TMCBlog.com – Bro sekalian, tanpa gembar gembor banyak pihak di akhir Agustus 2017 yang Lalu Satu sosok Skuter Benelli 491 berlivery khusus yang didesain oleh Aldo Drudi dan menggunakan Ban Pirelli Diablo Rossi Scooter melakukan test sekaligus pemecahan record kecepatan di Kelas Mesin 50 cc, 85 cc dan 100 cc Dua tak Yang dipersiapkan Malosi dilangsungkan di padang garam Bonneville Salt Flats International Speedway

Percobaan pertama dilakukan tanggal 27 Agustus 2017 dimana Skuter Benelli 491 bermesin 50 cc yang dibesut Engineer bernama Fabio Fazi berhasil menggapai 2 rekor baru yakni

  1. kecepatan maksimum 114,823 km/jam saat melintasi lintasan sepanjang 1 km, di kategori 50cc,
  2. kecepatan maksimum 114,737 km/jam, saat melintasi lintasan sepanjang 1.6 km di kategori 50cc,

Tiga Hari berikutnya, tepatnya 30 Agustus 2017 menggunakan skuter yang sama namun menggunakan mesin Kreasi malosi yang berkubikasi 85 cc dan 100 cc mantan juara dunia Superbike yang sekarang juga menjadi komentator MotoGP™ untuk channel Sky Italia, Mauro Sanchini melakukan pengetesan dan pemecahan rekor di tempat yang sama  . .

hasilnya ? Mauro Sanchini yang menggunakan Benelli 491 bermesin Malosi dan mengguankan ban Diablo Rosso Scooter  mencatatkan 4 rekor dunia baru yakni :

  1. kecepatan Maksimum 133.002 km/jam, melintasi lintasan sepanjang 1 km di kategori 85cc,
  2. kecepatan Maksimum  132.668km/jam , melintasi lintasan sepanjang 1.6 km, di kategori 85cc,
  3. kecepatan Maksimum 142.088 km/jam , melintasi lintasan sepanjang 1 km, di kategori 100cc,
  4. kecepatan Maksimum 141.914 km/jam, melintasi lintasan sepanjang 1,6 km, di kategori 100cc,

Bonneville Salt Flats International Speedway yang alami sendiri adalah sebuah dataran di sebelah barat laut dari negara bagian Utah di mana pada musim panas akan diselimuti oleh sebuah lapisan garam sebagai hasil dari penguapan dari danau ini dan ketebalannya dapat mencapai 2 meter. Sementara pada musim dingin, tingkat penguapan yang rendah membuat air menutupi sebagian dari lapisan garam, dan pada musim semi, air ini akan mulai menguap. Pada musim panas, angin menjadi salah faktor yang membuat layar garam ini menjadi keras, mencegah segala jenis tumbuhan untuk tumbuh dan membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk melakukan pemecahan rekor kecepatan

Based on Pirelli Info

36 COMMENTS

  1. Waduh om Drudi lagi.
    daripada Drudi,ane lebih suka Starline designer yg biasa ngedesain helm lorenzo yg biasanya gambarnya detail kayak tema Shark ama Diablo kemaren

    Guest
  2. klw testernya orang indonesia….pst mlh ngetes malah ngetes garamnya enak di konsumsi pa enak di monopoli….ekekekekkk

    Guest
  3. Nanya dong wak kaji

    Kenapa di setiap trak yg lebih jauh (1,6km) top speed nya jd berkurang?

    Pencerahannya wak pliss

    Makasih

    Guest
  4. tuh nick muke gile ente lg sakit ya? ????????????
    Sampe segitunya ente cung?? ngiahahahahahaaa mang lu bisa lebih smart dr bro jimoo?? noh urusin dlu koloni kamu yg sok tau sok smart
    CBS = ABS ngah ngah ngah ????????????

    Guest
  5. wak haji mengenai dataran garam..salt lake..
    tiap tahun terus tertumpuk, air 6 meteran 4 bulan bisa nguap gt krna pnas yg bnr2 panas…
    kmren baru saja di ulas di National geograhic….oleh ilmuwan.
    sebetulnya tebalnya 10 meter…

    Guest
    • @fby : dia sndri kmren ngejudge rossi kakek tua pnyakitan kakek2 perlu di bopong…!! .pdhl dia sndri naek mtr 150 kpj saza paling udah gemeteran ngompoll…..bacot gk segede nyali….ama otak….??

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.