TMCBLOG.com – Bro sekalian, Di sisa 6 Race terakhir MotoGP 2018 Aragon, Buriram, Motegi, Philip Island, Sepang dan Valencia saat ini kebanyakan dari kita hanya membicarakan 3 nama Dovizioso, Lorenzo dan Marquez. Jelang 6 Race tersisa Marc Marquez memang unggul 67 point di depan Andrea Dovizioso. Secara teori, dengan meroketnya trend positif Ducati GP18 Jika Dovizioso dan Lorenzo unggul di 6 Race tersisa dan terus terusan membuat formasi Finish 1-2 sehingga menyisakan Marc Marquez di Posisi Finish tiga saja, maka Titel Juara Dunia masih tetap kepegang Oleh Marc . . namun tentu di MotoGP apapun Bisa terjadi  . . Never say never

Jika hanya berharap Ideal seperti di atas maka di setiap race Honda dan Marc tentu akan terus terusan ketar ketir, salah langkah sedikit saja maka bisa membuyarkan rencana meraih Trofi tertinggi ini. Memang sih, Marc Marquez itu adalah Pembalap yang paling suka dengan tikungan Kiri . . dan boleh dibilang 50% dari 6 Track terakhir Musim 2018 ini adalah track dengan layout  Anti-Clockwise atau berlawanan arah jarum jam sebutlah Aragon, Philip Island, dan Ricardo Tormo Valencia, sehingga membuat Tarck Track ini punya peluang lebih Buat marc Marquez – Berkaca 2017 Marc Juga kuat di Aragon dan PI

Namun begitu Ducati GP18 saat ini seperti yang pernah diungkapkan Oleh Alberto Giribuola – Crew Chief dari Andrea Dovizioso – merupakan Motor Yang semeenjak Jerez 2017 ( lebih dari setahun ) sudah menemukan Setingan Dasar . . Sehingga Hanya butuh sedikit setingan untuk bisa adaptif di karakter Sirkuit apapun . .

Ducati memang paling menakutkan  . . mereka Punya dua pembalap yang karakternya berbeda. Jorge Lorenzo memiliki speed Corner yang sudah termodifikasi lebih rapi, sedangkan Andrea Dovizioso yang pandai memanage Ban ketika bertemu hard Brake membuatnya Kuat dan Durable di Sirkuit Stop-go. hebatnya Dua pembalap berbeda karakter ini bisa menyalurkan kedua gaya balapnya ini di satu Motor  . . GP18 . . yap Sepertinya Benar apa yang Giribuola katakan bahwa Ducati Desmosedici Telah menemukan Good Base Setting.

Balik Lagi, So Marc harus layani sendirian dua singa Merah Ducati ? Ingat HRC masih punya Pembalap yang hebat dan Punya Karakter Balap yang klik dengan beberapa Track yang ahdir di sisa 6 race mendatang, salah satunya Tarck Philip Island Yakni Cal Crutchlow.

Cal sendiri yang menargetkan bisa finish di TOP 5 akhir Musim 2018 ini sudah meneropong bahwa ada beberapa Track di sisa 6 race ke depan dimana ia bisa melancarkan ‘serangan’ nya. namun Cal Mengatakan bahwa ia butuh Support penuh dari HRC untuk soal ini. hmmm Mungkin  ini ada hubungannya dengan keinginan Cal Untuk mencoba beberapa Part yang selama ini mengalami delay untuk di hadirkan di Pit Box LCR seperti Swing arm Carbon … so kumaha atuh HRC ?

Taufik of BuitenZorg

24 COMMENTS

  1. Saat ini dovi yg paling dekat poinnya dengan marquez, tp di 6 race tersisa ada 2 sirkuit dimana lorenzo dan marquez jadi tuan rumah, dan ada kemungkinan dovi kesulitan menghadapi tuan rumah tersebut. Kalo cal diberi part terupdate bisa saja membantu tp bisa juga tidak

    Guest
  2. Ducati hebat krn dibantu guru dorna..
    Coba kyak dulu ecu g seragam,pengembangan bebas,pasti cuma jd keset honpret n yamehong..ekkkk..

    Guest
    • Hmm…cal itu pembalap pabrikan HRC, bukan pembalap satelite. Status sama dengan marquez, hanya saja dia di tim satelite..lcr tidak memgeluarkam biaya speserpun untuk gaji dan motor cal….cal punya hak yang sama dengan marquez, bahkan kadang cal duluan yang dapat part terbaru HRC..

      Guest
  3. Ducati hebat dengan tanda *…wkwkwkwk…ayo lah Dorna kembalikan ECU pabrikan..dan kita lihat apakah Ducati masih motor hebat??..mungkin lawan mesin angkot aja bakalan susah menang…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.