TMCBLOG.com – Dainese Menang Banyak Melawan Alpinestar di Jerman. Yap Setelah pertarungan yudisial yang panjang, Pengadilan Banding Munich akhirnnya mengambil  putusan akhir bahwa Rompi Air Bag Tech-Air ™ Street (untuk penggunaan jalan) dan kantung udara Tech-Air ™ Racing Vest (untuk penggunaan Track day dan jalan) yang diproduksi dan dipasarkan oleh Alpinestars, melanggar paten Eropa Dainese EP 2 412 257 B1.

Ini terjadi setelah Pengadilan Paten Federal Jerman sebelumnya memutuskan pada 2017 bahwa Alpinestars melanggar teknologi D-air Dainese. Dan mengikuti keputusan ini, Alpinestar bukan hanya diputus bersalah melanggar patent, namun Juga diharuskan melakukan beberapa hal seperti Larang komersialisasi Rompi Rompi Air Bag Tech-Air ™ Street  dan kantung udara Tech-Air ™ Racing Vest di Jerman.

Selain itu Di jerman Juga Alpinestar diharuskan melakukan penarikan kembali Produk yang sudah ada di pasar maupun di Konsumen,  dan tentunya membayar ganti rugi kepada Dainese akibat dari pelanggaran Patent Yang dilakukan oleh Alpinestar ini. Karena  hal ini menajdi logis pula jika teknologi Tech-Air ™ dari Alpinestar ini dipakai di motoGP. Seperti Kita ketahui ada Banyak sekali Pembalap yang menggunakan Werpak Alpinestar Plus Ar bag Tech-Air ™ sepeti Marc Marquez, Jorge Lorenzo dan Juga Maverick Vinales.

Taufik of BUitenZorg

31 COMMENTS

  1. Njiiirrr salah pilih Ban, sampe ngesooottt tiap exit corner…..

    Apakah ini pertanda Power berlebih menggerus ban atau pertanda Pertamax yang kesekian kali hingga back to back selalu always pole… Semoga

    Guest
  2. Kenapa saat ada masalah kalian hanya adu mulut di pengadilan. Padahal Tuhan menciptakan tangan untuk baku hantam. ???

    Guest
    • Tuhan menciptakan manusia dengan dua ginjal biar yg satunya bisa dijual kalo lagi kepepet
      nah Alpinestars buat bayar denda nya mending pegawainya iuran jualin ginjal mereka buat bayar ???

      Guest
    • Kalian semua Unik, terlalu polos dalam menanggapi wearpack ini.

      padahal Alpinestars dan dainese sedang memainkan peran kartel konspirasi agar kita kita mengikuti harga mereka yang melejit seakan protect body kelas Wahid.

      Lalu apa guna Tuhan ciptakan tulang keras dibadan Pebalap MotoGP? kalo mereka masih butuh protector seperti Alpinestars dan dainese? (…)

      Guest
      • Ane ngebayangin kata2 bijak ente trus kebayang tu kata2 kluar dari bro nick ‘muke gile’ yg idientik dengan alm brnyamin .ane jd ngakak aja bro . .

        Guest
  3. Piranti keselamatan motogp sebaiknya tidak usah dipatenkan. Karena ini adalah olah raga yg rawan cedera karena rawan crash. #riding_reading?

    Guest
  4. Kan yg ada di Jerman doang kan?,soalnya kebanyakan kayak yg pake werpak kushitani,taichi,dll di MotoGP airbag-nya pake tech-air

    Tapi misal yg di reject di Jerman diobral disini dgn harga miring banget,pasti laku keras,entar jaket ojol pun ber airbag ???

    Guest
    • Dan lebih ironis lagi, dulu dainese nebeng alpinestars. Liat aja rossi, waktu masih di 125 sepatunya alpinestars karena dainese masih miskin. Sekarang setelah mereka kaya sampai bisa akuisisi agv mereka justru berusaha hancurin alpinestars padahal kalau dirunut, yang duluan punya ide airbag wearpack justru alpinestars. Cuma karena dainese lebih cepet selesai riset dan (mungkin) daftarin paten aja yang bikin dainese seolah duluan…

      Guest
    • @Hey Tayo #ehh Darso

      Anda berbicara berdasarkan apa? hmm menarik untuk di sempak.

      Lanjutkan bung.

      Ternyanya Dainese Sejenis “Kulit lupa dengan Kacangnya”

      hmm.

      Guest
  5. jujur soal wearpack aku tahunya Alpinestars, dainese lebih ke merk biskuit kaleng yang lebih umum ditelinga.

    terkenal berkat Rossi rasa-rasanya.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.