udah terlalu berumur deh,kalo rider inggris yg bertalenta n masih muda kayaknya Danny Kent yg kemungkinan masuk motogp

    Guest
  4. agak susah sih buat juara kalo gak balapan pake R25 spek ARRC kebanggaan FBY yg sangat dahsyat dan langganan juara itu

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.