TMCBlog.com – Update terbaru datang dari Takaaki Nakagami yang menjelang MotoGP home race seri Motegi akhir pekan ini dengan memperpanjang kontrak dengan HRC untuk menetap di LCR Honda team menemani Cal Crutchlow. Artinya slot untuk rider Honda sudah lengkap dan penuh untuk grid MotoGP musim 2019.

Pembalap asalh Jepang kelahiran kota Chiba 26 tahun yang lalu tersebut memang lekat banget sama Honda sejak awal mula memulai karir balapnya. Bersanding dengan sponsor Idemitsu Oil, Taka san mewakili Jepang sebagai satu-satunya rider yang berkompetisi di MotoGP musim ini dan tahun depan.

Tetsuhiro Kuwata (HRC Director): “Kami sangat bergembira dengan pengumuman ini bahwa Nakagami tetap berlaga bersama LCR Honda team di tahun 2019. Dia adalah rider rookie tahun ini dan kami memahami hal tersebut merupakan tantangan yang sangat berat bagi semua rider yang baru menjejakkan kakinya di kategori MotoGP, namun meskipun Taka seorang Rookie dia mampu membuktikan dengan kemampuannya. Takaaki masih terus belajar dan terus mengalami kemajuan seri demi seri di kategori balap motor paling sulit di dunia dan Kami percaya kedepannya atas kemampuan Taka di lintasan. Kami semua mendoakan yang terbaik untuk dirinya dan juga untuk LCR Honda Team di sisa musim 2018 yang masih bergulir dan kini mari sambut dengan gembira balapan Home Race di Motegi Jepang.”

Takaaki Nakagami: “Pertama-tama Saya merasa sangat senang sekali karena masih bersama LCR Honda untuk musim depan. Terima kasih banyak saya tujukan untuk sponsor Saya, Idemitsu karena telah memberikan dukungan yang sangat besar dan tentunya untuk HRC karena mempercayai kemampuanku dan menyediakan paket motor serta sisi teknis yang kompetitif selama ini. Team ini sangatlah profesional dan Saya tidak menuntut lebih dalam debut karirku di kelas premier, sudah tentu Saya senang sekali masih bersama dengan Lucio dan crew-nya. Sudah tidak bisa bersabar menunggu musim baru bergulir tapi disaat yang bersamaan Saya harus fokus karena Home Race Motegi pertamaku di kelas MotoGP ada di depan mata.” 

Lucio Cecchinello (LCR Honda Team Principal): “Kami gembira atas kesepakatan Idemitsu dengan Honda yang telah memperbaharui kontrak milik Nakagami untuk musim kompetisi tahun depan karena sangat menyenangkan bekerja bersama Nakagami pada tahun pertamanya di kategori balap teratas ini. Memulai debut di MotoGP bukanlah perkara yang mudah bagi semua pembalap karena level persaingannya benar-benar tinggi, akan tetapi Taka sudah membuktikannya kepada kami kemampuannya yang sangat bagus dan juga keinginan untuk terus belajar hal baru disini, sepertinya ia akan mengakhiri musim ini dekat dengan gelar Rookie of The Year. Atas nama seluruh team LCR Saya ingin berterima kasih sebesar-besarnya kepada Idemitsu dan juga HRC karena telah memberikan kami kesempatan lagi untuk melanjutkan kisah perjalanan Kami bersama Nakagami dengan segala tantangan menuju kesuksesan di depan.”

32 COMMENTS

    • ? kok bs Crutchlow dapat motor lengseran dr rookie yg baru debut tahun ini? rabat juga waktu masih di mvds kayaknya dapat rcv 1 tahun lebih tua yaitu 2016(apa 2017 awal ya yg pas semua pake motor sama pas ada perombakan firing order)

      Guest
    • Crutclow itu dpt motor yg sama kaya marquez dan pedrosa,bukan motor bekas tahun lalu..bedanya cuma di part2 tertentu aja dimana cal masih harus menunggu..

      Guest
  1. berharap nya sih dapat Spec pabrikan yg sama siapa tau kayak Daijiro kato yg sering ngrecoki depan atau Makoto tamada yg bisa menang beberapa kali kayak di GP Brazil
    nanggung banget kalo cuma 1 yg beda,tahun depan kan satelitnya cuma satu dan Crutchlow Udah pasti pake Spec pabrikan

    Guest
  2. Pembalap ini kalau diliat dari skill masih lebih baik ketimbang Hafizh dan sejajar atau lebih tinggi dikit dari Morbido. Cuma faktor luck aja, Morbido bawa nama Rossi jadi seolah pembalap berbakat banget, padahal biasa aja dan akan terbukti setelah naik M1 tahun depan. Hafizh di backing sponsor besar. Kalau Nakagami lebih ke arah “yang penting ada pembalap dari Jepang di MotoGP”. Di MotoGP papan tengah kebawah kebanyakan diisi faktor luck dibanding papan atas yang kombinadi skill dan luck.

    Guest
  3. Yg mmbuat sy bngung jk ada rider yg ktakanlah ttipan.cntoh kasus si karel abraham.dia di pilih bkn krn talenta balapnya bgs ttpi dia rider yg bnyk uang secara dia anak dr pemilik sirkuit brno.nah dr situ ktnya kbalikannya mlh rider yg ksih kompensasi ke tim spya bs berlaga di moto gp.dan dia dikontrak otomatis hrs mndapat gaji dr tim yg mnaunginya.jd krn bkn dr talenta,dia yg byr,tp tim hrs menggaji…gmna nich mklum jk krg pngetahuan..
    Dan nakagami jg mngkin termasuk sprti itu,hny krn ada drongan bahwa jepang hrs ada wakil yg bs berlaga di motogp..
    Mhon pencerahan dan koreksinya..trim..

    Guest
    • yg beli kursi nya ya sponsornya, contoh kayak si rabat atau Simeon,sponsornya nempel juga di motor
      pembalapnya mah digaji kayak biasa

      kalo nakagami ini emang projectnya HRC buat bawa anak kampung sendiri ke MotoGP lagi ,plus didukung perusahaan minyak lokal yg gede pula,makanya cechinello bilang nunggu kejelasan HRC dan Idemitsu,karna HRC yg nyodorin kontrak ke Taka bukan LCR

      Guest
  4. kapan ya perusahaan minyak lokal Indonesia mau ngebantu anak bangsa berkiprah di Motogp minimal sponsorin sirkuitnya dlu kek…bikin Indonesian talent cup, lanjut wsbk, terus Motogp…lima tahun lagi cukup lah Indonesia siap ngadain Motogp..

    Guest
    • Boro2 nyeponsorin, bbm aja dinaekin seenak jidat buat nutup dana yg dikorup petinggi2nya sambil koar2 merugi. Merugi kok gak bangkrut2…

      Guest
    • Bung Darso, anda tahu Pertamina?
      Bisnisnya berapa segmen?
      Berapa anak perusahaan?
      Kan bisa aja bilang rugi adl rugi segmen penyaluran BBM.
      Bisnis kilang minyak dan hulu minyak selalu untung kok.

      Guest

Leave a Reply to Colimen Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.