TMCBLOG.com – Bro sekalian, Musim MotoGP 2018 tinggal bersisa 7 Race ke depan . .  namun kita sudah akan membicarakan soal Musim 2019 . . Seperti Kita ketahui di artikel terdahulu bahwa Dorna akan menyamaratakan penggunaan Hardware IMU ( Inertia Measurement Unit ) yakni Buatan Magneti Marelli. IMU sendiri adalah sebuah Box berisi Giroskop dan akselerometer yang biasannya membantu ECU untuk mengetahui keadaan Dan Posisi motor, sedang miring kanan kiri, Maju-mundur, ataupun berputar kanan dan kiri pokoknya tiga dimensi  . .

Walaupun sampai detik ini Belum ditemukan bukti apapun kalau ada team yang menggunakan IMU sebagai ‘ ECU kedua ‘ yang membantu elektronik Motor mereka, namun penyeragaman IMU ini dilakukan memang salah satunya untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Nah sekarang coba deh simak diagram berikut

Nah di diagram atas dari Dua IMU ( salah satu IMU adalah IMU cadangan ) yang digunakan ada semacam garis hubungan dengan Part lain dari IMU tersebut. Ada yang berwarna biru dengan garis solid dan ada yang berwarna Oren/ Jingga dengan garis putus putus. walaupun berbeda warna, kedua Garis tersebut dinamakan dengan nama yang sama yakni CAN (Controller Area Network) . .  CAN adalah Sesuatu yang menghubungkan antara IMU dengan Part lain . . secara fisik biasannya berupa jalur PCB atau kabel.

IMU Biasannya memiliki 4 CAN yakni

  • Dua untuk menghubungkan IMU dengan ECU ( masing masing IMU dapat satu CAN )
  • Satu Jalur CAN lagi dipakai DORNA untuk menghubungkan IMU/ECU dengan MotoGP Onboard Module dimana semua informasi Motor dikirim ke pusat informasi yang akan mengolah data tersebut sehingga bisa didisplay di TV dengan indah dan dapat dinikmati oleh pemirsa televisi. dan,
  • CAN ke empat adalah CAN yang digunakan oleh team . . . Nah di diagram CAN ke empat ini digambarkan sebagai Garis Oren yang putus putus, dibebaskan penggunaannya alias tidak dikontrol . . .

Dorna menganggap CAN ke empat ini yang riskan disalah-gunakan oleh team karena dibebaskan dan tidak dikontrol, oleh sebab itu di 2019 jalur Can No 4 ini akan dibekukan saat IMU Championship buatan Magneti Marelli Hadir . .

Nah masalahnya setelah tmcblog coba browsing kesana kemarin, beberapa IMU terkenal dari Magneti Marelli ( Magneti marelli IPS-160 dan Magneti marelli DIP-120)  hanya terdiri dari Dua CAN  . .Dan Jika sobat bisa lihat dari Gambar maka diperoleh informasi bahwa Baik IPS-160 maupun DIP-120 masing masing hanya memiliki Dua CAN

yang artinya jika nanti IMU IMU Magneti marelli seperti  di aplikasikan ke MotoGP 2019 maka tidak akan ada CAN yang bisa dipakai oleh team seperti yang mereka pakai di musim 2018 ini  . . Karena dua can yang tersedia hanya bisa digunakan untuk Hubungan IMU ke ECU dan Hubungan IMU ke MotoGP Onboard Module . . .kemungkinan Solusi lain ..  Bisa jadi IMU MotoGP nanti akan special made dan punya 3 CAN 😀

Namun ya itu, kayaknya tmcblog belum mendengat aura kekhawatiran dari satupun team mengenai rencana homologasi dari Single IMU ini . ..  jangan jangan anggapan Dorna bahwa IMU dan CAN yang dibebaskan dapat dimanfaatkan team adalah salah nih? Kalau menurutmu Gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg

39 COMMENTS

  1. petinggi yamama ajh bilang imu seragam ga akan membuat mereka lbh superior Dr yg lain. Dan kemungkinan dorna udh distribusi imu buat pengembangan motor tahun 2019

    Guest
  2. Semoga ga ke jaring nih comment nya

    Modifikasi ringan Yamaha aerox
    https: //youtu.be/fjIBY5PVLEU

    Cara pasang cakram belakang aerox
    https: //youtu.be/VbJ6-t92vA4

    Guest
  3. Bisa jadi mereka sudah punya trik lain. Bagaimanapun insinyur2 pabrikan lebih cerdas dari dorna kalau soal engineering.

    Ada banyak cara untuk mencapai tujuan yg sama

    Guest
  4. Jika semua diseragamkan,motogp tdk akan menarik alias kurang WOW.kenapa begitu,krn dgn aturan tersebut membatasi bahkan membunuh tim2 motogp (factory maupun satelit) untuk berinovasi,improvisasi,bahkan berevolusi dgn teknologi masing2.sama halnya kita nonton moto2…..

    Guest
    • Ini semua kan demi yg gak punya dana gede kalo di los aja ya yg menang yg dana melimpah dong justru satelit diuntungkan segi dana factory untung segi yg lain macam develop yg lebih murah jd bisa develop yg lainnya nah kalo uda gini factory bisa lebih berinovasi improvisasi bahkan berevolusi dari banyak poin yg perlu di update single ecu imu gak bakal nyekek tim balap kalopun merugikan gak bakal disetujui tim

      Guest
    • Satelit mah sama aja ntr juga dapet mesin bekas, mau seragam elektroniknya juga sama aja mesin gak seragam alias bekas. Kecuali ada aturan mesin team satelit wajib sama dengan faktory…

      Guest
    • Tetep aja yg dana melimpah yg menang karena bisa bayar pembalap dan mekanik bagus.
      Kecuali ada satu tim tuh. Bayar mahal-mahal tapi prestasi anjlok.
      Tidak sesuai harapan.

      Guest
  5. kalo peraturan baru ini masih belom sesuai harapan dorna, kira kira apalagi yang bakal dirubah nih ?
    apa jangan jangan dorna bakal bikin peraturan kaya WSBK nih ? kalo WSBK grid start dirubah berdasarkan race. jangan jangan motogp nanti seri ini juara terus seri berikutnya itu pembalap dapet pole position tapi harus start dari belakang. ekekekek

    Guest
  6. padahal motogp ada sebagai penerapan puncak teknologi masing masing merk agar tiap merk punya keunggulan yang nantinya bisa diaplikasikan di motor massal.
    kalau dibilang untuk penyeragaman, dan agar tim lain bisa kompetitif, dan lebih murah, mulai dari penyeragaman ban, lalu ecu, lalu nanti imu, hasilnya mana ? yang juara tim-nya itu itu aja.
    kalau mau, sebuah motor merk yang sering menang dibebaskan untuk membuat 6 motor yang identik baik dari software dan partnya (ada seal dan agreement). misalnya H = 6 motor identik, Y = 6 motor identik, D = 6 motor identik. total 18 motor yang sama. minimal, 6 motor yang sama bisa dekat jaraknya, ga ada yang turing sendiri.
    sedangkan untuk motor yang sulit bersaing bisa hanya 2 motor identik dan dibebaskan mengutak – atik sepanjang musim.
    lalu alokasi dana dari Dorna dibedakan. untuk tim mapan dikit aja, tim gurem melimpah.
    – ide edi –

    Guest
  7. wak yg atas salah ketik, IMU kok “Intelligent Measuring Unit”, harusnya “Inertial Measuring Unit”.

    Guest
  8. Wak mau tanya nih, dulu alasan diseragamkan jumlah silinder mesin motogp knpa ya? Setahu saya yg masih nyeleneh trkhir rc211v 5 silinder ya? Apa alasan safety atau biar kompetitif kaya alasan sekarang? Awam nih

    Guest
    • Hmm setelah baca2 sepertinya masalah biaya ya, terkait ukuran bore dan kecepatan mesin yg berakibat butuh bahan lebih joss dan engin rebuild yg lebih mahal. Sorry krg baca ? tk pikir masalah safety, kira2 ecu skrg bisa handle power mesin 5silinder lebih gk ya?

      Guest
  9. Selagi mesin angkot gak keberatan maka aturan tidak akan diruba,karena cuman mesin angkotlah yg butuh peRtolongan dari regulasi.

    Guest
  10. @mbahmoe ekekekek curhat aje loe, terbukti ayamha yang kesulitan elektronik sampai2 pembalap ayamha mencak2 di media dan bosnya minta maaf di media ( = blow up team)

    Guest
  11. @mbahmoe ekekekek curhat aje loe, terbukti yamha yang kesulitan elektronik sampai2 pembalap yamha mencak2 di media dan bosnya minta maaf di media ( = blow up team)

    Guest
  12. Wak haji tolong jelaskan pada kita semua..apa gunanya disebut balap motor prototype kalo semua dibatasi dan dikontrol sama dorna…

    Guest
  13. ijin sharing wak,,

    kalau dilihat dari penjelasan IMU-CAN-ECU. berati dalam IMU ada prossesor lagi, karena hampir semua chip gyro & acc tidak punya interface CAN(Controller Area Network). jadi harus ada converter untuk ngubah data dari output gyro ke can. karena converter ini adalah sebuah micropossesor yg programable jadinya bisa diisi algoritma masing2.

    Mungkin nanti pemasangan IMU yg akan jadi seni di 2019, karena IMU harus presisi sudutnya. Misal imu dipasang -0.5 derajat pitch atau dibuatkan tempat khusus yg bebas getaran supaya data lebih smooth, dll

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.