TMCBLOG.com Selain data Laptime Tercepat,  satu data yang menarik untuk dibahas dari Hasil test Pra-musim hari ke tiga MotoGP Qatar di hari ahad yang lalu adalah hasil dari Long Run/ Simulasi race. Namun sayang, Karena Kondisi Klimat Sirkuit Lusail yang mendadak Drop, Nggak semua pebalap melakukan  Simulasi race ini mempercepat Simulasi Race. Tercatat hanya 11 Pebalap Longrun di atas 10 lap dan dropnya kondisi Lusail Sirkuit membuat hadirnya Wacana agar Race dimulai lebih cepat. Balik lagi ke Simulasi race di Hari terakhir #QatarTest seperti apa hasilnya ? Cekidot deh sob . .

Di atas adalah laptime dari sekitar 12 Pembalap Yang melakukan Simulasi race. TMCBLOG hanya menempatkan Pembalap pembalap Yang melakukan latihan simulasi minimal 8 Lap. Memang Masih jauh jika dibandingkan dengan 22 Lap total yang dilakukan dalam race tahun 2018 yang lalu. Namun ya itu dia mayoritas pembalap Menggagalkan Simulasi mereka Karena Kondisi drop sirkuit disekitar jam 21 Waktu Lusail Qatar.

Di List ada pembalap yang melakukan simulasi race lebih dari 10 Lap seperti Quartararo, Miller, Mir, Petrucci dan Dovizioso ini dikarenakan Mereka Memutuskan untuk melakukan Simulasi race disekitar jam 20. Smeentara itu Pembalap Seperti Maverick Vinales dan Marc Marquez melakukan Simulai Race saat waktu sudah mendekati Pukul 21, sehingga mereka tidak memiliki waktu yang luas lagi karena dibatasi Oleh Kondisi Cuaca.

Quartararo Bukan Hanya Bisa Cepat di satu Lap saja

Dari Grafik pertama bisa kita Lihat bahwa di papan atas ada Quartararo, Vinales, Marquez, Dovizioso, Petrucci dan JOan Mir. Sedangkan terlihat juga di grafik bahwa Aprilia masih berada di Grup tengah Soal race pace. Hafizh Syahrin Masih Paling Lambat di sana.

Jika Kita Lihat dari Peraih Top 3 tercepat di hari terakhir, Laptime cepat Quartararo Bukan Laptime Kaleng Kaleng. Selain Bisa cepat di atas M1 dalam satu Flying Lap, Pembalap perancis ini bisa konsisten cepat di banyak lap simulasi race. Dalam hal ini Fabio melakukan sebanyak 15 lap Simulasi Yang ia mulai pukul 20:14 sampai sektar 20:44. Ada Trend melambat pasca lap ke 6 dari simulasi race yang dilakukan Fabio. Bisa jadi Karena degradasi ban atau alasan lain, namun menurut tmcblog tidak terlalu ekstrim.

Yang bikin serem adalah Jika ketiga Laptime Pembalap Yang melakukan simulasi race lebih dari 10 lap disatukan. Sobat Bisa lihat seperti apa perbandingan Konsistensi laptime/ race Pace dari Quartararo dibandingkan dengan Petrucci dan Dovizioso di atas. Secara umum memang sebuah apresiasi tinggi buat Quartararo yang begitu cepat bisa adataptasi di Yamaha M1 MY2019.

Namun Laptime duo Ducati Memang bikin serem sob. Itulah reverensi terdekat dari apa kemungkinan yang akan disuguhkan Dovizioso dan Petrucci di race tanggal 10 Maret 2019 nanti. Baik Petrucci Dan Dovizioso memperolehatkan Kesiapan Desmosedici GP19 di Track di mana Ducati punya banyak catatan Positif.

Ducati dan Losail memang bersahabat di Musim Musim sebelumnya. Namun Kenyataan ini tidak membuat Gigi Dall’Iga lengah. Ia ingin Ducati selalu well Prepared. Terlihat Ducati sudah Fokus tidak lagi memikirkan base setup mesin yang akan mereka Gunakan sepanjang musim 2019 ini.

Sinyalemen ini diperkuat dengan kehadiran beberapa ‘toys’ Tambahan ala Gigi Dall Igna seperti Deflektor yang sinyalemen fungsinya sebagai Penurun suhu Ban belakang dan Sebuah Front Wheel shroud yang sinyalemen fungsinya adalah sebagai bisa jadi Penjaga suhu sistem pengereman depan atau mengarahkan aliran udara . Percobaan ‘ toys’ kayak gini nggak bakalan kepikiran kalau team masih belum siap soal Mesin, sasis dan fairing utama. Ducati bukan tercepat Tapi dari hasil Simulasi race mereka Konsisten cepat.

Taufik of BuitenZorg

49 COMMENTS

  1. ahhsiyapp
    iyalah ducati punyak banyak toys baru. secara regulasi aneh ducati yang paling diuntungkan software dan ecu magneti marelli, ducati sudah khatam fokus dia tinggal aero aero dan aero sedangkan pabrikan lain mumet mesin, sasis, aero, elektronik.
    tapi sayangnya udah dikasih jalan sama dorna gak pernah jurdun. wikwikwik

    Guest
    • Dan tidak akan pernah jurdun kalo diluar team ducati masih ada marc marquez, rossi, vinales, bajkan lorenzo sekalipun.. #catet
      Udah kayak doa aja ya..

      Guest
  2. kalo misalkan kita ambil data empirik tiap seri championship 2018, honda sebagai motor jurdun, apakah dia juara karena:
    a. motor yg paling cepat?
    b. motor yg paling konsisten cepat?
    c. kombinasi a dan b?
    d. faktor marquez?
    e. kompetitor lelet nya ampun2an?
    f. kompetitor apesnya gak ketulungan?
    g. semua jawaban benar?

    Guest
    • a. bukan jawabannya sepertinya.

      b yang lebih cocok.

      c. sudah pasti tidak kalau a. tidak

      d.marc tentu ya

      e. tidak juga

      f. ada benarnya. melihat seringnya Dovi DNF dan Lorenzo DNF untuk Pabrikan Y mereka tersesat.

      Guest
    • pasti faktor marquez lah, dia mau di yamaha atau ducati pun gw yakin bakalan kompetitif. enggak tau deh kalau yang soal ban2 ghoib, masalahnya terlalu di luar nalar bisa riding agresif tapi ban awet sampai akhir.

      Guest
    • data lap simulasi seperti race dimana dilakukan secara berturut minimun 4 lap atau lebih untuk bisa dicompare dengan team lain.

      sebenernya membaca data ini di FP4 sudah bisa 70% tahu hasil race di hari minggu.
      30% masalah cuaca, apes/luck, crash, dll

      Guest
    • nge-lap motor sambil terbang,nanti motor yg paling bersih dapat detejen Easy kekuatan sepuluh tangan ??
      jangan dianggap serius

      Guest
  3. kalo dari grafik itu kayanya akan sangat ketat antara D dan Y, H agak tertinggal sedikit.

    *dengan catatan balapan kondisi saat Practice ini langsung race di hari minggu nya.

    di Qatar tanggal 10 lain cerita lagi ya.

    tapi ini ga bisa jadi patokan karena mereka mencoba puluhan setting berbeda pasti.

    Guest
  4. kalo liat data/grafik kaya gitu, gw malah liat masih pada pemanasan
    mv bisa 5 lap dibawa 55.7 abis itu udahan
    mm bisa 3 lap dibawa 55.7 abis itu nurunin pace
    duo ducati juga rentangnya (imho) lumayan lebar
    quartararo lumayan di lap 1-6 bisa cepat tapi 4 lap selanjutnya sudah selisih >0.5 detik

    Guest
  5. rider tim hadno belum terbaca kekuatannya ya? tim keciduk, yohemoy, sijiki, sudah bisa terbaca. kesimpulannya, saya pilih tim hadno saja, baik fatory dan satletnya. sinyalnya wonderful tim hadno ini

    Guest
    • Setujaaa.. Masuk pak Bangun..

      Dahon ini emang tim yg pinter sembunyiin kekuatan, apalagi marc paling pinter ngomong rendah hati pake cengar cengir khasnya..

      Guest
      • haha.. monggo mas. jangan lupa masuknya lewat pintu samping ya. haha..

        style ridingnya jl99 jg sudah ngikut mereng-mereng mas. ini senjata attacking yg seru untuk ditampilkan selama race semusim nanti.
        siapakah nanti rider yg akan setres dg aksi tim hadno respol selama semusim?

        Guest
  6. Quartararo mengingatkan pada zarco yang impresif di qatar sempat leading di lap2 awal tetapi berakhir ndlosor, bisa jadi rookie of the year nih

    Guest
  7. Firasat saya bener, Quartararo punya potensi bakal kaya Zarco dan ada kemungkinan dia sesekali bakal didepan tim factory

    Guest
      • quartararro itu dulu disebut marquez dari prancis karena cukup fenomenal di cev moto3 makanya saat itu HRC meliriknya, sampai 2015 masuk moto3 world championship di tim estrella galicia honda. sayangnya saat itu quartararro ditolak karena umurnya masih terlalu belia karena saking ngebet sama bakatnya HRC melobi dorna biar quartararro bisa lolos dari segi umur.
        entah kenapa tahun berikutnya malah pindah ke tim leopard dan tim leopard dari honda pindah ke ktm 2016, dari situ HRC gak nanganin lagi dan nasib quartararro sempet gonta ganti tim dan pindah ke moto2 dari HP40 lalu baru bertaji pas di tim speed up

        Guest
  8. analisis udah,, nah yang kepo jika test udah beres itu logistik masing2 team diangkut kembali atau di biarkan di sirkuit sampai race di mulai untuk menghemat biaya? dari test ke race kan cuma jeda 2mingguan saja

    Guest
  9. padahal awalnya ambil Quartararo nggak terlalu berharap bakal lebih cemerlang dr morbi
    tapi ini masih test sih,belum bisa ambil kesimpulan,never say never in MotoGP

    Guest
    • Brarti 4L ya mas.. wkwkwkwk

      Lha piye, tiap tahun juga itu2 aja hasil race nya.. palingan ya ducati juaranya, honda cm ambil bgian podium doang. Tp kalo sampe juara race, ane takut kejadian 2014 bakal terulang lg.. gak bosen sih cuman ya gitu deh

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.