Michael Metge – Sherco TVS

TMCBLOG.com – Assalamu’alaikum sobat sekalian, dengan memasuki Stage 9 di Pisco berarti pula menandai akan berakhirnya Rally Dakar 2019. Stage 9 yang diawali dengan start massal seperti gaya motorcross ini dengan para rider dipecah ke dalam 10 gelombang start, ditentukan oleh posisi terakhir mereka dari Stage pada hari sebelumnya. Menuju ke perbukitan pasir untuk Special Stage sepanjang 313 kilometer. Para pembalap teratas secara keseluruhan melintasi garis finish hanya berselang beberapa detik satu sama lain. Michael Metge dari tim Sherco TVS Rally dengan strategi berkelompok dengan group rider pack terdepan, berhasil keluar sebagai pemenang Stage, memberikan team Sherco TVS kemenangan pertama mereka.

Tanpa adanya keunggulan yang diperoleh di Stage 9 ini, Toby Price masih bisa mempertahankan keunggulannya di peringkat klasemen keseluruhan Rally. Hanya selisih satu menit gap waktu yang memisahkan antara Price dan pesaing terdekatnya yakni Pablo Quintanilla dan kedua rival tersebut sekarang menuju ke stage akhir yang tergolong Short Stage besok hari dimana mereka diharapkan untuk berjuang dan bersaing ketat untuk kemenangan Rally Dakar 2019.

Michael Metge: “Saya membuat beberapa kesalahan pada awalnya. Saya kehilangan waktu, maka saya mencoba kembali namun kemudian kehilangan waktu lagi. Pada akhirnya, saya mengejar pembalap group pertama dan saya tahu Saya yang menjadi rider pertama. Kemudian saya mulai merasa stress, dan hal itu membuat Saya cukup sulit untuk menyelesaikan Stage ini. Saya sangat senang terutama untuk team. Mereka bekerja keras dan motornya tampil sangat bagus. Mereka percaya pada Saya dan saya senang mendapatkan kemenangan pertama kalinya untuk mereka.”

Bagi sebagian orang, Stage 9 ini membawa kesedihan yang paling dalam. Salah satunya juga dialami oleh rider unggulan team Yamalube Yamaha Rally Team, Adrien Van Beveren. Setelah memberikan performa yang baik dan tampil sangat cepat juga konsisten di seluruh Stage Rally Dakar 2019, Beveren harus menelan pil pahit ketika dirinya terpaksa keluar dari persaingan dan Rally Dakar 2019 ini akibat dari mengalami kegagalan teknis pada Yamaha WR450F Rally pacuannya. Senasib dengan Ricky Brabec dari Monster Energy Honda pada stage sebelumnya. Situasi ini membuat merek KTM dan Husqvarna menjadi penghuni 1, 2, 3, 4 di puncak klasemen. Van Beveren menghabiskan empat jam berjuang mengatasi masalah ini tapi akhirnya harus mengakui kekalahan dan menerima kenyataan bahwa Rally-nya telah selesai tahun ini.

Van Beveren – Yamaha
Toby Price – KTM

Toby Price: “Saya melewati Stage 9 di mana kami memulai start secara massal. Tidak ada kesempatan untuk kehilangan waktu, Maka strategiku hanya harus tetap bersama dengan grup. Stage esok hanya berlangsung sekitar 100 Km, tetapi saya pikir itu akan terasa lebih seperti 300 km. Rider lain benar-benar meningkatkan kecepatan mereka dan yang bisa Saya lakukan adalah mencoba yang terbaik sekali lagi dan mencoba untuk tetap bersama mereka. Jika saya bisa melewati hari besok dengan baik dan sanggup selesai di podium, Saya akan lebih dari bahagia.”

Pablo Quintanilla – Husqvarna

Pablo Quintanilla saat ini mengisi posisi 2 klasemen sementara keseluruhan Rally, tertinggal 1 menit 2 detik di belakang Toby Price, dengan kondisi seperti ini dirinya membuat sejarah menempatkan pabrikan Husqvarna di posisi terbaik selama keikutsertaan pabrikan ini di rally motor tahunan yang paling bergengsi ini.

Pablo Quintanillla: “Saya berada di tempat yang bagus sekarang untuk berjuang demi kemenangan dan Saya sangat senang tentang hal itu. Mendapatkan hasil podium akan sangat bagus untuk saya dan team, tapi jujur Saya ingin mendapatkan kemenangan di sini di Peru. Stage hari ini berjalan cukup baik untukku. Start massal mulai lebih menarik. Ada beberapa titik jalan yang rumit untuk dilalui, tapi secara keseluruhan Saya merasa baik dan berhasil mendapatkan waktu yang terbaik. Besok saya bertekad untuk memberikan semua yang kupunya demi kemenangan Rally Dakar 2019. Hanya ada satu menit yang memisahkan Saya dan Toby dan harinya akan berlangsung panjang. Apa pun yang terjadi besok, saya sangat puas dengan penampilan saya di Dakar tahun ini. Saya telah memberi 100% pada setiap harinya dan itulah yang paling penting bagi Saya.”

Hasil Stage 9 Rally Dakar Kategori Motor

  1. Michael Metge / Sherco TVS Rally Factory / 03:46:38s
  2. Daniel Nosiglia Jager / MEC HRC / 03:48:38s / +00:02:00s
  3. Pablo Quintanilla / Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing / 03:50:06s / +00:03:28s
  4. Matthias Walkner / Red Bull KTM Factory Team / 03:50:07s / +00:03:29s
  5. Toby Price / Red Bull KTM Factory Team / 03:50:07s / +00:03:29s
  6. Jose Ignacio Cornejo Florimo / Monster Energy Honda Team 2019 / 03:50:08s / +00:03:30s
  7. Andrew Short / Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing / 03:50:41s / +00:04:03s
  8. Luciano Benavides / Red Bull KTM Factory Team / 03:51:33s / +00:04:55s
  9. Xavier De Soultrait / Yamalube Yamaha Official Rally Team / 03:51:34s / +00:04:56s
  10. Oriol Mena / Hero Motosports Team Rally / 03:52:36s / +00:05:58s

De Soultrait – Yamaha

Stage 10 yang sekaligus merupakan Stage terakhir dari Rally Dakar 2019 ini akan berlangsung dari Pisco menuju ke ibukota Peru, Lima sebagai awal dan akhir dari Rally Dakar tahun ini. Dengan perbedaan selisih jarak yang tipis antara Toby Price (KTM) dengan Pablo Quintanilla (Husqvarna), secara perhitungan matematis di atas kertas memang hanya kedua rider ini yang paling dekat dengan titel juara Rally Dakar 2019. Namun, ini adalah Rally Dakar yang terkenal dengan keganasannya. Siapa pun bisa menjadi korban sewaktu-waktu. Entah mengalami crash ataupun engine atau technical failure seperti yang terjadi pada 3 rider Honda dan Yamaha. Terlepas dari itu, siapapun juaranya tahun ini, Rally Dakar masih milik pabrikan KTM (dan Husqvarna sebagai anak perusahaan KTM). Sekian update dari TMCBlog untuk ajang Rally Dakar 2019 dan semoga artikel ini dapat memberikan informasi untuk sobat sekalian, Wassalamu’alaikum. . .

Klasifikasi Pembalap Kategori Motor Rally Dakar 2019 (Sementara)

  1. TOBY PRICE / RED BULL KTM FACTORY TEAM / 32:43:15s / 00:01:33s
  2. PABLO QUINTANILLA / ROCKSTAR ENERGY HUSQVARNA FACTORY RACING / 32:44:17s / +00:01:02s
  3. MATTHIAS WALKNER / RED BULL KTM FACTORY TEAM / 32:49:50s / +00:06:35s (Penalty 3 menit)
  4. ANDREW SHORT / ROCKSTAR ENERGY HUSQVARNA FACTORY RACING / 33:23:16s / +00:40:01s
  5. XAVIER DE SOULTRAIT / YAMALUBE YAMAHA OFFICIAL RALLY TEAM / 33:30:59s / +00:47:44s (Penalty 1 menit)’
  6. JOSE IGNACIO CORNEJO FLORIMO / MONSTER ENERGY HONDA TEAM 2019 / 33:49:00s / +01:05:0045s (Penalty 15 Menit)
  7. LUCIANO BENAVIDES / RED BULL KTM FACTORY TEAM / 33:49:05s / +01:05:50s
  8. SAM SUNDERLAND / RED BULL KTM FACTORY TEAM / 33:53:30s / +01:10:15s (Penalty 1 jam 2 menit)
  9. ORIOL MENA / HERO MOTOSPORTS TEAM RALLY / 34:35:35s / +01:52:20s
  10. DANIEL NOSIGLIA JAGER / MEC HRC / 35:05:06s / +02:21:51s (Penalty 2 menit)
  11. LAIA SANZ / KTM FACTORY RACING TEAM / 35:51:53s / +03:08:38s (Penalty 2 menit)
  12. ROSS BRANCH / BAS DAKAR TEAM / 36:18:10s / +03:34:55s (Penalty 15 menit)
  13. KEVIN BENAVIDES / MONSTER ENERGY HONDA TEAM 2019 / 36:20:30s / +03:37:15s (Penalty 3 jam 15 menit)
  14. MAURIZIO GERINI / SOLARYS RACING / 36:55:57s / +04:12:42s (Penalty 3 menit)
  15. ADAM TOMICZEK / ORLEN TEAM / 37:42:19s / +04:59:04s
Matthias Walkner – KTM
De Soultrait – Yamaha

28 COMMENTS

  1. rally dakar memang seru. musuh utama rally ini selain rival adalah kondisi lintasan alamnya yg tidak terduga. salah perhitungan dampaknya cukup fatal. honda sudah merasakan keganasan alam dakar. nonton yg balap mobilnya jg menegangkan, sampai jungkir balik-balik

    Guest
  2. Kegagalan dialami baik oleh Honda maupun Yamaha…yaah..berita baiknya Fansboy di Indonesia nggak saling adu argumen karena sama-sama Engine Failure..

    Guest
  3. Merk japan malu maluin ah . . Itu motor yg dipake KTM dan HUSQY poduk massal apa prototype ?kalo teknologinya dipake buat produk massal berarti motor mereka bandel2 banget dong !?

    Guest
      • Mau prototype atau engak yang jelas emang slogan KTM “Ready to Race” jadi motor standarnya emang udah ganas. di Indonesia aja ni motor ditai-t41in sama netizen karna taunya produk KTM yang diimport Penta Jaya sama prestasi KTM di MotoGP yang emang belum mateng. Di dunia dirtbike KTM rajanya dan Husqvarna mbahnya tril

        Guest
    • setau gua nih bro basis enginenya sama dengan yang SE 450cc 1 Cylinder tapi chassis ya beda jauh plus knalpot kalo motor SE diatas ini dibawah kaya motor normal belum lagi tower navigasinya

      Guest
    • Beda produk, ini Sherco made in eropa dengan nama India. Tau sendiri produsen motor India tajir2, KTM, Huqvarna, Sherco dan Ducati siap2 jadi punya orang India

      Guest
  4. Mana ada anak dimari ngedemenin naek motor sambil berdiri kek gituan wak….??
    Bisa dibullying tenan lahhh…….
    Nunggang motor itu nunduk-nunduk jengking-jengking wak. Klo belok mereng-mereng. Walaupun motor nya ga mereng banget.

    Guest
    • ada, malah kalau duduk kakinya menjuntai menantang kendaraan lain. pakai ban off road di aspal. kalau di lampu merah langsung ngangkat roda depan. tanpa lampu dan spion, apalagi plat nomor. positifnya, tetep pakai helm.

      Guest
  5. Bmw sama ducati harusnya ikutan…bmw pake f800…klo cc krg gede tinggal di boreup..ducati pny supermotard..sing penting eksis dulu..menang kalah mah biasa

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.