TMCBLOG.com – Moge Yamaha rumornya bakal hadir kembali di 2019. Sebenarnya tanda tanda ini sudah mulai terlihat ketika Yamaha Indonesia tampil Full Squad di IMOS 2018. Saat itu Sobat Bisa lihat betapa Yamaha menghadirkan beberapa varian Moge Seperti MT07, MT10, dan MT09. Beberapa Moge ini belum pernah dirilis YIMM sebelumnya.

Salah satu varian dengan rumor paling kencang didengar tmcblog news Room adalah MT07. Motor dengan mesin Inline twin 689 cc ini secara umum akan head to head dengan Honda 500 series, Dan kawasaki 650 series.

Selain berkubikasi Paling besar, Mesin twin MT07 bukanlah mesin twin Inline biasa. Yamaha menuliskan sebagai Mesin CP2 atau mesin CP series . . .

straight-twin_engine_with_different_crank_shaft_angles

Yap Kalau biasannya Motor Inline Twin memiliki firing order 180 derajad, Mesin Inline twin MT07 memiliki firing order 270 derajad . . pada dasarnya  ini merupakan firing order yang nggak lazim. Yamaha memilih firing order ini dan menganggap mesin MT07 adalah mesin Twin dengan Konsep CrossPlane.

Secara Umum firing order 270 derajad ini akan membuat Mesin Inline Twin ini mirip mesin Twin V 90 derajad. Jika sobat mau mencari video video MT07 dengan knalpot racing, Maka Suara MT07 akan berbeda, lebih dalam dan Mirip harley. Jika ER6N, Z650, CB500F jika dipakaikan Muffler racing maka suaranya akan memiliki tone yang nggak jauh ebda dari tone Ninja 250, R25 ataupun CBR250RR. Kasus firing order MT07 mirip kasus firing order dari Honda Vultus.

Hadirnya Rumor bahwa Yamaha Indonesia akan membawa MT07 ini cukup Menarik. Pertama Karena selama ini sudah pernah hadir info bahwa mulai tahun 2017/2018 beberapa Pabrik Yamaha di Indonesia sebenarnya menajdi Basis Produksi Mesin big bike terutama MT07. Kedua karena selama ini belum ada lagi penjenjangan moge sport Yamaha Setelah R25/ MT25 dengan harga di bawah 200 Juta rupiah. Dan Jika MT07 bisa dihadirkan dengan Posisi harga Yang menarik ini tentu akan jadi Batu Loncatan menarik Buat Konsumen. INi juga akan menghindari konsumen ‘ lari ‘ ke Merek Sebelah, imho

Taufik of BuitenZorg

49 COMMENTS

  1. Berarti kemungkinan masih bohlam halogen atau gampangnya bayangkan lampu yg lama dicopot drl mata batmannya & taraa…. jadilah ala2 mt07

    Guest
  2. Menurut saya kelebihannya bukan dari firing ordernya melainkan desain crank 360° lebih baik dari 270° dimana bandul cranknya fokus disatu titik dibandingkan crank 180°.

    Guest
    • Yang paling balance memang 360, screamer (bahkan kalau pake turbo seting per silinder mudah). tapi 180 punya keuntungan pumping loss rendah, 270 punya keuntungan traksi/ban lebih awet kondisi ekstrim (untuk kapasitas besar, kalau kecil sedikit pengaruhnya), dan pumping loss lebih rendah meski tak serendah 180.
      Yang jocak tu kalau 2 silinder fo 0, macam 1 silinder.

      Guest
    • firing order 360 derajat torsinya lebih kecil daripada 180 270 derajat, buat kelas naked mid size lebi cocok karakter mesin yang bertorsi besar daripada yang low torque hi power.

      Guest
    • yg jelas dari suara saja sudah mirip ducati..ya lawannya ya ducatilah mantap neh mesin croosplane. ayo yamaha.

      Guest
  3. “Secara Umum firing order 270 derajad ini akan membuat Mesin Inline Twin ini mirip mesin Twin V 90 deraja”

    Ini yg perlu digaris bawahi..
    Selama ini pikir crosplane adalah sesuatu terobosan baru. Ternyata cuma akal akalan biar firing order mirip mesin V tanpa merubah konfigurasi mesin inline.
    :v

    Guest
  4. Cross plane = 4 cylinder atau lebih persilinder jarak wiring order 90°
    Kalau cuman 2 silinder apa bisa di katakan cross plane .?
    Adakah pabrikan lain Yang memakai teknologi cross plane?

    Guest
  5. jika mesin jenis ini dikeluarkan yamaha.Maka kelar saingan semuanya. hanya benelli dgn TNT250 dkk yg bisa nglawan.

    Guest
  6. semoga beneran di jual di indonesia ni motor. karena mesin di produksi di indonesia seharusnya harganya tidak melecit. beli kalo beneran di jual dan harga masuk akal hahaha

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.