TMCBLOG.com – Rentetan test Pra-Musim Kelas Moto2 Yang di tahun 2019 ini menggunakan Mesin baru dari triumph sudah selesai. Setelah menempuh sekitar 9 kali sesi Latihan dalam 3 Hari Mulai 1 sampai 3 maret 2019 akhirnnya pembalap Federal Oil Gresini Moto2, Alex Lowes yang menggunakan sasis Kalex hadir sebagai yang tercepat dengan laptime 1:58.439

Laptime Cepat Lowes ini diikuti oleh sekitar 5 pembalap lan yang juga menggunakna sasis Kalex yakni Tom Luthi, Remy gardner, Augusto FERNANDEZ , Marcel SCHROTTER dan Xavi Vierge. Total Sekitar 8 Pembalap Kalex yang hadir di Top-10 Tercepat pada Pengetesan hari terakhir kemarin.

Dua Pembalap Non-Kalex yang hadir di Top-10 adalah Jorge Navarro ( Speed-Up ) dan dan Brad Binder ( KTM ). Dengan Laptime 1:58,439 artinya Sam Lowes berhasil memangkas kembali Laptime hampir sebanyak 0,4 detik dari awalnya 1:58.824 Yang ia cetak di hari kedua.

Mengenai Pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama di Hari ketiga kemarin ia belum bisa mencetak Laptime di bawah 2 menit. Catatan tercepat dimas kemarin adalah 2:01.824 . Sebagai catatan di hari pertama dimas Torehkan 2:04.087 , di hari kedua 2:02.329 dan di hari ketiga 2:01.824. Terlihat memang ada Progress Positif, namun  belum cukup untuk mengejar papan tengah Time-sheet

Taufik of BuitenZorg

51 COMMENTS

    • sorot mata dimas itu kurang buas/bukan fighter. skill juga kurang. mending ahrt tunggu generasi geri mario yg bener2 dididik dari kecil ahrs. si dimas kan dulu pembalap irs ducati trus diambil ahrt karena generasi dimas emnag jrang yg pembalap moge.

      Guest
  1. Pastur tubuh hampir sama sama org Thailand Jepang, tapi masalah skill napa bisa jauh yach, makanannya juga samalah, bola aja sampe sekarang blm.bisa masuk dunia lagi.

    Guest
      • Berarti dimas nya yang ngebeut. Klo si cewe yang ngebeut pasti bisa fokus. Apalagi cewe nya cakeup n kaya. Ga percaya? Boleh dicoba

        Guest
      • Dimas Udah istri kali,
        Gak ngaruh juga sih skill nya aja emang kalah tajam,lha itu rea punya anak 2,cal anak 1,mcguinness(udah punya cucu apa nggak ya? ?)
        Dovi punya anak 1 dr pacarnya

        Guest
      • Dimas udah punya istri kali,lagian kayaknya gak terlalu ngaruh deh skillnya aja yg emang kalah tajam
        tuh Rea punya anak 2,cal punya anak 1, mcguinness (udah punya cucu apa belom ya ?)
        Dovi punya anak dr pacarnya yg belom dinikah2in

        Guest
      • ngaruh bro joji.
        ahahah

        rea/cal uda punya asuransi pasti. dia mati di sirkuit anak istri aman.

        kalo dimas ane ragu ada asuransi, dan bisa warisin harta banyak.

        Guest
  2. “..……. Hari Mulai 1 sampai 3 maret 2019 akhirnnya pembalap Federal Oil Gresini Moto2, Alex Lowes yang menggunakan sasis Kalex hadir sebagai yang tercepat dengan laptime 1:58.439.”

    Koreksi wak, Sam Lowes
    Kirain ada beneran nama pebalap alex lowes sampe melototin 1-1 nama2 di dlm list (saking penasarannya sih, krn gk apal semua nama2 pebalap moto3 atau dr ajang laen yg naek ke
    moto2 GP) ??

    Guest
  3. Untuk proyek motogp, menurut pendapat saya kenapa harus selalu memaksakan langsung ke moto2?moto3 aja dulu, masalah ga disiarin klo ada pembalap Indonesia masa iya tetep ga disiarin, belajarlah step by step jgn langsung loncat, ga bosen apa tiap ada pembalap Indonesia diajang motogp posisinya dibelakang terus, terus klo ada kritik seperti ini jgn terus diasumsikan ga mendukung lalu dicibir”bisanya kritik doang, prestasi lu apa?”jadikan kritik ini sebagai pemicu semangat.
    Terimakasih:)

    Guest
  4. Dimas ini kalah di cornering terlalu lambat gak senekad rider lain, dia gak belajar dr rider lain knp bisa cepat, posisi kaki terlalu terbuka pas mau cornering & corneringnya beda jauh, padahal ini kesempatan emas dia utk tetap bertahan & dipercaya, kalau gak ada perubahan ya ujungnya bakal seperti yg sudah²

    Guest
    • penampilannya gak sesuai ekspektasi.. ayo dimas semangat!! ? jgn sampai kayak pendahulu yg gagal total (DTP dan topan)

      Guest
    • lawan galang aja dah kita adu yuk,..
      gimana menurut kalian?..
      seru kali ya, kita bikin tantangan terbuka dua pembalap ini diadu di satu trek gitu..
      hahahahahaaa..

      Guest
  5. Dulu para senior2nya kayak gini krn motornya gak kompetitif, nah sekarang sama rata + sasis langganan juara eh ternyata….ya gitu deh

    Guest
  6. Dimas selalu jadi Kalex paling bawah,padahal pawi atau chantra masih bisa di posisi 20 an

    Bisa langsung di buang Hiroshi Aoyama nih,tetsuta nagashima yg biasanya di posisi belasan dan satu negara aja didepak

    Guest
    • Udah…kasih beberapa race aja,lepas tuh mengundurkan diri seperti Zulfahmi Khairuddin, karena ga mampu bersaing

      Guest
  7. Udah…kasih beberapa race aja,lepas tuh mengundurkan diri seperti Zulfahmi Khairuddin, karena ga mampu bersaing

    Guest
  8. Dimas kaget dengan motor torqy triumph triple 765 yg baru ini karna karakternya sungguh berbeda sekali perlakuaannya utamanya saat akan masuk, didalam, dan saat keluar tikungan.
    Dimas mungkin terlalu lama berada “pada zona nyaman” sebelum terjun full di Moto2 musim ini.
    Terlalu lama menunggangi motor yang nyaman dan raider frenly, bukan malah meingkatkan skill nya namun malah menumpulkan skill dan ketajaman feeling nya.

    Guest
  9. Race belum mulai uda banyak wawancara. Puji dan puja. Hingga besar kepala. Bobot rider tambah. PWR turun signifikan. Ga bisa beranjak dari baris belakang.
    Apa ada rider lain yg dipuja puji. Wawancara saja ga pernah.
    Logis kan?

    Guest
    • Mungkin kena karrma, karena selama ini dia hanyut dalam pujian sampai2 bisa lempar batu sembunyi tangan dan bikin pembalap lain di bulllly habis2an. Sekarang kalau dia di bbully ya itu karena buah yang dia tanam. obatnya cuma 2 dan ga ada pilihan lain, naikan performa atau mundur dan gentle mengakui kalau sudah nggak bisa berkembang. Masih mau alaasan adaaptasi? Baasi itu. Udah omm2 mau bootak kok masih beelagak kaya pembalap umur 17 baru setahun pegang moge.

      Guest
    • Mungkin kena karrma, karena selama ini dia hanyut dalam pujian sampai2 bisa lempar batu sembunyi tangan dan bikin pembalap lain di bulllly habis2an. Sekarang kalau dia di bbully ya itu karena buah yang dia tanam.

      Guest
      • Obatnya cuma 2 dan ga ada pilihan lain, naikan performa atau munddur dan gentle mengakui kalau sudah nggak bisa berkembang. Masih mau alaasan adaaptasi? Baasi itu. Udah omm2 mau bootak kok masih beelagak kaya pembalap umur 17 baru setahun pegang moge.

        Guest
    • masalahnya gapnya 3 detikan cuy, kalo gapnya 1 detikan sukur2 di bawah 1 detikan bisa lah bersaing di zona poin. Dimas sendiri pasti juga kecewa dengan dirinya sendiri.

      Guest
  10. Menurut sy seberapa bnyak progresnya ga sbrp pntg. Krn tetep paling buncit. Harus segera cari solusi…2021 jadi tuan rumah, paling tidak harus pnya pembalap yg bisa masuk 10-15 besar saat race mandalika

    Guest
  11. Lu pada bacot doang banyak, itu moto2 WC coy, syukur2 ga ketinggalan 1 kecamatan mengingat perjenjangan kita jg bisa dikatakan masih kalah jauh sama pembalap2 ngeropah atau negara lain., progress is progress no matter how small.. ningkatin 1 detik itu udah lumayan. Brrti dia tau mana yg harus di tingkatin. N inget semua juga berproses ga langsung instant. Ya setidaknya ini di test kita doakan aja pas race bisa masuk p20 kbwah. Tetp support n kasih semangat mengingat kita bisanya cuma nonton doang.

    Guest
    • Lu ngomong gitu kalau Dimas baru pernah pegang moge. Pembalap Eropa justru baru pegang 1-2 tahun aja udah pada rebutan posisi belasan. Memang kemampuan dia aja yang cuma segitu, jangankan ARRC di kejurnas aja dia gak terlalu menonjol

      Guest
      • 4 tahun di CEV gak menjamin, lihat aja teman teman seangkatan dimas kaya Xavier cardelus, lukas tulovic, sampai juara CEV tahun kemarin jesco raffin pun gak mampu tembus 20 besar

        Guest
  12. Skil Dimas blm cukup untuk berkompetisi di Moto2…Gap 3 detik dengan pembalap tercepat saat test sangat memprihatinkan..

    Terlihat jelas pada saat cornering Dimas sangat lambat di bandingkan pembalap lainnya,penjenjangan balap motor usia dini di indonesia memang sangat buruk di banding negara2 Eropa sebagai penghasil bibit berbakat pembalap…

    Jadikan saja ini sebagai pembelajaran buat Dimas..kalo memang skil sudah mentok,anggap saja cari pengalaman

    Guest
    • cornering sangat lambat itu lantaran dia (mungkin bisa jadi) masih ragu2 masih meraba2 bro dengan engine karakter triumph triple 765 yg begitu torqy ini tentang bagaimana perlakuannya saat hendak melibas tikungan baik waktu mau masuk, di tengah, dan saat keluar tikungan. Coba seandainya Moto2 musim ini masih disupport honda dg engine CBR600 nya itu, mungkin dimas bisa langsung merangsek ke papan tengah dan tidak menutup kemungkinan jika hujan bisa 10 besar :).

      Guest
      • Pakai CBR juga Dimas nikung paling lambat, cuma gegayaan doang elbow down tapi motor paling tegak. Yang lain gak ngejar elbow down tapi nikung miring maksimal.

        Guest
      • Kata matteo harus berani cari limit motor kalau mau berkembang. Jatoh gak pa lah. Resikonya harus terukur.

        Guest
  13. Oot nih, bosen bahas Moto2 selalu Dimas… Itu Sam Lowes kalau dibalik kan jadi Mas Selow, tapi kenapa akhir2 ini selalu kenceng ya? Mas Selow aja udah kenceng apalagi kalau namanya Mas Kenceng.

    Guest
    • DoTa masih bisalah dimaklumi karna motor TZ250 yg dipake dia dulu sudah uzur bin jadul dan sudah tidak kompetitif dg aprilia & honda, lha sekarang jamannya Dimas coba lihat tunggangannya :
      1. Mesin Brand New Triumph Triple 765 dan semua kontestan sama mesinnya.
      2. Chassis dari pabrikan terkemuka yg langganan juara Moto2 yaitu KALEX dan banyak sekali tim2 lain yg juga makek.
      3. dengan modal motor yg disupport pabrikan triumph plus pabrikan chassis terkemuka, Tapi kok masih tetap memble performanya, gausah jauh2 dengan para pembalap the big 10, sama teammate nya aja juga kalah dengan gap yg lumayan, apa ini ngga lebih memalukan?

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.