pict : Manuel Pecino

TMCBLOG.com – MotoGP Steward panel menyatakan Secara Resmi Penolakan Protes Terhadap Spoiler Wing di swing arm Ducati GP19. Yap Nota Pretes sebelumnya di sampaikan Kepada FIM MotoGP Steward Panel Oleh Empat pabrikan Aprilia Racing Team Gresini,Β Red Bull KTM Factory Racing, Repsol Honda Team dan Team Suzuki Ecstar.

pict : Manuel Pecino

FIM MotoGP Steward Panel menyatakan Bahwa penolakan Protes ini didasarkan bahwa Kehadiran Spoiler yang disinyalir memliki tujuan untuk mengendalikan temperatur karet Ban belakang ini secara teknis masih sesuai dengan book of Rules MotoGP. Awalnya kita kira Spoiler tersebut memiliki tujuan ‘menangkap’ lebih banyak aliran angin yang mengalir di bawah fairing dan mengarahkannya lebih optimal ke Ban Belakang untuk pendinginan, Namun tidak semudah itu analisanya Ferguso !

Ada satu kunci Penganalisaan yang menarik bahwa Kehadiran Wing di swingarm tersebut selalu sepaket dengan semacam airscoop yang hadir di cakram depan. Banyak anlisa Para Jurnalis yang mensinyalir bahwa kehadiran air scoop tersebut untuk meminimalisasi Turbulen yang dihasilkan oleh palang velg Depan menjadi aliran udara Yang lebih smooth

pict : Simon Patterson

Nah Udara yang lebih smooth ini mengalir Via Bagian bawah dari Fairing. Dan Tugas dari Rear wing yang diletakkan di swing arm ini disinyalir untuk menggunakan aliran udara smooth yang dihasilkan Scoop dari Cakram depan untuk bisa membuat Bagian Belakang lebih ngegrip ke ashal dan menciptakan Kestabilan ketika dibutuhkan dalam pengereman terutama pasca Straight. Jadi ini sepaket dan tidak terpisahkan antara keduanya.

Berdasarkan penolakan ini, pihak yang melajukan Protes melanjutkan banding ke MotoGP Court of Appeal. Dan ini biasanya akan berlangsung beberapa pekan. Hasil dari banding ini bisa mempengaruhi hasil Race MotoGP Qatar 2019 di mana Andrea Dovizioso menang dengan berbeda jarak hanya 0,023 detik Dari Marc Marquez. Menunggu proses Banding, Hasil Official Untuk sementara Masih mengacu pada Hasil race semalam.

Taufik of BuitenZorg

142 COMMENTS

    • kalo di motorsport.com bilang itu part belom melewati pemeriksaan atau pengecekan oleh teknisi dorna tapi sudah dipake race sama ducati.
      sedangkan aturannya kan harus melewati pengetesan apakah ilegal atau tidak itu part digunakan baru boleh digunakan race.

      Guest
      • namanya juga prototype ya. dan harusnya saat sebelum race baik itu dr pihak motogp atau pabrikan lain juga tahu. btw kalau dibebasin bisa aja yamaha pke motobot nanti.

        Guest
    • Wah berarti pihak fim kecolongan donx klo emang belum ngecek part tersebut sesuai aturan kagak nya!
      Klo beneran kecolongan harusnya ya diskualifikasi karena pake part ilegal . Kecuali pihak panitia sebelum race udah cek part tersebut dan mengijinkan dipake buat race

      Guest
      • Yang diprotes punya dovi apa duki sih? Kalo yang diprotes duki kayanya agak aneh juga soalnya petrux sama jackass kayanya udah pake part ini sejak free practice. Kalo dovi emang baru make pas race aja dan belum tahu udah diijini sama fim apa belum

        Guest
    • Ducati boss Paolo Ciabatti has just confirmed that protests can ONLY be made in a race, hence why it happened today.

      Dari twitter simon patterson

      Guest
  1. Kalau memang tidak melanggar aturan dan terbukti bermanfaat, tim yg lain tinggal ikuti saja. Tidak ada paten dalam hal ini kan

    Guest
  2. Ada fungsi lainnya juga spertinya selain untuk mendinginkan ban belakang..
    Bisa juga berfungsi menambah downforce pada saat breaking memasuki tikunga.. sehingga ban belakang bisa ikut berperan banyak dalam memperlambat motor. Dan bisa mengurangi spining saat akselerasi.. imho

    Guest
    • Kalo fungsi mendinginkan ban saya masih bisa mikir. Tapi kalo efek down force ini kok masih bingung menganalisanya. Apalagi dikait2kan sama spoiler depan yg berfungsi membuat udara smooth karena memecah turbulensi yg dihasilkan oleh velg palang. Haduh…makin bingung.

      Guest
      • kalau berdasarkan pengamatan gw ya, airscoop cakram mengarahkan lebih banyak udara ke bagian bawah motor sehingga yang pasti terjadi adalah peningkatan tekanan udara di bagian bawah motor. sebanarnya itu mengurangi downforce motor secara keseluruhan, tapi dengan adanya rear wing tersebut udara yang melewati bagian bawah rear wing menjadi lebih cepat sehingga terjadi penurunan tekanan, dan itu efeknya adalah downforce lebih untuk ban belakang. downforce terjadi ketika tekanan udara di bawah kendaraan lebih kecil dari tekanan udara di atasnya. cmiiw

        Guest
  3. tapi di balik part itu, kepala gigidalina dan segenap crew ducati di penuhi dengan apa yg dilakukan honda bisa sedekat itu dengan ducati?! di mana perubahan yg honda lakukan??? bagaimana nanti di track eropa? tidak semudah itu ferguso

    Guest
  4. terlepas dari polemik ini, semalam emg dovi bs mengatur ritme race, maeinin yoyo pace laptime di depan..
    dovi komen bingung pas nguntit rins+suzuki yg riding style nya rada aneh n sulit dikejar pas cornering.. hehe

    Guest
    • Sijuki punya dua pebalap bertalenta dan pengembangannya lebih metodis daripada tim biru satunya, biar improve dikit-dikit alias milidetik lebih cepat tapi nggak pernah “STRAGEL”. Mesin angkot sejati kok dilawan.

      Guest
    • yang saya liat dari race qatar
      ducati hanya diuntungkan dg top speed dan akselerasi
      sedang untuk lahap tikungan memang suzuki semalam sengat mengerikan
      kalo honda saya liat ada ditengah tengah.
      liat di lap lap akhir saat marq memimpin dan dengan mudahnya dovi menyalip marq … jiann luar biasa mengerikan mesin ducati ditrek lurus

      Guest
  5. tapi di balik part itu, kepala gigidalina dan segenap crew di penuhi dengan apa yg dilakukan H bisa sedekat itu dengan ducati?! di mana perubahan yg H lakukan??? bagaimana nanti di track eropa? tidak semudah itu ferguso

    Guest
    • Iya juga ya, dan di case ini faktor marc udah ga relevan lagi (which is perlu diinget belum 100% kondisi fisiknya), karena diposisi 3 ada Crutchlow (yang lagi2 juga masih belum 100% kondisi fisiknya pasca operasi)

      Guest
    • yg jelas aliran udara makin lancar, ga kehambat lagi kyk dulu. makanya top speed bisa deket, tapi soal akselerasi ga bisa boong ducati dengan desmonya tetep yg no 1

      Guest
      • akselerasi dan GRIP, tu motor keluar tikungan masih miring banget pun bisa gas polll. twin pulse firing order kayanya punya andil besar nih

        Guest
  6. Hasil dari banding ini bisa mempengaruhi hasil Race MotoGP atar dimana Andrea Dovizioso menang dengan berbeda jarak hanya 0,02 detik Dari Marc Marquez

    Apakah maksudnya jika ternyata banding di setujui dan hasilnya terbukti melanggar akan berpengaruh terhadap kemenagan Dovi ?

    Guest
    • Jika terbukti part tersebit ilegal dalam artian kecolongan inspeksinya ya bisa jadi dianulir kemenangannya karena pake part ilegal …JIKA terbukti part tersebut ilegal..

      Ilegal bisa bermacam2 artiannya ..bisa melanggar aturan bisa juga belum masuk pengecekan

      Guest
  7. wajar kalo misalnya para pabrikan tersebut protes, kalo yg saya baca di motorsport.com sih itu winglet belom melewati uji kelayakan sama teknisi dorna si danny algrave apa danny siapa itu namanya. jadi itu belom tau apakah layak atau tidak, apakah ilegal atau tidak tapi sudah dipake race sama ducati.
    kalo memang faktanya seperti itu sih jelas lucu karena bisa disebut balapan sekelas motogp bisa kecolokan parts yang belom diuji atau melewati pengetesan.
    kan kalo kita liat kaya winglet fairing atau SSG honda dimana dulu ditest layak atau tidak, legal atau tidak baru boleh dipake race

    Guest
    • “Direktur Teknik MotoGP sudah meminta Ducati menyerahkan komponen tersebut. Mereka akan menginvestigasi apakah komponen tersebut melanggar regulasi atau tidak.”

      itu loh kutipannya. nah jadi kalo misalnya para pabrikan tersebut gak protes apakah itu parts dibiarkan saja ? ini ketika para pabrikan protes baru dilakukan investigasi.

      Guest
      • karena dorna sayang Ducati,kalo gak ada yg protes/curiga ya biarin aja,demi kesayangan ini! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

        Guest
      • Nah disitulah anehnya .. gara2 panitianya kebanyakan orang2 fanboi ducati sihh makanya aturannya jadi aneh2 .. ecu seragam … Pake winglet dan hal2 aneh lainnya

        Guest
    • ducati memang terkenal “usil” soal part motornya, winglet jg kalau bukan ducati yg mulai gkan ada seperti skarang

      Guest
  8. kalo emang gak boleh, kenapa gak sekalian dilarang sebelum race … kalaupun ditolak seharusnya gak mempengaruhi hasil race … soalnya kam yang salah bukan Ducati nya tapi emang celah rulenya … kasian kalo emanv mempengaruhi hasil race …

    Guest
    • Nah critqnya khan race directornya kecolongan tuh .. partnya belum masuk uji kelayakan tp dipake race.. kalo terbukti ilegal ya bisa jadi kena diskualifikasi atau turun posisi nih

      Guest
    • Ducati boss Paolo Ciabatti has just confirmed that protests can ONLY be made in a race, hence why it happened today.

      Dari twitter simon patterson

      Guest
    • Kasihan?
      Gimana rasanya coba perasaan fabio quatararo yg tekanan angin bannya yg kurang 0.002 ini. Dan peraturan tetap peraturan dia di diakualifikasi kemenangannya.
      Ini part kasat mata loh. Dan kalo emng blm di test uji kelayakan dan di diskualifikasi itu sangat amat fair.

      Guest
  9. hebat ya motogp, hal2 yang keliatannya sepele begitu diperhitungkan
    udah kayak desain pesawat
    udah jangan protes2, ntar juga ngikutin…….yg protes pabrikan semua

    Guest
    • coba bayangin deh dovi menang cuma 0,023 detik dari Marc
      lalu holeshot kan cuma buat start . . . apa mungkin bisa di silogismekan bahwa ada andil holeshot yang cuma bisa save seperberapa detik untuk kemenangan Ducati? Kalo saya bilang .. Bisa banget dan itu cerdasnya Dall Igna

      Administrator
  10. itu kalo lewat sirkuit bumpy apa nggak sering keluar kembang api tuh?

    curiga sebagai difuser buat yg mau slipstream juga nih

    Guest
    • IMO, efeknya g bakalan banyak ky d F1 yg susah buat slipstreaming karena pasti bakalan dpt dirty air akibat vortex yang muncul gara-gara aeropart mobil depannya.

      Guest
  11. mereka protes karena yg menang race semalem itu Ducati lwt Dovi.
    misalkan semalem ducati kalah, katakanlah keluar 3 besar.. apakah mereka masih
    akan mem-protes ducati??

    pertanyaan yg menarik sebenarnya, kenapa tim Yamaha tidak ikut2n mem-protes?
    sy berpikir kok sepertinya Yamaha jg sdg meriset part aero yg sejenis dgn yg di pake ducati.

    hal kyk gini sebenarnya jg sering terjadi di F1, paling santer dulu kasus tim Brawn GP dgn pembalapnya Jenson Button, yg mendominasi setengah musim gara2 mobil mereka memakai part aero Diffuser. Semua tim memprotes… akhirnya di larang oleh FIA sehingga setengah musim terakhir Brawn GP uda jarang menang lagi, tp tetap Jenson Button yg jurdun.

    Guest
    • sama kayak dulu,Stoner sering menang langsung suruh bongkar rcv nya,nsf250rw sering menang langsung protes curiga limiter lebih tinggi
      kalo ga sering menang pasti diem diem bae πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
    • Kalo opini saya si y tetap d protes
      Karena masalahnya bukan cuma pada dovi yg menang race
      Tp pada cara Ducati aplikasikan part tanpa melalui pengecekan dari Dorna dulu

      Guest
    • karena para pabrikan yang protes itu mengira sudah melewati aturan yang jelas. yaitu dicek dan dilakukan pengetesan layak atau tidak baru boleh dipake race. nah setelah race para pabrikan baru tahu ternyata belom melewati pengetesan dorna tapi sudah dipake race sama ducati

      Guest
    • yamaha kalau hujan juga pakai rear wheel deflector, bentuknya juga mirip2. gimana tuh? sudah dihomologasi?

      Guest
      • Sepanjang sudah dihomologasikan, y pasti g bakalan banyak yg protes. Masalahnya, yang di GP-19 kan blm. Yg dipermasalahin kan g cuma punya Dovi, punya Petrux dan Miller juga. IMO, Biarpun udah dites d Qatar, tp kl blm dihomologasikan y berarti partnya sendiri masih blm legal.

        Kenapa pada protes, karena 4 pabrikan yg protes beranggapan kl itu merupakan salah satu bentuk aero parts. Sementara FIM sendiri dan Danny Aldridge beranggapan kl itu adalah extension dari swing arm, bukan aero part. Hal yg wajar kl untuk race di kelas apapun, tipe apapun. Teknisi berusaha mencari celah dari regulasi berdasarkan persepsinya atas struktur bahasa yang ada di regulasi. Tim yang lain juga bukan semata protes buta, tapi mencari kejelasan masalah legalitasnya agar bisa mengembangkan part lain yg memiliki efek serupa.

        Guest
    • kayaknya masing2 pabrikan harus punya orang yang ahli juga dalam regulasi
      di f1 ada team lain yang menyinggung kemenangan mercy karena team mereka lebih paham menyiasati regulasi.

      Guest
    • Double diffuser sendiri pada saat dipakai Brawn GP di musim 2009 masih diperbolehkan, dan yg pake g cm Brawn GP, Williams sama Toyota juga menggunakan diffuser yang sama. Malah akhirnya seluruh tim menggunakan diffuser yang sama, setelah ada kejelasan bahwa double diffuser tidak melanggar regulasi apapun.

      Musim 2010 juga FIA memperbolehkan penggunaan Double Diffuser untuk seluruh tim. Double-Decker Diffuser sendiri baru dilarang di musim 2011.

      Guest
  12. Yang saya heran, kenapa yamaha ga ikutan protes ya wak…..?
    Padahal kan tim factory besar juga….
    Apa karena ga ngaruh juga dengan hasil kalopun protes diterima, maksudnya yamaha ga bakalan podium…
    Rada aneh sih….

    Guest
    • waktu KTM bikin petisi tolak winglet juga Yamaha gak ikut
      mungki pikir mereka ngurusin M1 aja kepala udah mau pecah,pake ngurusin motor pabrikan lain πŸ˜†

      Guest
    • Top Speed aja masih ketinggalan satu kecamatan mau ngrecokin pabrikan lain? Ini Jepang bung.
      Masalah internal aja udah lumayan besar, ngapain ikutan protes? buang tenaga, gak efisien, gak Jepang banget.
      H4nd0? mereka enggak stragel jadi ya bolehlah.

      Guest
    • Yamaha tidak ikut protes karena mereka juga pernah uji coba parts yg mirip dengan Ducati (walaupun mungkin beda fungsi), makanya mereka memantau saja kelanjutan kasus ini.

      Guest
  13. oot,apa nanti selalu ada segmen technic corner yg dipandu Wak haji tiap race nya?
    berarti harus berangkat ke studio t7 cuma untuk 1 segmen yg sekitar 5 menitan doang dong 😢

    Guest
    • 5 menit di tipi nasional kyk Tv7 itu ngga cuma “doang” bro, apalagi ini acara motogp dgn rating yg tinggi. lagian juga kan wak Taufik jg siaran utk kualifikasi motogp wlaupun siaran taping.

      Guest
      • iya sih,walau cuma 5 menit kalo kontrak nya ajib ya berangkat πŸ˜‚πŸ˜‚

        tapi walau tapping kalo di Eropa sama Asia ya sama aja Sabtu malam kan siarannya, nggak berdekatan kayak GP Qatar sama Amerika yg biasanya berjarak 1 jam dr live race

        Guest
    • Ya taufik corner yg 5 menit itu kan bisa di taping saat wak haji nya siaran kualifikasi.
      Saat live race, lucy tinggal bilang, “saatnya kita ke technic corner, silakan wak taufik” – abis itu studio tinggal muter rekaman – selesai diputer, lucy tinggal bilang, “terima kasih wak taufik atas Tips nya”.
      Kelar. πŸ˜†πŸ˜†

      Guest
  14. Kalo udah d banding ky gt apakah masih boleh d pake d termas dan cota Wak ?? Sebelum proses penyidikan selesai
    Atau nunggu d homologasi dulu

    Guest
  15. Kenapa diprotes ya Wak? Apakah ada indikasi spoiler tersebut bisa digerakkan macam dimobil ya, naik turun sesuai kebutuhan. Klo gak gerak harusnya gak perlu diprotes

    Guest
    • Aduh, kalu pun contek kan hrs ujicoba, dan pasti butuh waktu cek, sedangkan mereka SDH fokus ke race Sekarang.

      Guest
  16. apapun keputusan jgn sampai hasil race berubah, sayang cuy race udh gila-gilaan, udh kayak dejavu 2018 battle last corner ehh tiba2 hasil finishnya berubah. smoga jangan.
    btw Moto2 Motogp racenya sama2 gila abiss…

    Guest
    • harusnya sih mempengaruhi hasil balapan. lah masalah spele ban quartararro kurang angin aja langsung dibatalin kemenangannya, apalagi ini menggunakan parts yang belom melewati pengujian ilegal atau legal.

      Guest
      • Walah piye to mas???..safety first….Kalo ban kurang angin itu bisa membahayakan rider trsebut dan raider lain,makanya quartararo dianulir…lha spoiler wing punya efek bahaya buat raider ngga?? Hihihiiii

        Guest
      • lebih bahaya wing sebenernya,,ban itu kurang tekanan cumn dikit sebernya,,tapi masalahnya bukan dovi, rossi atau markes,,,jd biasa saja beritanya

        Guest
    • Lah bijimana sih part belum diuji ditanyain efek bahaya gak nya!
      Bisa aja part tersebut tajam . Mudah lepas dan atau sebagainya . Klo km nanya itu berkaitan sama safety atau gak ya makanya semua part yg mo dipake dimotogp itu kena inspeksi dicek sesuai regulasi dan memenuhi unsur safety kagak ..lah ini belum dicek kog nanya bahaya atau kagak!

      Makanyabtim yg pada protes minta penjelasan . Part tersebut sesuai aturan gak?

      Guest
  17. Dari kedua mata saya yg awam ini, saya bertanya2 dan berimajinasi tentang swingarm spoiler
    1. bukannya kalo ban di dinginkan bakal berisiko mengurangi grip ban yak ?
    2. Atau untuk menjaga suhu ban agar degradasi ban dapat dikurangi karena kalo terlalu panas degradasi ban akan bertambah ?
    3. Atau yg lebih jeniusnya lagi buat menjaga ban belakang tetap menapak saat latebrake dimana saat latebrake terkadang ban belakang terangkat atau singkatnya membuat efek downforce di ban belakang ? Setau saya, grip belakang penting buat Ducati karena berkaitan dengan riding style yang harus dilakukan rider untuk menundukan Desmo dimana (saya kutip dari Jorge) ban belakang harus di “ngepotkan” agar bisa belok atau bahasa kerennya Rear Wheel Steering. Dan jika ban belakang lifting atau mengangkat saat latebrake kan arah ban belakang jadi unpredictable dimana ban bisa terlalu/kurang ngepot. Makannya grip belakang agar tidak lifting ya dibuatin efek downforce juga dengan aplikasi Swingarm Spoiler yang diharapkan akan membuat arah ban belakang lebih bisa dikontrol oleh rider.
    #IMHO #CMIIW

    Btw Wak Taufik ini bikin saya berimajinasi kemana2, apalagi kalo udah bahas tech talk :v

    Guest
    • Menurut saya nomer 2, karena Ducati kan punya masalah sasis akut yang mengakibatkan lebih boros ban dibanding Hoonda

      Guest
  18. Protes mereka dtolak…
    Ini protesnya setelah race atau dr kmarin2 pas fp wak? Klo sebelum race kmarin kn udah bener tu mereka protes

    Guest
  19. Dari kedua mata saya yg awam ini, saya bertanya2 dan berimajinasi tentang swingarm spoiler
    1. bukannya kalo ban di dinginkan bakal berisiko mengurangi grip ban yak ?
    2. Atau untuk menjaga suhu ban agar degradasi ban dapat dikurangi karena kalo terlalu panas degradasi ban akan bertambah ?
    3. Atau yg lebih jeniusnya lagi buat menjaga ban belakang tetap menapak saat latebrake dimana saat latebrake terkadang ban belakang terangkat atau singkatnya membuat efek downforce di ban belakang ?

    Guest
      • sepertinya lebih baik menerima downforce yang lebih banyak daripada spin yang berlebihan. lihat aja m1 tahun lalu, kenceng di awal doang

        Guest
    • (Sambungan pertanyaan ketiga) Setau saya, grip belakang penting buat Ducati karena berkaitan dengan riding style yang harus dilakukan rider untuk menundukan Desmo dimana (saya kutip dari Jorge) ban belakang harus di “ngepotkan” agar bisa belok atau bahasa kerennya Rear Wheel Steering. Dan jika ban belakang lifting atau mengangkat saat late brake kan arah ban belakang jadi unpredictable dimana ban bisa terlalu/kurang ngepot. Makannya grip belakang agar tidak lifting ya dibuatin efek downforce juga dengan aplikasi Swingarm Spoiler yang diharapkan akan membuat arah ban belakang lebih bisa dikontrol oleh rider.
      #IMHO #CMIIW

      Guest
      • nah ini lebih relevan mas, jadi saat masuk keluar tikungan, motor bisa lebih rebah dan nyaman….gokil sih gigi…cmn gak suka cara ducati saja….memasukan orang2 kejajaran penting dorna agar bisa mengebiri dahon yamahmud dan memperlebar jalan duc2

        Guest
    • dan mungkin ( lebih liar nya lagi )…saat ban habis, ban tetap napak sempurna karena suhu ( atau apalah ) tetap terjaga…

      Guest
    • IMO:
      Lebih pada menjaga suhu ban belakang agar lebih optimal. Kl suhu ban over heat, g bagus juga efeknya, karena akan muncul efek blistering yang merusak carcass. Apalagi keunggulan Michelin ad di kualitas ban belakangnya yang memiliki grip jauh lebih baik dibandingkan Bridgestone. Sementara kualitas ban depan Michelin kurang bagus, seperti kata Cal, “you get a lot of movement in the braking zone from the front Michelin, so you brake with the bike upright a lot more”, sehingga saat ini sebagian besar pembalap memanfaatkan ban belakang untuk mengatur “balance” motor saat akan masuk tikungan (mknya saat ini dia kesulitan dengan tambahan bobot 1 kg akibat plat d kaki kanannya).

      Kl efek aerodinamika atas part tersebut, mungkin ada tapi rasanya kecil kemungkinan untuk bisa menghasilkan efek yang sama dengan diffuser untuk menciptakan efek vaccum pada mobil balap.

      -CMIIW (kl perlu tabok)

      Guest
  20. gimana ceritanya bisa kecolongan, kan partsnya sudah digunakan sejak tes pramusim. dan juga sudah protesnya sudah ditolak Dorna

    Guest
  21. Menurutku itu bukan lebih dari sekedar buat menjaga suhu ban belakang…. Ahh nunggu investigasi aja dah biar gamblang

    Guest
  22. tiap tahun motor di sempurnakan agar bisa melaju cepat tapi kenapa catatan waktunya ya itu itu aja dan bahkan lebih bagus catatan waktu tahun tahun sebelumnya.??

    Guest
    • Rekor2 yg tercipta Lbh banyak sat Pake elektronik in house . Lah sekarang Dikasih elektronik Ala kadarnya (gak sebanding dengan milik mereka )ya empot2an mereka

      Guest
    • banyak faktor yg mempengaruhi misalnya kondisi trek (misalnya suhu aspal yg tahun ini relatif sangat dingin). Marc yg biasanya di Qatar pake ban depan tipe Hard, sekarang beralih ke Medium
      dan aspek2 lainnya misalnya (salah satunya) rider terdepan yg dgn sengaja memperlambat pace rider2 dibelakangnya terutama di sektor 2 dan 3 untuk alasan strategi. Toh yg nyalip bisa dilibas dengan mudah oleh Dovi di Straight panjang circuit Losail

      Guest
    • IMO, karena sekarang kl balapan pada suka mainin ritme. G ngegas dari lampu ijo sampe chequered flag. Dengan berbagai keterbatasan seperti volume bahan bakar, umur pakai ban, ECU, IMU, dll Pembalap lebih banyak bermain tempo untuk menghemat ban, selain untuk bertahan hingga finish, tp juga sebagai “hidden card under the sleeve” untuk attack di lap akhir, macam Marquez atau untuk bisa bertahan di lap akhir seperti Dovi.

      Coba lihat Rins, attack gila-gilaan dari awal tapi akhirnya dapat pesan Mapping 3 dari paddock (bisa untuk menghemat bahan bakar, atau menjaga carcass ban)

      Guest
  23. hebat yah si gigi ini cuman gw gak suka saja cara2 ducati, coba gigi di yamaha….g kebayang daaah jd title contendr lagi kayanya

    Guest
  24. Ducati boss Paolo Ciabatti has just confirmed that protests can ONLY be made in a race, hence why it happened today.

    Dari twitter simon patterson

    Yg bertanya tanya knp protes baru sekarang gak dari dulu dulu

    Guest
  25. Gimana Mau Diterima ?? Lah Regulator banyak Orang2 Ducati 🀣 WSBK 16rb rpm ajh udh keliatan. Motogp ? Gak usah ditanya deh. Mereka yg harus improve tpi malah Lawan yg dikebiri 🀣🀣

    Guest
  26. mau ilegal atau tidak menurut saya yaaa ga salah ducati,, kenapa motornya bisa lolos race,, katanya punya mata kamera/spy dimana mana

    hayoolooo

    Guest
  27. Khusus MotoGP, gw dukung penuh Inovasinya Ducati, secara ini balap Prototipe kayak F1, pinter-pinteran tiap tim pabrikan untuk berinovasi habis-habisan selama dalam koridor regulasi…

    beda ceritanya kalo WSBK, wkwkwkw

    Guest
    • Lha dukung ducati ? Apa dukung inovasi? Dibilang prototype tp ecu disuruh seragam .. πŸ˜‚πŸ˜‚ yg lbih dikebiri ya pabrikan jepang yg maju dg teknologi ecunya . Sampe waktu itu ducati keseok2 dan muncul ide penyeragaman ecu biar lebih kompetitif ..

      Guest
      • emang sih Eropa secara tersirat ingin menghentikan dominasi mesin-mesin keluaran Jepang di kancah Eropa (dan Global),kuda hitam saat ini yang bisa diandalkan yah cuma Ducati, maka celah apapun masih bisa dioptimalkan demi merebut hegemoni “numero uno”

        Guest
  28. Race analisysnya dong wak haji. Soalnya race td mlm lumayan diluar dugaan semua. Kencangnya suzuki di corner, strugglenya yamaha, dan rekor top speed yg biasanya dipegang ducati td mlm di pegang honda

    Guest
  29. ducati inovasinya gak salah tapi permainan kotornya sama dorna atau anak emas dorna sudah cukup terlihat dari kasus winglet.
    ketika ktm secara resmi mengajukan protes dan penolakan winglet ke dorna. eh gak lama dorna malah mengangkat pejabat ducati masuk ke jajaran pejabat motogp dan itu proposal ktm hilang begitu saja.
    saya rasa kasus itu sudah cukup menggambarkan antara ducati dan dorna

    Guest
  30. Kehadiran Wing di swingarm tersebut selalu sepaket dengan semacam airscoop yang hadir di cakram depan. Banyak anlisa Para Jurnalis yang mensinyalir bahwa kehadiran air scoop tersebut untuk meminimalisasi Turbulen yang dihasilkan oleh palang velg Depan menjadi aliran udara Yang lebih smooth

    kalau ada visual simulasinya lebih sip nih wak.. πŸ˜€

    Guest
  31. Wak aji ko saya jd inget omongan boss kawasaki 😁😁😁😁 menurut pengamatan saya selama mengikuti motogp sma beritanya di wak aji saya merasa dorna menganak emas kan pbrikan eropa terutama ducati sprtinya byk sekali inovasi teknologi pabrikn” jepang terkebiri, yg mulai sya liat skrg ymha slasatu contoh paling terdegradasi dgn byk’a perubahn” aturan di motogp itu hnya penilaian sya wak gk tau klau org lain hnya sprtinya mencegahnya berkembangnya inovasi teknologi di sebuah motor prototype sma dgn menghilangkan kesan motogp itu sendiri krn inovasi teknologi yg di batasi dn lebih ke aerodinamika sma aj nihil kemajuan di bidang software dn ecu yg pabrikan miliki hilang lalu ap arti kata prototype itu msh layak di sematkan di gelaran balapan roda dua paling prestesius di dunia ini wak😊

    Guest
    • IMO, bukan menganakemaskan, tp lebih pada “level the playing field”, sehingga balapannya sendiri bakalan lebih seru karena akhirnya tidak ada kekuatan yang sangat mendominasi dan pada akhirnya membuat balapan menjadi membosankan karena predictable. Di MotoGp sendiri regulasi “level the playing field” dengan segala unifed-homologation-regulation-nya, lumayan sukses karena ada karakter seperti Dall’igna, Marquez, Dovi, Brivio, Yokoyama, Rins, dll yang membuat gap antar motor-tim-pembalap g terlalu jauh. Sebaliknya, level the playing field di Superbike malah jadi blunder, karena yg bisa mengakali regulasi yang ada cuma Ducati yang dengan pintarnya membuat motor jalanan dengan putaran mesin lebih tinggi, sehingga memiliki rentang yang lebih fleksibel untuk diutak-atik saat race. Sementara, pabrikan yang lain masih berkutat dengan paket homologasi yang lain. Mungkin g berapa lama bakalan ad regulasi lain yg keluar untuk WSBK untuk kembali “level playing field”.

      Guest
    • yang saya lihat semalam suzuki malah lebih baik dari yamaha, padahal sebelum race pembawa acaranya sudah memuji2 vinales (yamaha) yg bisa pol position tanpa slip streaming (membandingkan dengan Marquez)

      Guest
  32. Gw kirain knapa d protes,karna wing wing ducati bikin turbulensi d bagian blakang,jd mtr yg nguntit desmo agax kwalahan. He

    Guest
  33. pokoknya protes ini hrs dianulir…
    kalok sampe nanti ditolak jg hrc REPSOL siap absen di motogp

    so kemenangan dovi tdk sah !!!
    otomatis yg pantas dpt podium 1 yg dibelakang dovi…
    ducati hrs dpt penalti khususny dovi perlu absen race semusim 🀧🀧🀧🀧

    tuman

    Guest
  34. Bagi dorna… Apa sih yg gak boleh untuk ducati…??
    Keleluasaan seluas luasnya terbuka utk ducati…
    Kan anak EMAs…

    Guest
  35. sebetulnya solusinya sangat mudah, semua paket wajib di “freeze”. yg boleh diutak-atik hanyalah ban. selesai

    Guest
  36. Yang harus diprotes itu seharusnya boeing 737 max 8 karena pesawat baru tapi udah crash.. Eh ga nyambung ya qqqq..

    Guest
  37. protes yang lamba, mau pake apa aja klo skil rider dan Kendaraanya enggak mumpuni ya tetep kalah Legowolah Buat 4 PABRIKAN, MASIH ADA SERI BERIKUTNYA, Slow Buat Yamaha Terutama Mbah Rosii Mantul Nokomen dan Pantau

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.