TMCBLOG.com – Bro sekalian, Muter Muter Kota Tokyo menggunakan transportasi umum adalah sebuah pengalaman dan Experience berharga yang tmcblog rasakan di perjalanan hari pertama Tour Jepang bersama Suzuki. Yap walaupun hal ini bukan sesuatu yang a sing lagi buat tmcblog yang sesekali pernah back packer meliput beberapa event di Negeri Matahari terbit ini, Namun ada beberapa pengalaman menyambangi kearifan lokal kearifan Lokal baru . . pasca mendarat di Bandara Haneda Tokyo, TMCBLOG dan 5 rekan Blogger lain Iwan, vandra, Satar, Mas Ari, Kang Yogas langsung diajak Oleh Pak Yohan Yahya dari SIS untuk neik kereta komuter Keikyu line untuk Langsung menuju stasiun shinagawa . .. Yap rencananya kami akan pergi ke hamamatsu tempat Markas dari Suzuki Motor Corporation . .

Disinilah pak Yohan memberikan Tips . .. Jika ke jepang mau ke Hamamatsu atau mau ke iawata atau ketempat lainnya dan kesana mengguankan Kereta peluru Shinkansen, mending Koper Koper besar dititipkan dulu di Loker berbayar yang tarifnya sekitar 500-700 Yen jepang . . setelah Koper koper kami di letakkan di Loker . . Kami pun mulai melakukan pengembaraan di Tokyo. dan dari Shinagawa, salah satu Cara terbaik melakukan hal ini adalah menggunakan kereta Loop Yamanote yang di operasikan oleh East Japan Railway Company (JR East) dan menggunakan rute melingkar melalui beberapa spot menarik Tokyo eperti shibuya, harajuku, shinjuku, eueno dan akihabara . .

Kami tidak berencana bermalam di Tokyo, oleh karena itu waktu di tokyo boleh dibilang cukup singkat . . . di tokyo tempat pertama yang disambangi adalah ueno . . di sana kita bisa menyambangi pasar ‘tradisional ‘ yang cukup tepat sebenarnya untuk cari oleh oleh yakni Ameyayokocho . .. dan Ueno Park yang bila saja kami 1 bulan lebih cepat datang, mungkin masih bisa ketemu Bunga sakura hehe . .

Oke dari Euno kami langsung berangkat menuju shibuya . . . dan seperti biasannya di sini spot utamanya adalah mengunjungi tempat dimana Anjing penjaga hachiko setia menunggui tuannya yang tak kunjung datang persis di muka stasiun shibuya . .

dan tentunya buat teman teman blogger otomotif merasakan crowd menyeberang di shibuya cross adalah ‘ sesuatu ‘ .. Actually, di saat peak hour, sekali saat penyebrangan ada kabarnya bisa sampai 1000 orang menyeberang dari berbagai arah di persimpangan ini yang sebenarnya bisa dilihat secara indah dari atas lantai dua sebuah kedai kopi . . namun kami cukup puas untuk sekedar menyeberang saja juga sekalian barengin kang Yogas mau membeli oleh oleh sepatu Onitsuka di salah satu sudut shibuya.

Dari shibuya, badan sudah lemas karena sebenarnya kami ini belum banyak istirahat nyambung dari sebuah acara peluncuran produk baru dan sekalian test ride beberapa jam sebelum terbang ke jepang hehehe . . langsung ke Shinagawa lagi menggunakan Yamanoteline, mengambil Koper di loker berbayar dengan cara memasukkan kode di mesin vending machinenya dan . .. bersiap membeli tiket kereta peluru shinkansen . .

Jadwal terdekat shinkansen kami adalah kereta Shinkansen Kodama yang sebenarnya bukan line tercepat ( ekspress banget ) karena masih beberapa kali berhenti sebelum sampai di Hamamatsu yang ebrjarak 257-an km dari tokyo . . namunbegitu saat berada di tengah antara dua stasiun, kami bisa tetap merasakan sensasi speed di atas 200-an km/jam . . dan amazingnya saat kereta ngacir diatas 200 km/jam tmcblog sempat mengupload sekitar 700 mb file video ke Youtube menguankan jaringan wifi yang dipesan oleh Suzuki dan berhasil . .. terupload dengan kecepatan yang sama jika menggunakan koneksi bradband plat merah di rumah . . .luar biasa . .

Sesampai di hamamatsu kami pun check in di hotel Crown palais . . dan specialnya Pak Yohan ngajak makan malam di sebuah kedai Lokal yang isinya macam macam makanan dari olahan ayam yang mereka punya sendiri farmnya . . . makanannya macam macam dan boleh dibilang istimewa dan nggak didapat di kedai kedai lainnya . . . akhirnya kami pun mengakhiri hari pertama ini dengan istirahat bersiap untuk kunjungan pabrik dan markas suzuki Motor corporation plus menyambangi museum suzuki di Hamamatsu . .. lis sebuah kejutan saat mengjnjungi pusat RND sepeda motor di Ryuko .. hmm sebuah hidden agenda .. kayaknya nyobain produk baru misterius nih ? … so staytuned di tmcblog.com untuk cerita lanjutannya . .

Taufik of BuitenZorg

57 COMMENTS

  1. katanya ntar ktm bos suzuki wak,nitip srh jual maxi scooter dan suzuki bandit 250 4silinder atau Bandit 400 diindo ya. makasi

    Guest
  2. semoga kedepan suzuki indonesia bikin motornya makin membaik. mampu bersaing dengan rivalnyabyg sesama jepang. amiiiin

    Guest
    • Mulus2 tapi kalo urusan sex udah kayak biasa aja. Pacaran, sex, putus, ganti pacar, sex lagi. Gitu terus. Biasanya yang udah pada nikah udah gak begituan lagi semenjak mereka kerja mapan

      Guest
  3. titip uneg2 wak . suzuki kalo desain mohon diperbaiki .khusus ndek indonesia wae… jgn terlalu anti mainstream biar jualan nya juga gak seret. oh sekalian juga maxi scooternya wak… suruh hati2 buat desainnya

    Guest
  4. wah rada nanggung nih ? coba pas akhir tahun barengan sama seri motogp motegi jepang, pasti tambah mantep. kan diseri jepang biasanya ada penentuan juara dunia, lumayan bisa jadi saksi ?
    kenapa perginya bulan april ? sepertinya lagi ada agenda khusus dan kunjungan ke pabrik hanya modus ekekekek.
    bocoran wak bocoran jangan lupa ?

    Guest
  5. oiya di hamamatsu banyak loh wanita indonesia yang tinggal dan menikah sama orang sana.
    malah ada yang buka warung kelontong disana, jual makanan dan bumbu dapur khas indonesia. wkwkwkwk

    Guest
  6. Pengen banget kota” di Indonesia seperti ini, transportasi masal benar” manusiawi. Dan efeknya kendaraan pribadi berkurang, macet berkurang, penjualan mobil-motor berkurang….?…mubazir 5 plant…ngandelin penjualan lokal…

    Guest
    • manusiawi kan yg difoto wak haji, coba cek yg kereta komuternya. wakakakak lebih parah dari indonesia, udah penuh desek desekan didorong dorong sama petugas sampe padet.

      Guest
    • jepang bisa maju dan mutakhir karna sistem pendidikan mereka yg udah kuat dan ketat..
      Ujian kelulusan memang gak ada, Ujian masuk sekolah lanjutan atau universitas yg gila susahnya..

      dri sistem itu, para alumni memang orang” mumpuni di bidangnya, bukan cuma diatas kertas yg bisa di corat coret..

      dan itu yg belum bisa di adaptasi indonesia.. sistem pendidikan kita masih belum merata dan tertinggal..

      Guest
  7. Mampir ke asaka, Saitama Wak,ke markas HRC liat racing schoolnya,??? diberangkatin Suzuki malah mampir ke Honda ???

    Guest
  8. Jika kalo kita sedjak dahulu dengan kesadaran diri yg tinggi berkemauan menuruti orang Jepara, pasti kita jadi bangsa yg modern berbudaya tinggi ya wak

    Guest
  9. Indonesia, sebuah negara yg tidak akan dibiarkan maju dan selamanya akan di pola sebagai tjap ‘Negara Berkembang’

    Guest
  10. Saya dulu pernah bekerja di tokyo 1tahun dan 2 tahun di shimadashi shizuokaken,sangat hapal daerah tokyo dan shizuoka apalagi hamamatsu karena tiap minggu main ke sana sepulang kerja arubaito di pabrik mobil suzuki shinjohara.

    Guest
    • Gak kebanyakan, tapi banyak aja. Disana kebanyakan ya orang Jepang sendiri. Pegawai rekrutan dari negara lain cuma beberapa persen gak sampai 5%, itupun udah termasuk rekrutan dari China dan Taiwan

      Guest
  11. Semoga kelak Indonesia bisa memiliki teknologi untuk transportasi umum yang bisa bersaing dengan negara Jepang.

    Kalau dari sisi kearifan lokal kayaknya Indonesia nggak kalah deh, walaupun tentunya berbeda antara Indonesia dengan jepang.

    Guest
  12. Hanya baca tulisan experiencenya aja, sudah senang, kayak brasa ikutan berada dujepang.

    Alur cerita nya enak baca…

    Guest
  13. artikel statement para pmblp motogp ttg termaclash mn ini?

    wkwkwk..jngn dtutupi donkk,

    lg rame d media luar…

    Guest
  14. Mrt dijakarta aja dinyinyirin, katanya bangkunya mirip metromini.. tuh lihat mrt di jepun, bangkunya sama.. kebanyakan micin, blm prnh naik mrt dah koar2

    Guest
  15. Suzuki salah strategi. Daripada wisatain blogger, sebenernya lebih ngefek mereka berangkatin media cetak. Biaya sama aja, bedanya outputnya. Kalau blogger ya cuma jadi artikel blog dan penuh dengan opini, pembacanya itu2 aja. Kalau media cetak selain lebih kompeten, juga outputnya lebih luas karena dibaca sama masyarakat luas, bukan sekedar pembaca blog yang kalau di tracking IP-nya, orangnya cuma itu2 aja dan jumlahnya cuma ribuan. Suzuki kalau gak salah strategi, sebenernya bisa cepet bangkit.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.