TMCBLOG.com – bro sekalian, ada satu yang tmcblog hi-lite dari opini anti Mainstream Matteo Guerenoni Komentator MotoGP di FOX Sport mengenai perpindahan Jorge Lorenzo ke HRC 2019 nanti . . . Matteo bilang bahwa dalam proses perpindahan ini Yang paling rugi jelas Ducati ..  karena ke-tidak sabaran mereka, Seorang Juara dunia beberapa kali dan developer ulung motor prototipe  lepas dari genggaman, dan yang paling untung adalah HRC . . dan Lepasnya Jorge Lorenzo ke HRC ini dianggap tepat sebagai momentum untuk mempersiapkan era baru Honda RC213V ke depan . . . yes era baru sob . .

Jadi Gini, selama ini semenjak pasca Rossi hengkang dari HRC . . . ada stigma bahwa Honda RC213V memang seperti dibuat untuk pembalap pembalap alien yang punya talenta di atas rata rata yang sulit disamai atau dicari padanannya dalam mengendalikan Motor . . Motor RC213V itu kencang, namun seperti yang Cal Crutchlow bilang memang sulit untuk dikendalikan . . .  sampai sampai Cal crutchlow bilang kepada MCN kala itu bahwa masalahnya  honda adalah karena memiliki pembalap pembalap segila Casey Stoner dan Marc Marquez  . . 

Menurut Cal Crutchlow Baik Marc Marquez maupun Casey Stoner adalah tipe pebalap yang bisa cepat di motor apapun dan memiliki kemampuan untuk menyembunyikan masalah motor yang sebenarnya dengan talenta mereka. hal ini bisa sobat lihat se-struggle strugglenya Honda RC213V tahun 2016 dan 2017 namun Marc Marquez seakan tetap bisa meng-handle ini motor, seakan Struglenya RC213V nggak kelihatan .. kayaknya agak betolak belakang dengan kondisi Yamaha M1 Musim 2018 ini.

Menurut Cal, Marquez dan Stoner dapat mengembangkan mesin, namun mereka mengembangkan mesin dengan gaya riding mereka . .  Nah pas RC213V hasil riset HRC atas input kolaborasi Marquez – Pedrosa ini dipake oleh Juara Moto2 lain seperti Morbidelli atau veteran moto2 thomas Luthi contohnya . . hasilnya ? Boleh dibilang GAGAL ! nah dari sinilah hadir  sinyelemen perlunya era baru development dari Honda RC213V kedepan

Dipercaya Motor yang ‘pernah kena sentuhan’ Seorang Jorge Lorenzo biasannya motor itu punya potensi bisa dieksplore lebih jauh pula oleh pembalap lain  . . . contohnya adalah potensi Performa Yamaha M1 ‘bekas’ Lorenzo yang sempat dipakai Oleh Johann Zarco . . Contoh lain, Saat ini Ducati desmosedici saat ini yang banyak orang bilang bahwa GP18 sudah sangat kental ‘gaya Yamaha-nya’ Namun menurut tmcblog itu agak kurang tepat . . yang lebih pas mungkin Desmosedici GP sekarang kental hadir ‘warna’ Lorenzo nya . . . imho . . walaupun begitu tentu dimana pun Lorenzo berada, ia hanya sekedar mewarnai saja .. .  Ducati tetap ducati yang berbeda dengan yamaha dan honda dimana Top speed, stabilitas pengereman dan akselerasi jadi andalan utama ..  namun Lorenzo seperti mewarnai dengan membuat GP18 bisa mudah diurut buat speed Corner, nggak lagi seperti Celeng yang lari lurusnya kencang namun nggak bisa belok !

Nah tmcblog yakin Honda ( HRC) , walaupun memang punya pendekatan riset dan development berbasis mesin . . mereka juga akan merasa capek kalo terus terusan idealis membuat motor kencang yang hanya bisa dipakai Oleh satu pembalap . . . alih alih kalo begitu terus akan hadir ada semacam ‘ ketergantungan ‘  terhadap pembalap tersebut . . Honda Butuh Motor yang tetap punya Filosofis Honda dimana performa jadi yang utama, Namun juga Harus bisa dikendarai kencang oleh pembalap siapa saja . . . Nahhhh disinilah Jorge Lorenzo bisa punya peran.

TMCBLOG nilai Jorge Lorenzo Sukses membuat Yamaha M1 friendly user buat siapa saja termasuk Rookie, Jorge Lorenzo juga disinyalir sukses membuat Ducati Desmosedici GP user friendly buat Pembalap manapun, di manapun dan saat cuaca apapun . . . setelah ini bisa jadi adalah Giliran Honda RC213V didevelop untuk bisa seperti Yamaha dan Ducati namun tetap dalam koridor dengan filosofis Honda . . . Kayaknya itu bisa jadi salah satu hidden agenda HRC saat pilih Jorge Lorenzo . .

Harimau Mati meninggalkan belang, manusia pergi meninggalkan amal perbuatannya, Blogger pergi meninggalkan tulisan tulisannya, Pembalap MotoGP pergi meninggalkan Motor hasil pengembangannya  . . . its all about Legacy !! Semua ini mengenai tentang menjadi sesuatu yang berguna bagi orang lain  . .  Kalo menurutmu Gimana sob ? Monggo disiskusikan sambil menikmati ketupat lebaran plus opor ayam nya 😀 sambil nunggu sate matang dibakar. . salam dari The rain City Buitenzorg alias Bogor

Taufik of BuitenZorg

147 COMMENTS

    • Akan sulit memelihara 2 singa jantan dalam 1 kandang.
      Tapi Honda tetap Honda. Selau ambil jalan sulit untuk menang. Karena di jalan sulit itu.. justru banyak ilmu yg akan di dapat.

      Guest
  1. SUPERB!!!!
    Jorge Lorenzo mungkin tidak dianggap developer rider tapi dia punya bukti bisa kuenceng dengan motor apapun.
    Yamaha Ducati dan (soon) Honda

    Puja kerang ajaib!! Hihihi

    Editor
    • Kayanya HRC konsultasi ama kerang ajaib deh, saat paduka terpuruk & ga ada tim yg ngajak dia gabung, HRC malah kontrak beliau. Akhirnya malah sukses bikin ducati iri. ?

      Guest
    • @yori

      Kebalik mas, hohe yg konsultasi sama kerang ajaib, dan jawabannya adalah..

      Bergabung dengan HRC team segera..!!
      Tentu..!!
      Dan.. “kun fayakun”
      Wkwkwk

      Guest
    • people said Lorenzo is not a good developer for racing bike, off course I agree with that..
      He didn’t develop the bike, he just ride, feel it, and give inputs to make the bike easier for him to ride,..
      and fortunately, the set up could be used for another rider..

      the story came and go just like history. I believe you could fine another article about another racers whom called bike developers..

      just an opinion from me..

      #bangodinxspeech

      Guest
  2. jadi Inget dulu RCV-213S yg di tes Stoner, laptimenya cuma beda sekian detik dari RCV-213V. Tapi di pakai pembalap lain ga kompetitif.
    Terus pengembangan lebih jauhnya, teknologi “user friendly”nya bisa & cocok di turunkan ke motor Superbike Honda.

    Guest
  3. Honda dapat durian runtuh bingo…dpt manfaat dr Yamaha dan Ducati

    selagi dpt durian runtuh jga mengkebiri Kompetitor …

    Guest
  4. Mungkin hrc itu ky ilmuwan2 gila yg bereksperimen klo berhasil bkl mendunia tp klo gagal ya mendelep ???

    klo sy sih nyimpulkan berati rossi bkn termasuk alien ya ? ???

    Guest
  5. Masuk akal apa yg wak haji ulas. Memang sampai saat ini hanya marquez yg bisa menang dan podium sementara pembalap honda lain tidak konsisten. Tidak sperti pabrikan lain yg konsisten hampir rata di pembalapnya

    Guest
  6. Tp kalo marc pindah hati ane bakal lumayan terbagi mirip2 kasus pep ke city jadinya lumayan ngefans city jg .ya karna unsur pep nya itu .

    Guest
  7. pengembangan Pedrosa juga buktinya kurang bisa dipake pembalap lain karena Pedrosa juga punya gaya balap yg spesial pula,makanya itu Honda butuh test rider netral agar motor bisa dipake oleh siapapun,kata cal Crutchlow sih gitu,dan pemilihan Bradl sebagai test rider menurutnya tepat, walaupun tetep dia menyoroti Bradl di Brno yg balap kayak orang gila ??

    Guest
    • Yap paling gampang karena postur dani yang benar2 beda
      Mungkin dani lebih pas mendevelope RC213V khusus buat … sayah atau nugie karena postur yang 11-12 hihihihi .. just kidding bro

      Administrator
    • Kurang bisa dipakek di mananya?, nyatanya sampaek 2013 pembalap2 satelit honda lebih kompetitif dari beberapa pembalap pabrikan ?

      Guest
    • Kurang bisa dipakek dimananya? Nyatanya sampek 2013 pembalap2 satelit honda lebih kompetitif dari beberapa pembalap pabrikan ?

      Guest
    • …kesamaan wak kaji dan pedrosa….sama sama punya sifat….adem ayem dan selalu tentrem….walu kadang paidi bikin…asem….ekkkkkkk

      Guest
  8. inget pas lorenzo belom dikontrak honda, marquez sempet diwawancarain tentang motornya loh. secara garis besar ada 3 masalah kata marquez didalam motornya yaitu mesin, elektronik dan sasis.
    1. mesin : rcv sempet bermasalah dengan powernya yang liar sehingga sulit dikendalikan. sampe pernah nakamoto itu ditanyakan kenapa honda gak mencoba membuat mesin inline saja biar rcv jadi lebih smooth tenaganya. dengan mesin baru rcv perubahan firing order dari screamer ke big bang yang makin kesini makin mendekati sempurna, kata marquez masalah utama pada mesin liar sudah bisa diatasi.
    2. elektronik : you know lah betapa repotnya insinyur HRC memecahkan masalah si magneti marelli sampe mereka harus merubah filosofi kerja orang jepang dan hadir lah seorang tosi.
    3. sasis : nah yang terakhir ini bagian yang belum dikembangkan honda beberapa tahun terakhir. rcv yang sekarang ini masih memakai sasis yang lama cuma gak dijelasin secara detail sama marquez tahun berapa saisnya apa 2017, 2016 atau bahkan 2014. dan marquez meminta agar sasis rcv ini dikembangkan mengingat mesin dan elektronik sudah teratasi.
    jadi menurut saya dengan masuknya lorenzo dan permintaan marquez ke honda untuk mengembangkan sasis. secara garis besarnya sudah terbaca akan seperti apa nantinya arah pengembangan rcv ini ditahun 2019 nanti

    Guest
    • perasaan di artikel tmc yang lalu dijelaskan kalo sasis juga ada pengembangan
      jadi menurut gw salah banget kalo dibilang sasis 17, 16 atw 14
      hanya saja jika dibandingkan pengembangan mesin n elektronik memang beda
      kalo sasis lebih evolusi, pengembangan dari tahun ke tahun tidak brutal,
      kalo mesin bener2 banyak berubah, contohnya seperti ente bilang ttg firing order

      Guest
    • masa dah ? coba dicopy artikelnya mana.
      soalnya pasca race lemans prancis itu marquez bilang rcvnya itu masih pake sasis bawaan 2017, 2018 ini honda gak mengembangkan sasis tapi lebih fokus ke elektronik.
      ini ada beberapa media indonesia yg bahas pernyataan marquez ekekek
      https://www.ligaolahraga.com/motogp/marquez-berharap-honda-alihkan-fokus-kembangkan-sasis-rc213v
      https://id.motorsport.com/motogp/news/marquez-pinta-honda-fokus=dengan=sasis-1042892/3105629

      Guest
    • Honda memang punya karakter riset dan development dengan sudutpandang engine, terbalok dengan yamaha dengan sudut pandang sasis, begitu manuel pecino pernah nulis

      Administrator
    • Maaf wak, sy tau ini udah pernah di ulas, tapi coba jelasin lagi dong soal
      “Honda memang punya karakter riset dan development dengan sudut pandang engine, terbalik dengan yamaha dengan sudut pandang sasis”

      Seinget saya di artikel yg dulu2 paling nempel di otak cuma
      Honda : mesin dulu, baru ngulik2 sasis.
      Yamaha : sasis dulu, baru ngulik2 mesin.
      CMIIW

      Tapi, dengan regulasi frozen engine development apa ngga pendekatannya Honda yg terbaik untuk diambil di musim2 sekarang ini yah? Karena kalo salah milih mesin, bisa semusim lewat, contohnya udah banyak, honda ’15, suzuki ’17, yamaha ’17-’18.
      Terus prediksi aja, buat yamaha kayaknya musim ini ga bisa bicara banyak, meskipun udah “minjem” ahli elektronik dari WSBK tapi history membuktikan elektronik ngga bisa berbicara banyak kalo masalah utamanya di hardware (honda 15-16 & suzuki 2017), semoga salah, biar tambah seru

      Guest
      • sasis yang dipakai Marquez hanya evolusi dari sasis 2014 kalo menurut beberapa pendapat, jadi Ya boleh dibilang sasis nggak terlalu banyak berubah . . sedangkan mesin jelas berubah banyak . .
        Mulai dari screamer-forward rotaring Crankshaft
        lalu ganti ke Screamer Backward Rotating Crankshaft
        sampai akhirnya Big bang Backward Rotating crankshaft
        imho

        Administrator
    • noh i’m magic udah dijelaskan kan sama wak haji kalo marquez masih pake sasis lama karena belom ada pengembangan sasis yang bener bener baru. orang marquez sendiri yang bilang disesi wawancara kalo sekarang masih pake lama ekekekek

      Guest
    • noh i’m magic udah dijelaskan kan sama wak haji kalo marquez masih pake sasis lama karena belom ada pengembangan sasis yang bener bener baru. orang marquez sendiri yang bilang disesi wawancara kalo sekarang masih pake lama ekekekek

      Guest
    • wkwkwk…. iya in aja deh…

      ente nulis
      “sasis : nah yang terakhir ini bagian yang belum dikembangkan honda beberapa tahun terakhir. rcv yang sekarang ini masih memakai sasis yang lama ”

      gw nulis
      1. “sasis lebih evolusi, pengembangan dari tahun ke tahun tidak brutal”
      2. “pengembangan sasis lebih merupakan evolusi, tidak drastis, tp bukan berarti tidak ada perkembangan”

      wak haji nulis
      “sasis yang dipakai Marquez hanya evolusi dari sasis 2014 kalo menurut beberapa pendapat, jadi Ya boleh dibilang sasis nggak terlalu banyak berubah”

      ada perbedaan besar antara sama dan tidak ada perkembangan dengan perubahan sedikit demi sedikit atw evolusi

      cukup yah…
      toh awalnya cuma mo sharing doang bukan nyari siapa yang benar atw salah

      Guest
  9. Memang cerdik. Tiga tahun kedepan bukan tak mungkin mm93 switch ke ducati nggantiin dovi. Kemudian peco naik ke ducati. Hohe rider utama hrc, dan joan mir jd rider 2 hrc. Muantap jivva.

    Guest
    • jangan lupa juga ada quartararro, walaupun HRC pernah sakit hati tapi kalo bagus bukan gak mungkin itu pembalap bakal disikat sama HRC. inget kan seberapa nafsunya HRC memoles quartararro pas di cev lalu naik ke moto3 awal.

      Guest
    • Joan mir tetep di Suzuki,Mario Suryo aji gantikan slot Marc Marquez, Herjun di kursi LCR
      Galang Hendra gantikan Valentino Rossi

      dream team banget deh ??

      Guest
    • 3 tahun lagi umur jl udah lewat masa emas
      hampir gak mungkin honda lepas marc n diganti jl
      honda mungkin lepas marc kalo ada alien muda baru muncul
      mir bukan alien… just opinion

      Guest
  10. di era motoGP 10 tahun belakangan cuma tiga rider superb yang bisa menang dengan dua factory berbeda, Stoner dan Lorenzo .. Dovi maybe littlebit exception, wet race ..

    HRC jelas kehilangan Pedrosa, tapi dapet Lorenzo yang sangat mumpuni so very great deal for HRC ..

    di 2015 awal musim Marc develop RCV sempat sendirian, Dani cedera.. jadi kebingungan jga Marc and lose to Lorenzo, tpi seiring waktu jadi tmbh mantap sbgi developer ..

    sekrg plus lagi datang seorang Lorenzo yang a very good developer bike udah terbukti di dua factory so far, imagine kalau menang lagi dengan RCV, damn Marc jadi keganggu euy..

    Mgkn juga HRC sadar atau bersiap someday Marc bakal move ke factory lain, so prepare siapin RCV more friendly for every rider dengan bantuan Lorenzo jika Marc mmg pergi..

    Guest
    • Yap seperti biasanya HRC … mereka nggak mau ada SUPERBODY dimana ada seseorang lebih besar dari BRAND
      Nakamoto Case, Suppo Case dll … dan bisa jadi next .. Marc Case, cmiiw

      Administrator
  11. oiya wak haji rada oot nih dari kemarin mau nanya lupa terus ekekekek.
    wak ada kabar terbaru si valdy kah ? anak kecil yang niruin nick harris. katanya dia diundang dorna bakal dipertemukan sama nick harris di gp inggris ini, ko udah mau mulai balap beritanya sepi yak. jadi apa kagak nih, punya infonya kah wak ?

    Guest
  12. Honda RC213V memang seperti dibuat untuk pembalap pembalap alien yang punya talenta di atas rata rata yang sulit disamai atau dicari padanannya dalam mengendalikan Motor . .
    ——-
    salut buat para penunggang rcv

    Guest
  13. Honda RC213V memang seperti dibuat untuk pembalap pembalap alien yang punya talenta di atas rata rata yang sulit disamai atau dicari padanannya dalam mengendalikan Motor . .
    ——————
    salut buat para penunggang rcv??

    Guest
  14. dan untuk mencegah adanya superbody..

    hrc bersiap develop motor friendly user.. tapi mngkin tindakan awal nya kyak case yg sudah”..

    friendly fire mode on

    Guest
  15. Bisa jadi mas haji, ini juga merupakan langkah “antisipasi” dari HRC itu sendiri bila nanti Marques pergi, itu motor sudah “ready” dan siap di pakai dan jadi juara mesku di kendarai oleh rider Honda yang lain…

    Guest
  16. ente jangan gitu brott ekekekek
    semua ini salah yamaha, ente gak liat sampe para petinggi yamaha minta maaf didepan umum ?
    tull gak valeban ? ekekekek

    Guest
  17. iya juga ya,di Ducati juga udah bolak balik suruh ganti sasis ke twinspar tapi ternyata budeg akhirnya minggat,di Yamaha juga gini ternyata
    mungkin Rossi harus bikin motor sendiri kayak Proton Kenny Roberts,jadi sasis,mesin,dan elektronik kalo pengen rubah ya bikin sendiru sesuai keinginan

    Guest
  18. yeess..
    karena jorge adalah pembalap kencang yang jago develop, postur tubuh ‘normal’, gaya balap ‘normal’ dan punya mental juara,,

    Guest
  19. kasus kegalauan jorge yang berhasil dijadikan momentum oleh HRC ini ngingetin saya sma film TDKR wak. dimana jaksa Harvey Dent yg lagi galau berhasil diobok-obok psikisnya sma joker dan jadi twoface. batman pun brtanya pd joker knapa harvey bsa begitu? and joker said “Madness, as you know. is a lot like gravity.. all you need is a little push” hhahha…

    #btw_selamat_nyate_wak

    Guest
    • Setau ane, berdasarkan artikel yg wak haji prnh release:
      1. Jorge yg pertama berinisiatif menghubungi hrc, jorge yg memasukkan cv nya ke hrc
      2. Saat ketika memasukkan aplikasi, Prestasi jorge sedang di titik nadir, blm prnh podium 1, terancam tdk diperpanjang kontrak, dan kmdn menjadi nyata.
      3. Hrc (saat itu point 2) justru gambling besar dg sign jorge
      Sum up;
      Pada case ini, hrc gak pernah memainkan peran joker yg mempengaruhi jorge, its just another mutual agreement with high stakes gambling for hrc, and the sweetest escape buat jorge atas semua pressure dan ketidaknyamanan di ducati.

      Guest
    • @dy kampret
      Lah gimana gak gambling besar? lin jarvis yg sangat berpengalaman di motogp aja sampe bilang ada kemungkinan 99 gak dapat slot di 2019 kok? Apalagi stlh petrucci deal? Ente merasa lbh pintar dan lebih tahu drpd lin jarvis?

      Guest
    • Cieeee….balita masuk blog!
      Husst sana minggat…blog ini hanya untuk anak ber aikiu 180 derajat!
      Ngoahahaha

      Guest
  20. Jorge itu seperti mantri tulang keseleo.. Dia tau mana sendi2 yg lepas, tulang2 yg geser. Dia urut sana sini, pencet, tarik, putar…

    Sembuhlah kaki yg keseleo dan bisa berlari cepat

    Guest
  21. Jika hipotesis ini benar.

    Maka banyak mulut yg terTAMPAR.

    Karna logika ini masuk akal jika MM93 hengkang dan memilih tantangan baru.

    Maka siapa yg bisa menutupi kekurangan honda? Iya kalau dapat pembalap alien lagi.

    Jadi Hidden Agenda ini cukup menarik untuk ditunggu.

    Di Yamaha tetap bisa develop.
    Di Ducati menjadi rasa lorenzo.
    Di Honda.. Bila tetap memberikan citarasa lorenzo maka motogp lebih menarik.

    Kalau menurut Wak Haji, apa Hidden agenda dari Yamaha ? Merombak Susunan pembalap Utama ??

    Guest
  22. Bener juga tuh,yamaha telat ambil teknisi ecu atau kepedean dgn teknisi sendiri smpe vr46 geram. salut saja diumur segitu vr46 klo dksi motor ecu fix bkl ddpn head to head MM93. Btw motor inline userfriendly. tahun dpn mgkn morbidelli bkl lbh kencang dr skrg.atau mgkn bs kalahkan vr46.

    Guest
  23. Nah, kolaborasi riset 99 n 93 dijadikan 1. Yang satu jago develop ergonomi riding dan yg satunya setting mesin. Kira2 siapa ya pembalap yg bisa pake keuntungan ini semaksimal mungkin?

    Mengingat balapan apalagi namanya rider itu harus ada pembibitan sejak awal supaya kejadian ketergantungan sama 1 rider bisa dihindari.

    Mari kita tunggu the next alien rider yang bisa eksplore rcv semaksimal mungkin

    Guest
  24. honda antara kebetulan dan beruntung tapi mereka bisa membaca dan menyiapkan strategi agar bisa tetap di jalur perebutan juara, selang beberapa waktu setelah deal kontarak tahun depan performa lorenzo meningkat, bahkan bisa duel dengan marq dan bisa menang. Tahun depan hrc mendapatkan lorenzo tentunya masukan dari lorenzo akan bisa membantu honda untuk meminimalisir segala kekurangan, selain itu mereka juga bisa menghadang ducati yg lagi naik performanya dengan mengambil lorenzo dari ducati, tanpa mengecilkan dovi, petrux dll
    jadi ada 2 keuntungan bagi honda dengan mengambil lorenzo.
    tapi tentu ada juga sedikit resiko di mana kedepannya belum tentu marq cocok dengan lorenzo dan bisa jadi honda akan melepas marc untuk kedepannya

    Guest
  25. Wak, bukanya Lorenzo yang ngontak Honda ya?
    Ngomong – ngomong waktu Rossi hengkang bukanya masih RC211V ya Wak?
    Satu lagi Wak, dulu Lorenzo punya kebiasaan melempem saat race basah itu M1 yang bermasalah apa Lorenzonya Wak?

    Guest
    • klo itu emg bener, tapi pertimbangan HRC nerima ya pasti ada, yg paling besar knp mau nerima hohe itu HRC mau ga hanya marquez yg mendominasi, tapi pengen RCVnya yg mendominasi, HRC ngeliat track recordnya hohe juga, di yamaha motornya jadi bagus, zarco aja bisa menang, di ducati, kita tau sendiri hasilnya. meski waktu itu hohe belum juara, tapi HRC udah ngeliat motor ducati bisa berubah sedemikian cepat ditangan hohe, jd user friendly, di dovi, petruc..

      Guest
    • Ya jadi tetap alurnya Jorge yang konttak dulu, baru setelah itu Grand Design Honda langsung bekerja dengan cepat untuk memutuskan ambil atau nggak Jorge .. etrmasuk grabnd design project membuat RC213V riders friendly . .imho

      Administrator
  26. @chibiyabi, @wak haji!
    Ga usah di jelasin sm tuh bocah..percuma!
    Ane tau siapa tuh nik! Intinya dia itu valeban militan gila!

    Guest
  27. IMO, sebenernya untuk mengembangkan motor, HRC udah punya Cal. Mulut embernya pas banget buat ngasih masukan ke para engineer tentang masalah RC213V. Buat HRC, dengerin masukan dari Marc juga agak kurang pas, karena dia mirip Zarco yg cuma modal ngomong, “please take care of the front, I’ll take care all of the rest”, jadi problem utama RC213V malah g ketahuan (terutama d muasim 2016 dan 2017).

    Di musim 2018, mesin Honda jadi lebih baik setelah banyak mendengar masukan dari Cal yang ketiban durian dikasih jatah mesin dan part yang sama dengan team pabrikan demi mulut embernya. Tapi, ketambahan masukan dari Lorenzo pun, buat HRC malah lebih bagus. Mknya begitu Lorenzo didepak Ducati, dan ngasih CVnya ke HRC, Puig langsung nyamber untuk posisi yang awalnya buat Zarco (HRC pun dpt juga durian mateng).

    Untuk Lorenzo sendiri, apakah dia beneran bisa develop motornya, mungkin kita perlu lihat lagi kebelakang. Waktu di Yamaha, jangan lupa di sana masih ada Furusawa dan Burgess, yang walaupun merupakan kru Rossi tapi masih bisa sharing data (sebelum akhirnya ada tembok di antara mereka). Jadi secara engine dan chassis, kondisinya mendukung. Waktu di Ducati, GP series boleh dibilang udah mencapai titik equilibriumnya di mana potensi terbaik GP series ada di mesinnya. Dan kemenangan Lorenzo di GP18 juga terjadi di sirkuit-sirkuit yang memang pas dengan karakter Point ‘n Shoot GP18. Jadi bukan GP18nya yang jadi lebih baik, tapi emang Lorenzo yg udh beradaptasi dan memahami karakter GP18 (apalagi GP18ny udah customize khusus buat Lorenzo), toh Dovizioso yang g pake masukan Lorenzo juga masih bisa kompetitif. Kecuali GP18 bisa menang di kondisi ideal, d track yang secara historis memang track Yamaha atau Honda, bisa jadi GP18 jadi lebih baik dari sisi handling, dan bisa jadi pula itu berkat input dari Lorenzo.

    Guest
  28. Gp18 adlh italian rc213v,jd gw yakin Jl99 pasti bs kenceng di Honda. Hidden agendany lbh ke arah juara dunia kategori team n konstruktor. Dmn fokusnya JL99 pd sisi penyempurnaan peninggalan little spaniard yaitu setelan motor.

    Guest
  29. tulisan manuel pecino tahun depan bakalan ganti
    tidak lagi honda mendevelop mesin, sekarang jalan bareng
    mesin oleh marc, sasis oleh paduka hohe
    didaptkan musim 2019 paruh kedua sama 2020 motor hasil develop kedua macannya
    semoga ga bentrok inputan dr rider, nanti penyakit kandang yamaha terjadi di honda wkkw

    Guest
    • 2013 hohe musuan sama marc. Gapapa lah panas2 dikit kandangnya, hohe dah kebal dengan penyakit kandang, sama mbah, sama dovi. cuma ini tumben tonggo dewe sama2 spanyol

      Guest
  30. Kuwalat kowe nglamak karo wong tuwek. Banyak memang diforum para kuwalaters cengengesan saling hina pembalap, mending saling hina merk, mau sarkas atau ga tak doain kalo misal rosi jatuh kakimu yg putung.

    Guest
  31. saya liat videonya Matteo sama Maria Vania, disitu juga Mateo bilang bahwa Marq mau juara dunia berapa kali pun tidak bintang juara dunianya engga sebaik Stoner sama Rossi dimana kedua pembalap tersebut manjadi juara dunia dengan 2 pabrikan yang berbeda jadi mungkin dalam waktu dekat Marq pindah untuk cari tantangan baru dan dapet tittle juara dunia dengan 2 pabrikan berbeda tapi dengan pengembangan motor yang Marq sentris akan sulit jika orang lain selain Marq yang bawa RCV-213V jadi butuh rider yang bisa develop motor untuk semua orang bukan untuk Marq seorang

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.