TMCBLOG.com – Di Gelaran Consumer Electronics Show 2019 hadir demonstrasi dimana Dengan C-V2X, Motor dan Mobil Bisa berkomunikasi dalam hal Keselamatan. Adalah Ducati, Audi dan Ford yang mendemonstrasikan dimana terlepas dari kendali Manusia, Kendaraan bisa berkomunikasi. Nama teknologi ini adalah “Connected Vehicle to Everything”(C-V2X)

Yap dalam demonstrasinya hadir dua Mobil Ford dan Audi yang diseting sedang menuju suatu persimpangan tanpa visibilitas jelas. Selain kedua mobil Juga ada Ducati Multistrada 1260 dari arah lain menuju persimpangan yang sama. Di dalam kendaraan ada alat dengan chipset Qualcomm yang saling terkoneksi satu antara lain. Mini Komputer di masing masing kendaraan saling ‘ bekomunikasi ‘ dan ‘ bernegosiasi ‘ mengenai siapa yang lebih dahulu melewati persimpangan dengan aman.

Perhitungan mengenai siapa dulu yang memiliki prioritas melewati lebih dahulu persimpangan bergantung banyak variabel. Jarak, kecepatan, termasuk juga tanda / rambu seperti Lampu Lalu lintas. Perlu dicatat, Dalam teknologi ini tidak ada sistem Robotik yang akan mengendalikan kendaraan sendiri.

Sistem Bisa menginterupsi Kendaraan demi safety

Artinya tidak serta merta Mini Komputer tersebut ‘mengambil alih kendaraan’. Visi Utama Sistem ini adalah memberikan warning kepada pengendara akan kemungkinan handycap yang akan mereka hadapi di jalan. Namun ada kemungkinan sistem ini dalam pengembangannya bisa menginterupsi kendaraan seperti contohnya melakukan Pengereman Otomatis saat dibutuhkan.

Connected Vehicle to Everything (C-V2X), Melihat dari namanya sih sepertinya Platform sistem ini bukan hanya antara Motor dan Mobil. Namun juga bisa jadi dikembangkan lebih jauh dimana ada koneksi dan ‘komunikasi’ antara kendaraan, pejalan kaki, dan tanda tanda/ rambu Jalan.

Ducati merencanakan akan membenamkan teknologi Safety ini di Motor motornya tahun 2022 sementara Ford dan Audi Juga memiliki timeline Yang mirip. Hebatnya Lagi, C-V2X akan disupport oleh Grup  besar otomotif bernama Asosiasi 5G. Grup ini terdiri dari pabrikan pabrikan Mobil mentereng seperti BMW, Honda, Daimler, Hyundai Land Rover, Nissan, Renault, Volkswagen dan Volvo. Sebuah pemikiran visioner yang sangat berguna nih . . . bagaimana menurutmu sob ?

Taufik of BuitenZorg

13 COMMENTS

  1. asli canggih dan bagus untuk warning ya minimal itu dulu kita bisa monitor kendaraan lain di persimpangan, mungkin ke depannya bisa konek ke semua kendaraan

    Guest
  2. Tetap saja feeling pengendara lebih bagus… ingat kata om rhodey difilm ironman ? Secanggih apapun pesawat tanpa awak tidak ada yg bisa menandingi feeling seorang pilot, andaikan berpapasan sm ambulan/ damkar/ rombongan konvoi moge A̶l̶a̶y̶/patwal & pejabat sang penguasa jalanan nah itu ngedeteksinya gmn ???

    Guest
  3. mending otonom penuh sekalian,kita tinggal duduk udah sampe tujuan
    kecuali kalo ada pemotor yg pecicilan yg ga bisa diprediksi pergerakannya mungkin komputer nya bisa error ??

    Guest
    • Beli aja Tesla,kan ada autopilotnya,tapi ga tau deh bisa ngatasin traffic yg superduper nyebelin disini apa kagak ??

      Guest
  4. yeah Granmax Ambulan ntar dikasih Most Priority terus kasih alat beginian. Ehhh Revo mah dapet belakangan soalnya Gojek dan Kurir. hahaha

    Guest
  5. Waah ini kalo gak salah katanya meniru lalu lintas koloni semut yang walau padat tapi gak pernah macet. Entah mungkin dimasa depan kendaraan gak pake lampu merah di persimpangan jalan. Cmiw

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.