TMCBLOG.com – Bro sekalian, walaupun sudah masuk Bulan Juli, entah kenapa masih sering hujan turun di BuitenZorg / BogorΒ  . . apa karena memang kota Hujan ya ? hehehe Bicara soal Jas Hujan/ mantel Hujan Jangan hanya ngerti pakainya saja sob, tetapi jas hujan ini juga harus dirawat dengan baik dan benar agar tetap awet. Tapi, sudahkah sobat semua tahu bagaimana cara merawat jas hujan yang tepat? Nah cekidot deh tulisan berikut Sebab pada postingan kali ini tmcblog akan coba akan membagikan kepada sobat semua tentang beberapa cara atau tips mudahnya merawat jas hujan terbaik tanpa membutuhkan teknik khusus yang bisa banget dikebet. Oh ya mengenai jenis Jas Hujan TMCBLOG sangat merekomendasaikan jas Hujan tipe Two pieces ya untuk bermotor, jangan pakai Yang tipe Poncho karena cukup berbahaya menurut info dari praktisi Road Safety.

Tips Merawat Jas Hujan yang Baik dan Benar

Salah satu tujuan dari perawatan jas hujan tersebut adalah untuk menjaga agar jas hujan Anda tetap awet, menjaga warna, serta penampilan jas hujan supaya tetap menarik, menghilangkan segala macam bau apek yang melekat setelah digunakan pada saat hujan, serta menjaga kesegaran maupun kenyamanan jas hujan itu sendiri.

JANGAN PAKAI MESIN CUCI : Jas hujan Anda ada baiknya dicuci hingga bersih dengan menggunakan tangan. Ini artinya kita nggak boleh sesekali mencoba mencuci jas hujan tersebut dengan menggunakan mesin cuci, sebab yang demikian ini hanya akan menjadikan jas hujan Anda robek.

JANGAN PAKAI BAHAN KIMIA KERAS : Selain itu juga perlu diketahui bahwa pada saat mencuci jas hujan, disarankan agar sobat menggunakan deterjen yang tidak mengandung bahan kimia yang tinggi supaya tidak merusak jas hujan ( misalnya pemutih ) . Berikut ada beberapa bahan – bahan yang Anda perlu siapkan untuk mencuci atau merawat jas hujan dengan tangan, diantaranya rinso ( sori nyebut merek πŸ˜€ ) , spons/ sikat lembut, kain yang lembut, ember, sikat gigi, dan air hangat.

Jika bahan – bahan yang dibutuhkan tersebut sudah disediakan, silakan bawa jas hujan Anda di tempat yang luas. Lalu bentangkan di lantai untuk mencucinya. Kemudian Anda bisa mulai mengikuti instruksi mencuci jas hujan yang baik dan benar. Pertama – tama silakan Anda isi embernya dengan air hangat bersih, lalu tuangkan rinso atau deterjen merek lain ke dalam ember secukupnya, celupkan spons/ sikat lembut dalam ember, kemudian usapkan / sikat secara pelan – pelan ke seluruh bagian jas hujan.

NODA MEMBANDEL ? Khususnya nih untuk noda yang membandel, silakan sobat tuangkan sedikit deterjen secara langsung di atas jas hujan sobat , kemudian gosok secara pelan – pelan dengan menggunakan spons. Sikat jas hujannya mengguakan sikat gigi, terutama di bagian – bagian yang tidak bisa dijangkau spons.

Jika sudah, bilas jas hujannya dengan air bersih. Lalu rendam jas hujan ke dalam ember yang berisikan air bersih untuk hilangkan residu sabun.

Dan terakhir jemur jas hujan di atas terik matahari atau minimal diangin anginkan dengan cara menggantungnya sampai kering. Selain hal tersebut, juga sangat menyarankan agar setelah sobat selesai menggunakan jas hujan, segera keringkan jas hujan sobat tersebut dengan cara menggantungnya. Agar jas hujan tidak berbau apek.

Demikianlah tadi sekilas informasi yang bisa tmcblog bagikan tentang tips merawat jas hujan yang baik dan benar dan dipersembahkan oleh bukalapak.com. Semoga bermanfaat.

Taufik of BuitenZorg

20 COMMENTS

  1. Ijin nambahi wak haji,

    *kalau bisa cukup diangin-anginkan saja atau dilap pakai kanebo (lupa nama tepatnya) sampai benar-benar kering. Karna setau saya, kalau jas hujan dijemur diterik malah cepat mengeras (tergantung jenis jas hujan juga sih, parasut, sintetis, atau karet)

    *kalau jas hujan mengeras/kaku, cobalah cuci dengan air hangat.

    CMIIW

    Guest
    • @AutoRevs ID
      betul bro,.. untuk kain itu namanya plas chamois.. kanebo itu yang merk jepang, namanya sekarang ganti jadi aion (katanya karena nama kanebo sudah dipakai untuk produk kecantikan)

      Guest
    • Iya bener, jas hujan harga 250ribu kebawah biasanya lapisan karet/apa namanya kalo kena panas terik bisa cepet keras trus rontok tuh karet. Rembes2 jadinya.

      Guest
    • jas hujan saya kayanya mirip kaya punya wak haji.

      fyi: saya ga tau yang punya saya merknya apa karna cuma bacaan2 china gitu,
      dulu beli di tahun 2012 di harihari supermarket, harganya cuma 150ribu,, bahannya kayanya karet.
      dan sekarang jas ujannya udah berumur 6tahunan,
      ini jas hujan masih kuat diajak ujan2an deras dan alhamdulillah tidak rembes…

      Guest
  2. di bawah terik matahari mungkin maksudnya..

    btw ini saran dari saya, kalau dijemur itu jangan kena panas matahari, tapi cukup diangin2 saja…karena karetnya nanti cepat getas..sisi yang dijemur sebaiknya sisi dalam saja, sisi luar di lap pakai plas chamois, cuman memang tidak bisa bersih (kasus untuk yang besoknya mau dipakai lagi).

    untuk jas hujan bahan kain, JANGAN PERNAH dicuci..cukup di lap saja pakai plas chamois, dan dijemur seperti cara di atas.. alasan tidak boleh dicuci adalah karena lapisan water repellentnya akan luntur kalau dicuci, sehingga lebih mudah bocor/tembus air. (pengalaman pribadi)

    Guest
  3. Klo sy lebih sk stlh pemakaian segera digantung trs disemprot klo ada pasir2 baru disikat. Sy pk yg setelan bahan toeslan.

    Guest
  4. Iya, sekalian nanya, itu jas hujannya merk apa ya? sepertinya bagus tuh. saya pakai yang T*ger Head, tetap aja tembus dari sela-sela jahitan. Pengen nyari yang bahan sintetis atau karet, tapi nggak mudah sobek. Gpp deh harga mahal, yang penting awet dan PASTI tidak kebasahan di bagian pakaian. Kalau yang bahan parasut gitu, suka rembes, apalagi hujannya lumayan deras di pagi hari. Kalo sore atau malam hari pas jam pulang kantor mah ga masalah, toh sampai rumah bisa langsung ganti pakaian. Yang ngeselin kalau hujan deras di pagi hari.
    Semoga wak haji berkenan share merk jas hujannya.

    Guest
  5. Wak, bikin artikel tips buat yg make kacamata ketika make helm fullface dwonk, seperti mengatasi lensa kacamata berembun, atau merk helm yg rekomended, dll….
    Trims

    Guest
  6. Yg diatas2 bener. Jgn jemur di bwh terik matahari langsung krn bisa kehilangan keelastisannya dan akibatnya jd mudah sobek

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.