TMCBLOG.com – Pabrikan Boleh saling gontok gontokan seperti misal kasus Banding Repsol Honda dan Tiga Pabrikan Lainnya ke MotoGP Court of Appeal soal Part aerodinamika di Swing Arm Ducati GP19. namun Tidak bagi Pembalapnya. Marc Marquez Alenta dan Andrea Dovizioso malah saling Lempar pujian kepada masing masing lawannya.

Marc Marquez Yang finish hanya 0,023 detik dibelakang dovi Hanya Bisa berkata seperti ini kepada Crash Saat ia ditanyakan soal Masalah protes ” Saya Hanya melakukan Tugas saya di Track, Hari ini satu pembalap yang lebih cepat dari saya dan dialah Dovizioso. Jadi Dia mengalahkan saya “. Marc Marquez Mangakui Kalah dari Dovizioso tanpa mau cari kambing hitam atau bahkan permasalahan Non-On Track Lainnnya.

Andrea Dovizioso Pun mengomentari mengenai Gaya Serang Marc terutama di Tikungan terakhir. Dovi mengatakan bahwa Marc Sangat hebat dalam melakukan Overtake seperti yang ia lakukan di tikungan terakhir Qatar walaupun Ia tidak memiliki kecepatan dengan level yang sama. Dovi mengatakan bahwa Ia yakin hanya Marc yang bisa dan Berani melakukan Overtake seperti itu. ”  . . But just Marc is able to do that. In that situation nobody entry I think “

Kepada Crash, Dovi yakin dalam situasi Seperti itu Pembalap Non-Marc AKan lebih memilih stay berada di belakang sambil merasa puas finish di posisi dua tanpa berani mengambil Resiko lebih. Dovi mengatakan Bahwa itu adalah kelebihan Marc. Kadang berhasil, kadang tidak berhasil. Mengenai soal Resiko yang dihadapi Marc Dovi Pun menjelaskan lebih detail . .

” Ketika berada di belakang pembalap lain, kita harus ambil resiko dengan cara Mengerem dengan hebat, mengunci putaran roda belakang dan depan, dan Tidak melakukan Kesalahan sembari tetap berada di line tikungan, Ini sangatlah sulit “ Dalam situasi tersebut Menurut Dovi, pembalap akan Mengalami Kengerian dan ketidak-yakinan akan bisa melakukan Hal tersebut . . . Dovi sendiri mengakui ”  . . ., I can’t Do That “ yap Dovi sendiri tidak yakin bisa melakukan apa yang telah dilakukan Marc di tikungan terakhir MotoGP Qatar kemarin

Taufik of BuitenZorg

99 COMMENTS

    • ga akan bisa lah, yang katanya king off sasis aja ga akan bisa si motor seperti itu,,..
      hanya talenta dan skil lah yang bisa membuktikannya..

      Guest
    • Etika kuno.
      Secara dimari saling caci…. Ehhh…. Orang civilized european malah saling puji.
      WkWk…. Mantab Gandhozzz Djiwa Puji

      Guest
    • itu yg gue demen dari Marquez
      Gahar di track, tapi ramah di luar lintasan.
      Di lintasan, semua adalah musuh.
      Di luar lintasan, semua adalah teman.
      Profesional banget

      Guest
    • sebenernya semua pembalap akan melakukan hal demikian…kalo “berani”, kalo gak yah puassss ke 2 aman

      Guest
      • Gak juga wak haji, kalo dibandingin data topspeed tahun lalu rcv gak banyak nambahnya, cuma emang topsoeednya ducati yg banyak turun

        Guest
      • Satu lagi, tahun lalu di qatar kayaknya motornya dovi ga ada wingletnya sama sekali, beda dengan tahun ini

        Guest
      • top speed dikiti turun jawabannya karena terlalu banyak downforce mas. semonster apapun tenaganya kalau ditekan “gaya” ya pastinya berkurang performanya.
        tadi saya lihat tayangan ulang secara penuh, bener-bener seru ternyata ya. mepet habis jarak antara 4-7 rider. motor dikiti ini secara tidak langsung justru membuka kelemahannya sendiri di beberapa tipikal corner yg tentunya nanti akan menjadi makanan empuk dari hadno dan sijiki di sirkuit-sirkuit berikutnya.
        paket motor musim ini, saya berani katakan hadno sebenarnya yg paling kuat dari semua pabrikan. jl99 spertinya mulai bisa mencuri podium di seri berikutnya. kunci kemenangan tetaplah rider yg bisa memanage ban dan grip dg baik, di luar paket motor loh ya. hadno motor gendeng iku. haha..

        Guest
    • [email protected] top speed ducati di race Qatar tahun lalu paling tinggi dipegang petrux dengan raihan 351.9 dan hal itu sekaligus menjadikan petrux+desmo sebagai peraih top speed tertinggi di losail.
      Tahun ini dengan berbagai winglet yg terpasang pun top speed ducati juga tetap tinggi kok, walau itu dari tim satelitnya yaitu jack miller dengan raihan 351.2 kpj.
      Dan dari perbandingan itu bisa sy pastikan kalok top speed ducati pacenya tetep sama, sama2 mampu meraih 350an kpj. Turun pun tipis banget gak ada sampe 1kpj, dan pemakaian winglet di Qatar tahun ini sepertinya gak mempengaruhi pencapaian top speed tertinggi ducati tahun ini
      Bisa dikatakan bukan ducati yg turun tp memang honda dengan rcvnya sudah lebih berpower dibanding thun lalu dan mampu mengimbangi ducati. Dan fakta dirace pun begitu, marquez setiap di trek lurus gak pernah tertinggal dari dovi, bisa menguntit dovi setiap keluar tikungan, beda dgn dulu dimana dovi bisa lgsg melesat jauh, tp sekarang marquez bisa nempelin dovi, dan puncaknya marquez mampu mecahin rekor top speed losail dengan raihan 352kpj sewaktu race. Bisa sy bilang rcv yg sekarang setara dengan desmo sih. Dr race kemarin desmo gak bisa ngejauh sm sekali dari rcv saat di trek lurus

      Guest
      • Bener juga, kalo diliat data topspeed tiap lap (di file analysis), rcv meningkat pesat dari tahun lalu, saya terkecoh karena cuma liat data di event maximum speed nya aja ?

        Guest
      • Top speed honda memang lebih tinggi, tapi itu diraih di top end, akselerasi sampe 250-300 ducati tetap diatas honda, diatas itu baru honda nyusul

        Bener efek downforce memangkas top end ducati, diatas 300 kpj agak susah naiknya

        Guest
  1. Adem dengernya.. Berharap tahun ini dovi yg jurdun deh meski saya fans MM93.. Kalo bisa malah penentuan jurdun di seri terakhir..

    Guest
    • sorry to say, menurutku dovi ini akan seperti biaggi, gibernau, atau pedrosa. Mereka pembalap bagus tapi punya kelemahan di beberapa sirkuit, sedang marquez bagus di hampir semua sirkuit. But in motogp never say never sih ?

      Guest
  2. Mungkin salah satu faktor marc bisa jadi pembalap paling berani adalah karena dia gak gampang cedera kalo jatuh, kayak ahli kung fu gitu ?

    Guest
      • Kenapa ya vina bisa ada dendam sama marc? Memang apa yg telah marc lakukan merugikan vina atw karena marc bisa juara dunia motogp 5x,dan vina blm gitu? Apa ya dendamnya…ga ngerti saya?

        Guest
      • Dendam kesumatnya adalah sejak vina pindah ke yamaha banyak yg bilang bakal menantikan duel vinales vs marq… Tpi nyatanya selama itu hanya terjadi sekali musim lalu doang di assen klo gak salah ?

        Guest
    • karna dengan raihan marques saat ini orang spanyol lebih pro terhadap matques d banding vinalez, mungkin dia iri akan hal itu dan d tambah lgi wKtu masih main d kejurnas(waktu umur 6-10 thun) maverik cukp sering mengalahkan marquez tpi sekarang vinales tak berdaya lgi. d lintasn vinales d lumat oleh skill marques dan d luar luar lintasan vinalez tenggelam dibawah pamor marquez. mungkin gra2 itu dia dendam kesetrum ma marques

      Guest
  3. laki sejati ya gitu kerja nya, dimaksimalkan paket yg ada,kalo ada yg kurang ya biar teknisinya yg kerja,ga usah diumbar kemana2

    Guest
  4. Mantap. Pembalap “ala kadarnya” dan pembalap “alien” saling memuji. Pujian objektif pula. Kalau simbah?

    Guest
  5. itulah MM93, Seorang pembalap bertipe fighter.. hebat saat balapan bukan hebat saat kualifikasi seperti vinales. sekedar opini.

    Guest
  6. Marc Marquez Mangakui Kalah dari Dovizioso tanpa mau cari kambing hitam atau bahkan permasalahan Non-On Track Lainnnya.

    Duh, jangan gitu lah wak
    ekekekekekekekekek

    Guest
  7. Marquez Saat ia ditanyakan soal Masalah protes ” Saya Hanya melakukan Tugas saya di Track, Hari ini satu pembalap yang lebih cepat dari saya dan dialah Dovizioso. Jadi Dia mengalahkan saya “ . Marc Marquez Mangakui Kalah dari Dovizioso tanpa mau cari kambing hitam atau bahkan permasalahan Non-On Track Lainnnya.

    ————————

    TAPI…..ada loh Wak yang suka cari kambing hitam..!!!! muter2 jawabannya.

    Guest
  8. Yaa kalau laki sejati begini… Akui kekalahan,!!!!

    Pppffffftttttt ??

    ingat dulu debat kusir di kolom komentar, ada fans nganu yang Keras” bilang mana mungkin ada pebalap minta maaf, akui kekalahan, kelemahan…!!!!! padahal Marquez sering banget akui kesalahan waktu itu.

    BACA KAU, INI ARTIKEL.. Tak da otak kau…
    Bukan Kaleng-kaleng ???

    Guest
  9. Bukan cuma kambing hitam saja yg dicari, sampai2 ban hitam dibawa2..
    Tau sendiri kan pembalap yg suka seperti itu…?

    Guest
  10. pokoknya entar di Argentina jgn bawa Marquez ke pit lagi,bisa kesetanan lagi kaya tahun lalu.
    kalo motornya mati,atau gimana langsung black flag aja(kecuali rc213v entar dipakein Strobo sama sirine ???)

    kan masih ada sirkuit the Americas

    Guest
    • Lol

      Koq gw ngakak yah…receh banget…

      Ga terasa udah mau 1 tahun yah Termas Clash…dan bapernya masih dibawa-bawa…?

      Guest
  11. Pembuktian Dovi di argentina dan usa apakah konsisten podium? Jika iya maka mungkin keseruan akan terjadi sepanjang musim. Klo Marquez cm satu sirkuit yg bikin dia ga fokus yakni mugello.

    Guest
  12. Nanya wak?? Apa ram air milik honda sudah sepenuhnya 100 % buat ngejar top speed? Atau masih dlm pengembangan? Melihat race di qatar di lap” akir pas mau garis finish saya lihat honda rcv sperti hampir mengimbangi ducati di track lurus..
    & seandainya garis finish kira” 100 m lg bukan tidak mgkin honda rcv marquez bisa menang! ?

    Guest
  13. Markues boleh aja jurdun berkali kali

    tapi Dovi membuktikan head to head di atas aspal…

    begitu kali dovi menjawabnya dgn santai ..

    Guest
    • btw soal head to head dovi vs marquez skornya berapa : berapa ya, ada yg punya catatannya? #penasaran
      walaupun soal head to head itu adilnya dengan motor yang sama seperti marquez vs pedrosa atau lorenzo vs rossi dulu hehehe..

      Guest
  14. Markues mau mencoba kayak Lorenzo saat pakai M1 di Mugello …

    Lorenzo overtake Markues menjelang finish las lap

    Guest
  15. Nanya wak? Apakah ram air honda rcv sudah sepenuhnya 100% buat mengejar top speed? Atau masih dlm pngembangan? Soalnya saya lihat kmaren race di qatar di lap” terakir pas track lurus mau garis finis honda rcv marquez seperti hampir mengimbangi ducati dovi pdahal pas keluar tikungan agk jauh dikit tp pas mau garis finis si rcv smkin mepet! Bukan tidak mgkin jika garis finish 100 m lg honda rcv bisa lbih unggul? ?

    Guest
  16. Batin Markues itu kebakaran jenggot tuh..
    biar lawan lengah

    lihat aja ntar next race..? kita mainkan sedikit intrik di aspal…

    kayak yg sudah sudah …upss

    Guest
  17. Apa ram air honda rcv masih dlm pngembangan wak? Buat ngejar top speed? Atau udah sepenuhnya 100% Soalnya di lap” akir mnuju garis finish honda smkin nempel ma ducati?

    Guest
  18. semakin sering Marquez kalah dari desmodovi.

    Semakin penasaran Marquez gimana rasanya naiki Desmo !!

    hahaha

    Marquez naik Desmo? Semakin Di Depan ….?

    Guest
    • Ducati berani bayar gaji berapa?,abis kontrak 2020 aja ada kemungkinan gaji Marquez bakal dinaikin lagi sama HRC kalo masih jurdu berturut2
      biar barier nya makin tinggi
      kecuali RCV nya gak cocok lagi/ada orang yg gak cocok ama dia di tim,itu baru ada kemungkinan dia pindah,kalo sekarang jika Harmonis dan gak ada masalah ngapain pindah,konyol namanya!

      Guest
    • tak ada yang mampu menahan gejolak rasa ingin.. dan tak ada yang bisa menahan ingin mencoba sesuatu. . . .

      pppffffftttttt ???

      Guest
    • Comment:
      ingat HRC no Superbody gaes. . . .

      Yamaha sudah tutup rolling door untuk Marquez famili, and Marquez tipikal pebalap yang candu sesuatu yang adrenalin, “kalo gak dicoba gak bisa tidur”. Maka realistis Marquez berlabuh ke Desmo jika ingin tantangan baru, motor yang berulang kali kalahkan dirinya.

      Idealnya dy butuh amunisi kuat untuk tetep bersaing di peta perebutan gelar MotoGP, mantan teamnya (jikalau terjadi) HRC diperkirakan akan tetap selalu menjadi team kuat di MotoGP hingga kedepannya, karena perjenjangan bibit mudanya, insinyur yang terus silih berganti dari Tokyo/Jepun, and sponsor yang kuat mensupport dana talangan ke HRC, It’s Dream team. Maka itu Marquez butuh amunisi kuat untuk tetap bertahan di sisa talent and harga diri, ogah juga Marquez pindah dari HRC jadi mantan juara dunia yang pesakitan di team lemah.

      Guest
  19. Nanya wak?? Apa ram air milik honda sudah sepenuhnya 100 % buat ngejar top speed? Atau masih dlm pengembangan? Melihat race di qatar di lap” akir pas mau garis finish saya lihat honda rcv sperti hampir mengimbangi ducati di track lurus..
    & seandainya garis finish kira” 100 m lg bukan tidak mgkin honda rcv marquez bisa menang! ?

    Guest
    • Tidak ada yg namanya 100 persen, setiap saat pasti akan berubah, entah kapan berubahnya. Justru yg tidak mau berubah akan stuck. Dalam balap tidak ada seandainya. Semuanya tersetting, pengen topspeed atau akselerasi? Kalau kondisi setara jelas tidak bisa bersamaan, pasti salah satunya ada yg sedikit dikorbankan/unggul.
      Bahkan rcv pun sulit sampai topspeed segitu jika tidak towing ducati dan berani hardbraking by marc.

      Guest
  20. ad4 dan mm93 saat pres konfrens bicaranya sangat santai sekali, cc35 malah ngelawak dan menghibur semua orang. seri pembuka terbaik menurut saya, daripada musim sebelumnya. meskipun saya belum pernah nonton live seri qatar sekalipun. musim yg layak untuk dinikmati, kecuali balap malam hari. hehe..

    Guest
    • Memang namanya kejuaraan harusnya seperti ini Pak Bangun, kalah mengakui kalah, bukan cari mbek warna hitam dan malah situasi dibuat tidak kondusif dengan teori konspirasi seperti di Australia 2015.

      Guest
      • sekarang saya baru mengetahui mengapa harga kambing yg hitam itu sangat mahal mas. haha..
        balapan seri pembuka qatar layak untuk diberi 2 jempol. apresiasi saya pribadi untuk jl99. karena jl99 meskipun tidak di posisi top ten, tapi bisa secara full fight merasakan “sensasi” paket motornya yg tentu ada input baru yg akan diberikan ke timnya untuk pengembangan lebih impresif di musim berikutnya

        Guest
  21. mungkin kalo di Mugello (Redbull ring juga) terjadi skenario yg mirip Qatar ini,bakal ada setingan mapping khusus buat ngeluarin seluruh tenaga rcv nya di straight selepas turn terakhir,bensin jadi ngocor kayak kencing kebo pun gak masalah di momen titik penghabisan

    palingan jadinya ga bisa victory lap,kecuali sebelum sampe garis finis udah mogok duluan itu skenario terburuk ?

    Guest
  22. Gak bahas Dimas Ekky nih ??

    bahas Marquez & Dovi biasa lah… .

    kali Dimas buka tmcblog dibaca satu persatu komentar, buat Dy melecut semangat nya, hingga memelintir gas lebih pol pol, rem blong hingga ujung mulut tikungan.

    Guest
  23. Kalo hohe sama vale yabg digituin paling komentarnya gini, marc terlalu agresif dan tidak memperhatikan keselamatam pembalap lain??

    Guest
  24. Ini para seniman2 motogp…dah bukan sekedar teknik dan mesin…menang kalah tetep santai…

    Marc Markues itu piye wak…masih muda kok orangnya enak gitu…kalah santai aja…

    Guest
  25. seperti tahun lalu, persaingan keduanya tetap menjadi hiburan tahun ini. Yang lain hanya supported rider on sunday race

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.