TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui bersama Untuk Musim 2019 di kelas Moto2 nanti Selain Switch penggunaan mesin dari mesin Honda 600 cc 4 silinder segaris ke Mesin 3 silinder segaris 765 cc Triumph, ada juga update penggunaan elektronik dimana Magneti Marelli secara Umum yang bertanggung jawab terhadap penyedia Peranti elektronik yang akan di kolaborasikan dengan mesin Oleh Extren Pro. Nah Update terakhir adalah di Gelaran MotoGP Misano 2018 yang lalu ternyata Magneti Marelli memulai presentasi kesiapan Sistem elektronika yang mereka siapkan . . cekidot deh

Secara umum List teknologi apa Saja yang akan dibenamkan kedalam ECU dan Software MM ini belum Final, namun Sistem elektroniknya akan merupakan Turunan dari sistem elektronik dari MotoGP dengan pengurangan beberapa strategi. MotoGP Director Of Technology Corrado Cecchinelli Via Crash.net memberikan beberapa bocorannya sob di mana Pada tahun pertama 2019 nanti untuk kelas Moto2 beberapa Strategi adaptasi ( Adaptive strategy ) akan hadir di sistem elektronik Magneti Marelli seperti Launch Control, Management Torsi, dan Kendali engine Braking di mana termasuk di dalamnya adalah Hadir Auto Throttle-Blipping . .

ECU Magneti Marelli

Sedangkan di tahun kedua atau seterusnya direncanakan Adaptive strategy-nya akan ditambah dengan Traction Control. So fitur Traction Control belum akan hadir di Tahun 2019 nanti untuk Moto2. Secara umum sebenarnya Adaptive strategy ini sudah sangat Jauh lebih Komplit ketimbang Adaptive strategy elektronik Yang diberikan Via elektronik Race Kit Honda CBR600RR pada Moto2 saat ini, Namun tercatat masih Kalah komplit jika dibandingkan dengan Adaptive strategy elektronik Yang diterapkan di kelas WorldSupersport dimana di sana diperbolehkan adanya Traction Control . .

Pict : Offbike

Info tambahan dari Offbike mengatakan bahwa sistem Elektronik untuk 2019 nanti juga akan tetap hadir Datalogger dari 2D serta juga Lambda-loop sensor yang tugasnya mengukur keadaan stoikiometri dari campuran gas buang dimana hasil yang diperoleh bisa menjadi alasan untuk mengoreksi secara automatik sistem pembakaran Via elektronik sehingga Motor memperoleh ledakan ruang bakar Yang ideal untuk racing . . jelas ini mantab . .

Lambda Sensor Moto2-2019-Offbike

Dan Satu Lagi yang bikin melongo, Offbike kasih sneak-info Bahwa walaupun secara Adaptive strategy apa yang diberikan magneti marelli ini lebih lengkap dari strategy elektronik racing Kit Honda , Namun Harganya akan signifikan lebih murah dari strategy elektronik racing Kit Honda . . .  Patut ditunggu info selanjutnya nih . . Silahkan dikunyah kunyah dulu sob . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

  1. Penasaran dahh.. berapa waktu yg bakal di pangkas setelah ganti mesin..
    lebih dari 2detik kah?
    kuy lahh siap siap nonton tahun depan.
    Semoga saja masih ada umur sihh.. jangan lupa sholat jangan lupa ibadah ^^

    Guest
  2. Giliran elektronik MotoGP dr magneti nih yg terlalu usang,bisa bisa makin ketinggalan sama elektronik Suzuka 8h,bahkan WSBK ????

    Guest
    • @kejepit resleting
      Oalah karena keterbatasan pengadaan mesin toh,mungkin externpro yg belum bisa menyanggupi,soalnya masih musim perdana pake mesin y benar2 baru

      @mbohsopo
      masa sih nanti di wss600 ga ada yg pake Triumph daytona 765 satupun,nggak tau lagi kalo itu emang kebijakan Triumph atau gimana
      tapi kalo ga boleh dipake balap yg beli sendiri buat latihan,kan mesinnya udah sama ama street triple terbaru kalo seri daytona yg terbaru nya ga dikeluarin

      Guest
  3. nah banyak yang nanya tuh wak masalah wildcard, 2019 nanti katanya wildcard ditiadakan karena keterbatasan jumlah mesin yang tersedia. penasaran nih apa benar itu masalah utamanya jumlah mesin atau ada alasan lain dari dorna ? kalo masalah jumlah mesin, emang sebelomnya ditentukan sama dorna gak sih wak ? misalnya untuk kuota 20 pembalap dan mesin 40, 20 dipake 20 buat cadangan. atau ada hitungan lain masalah kuota mesin ? soalnya kalo masalah jumlah mesin bukan cuma wildcard aja sih yg terhambat, tim baru yang pengen turun pun pasti gak bisa karena mesinnya gak ada.

    Guest
    • Arahnya memang karena keterbatasan suplay material motor, entah ada di triumph atau di externpronya, atau memang dsri dornanya

      Administrator
    • berarti bener yak karena jumlah keterbatasan mesin.

      btw gosip test rider panas tuh wak, media pada penasaran sama pernyataan alberto puig. padahal cuma bilang “sesuatu yang menarik bisa menduetkan marquez, lorenzo dan stoner” dari kata kata itu gosipnya stoner lagi dirayu buat lagi sama honda. pantesan paolo cabiatti ujug ujug bilang stoner gak mungkin balik ke honda, padahal stoner cuma bilang masukan dia di ducati gak dimanfaatkan. ko seakan sudah tau petinggi ducati kalo honda & stoner sedang bernegosiasi.

      Guest
    • berarti bener yak karena jumlah keterbatasan mesin.

      btw gosip test rider panas tuh wak, media pada penasaran sama pernyataan alberto puig. padahal cuma bilang “sesuatu yang menarik bisa menduetkan marquez, lorenzo dan stoner” dari kata kata itu gosipnya stoner lagi dirayu buat balik lagi sama honda. pantesan paolo cabiatti ujug ujug bilang stoner gak mungkin balik ke honda, padahal stoner cuma bilang masukan dia di ducati gak dimanfaatkan. ko seakan sudah tau petinggi ducati kalo honda & stoner sedang bernegosiasi

      Guest
  4. aku baru tau klo WSS full elektronic dari wawancara sam lowes kmaren2. kirain selama ini gak pakek lho. tapi begitupun laptime WSS tetap kalah sama honda Moto2. pdhl spek mesin honda Moto2 masih dibawah mesin2 WSS, ini membuktikan bahwa spek ban dunlop dan sasis prototype pny peranan yg sngt vital hehehh

    Guest
  5. bisa jadi gak ya wak kalo andai masa depan moto 2 bisa banyak mesin gak triumph aja kaya 2 tak dulu walaupun derbi, aprilia.. andai yamaha ada yzr m2, atau rc213v moto2 :v kan GG

    Guest
  6. Yoi bro ,kadang masih diberi kesempatan hidup hingga esok aja udah bersyukur banget apa lagi mpe taun depan bro . . Aamin . .

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.