Tmcblog.com – setelah menunggu sampai beberapa jam yang lalu akhirnnya ada berita dari hasil sidang banding perkara swingarm deflector ducati yang awalnya disinyalir menyalahi regulasi oleh empat pabrikan yang mengajukan. Keputusan sidang banding FIM adalah menyatakan bahwa swingarm deflector tersebut legal dan dapat digunakan di race Race selanjutnya.

Dengan dilegalkannya penggunaan swingarm deflector Ducati, mengartikan juga bahwa sidang banding menolak semua tuduhan pelanggaran regulasi yang di ajukan oleh Aprilia, Suzuki, Honda dan KTM. Penolakan ini adalah penolakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya di track Losail ajuan keempat pabrikan ini ditolak oleh MotoGP technical director. Masih ada jalan lain sih yakni ajuan ke yang lebih tinggi lagi yakni Court of arbitration of sport dengan batas ajuan maksimumΒ  hari dari sekarang. Namun sepertinya belum ada tanda tanda akan dilakukan oleh keempatnya.

Hasil ketiga dari pengumuman ini adalah mengkonfirmasi bahwa hasil Race MotoGP Qatar 2019 yang dimenangkan oleh Andrea Dovizioso adalah Paten dan sudah Final.

Claudio Domenicalli sebagai Ducati CEO langsung menanggapi keputusan ini di lini massa twitter ” Ducati sangat bangga kepada para insinyur italia dengan kecerdikan ( ide) dan kemampuan berinovasinya. Banyak orang pekan lalu menganggap kami curang. Mudah mudahan mereka sekarang diam dan berusaha mengalahkan kami di Track “

Domenicalli sebelumnya Juga mengatakan : Namun sangat disayangkan bahwa untuk mendapatkan hasil ini kami harus menghabiskan waktu dan uang kami dengan pengacara dan mengungkapkan kepada para pesaing pemahaman kami tentang pendinginan ban

Taufik of Buitenzorg

321 COMMENTS

    • Keknya bau bau italian job nih

      Kalo legal mah aprilia tinggal pasang aja, tah gampang, dan gak paten pula kan

      Everybody happy lah

      Guest
    • Deflector itu ya jelas menghasilkan downforce itu udh hukum pasti,hukum fisika..
      tapi sudah kuduga ducati pasti menang…dagangan eropa biar laku coy…jelas ada intrik didalamnya.
      Inovasu membuat motogp sdh tidak murni kayak dulu lagi.

      Guest
    • Masih tetap abu2, nanti ada tim yg buat deflector dengan tujuan khusus downforce tapi dengan alasan mendinginkan ban. pastinya susah ngelarangnya πŸ˜€

      Guest
      • pasti dipakai semua pabrikan, dan pasti dengan alasan buat dinginin ban, wkwk..
        walaupun ada tujuan downforce terselubung didalamnya, who know?

        Guest
      • Ya tentu karena yg punya ide dan pengaplikasiannya pertama kali adalah tim yamaha walau hanya digunakan saat race, sedangkan duketek pake jurus ATM, bukan cuma modifikasi devicenya tapi juga modifikasi peraturannya yg tadinya hanya boleh dipakai saat wet race jadi boleh dipakai saat dry race. btw salut sama idenya yamaha motogp..

        Guest
    • Yamaha diam karena mungkin dia juga berpikiran sama dengan Ducat.

      Deflektor ini sebenarnya mirip dengan Spray Deflector yg dipakai Yamaha waktu wet race di Redbull Ring, Austria. Masih ingat?? Cuma ducati memodifikasinya agar berguna di waktu dry race. Mangkanya Yamaha ga ikutan berkoar2… hehe…

      Guest
    • Udaaah…berbesar hati saja..πŸ˜‚ toh semua tech gak ada apa2nya dibanding Marc feat H πŸ˜‚

      Guest
    • Gak udah heboh, toh semua bakal bikin variasi tsb dg racikannyaπŸ˜‚
      Tapi itu perlu riset juga, toh yg dipake duciti belum tentu ngefek k sirkuit2 lainnya πŸ˜‚…
      Terkecuali tahun ini duciti bisa jurdun, nah perlu oenanganan seriuz πŸ˜‚

      Guest
    • Contohnya ymh, udah pake tapi kaga jurdun..πŸ˜‚ artinya..itu variasi ngefeknya o koma o koma o persen πŸ˜‚

      Guest
    • Apakah inovasi mas duc duc ini akan di ikuti oleh si mbok katemi????, kalo neng prilly pasti ngikut, karena sdh riset sebelumnya…, kakek yamuha masih bimbang wait and see dulu kayaknya, klw mbak sizuka kayanya nunggu musim depan untuk mengaplikasikannya, sedangkan abang hando kayaknya mulai langsung riset maklum sultan broo….!!!!

      Guest
      • Akhirnya kran untuk masing2 pabrikan bisa melakukan pengembangan dengan “bebas dan semena mena” akan dimulai..
        Regulasi pun dapat di nego dan banyak ranah abu2 maka pabrikan semakin berani untuk “melanggar” rules yang ada secara legal

        Guest
    • kalo memang hanya untuk mendinginkan ban knpa bukan velgnya yang diubah beri sirif atau gmnalah hingga berfungsi sebagai kipas untuk ban sperti halnya cakram mobil yang ada lubang sirifnya

      Guest
      • Klo mo diputus ilegal khan jadi tambah panjang urusannya! Terkait poin dovi. Dan kawan2 jelas dorna bakal rugi bandar klo sampe poin ducati dianulir..

        Guest
      • Punya Yamaha g pk bilah untuk mengalirkan udara yg menghasilkan efek down force. Team lain, alih-alih pake model punya M1, y lbh milih yg dipk d GP19

        Guest
    • Taruhan kedepan kalo ducati ada inovasi aneh aneh yang seharusnya melanggar regulasi lagi,pasti legal..
      Udah mending aprilia,honda,suzuki,ktm aksi mogok aja..
      Biar ducati sama yamaha duel race ngehehhehehee..

      Guest
    • Ya pasti ngikut lah, ada efek downforce yang menguntungkan dan legal pula, gaskeun lah kalo saya, dikatain ngekor sih bodo amat, yang penting menguntungkan

      Guest
      • betul. yg penting sudah legal. keputusan jawaban inilah yg ditunggu-tunggu. saya bilang, selamat untuk rivola cs. dan bisa dibilang blunder untuk tim dikiti sendiri. hehe..

        Guest
        • Emang dari awal rivola cuma menanyakan itu. Karna dia dilarang tim lain tidak.

          Ya tinggal nerusin apa yg sudah dibuat.

          Walau menang, lagi2 ducati blunder.. Wakakakaka…

          Udah keluar uang banyak biar gak dicap ilegal.. Eh.. Tim lain malah copy paste..

          Akhirnya tim lain punya keunggulan yg sama. Wakakaka..

          Ban adem otak adem.

          Guest
  1. Hancur pasti perasaan neng aprilia, yg katanaya dlu pernah ngajuin piranti yg sma, giliran ducduc di legalkan

    Guest
  2. Justru dengan keputusan legal, maka semua tim bisa menggunakan dan mengembangkan perangkat tersebut…
    Termasuk Aprilia yang tinggal melanjutkan lagi pengembangannya…

    Guest
  3. Jika ini legal artinya semua bisa pakai.
    Dan sepertinya ini kabar bagus buat Yamaha. (Tetep yakin kalo ada keuntungan aerodimanis). Hahaha

    Guest
    • Tbh, sy masih lebih cenderung percaya ke Rivola yg udah jelas kapasitasnya.
      Pikiran liar sy, bisa jadi keputusan ini salah satu upaya Dorna supaya masalah semacam ini nantinya tidak muncul lagi. Dan tentu saja supaya kredibilitas mereka sebagai regulator tidak jatuh.

      Setelah ini kemungkinan beberapa tim bakal ikutan pake, nama terdekat mungkin Aprilia dan Yamaha. Honda sepertinya yg paling ‘dirugikan’. Karena mereka sangat jarang mengalami masalah degradasi ban belakang.

      Bisa jadi pagi ini di Eropa sana lab-lab tim elit sedang riset model ginian nih. Biar bisa ikutan make di race ke 3 atau 4 nanti. Mungkin mulai rame di seri Eropa.

      Guest
    • Tbh, sy masih lebih cenderung percaya ke Rivola yg udah jelas kapasitasnya.
      Pikiran liar sy, bisa jadi keputusan ini salah satu upaya Dorna supaya masalah semacam ini nantinya tidak muncul lagi. Dan tentu saja supaya kredibilitas mereka sebagai regulator tidak jatuh.

      Setelah ini kemungkinan beberapa tim bakal ikutan pake, yg terdekat mungkin Aprilia dan Yamaha. Honda sepertinya yg paling ‘dirugikan’. Karena mereka sangat jarang mengalami masalah degradasi ban belakang.

      Bisa jadi pagi ini di Eropa sana lab-lab tim elit sedang riset model ginian nih. Biar bisa ikutan make di race ke 3 atau 4 nanti. Mungkin mulai rame di seri Eropa.

      Guest
    • tapi saat race di Losail sebelumnya, ban belakang Marc relatif lebih hancur dibanding ban belakang Dovi. Jadi ondha tidak terlalu rugi juga dgn penerapan S.A Deflektor ini

      Guest
      • @makimaki .. hodna ya malah rugi lah g bisa manfaatin part ini kedepannya .. n menguntungkan tim lain yg bisa menutupi spin ban belakangnya .. jd lawan bisa kompetitif ..

        Guest
        • Kalau bicara kompetisi..
          Maka semakin kompetitif semakin membuat perkembangan2 yg lebih baik untuk kedepannya.

          Bukan jadi takut.

          Guest
      • Keausan ban itu bisa terjadi karena berlebihannya spin ban .. kalau dipakai part ini kemungkinn bisa meminimalisir degradasi ban

        Guest
        • tapi honda yg sering bermasalah ban depannya loh, mau pake ban hard pun masih terasa lunak

          Guest
      • kayaknya kemarin MM agak merubah CoG nya agak ke belakang, makanya ban depan lebih awet, ban belakan jadi korban

        Guest
    • @stang lurus, marc sering bermasalah ban depannya karena keseringan late brake/hard brake menjelang tikungan dan Itu wajar..

      Guest
  4. Yang paling diuntungkan justru Aprilia & Yamaha. Karena Aprilia udah lebih dulu riset spoiler swingwarm tapi penerapannya pernah ditolak, dan sekarang malah bisa dipakai karena ada keputusan ini.
    Sementara Yamaha jadi punya peluang untuk mengakali parahnya tingkat keausan ban mereka.

    Guest
  5. Sebaiknya sih memang begitu, yang namanya inovasi seharusnya tidak terlalu dibatasi, karena menguntungkan dari segi kualitas pengendalian motor, tapi bukan nggak mungkin pabrikan lain sebenarnya sudah jauh – jauh hari riset tentang perangkat ini, tapi sudah berpikiran duluan mungkin nggak bakal lolos karena regulasi tidak boleh ada perangkat aero yang terpisah dari bagian yang sudah diatur tempatnya.

    Guest
    • Masalahnya inovasi aero tidak terlalu berguna pada motor masal, jadi ngapain balap motor prototipe jor2an berinovasi ke perangkat aero. mending fokus ke mesin atau ECU yang nantinya berguna ke motor masal…. Tapi malah serba dibatasi dibagian tersebut

      Guest
      • Terperanjat ku mendengarnya akan berita di pagi ini… Ternyata ending keputusannya sprti ini…
        Ntah mmang bnr2 kecerdikan dr para insinyur duc..duc.. Sehingga ini semua bs legal atau ada fktor lain?….

        Guest
        • sebetulnya ini bisa jadi bahan untuk berita prediksi/gosip motogp mas. potensi arah kesamaan dg f1 sudah mulai terlihat loh ini. hehe..
          apabila musim ini tim dikiti gagal jurdun, kira-kira regulasi apalagi yg akan bertambah atau berubah?
          tim internal dikiti, siapa yg akan keluar dan siapa yg akan masuk?
          anggota dirni tentu ada penambahan orang, siapakah orangnya yg tentunya ada keterkaitan dg pabrikan dikiti?
          atau yg lebih ekstrim, pabrikan dikiti mundur dari motogp. hehe..

          Guest
    • mgkn cara aprilia salah ngomongnya, neng prili mau bkin aero di swing arm makanya gak boleh, duc lebih cerdik ngelesnya, bilang part buat dinginin ban biar degradasi ban lebih baik, bla,bla, bla (know how mereka)… keluarlah amandemen 2 maret, legal sah, neng prili tau, loh kemaren gue ngajuin ditolak ni malah legal, apa yg bkin beda, drpd nanti gue bikin jg ditolak lg, oke ajuin protes peradilan klo cmn MASA gak bakalan dijembreng know how’nya, mereka jg udah tau bakalan legal wong udah sesuai amandemen 2 maret, berkaitan dengan regulasi soalnya seenggaknya pada punya know how’nya buat basic pengembangan awal jd ya so-so sama duc dan gak bakalan ditolak klo develop karena ada part duc buat acuan

      Guest
  6. Udah banyak diuntungkan sejak ECU PIRELLI dll.. gak heran sih kalo legal.

    Kalo ilegal tuh Muke Dorna di coreng coreng di Muke umum.

    hahahaha..

    biasa Bae.

    Guest
  7. dan gobloknya Ducati terus Bae nyocor si Honda sebagai otak dalang dibelakang layar.. hahahaha… padahal yang pertama protes Aprilia menurut berita.

    dan itu disukainya kaum ABH (asal bukan Honda) di seluruh dunia.

    Guest
  8. Kepitusan sudah final, dengan bengini yamama bisa mengatasi spinning ban belakang dgn memasang *pendingin ban*, hati2 duketek lu cari pendngin team lain diuntungkan, mau jualan apa lagi ntar

    Guest
    • Ini semua tidak lepas juga keteledoran si peteruk ke media yg makin menguatkan itu part emg ada efek selain dinginkan ban,hahaha ga kebayang di maki2 ama bos +kontrak cuma 1 th,bisa2 di kerjai nih ama ducetek di lempar dari gp19…

      Guest
  9. Mungkin yg ditakutkan gigi kalo Aprilia pake alat ini nantinya, bakal bisa bersaing dengan tim papan atas, secara gigi tahu kapasitas seorang Rivola sebagai ahli aerodinamika…
    Gigi menginginkan hanya ducati yang pake alat tersebut sementara yang lainnya ga boleh..
    Padahal kan uda jelas tuntutan keempat pabrikan bukan untuk membanned kemenangan AD04 dan ducati, tapi legalitas part tersebut…

    Guest
  10. Kalo gini kan jelas, brarti tim lain juga boleh pake, tp jangan sampe ntar waktu aprilia atau tim lain ikut pake tiba2 di amandemen lagi πŸ˜‚

    Guest
  11. Di track yg bumpi agak mengkhawatirkan itu part apa ngak bergesekan ama aspal nanti saat kecepatan tinggi? Ah sudahlah kita lihat aja kedepannya gimana…

    Guest
  12. Kalau udah gini kan jelas. Semua pabrikan juga boleh pakai. Saya harap sih cari cara lain, enggak ikut-ikutan. Jelek di estetika. Hahaha…

    Aprilia kalau masih merasa tidak puas tinggal urusan berdua saja sama direktur teknik.

    Guest
  13. Moga g ada amandemen berjilid jilid 🀣🀣
    Sampai tahun ini g jurdun y kebangetan lah duc duc
    Fix aprilia honda yamaha bakal riset dan pakek part serupa ( semoga tidak ada penolakan lg macem aprilia kemarin )
    Tinggal sijuki gimana dana mampu g mengikuti lomba disain singlet

    Guest
  14. “Mudah mudahan mereka sekarang diam dan berusaha mengalahkan kami di Track β€œ
    Sudah barang tentu dengan senang hati..

    Menang sekian koma detik saja songongnya minta ampun dah.
    Mereka lupa SSG & Torductor dulu minta dibukanya seperti apa.
    Sekarang hanya karna bisa memanfaatkan angin merasa diatas angin.
    Jangan lupa ada pabrikan yg tidak memgaku punya sasis terbaik, tidak mengaku punya mesin terganas, yg bisa melewati semua yg ngaku ngaku.
    Wkwkwkkk

    Guest
  15. bakalan panas ,,,padahal hakimnya udah dicari yg senetral mungkin, yg merasa ga terima silahkan jadi hakim FIM,

    Guest
  16. Wah ini sih di ecer beritanya, hasil ujinya atuh sekalian biar afdol mamankkk ini keputusan legalnya pake debat doang apa udah di uji partnya nih?

    Guest
  17. CEO ducati wkwkwkek
    awas nanti itu motor kena kepret suzuki dan honda kelojotan dah gak bisa sombong lagi wkwkwk

    Guest
    • Qatar maren aja dovi udah di bikin repot ama rins bro haha… And see jl99 tunggu klop ama rcv buat sumbat tu mulut besar ceo ducetek… CkckcπŸ˜‚

      Guest
    • Apa kanar yellowflag qatarπŸ€£πŸ˜‚πŸ˜‚. Dorna moto merem ..yg jelas2 ngelanggar rule aja tutup mata

      Guest
  18. Nah ini yg saya maksud, dorna tinggal bilang legal atau tidak.
    Skrg dah legal tinggal pabrikan lain contek bentuknya atau buat model tandingan, yg pasti semua tim aku yakin bakal buat alat tsb, terutama yamaha butuh bgt tuh, Honda biasanya buat juga yg bisa meningkatkan performa rc213v, aprilia pasti bakal pasang tuh alat simpanan yg sdh mereka desain sblmnya dgn ubahan dikit karna tempo hari dilarang oleh RD, tp g tau jg efeknya besar atau tdk bagi kemajuan rs-gpnya.

    Guest
  19. Sudah ketebak sekenarionya akan dimenangkan ducati/ akhirnya swingarm deflector dilegalkan.
    Yamaha bisa langsung memanfaatkan swingarm deflector untuk mengurangi spining ban belakang dgn meningkatkan downforcenya.
    Semoga berhasil Movistar Yamaha….

    Guest
  20. Semoga dengan strategi “sportlitic” dukati bisa jurdun…dan tim yg Laen bisa manfaatin strategi “pedang bermata dua -nya” dukati ini…

    Guest
  21. Klo opini liar gw karena udah terlanjur terlihat “kecolongan” maka sekalian aja dibikin legal, supaya muka darno gk jelek2 amat 😁

    Guest
    • Karena efek samping di ilegalkan menakutkan, bisa terjadi gejolak dan terkesan Dorna mempersulit langkah Ducati dan pilih kasih ke Hoonda. Tau sendiri kan Gigi kalau ngoceh suka ga sinkron dengan keadaan dilapangan tapi pede abis seolah korban, maklum kebanyakan makan ment-ega. Paling bagi Dorna, legalin aja dah sekalian, toh cuma Dovi paling di pertengahan musim juga kekejar pembalap lain poin klasemennya tanpa didiskualifikasi di QatarπŸ˜‚

      Guest
  22. Wow protes 4 pabrikan bukan kaleng2 EMPAT pabrikan cuk di tolak dua kali. Ada beberapa opini tentang ini :
    *dorna malu klo sampe part yg udh terlanjur di ijinkan tersebut di tarik lg.
    *ducati akan terus jorjoran kluar duit tnpa Mikirin rules soal cost motogp.
    *Yamaha disini gk ikut2an protes ada 3 kemungkinan
    1. Mereka sebelumnya memang ada ide utk membuat part tsb
    2. Problem internal (boro2 ngurusin dapur org)
    3. Mereka tau bahwa 4 pabrikan aja udh cukup, atau
    4. Sadar, Sulit atau gk mungkin kali ya, soalnya utk memprotes sang ducati aja soal winglet bs lolos dgn alasan udh keluar modal banyak
    * boleh di tambahi mamankkk

    Guest
    • kalau menurut Lin Jarvis, Yamaha lebih memilih menyelesaikan masalah di belakang layar, bukan drama seperti ini 😊 kan ada artikelnya tuh di motorsport atau tmcblog

      Guest
  23. Semakin banyak peraturan semakin terbuka regulator bisa bermain. Tergantung kepentingan apa yg ingin didapat. Motogp era 80-an bisa jadi lebih menarik dibanding sekarang. Skill pembalap jadi hal yg paling utama.

    Guest
    • membandingankan juga harus jeruk to jeruk lho om, tahun 80an kecepatan maksimal motor balap saat itu brp km/h? kecepatan di tikungan, power maksimal,…percayalah manusia itu berkembang sesuai jamannya, dan yakinlah skill pembalap motogp jaman sekarang itu juga sangat hebat brow, coba dalam hidup ente pernah bawa motor dengan kecepatan maksimal brp? nah sekarang cari di dunia maya kecepatan maksimal balap motor di tahun 70an, 80a, 90an, (2000an masuk jaman Alien)…nah ente masuk di skill tahun brp dalam hal betot gas…itu lebih asik

      Guest
      • Power torsi aksel top speed jelas lebih gila jaman 4t lah
        Sekarang mau d ilangin segala sensor elektronik ?
        Siapa yg mampu bersaing ?
        Yg dulu katanya penakluk gp old moto 2t kelabakan bawa motor 4t jaman now
        Itu sudah d bantu elektronik loh
        Gimana kalu g d bantu elektronik ?
        Baru mulai udah ngesot duluan tu legend

        Guest
  24. Sepertinya emang lg era agar ducati bisa juara. Ngga di wsbk ngga di motogp, ducati diuntungkan. Semakin ngga respect dg pabrikan ini. Dovi ngga juara musim ini, wearpack Dovi kasih kutang. Kalo Bau di wsbk, seharusnya wsbk diakhiri prematur aja, langsung aja Bau dinobatkan sebagai juara, best of the best, core of the core. Ducati di motogp: It doest make any sense of sport spirit. Tinggal liat gimana usaha kebangkitan yamaha dan seperti apa taring suzuki buat mengoyak honda.

    Guest
  25. ” Ducati sangat bangga kepada para insinyur italia dengan kecerdikan ( ide) dan kemampuan berinovasinya. Banyak orang pekan lalu menganggap kami curang. Mudah mudahan mereka sekarang diam dan berusaha mengalahkan kami di Track β€œ
    Kalo kata Mandra shombong amat! Balikin ecu ke inhause, paling lawan yamaha aja kelabakan 😁

    Guest
  26. waktu kluar aturan penyeragaman ecu, ducati seneng … karena udah pake duluan.
    aturan plarangan aero ga jadi, ducati seneng … karena cuman dia yang nolak.

    Guest
  27. jelas dan pasti..kalau memang dinyatakan legal tim lain pun akan ngikut..efek downforcenya itu loh..langsung 100%..beda dengan aerokit yg dipasang di fairing yg efek downforcenya masih teredam oleh suspensi..

    Guest
  28. team laen bukannya ga kepikiran ato gak bisa, cuma mereka polos2 aja beranggapan klo itu ga legal.. eh ternyata….

    Guest
  29. Sekalian lah darno cari cara gimana ducati bisa jurdun.nanggung amat di bantu dari penyeragaman ecu ,aerofiring,dll masih zonk jurdunπŸ˜‚

    Guest
    • Tambah lagi 1 Kesalahan mereka yaitu membuang rider kelas alien seperti jl99,dan malah merekrut rider (maaf) kelas teri seperti petruci,mereka terlalu pokus ke dovi,udah 7 tahun ngetek di ducetek ngak juga jurdun2,dan posisi runner-up dia maren tidak lepas dari keuntungan regulasi

      Guest
  30. Ada udang dibalik aerogate. Mas Raviola dengan segala keilmuannya bilang fungsinya deflector ducati bukan cuma mendinginkan ban, Mas Raviola keukeuh karena emang ngga mau mengihianati keilmuannya bukan untuk menganulir kemenangan ducati.

    Guest
    • Ducati pintar
      fungsi utama buat mendinginkan ban dan itu udah kuat regulasi walaupun pihak lain bilang ada fungsi lain..

      om Reviola sedari awal fokus di downforce yaa itu tidak dibenarkan di regulasi…

      Guest
      • Iya betul Kang Udo… kita liat race ke depan, kalo Aprilia pasang perangkat yg sama hasilnya bakalan kaya apa. 3 pabrikan Jepang juga mungkin udah mulai riset nih…

        Guest
  31. Semoga rules MotoGP 2020 nanti;
    1. Winglet/Aero-fairing/aero kit/aero devices dilarang sama sekali,
    2. Mesin boleh kena update max. 1 kali di tengah musim (utk non-concession team),
    3. Motor factory spec max. 3 unit (3 rider) di grid MotoGP.

    Editor
      • Tapi sudah beragam regulasi MotoGP modern, yang sering menang adalah Honda ft. Marc . .
        Kecepatan adaptasi dan ketepatan implementasi peraturan teknik jd hal yg sangat krusial di era modern yaa. . IMHO

        Editor
    • Setuja kang nug … tapi kayanya dengan dibanednya Winglet/Aero-fairing/aero kit/aero devices atau apa lah … πŸ˜€ kemungkinan laptime lebih lambat dari tahun sebelumnya … kayanya sih .. πŸ˜€

      Guest
        • Berarti V8 ke V6nya F1 juga tambah kencang ya kang? gak tau soale g pernah merhatiin F1…
          menurut ane adanya wing itu garaΒ² magneti Marelli nyunat powernya ga sepintar ecu pabrikan jadi output powernya gedean MM jadi dah diakali pake wing … jadi kalo ga pake wing sama ecunya masih MM kan kurang maksimal … tapi entah kalo kedepan Ecu MM tambah pinter … πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

          Guest
    • Percuma bikin rule tp RD nya( RICE director) πŸ˜‚πŸ€£ nglanggar sendiri.. kasus yellowflag qatar apakabar nih

      Guest
    • Percuma,aliansi 3 pabrikan besar aja nggak didenger (pengajuan pelarangan winglet oleh ktm didukung oleh hodna dan zusuki)
      apalagi kita yg orang kecil

      Guest
    • ketika isi anggota parlemen di dominasi oleh salah satu pabrikan atau induk dari pabrikan tsb, tentunya isi regulasi pun wajib untuk mensupport pabrikan yg menjadi peserta lomba.
      parlemen akan adil bila jumlah anggotanya yg mewakili pabrikan sama rata, dan tidak berat sebelah. tapi hal tsb sangat sulit terjadi dan sangat mustahil terlaksana. hehe..

      Guest
  32. wajar, kalo sidang FIM memenangkan 4 tim penggugat artinya sama aja menelanjangi direktur teknis MotoGP

    Guest
  33. Domenicalli sebelumnya Juga mengatakan : ” Namun sangat disayangkan bahwa untuk mendapatkan hasil ini kami harus menghabiskan waktu dan uang kami dengan pengacara dan mengungkapkan kepada para pesaing pemahaman kami tentang pendinginan ban β€œ

    Menghabiskan *uang*??jangan jangan…ah sudahlah, hanya d2 yg tay darno dab dukety

    Guest
  34. Tinggal dilihat aja sampainkapan mereka bisa mendangakan kepala nya . Klo kata jimmo sedangak cbr150R 🀣🀣🀣

    Guest
  35. Dah…, mending aprilia mundur dari motoGP aja deh…., fokus ke wsbk aja…..,
    Daripada maksa balap di motoGP hidup segan mati tak mau.

    Guest
    • Patut diapresiasi Apriilia …

      di moto gp kan undangan dr dorna kan biar rame ,πŸ˜€..

      lebih bijak juga di wsbk

      Guest
    • Aprilia memang sudah niat balik ke MotoGP sejak 2004, mereka riset 990cc V4 eh taunya 2007 aturan jadi 800cc. Mesin yang mereka riset udah terlanjur makan biaya akhirnya dialihin jadi produk massal 1000cc dan lahirlah RSV4 generasi pertama. RS-GP juga aslinya ambisi Aprilia dan kala itu masih dipegang mbah Gigi lewat riset terselubung ART sebelum mesin baru jadi eh 2 tahun sebelum masuk MotoGP mbah Gigi malah dibajak Ducati. Makanya RS-GP jadi motor culun karena cuma peninggalan Gigi dan Albesiano ga mampu terusin pengembangan ke arah yang tepat.

      Guest
  36. Wah wah…
    Duc Duc menang banyak nih, dan endingnya udah ketebak, pasti Duc yang menang 😁

    Si Semut bakal makin mengganas nih lawan Duc/Dovi (gara2 di legalkan itu sayap). Di GPOne udah ngasih statement akan fight sampai akhir di Argentina seperti di Qatar melawan Duc πŸ‘€

    Guest
  37. Apakabar nih yellowflag qatar .. masa dorna tutup mata soal rule yg dibikin sendiri!
    Harusnya tanpa ada yg mengajukan protes dorna sekaligus RD berpegang teguh pada rule yg dibuat sendiri!

    Guest
  38. Great,menyongsong era motor motogp makin buruk rupa
    bayangin motor prototipe punya hal aneh semacam standar tengah yg hampir nyentuh aspal

    Guest
    • tau deh, mungkin karena di sini mayoritasnya fans pabrikan aprileo, ktp, dan sizukaπŸ˜€ mungkin loh ya, soalnya pada kepanasan bener 😁

      Guest
  39. legal atau ilegal, tim dikiti mesti lebih waspada. race besok minggu apakah mungkin sudah ada tim lain yg menggunakan selain tim dikiti? makin seru ini. meskipun ada efek aero-technya tetep legal loh ya selama pengajuannya untuk pendinginan ban. haha..
    dirni sudah bersiap drama jilid 2. apa ya nanti kira-kira judulnya?

    Guest
      • mudah-mudahan race besok minggu hujan sedang mas, supaya semua tim pada memasang part yg tidak lagi ternoda ini. hehe..

        Guest
    • Walau pake deflector segede sekop, walaupun bisa gerak asal proposalnya untuk “mendinginkan ban” pasti di acc sama darno, gitu ya pak bangun?

      Guest
      • Cepret banget lo. Orang iri pasti pinter berkata kata.
        Asal tau, semua berhak unggul. Semua berkreasi dengan keyakinan sendiri / kreatifitas.
        Tinggal didaftarkan…. Lalu jadi legal.

        Guest
      • role-key aturan mainnya jadi begini mas Carlos, yakni, selama tidak mengajukan untuk efek aero-tech, berarti tidak melanggar regulasi (kuncinya disini). jadi bisa diajukan untuk pendingin ban (alibi paling aman). saya akui dirni dan dikiti ini pinter membuat lubang celahnya dari awal. siapa tahu nantinya wearpack rider jg dipasang aero-part dg pengajuan untuk safety rider supaya aman dari benturan dan membantu mendinginkan helm.
        pertanyaan saya, itu rider balap atau pemain wayang orang pakai helm? haha..
        itu menurut pandangan saya begitu

        Guest
  40. wak, mungkin perlu ditulis aerogate ini secara kronologis dari awal sekali, sebagaimana yg disampaikan pihak aprilia yg pernah mengetes perangkat serupa yg kemudian dilarang tapi ketika ducati pakai dibolehin. denger2 ada semacam amandemen regulasi, cuma ya itu wak, cuma sepotong2 aja yg kami, tmcblog readers, tahu. biar kami juga fully tercerahkan dari kasus ini wak

    Guest
      • Mungkin maksudnya bro @visitor apa bisa Wak Haji kasih detail, pasal/aturan teknis mengenai winglet khususon pelarangan pemasangan diluar fairing (termasuk yg bisa bergerak, flexible, dll). Terus yg diamandemen oleh DirTek Danny Aldridge itu pasal yg mana? Kemudian mengenai winglet Aprilia memang setahu saya blm ada yg punya foto (spyshot) part itu. Hanya saja mereka sdh mengajukan desain untuk dipasang di swing arm motor mereka, dan ditolak. Mungkin Aprilia terlalu “jujur” bahwa itu buat nambah downforce, sedangkan Ducati lebih “smart” (licik?) itu buat mendinginkan ban. Atau bisa jadi kombinasi dgn faktor kurangnya penguasaan ilmu secara teknis oleh Danny yg menyebabkan lolosnya winglet Ducati, seperti yg sdh disampaikan Rivola. Tapi secara logika masa iya sih mereka betul2 gak paham fungsi winglet swingarm? Sebodoh itu kah FIM?

        Guest
        • bagian terpenting dari drama yg ada adalah sebanyak apakah bisa meraup keuntungan yg diperoleh. sisi finansial lebih berperan mas. hehe..
          sebetulnya keputusan legal atau ilegal itu tidak seberapa penting, karena apa? legal jg begitu, ilegal jg begitu. flat result. tapi bagaimana menciptakan “bumbu” supaya bisa menyedot keuntungan sebesar-besarnya dibalik “flat result” supaya tidak hambar. dirni berhasil menciptakan hal tsb. hot news itu mahal harganya loh mas,. hehe..

          Guest
        • Gambling dorna berhasil nyedot dana dari sugigi
          Sugigi mrasa paling pinter mengendalikan regulasi
          Padahal duduk sendiri yg masuk jerat drama dornut
          Kurang lebih begutu y pak bangun

          Guest
  41. Kl udah legal, berarti udah jelas. Tim lain silahkan diaplikasikan. Yah, wlpun psati g bakalan dalam waktu dekat karena penentuan sudut dan jumlah dan desain bilahnya pasti butuh riset mendalam. Mungkin Aprilia sendiri bisa curi start karena mereka psati sudah memiliki konsep yang sama tetapi tidak diperbolehkan dengan alasan regulasi (dan sekarang sudah diperbolehkan).

    Yang jelas, kedepannya technical director g boleh lagi cuma satu orang, minimal tiga orang yang dipilih secara independen dan berasal dari beberapa disiplin keilmuan. Setidaknya bisa check and balance terhadap claim pabrikan, tim, maupun rider saat ada permasalahan. Danny Aldridge sendiri berasal dari keluarga pembalap, sehingga penunjukan dia oleh FIM sebagai Technical Director secara kompetensi sudah cukup mumpuni, tapi FIM sendiri lupa kalau saat ini MotoGP sudah bergerak ke arah yang tidak pernah diduga sebelumnya dengan aplikasi aerodynamics, dsb.

    Guest
    • Masalahnya wasit dan panitia tujuannya dr awal bikin penantang pabrikan yg juara terus.. pokoknya gimana caranya ducati juara dah gitu aja .. lha wong kasus yellow flag aja dorna diem bae

      Guest
      • Itu sih opini pribadi situ aj. IMO, semua tim pasti berusaha mencari celah dalam regulasi untuk bisa menghasilkan motor yang bisa melaju lebih cepat nol koma sekian detik dibandingkan yang lain. Bahkan d F1 pun ada adagium “kl semua berdasarkan regulasi, tim hanya akan menghasilkan bus sekolah di lintasan”.

        Dan hadirnya Dall’igna dengan segala kreatifitasnya justru bisa memberi nafas baru di MotoGP. Saya sendiri sebagai fans MotoGP justru malah deg-degan nunggu hasil akhirnya nanti, siapa yang lebih unggul apakah Ducati dengan segala pendekatan radikalnya atau HRC dengan pendekatan kaizennya.

        Guest
      • wajar saja kalau ada opini seperti itu, karena sebelum race Qatar kemarin mendadak ada amendemen peraturan per tanggal 2 Maret 2019 yg jelas sekali menguntungkan Ducati.

        Guest
  42. Sisi positifnya, Ducacrot bantu atasi problem Yamama.

    Kalo yamama sudah balik kompetitif, motogp jadi tambah seru

    Guest
    • Ahh..kata siapa??
      Yamaha ngga kompetitif pun seru,mereka trlalu lebay pmbalapnya..ngehehheheee..
      malah lebih seru kalo aprilia sama ktm yg kompetitif
      Bakarrrrrr…

      Guest
    • Kenapa saya katakan lebay??..simple aja..
      si 25 ganti 12 biar beruntung katanya…blm lagi si lejen,ngga kompetitif yang disalahin michelin..padahal pabrikan lain fine fine aja.

      Guest
    • bukannya yg terkena imbas tersunatnya kemampuan M1 justru karena aturan yg menguntungkan ducati,ecu yg belum selesai2 dibanding inhouse mereka,sempet gonta ganti winglet,bolongin fairing,sempet coba ganti buntut yg lebih ramping,harus bikin tim test khusus eropa yg bahkan dulu itu gak terlalu dibutuhkan yamaha

      Guest
  43. Gimana mau mengurangi budget di.motogp riset aerodinamis ng.murah loo, akhirnya teknologi F1 pindah ke motogp sekalian drama2nya #kembalikanECUInhouse

    Guest
  44. drama jilid 1 sudah selesai. keputusan final adalah legal. selesai. case closed.
    semua tim bisa bebas menggunakan. pertanyaannya, setelah semua tim bisa “bebas” mengaplikasikan part tsb dan berinovasi, apakah tim dikiti semakin di depan atau semakin ke belakang dari tim-tim lainnya? terutama sirkuit dg straight pendek. hehe..

    Guest
      • itu bertanya mas, bukan meramal. jangan percaya ramalan mas. kibul-kibul itu. haha..
        saya jawab pertanyaan sampean, iya mas. asli jogja. dari desa. monggo pinarak. hehe..

        Guest
        • perbatasan jogja itu banyak loh mas. perbatasan propinsi, kabupaten, kotamadya, kecamatan, kelurahan, pedukuhan, dusun, desa, rw, rt, sungai, kali, gunung, sawah? hehe..

          Guest
      • kalau drama bendera yellow tinggal tunggu action dari hadno saja mas. apakah mereka mau mengangkat kasusnya atau tidak?
        kalau diangkat bisa jadi drama seri, kalau tidak ya case closed. hehe..

        Guest
      • besar kemungkinan tidak di angkat mas, kasus receh…hhahaha, mengalahkan ducati lebih nikmat di lintasan! itu yg di minta domecililin! yg susah nih kalo 2019 ni hadno dan marc jurdun lagi, kira2 regulasi apa yg mau di amandemen darno lagi biar jadi ABU-ABU lagi! nah itu seru tuh, jadi tambah pinta kita! hahaha, gitu bukan pak bangun..

        Guest
        • komentar sampean saya upvote mas DarsoNo. haha..
          semakin abu-abu semakin asik, lama-lama bubar motogp. haha..

          Guest
    • kok aku gak yakin yo pak bangun kalo diciti bakal pake part abu2 itu sepanjang musim…tapi entahlah, biar ban micinlilin yg menjawabnya…hahahaha

      Guest
      • kalau regulasinya saja tidak mengharuskan harus permanen terpasang artinya bebas menggunakan sesukanya to mas. kapanpun dan dimanapun bebas. kalau memang begitu loh ya. saya sendiri jg tidak terlalu mempedulikan drama tsb, karena intinya dirni sudah untung besar dg membuat drama ini. hehe..

        Guest
        • ai egri pak bangun…dirni (ngetik sambi ngakak) selamat wajahnya, tapi diciti jadi di ketawain sama para insinyur 4 pabrikan, yakin aku mereka ketawa sekarang…hahahaha, pak bangun, wak taufik dan mas nugie pasti paham apa yg di ketawain…hehe

          Guest
    • eheheheheh bener Pak Bangun sangat setuju tp imho sedikit ternoda ngak laki banget pertarungannya haahaha slam kenal pak

      Guest
  45. Klo komentar teknis yg beredar lbh menyoroti 3 bilah pd deflector tsb yg dpt memberikan efek aerodinamis layaknya part aerodinamis yg diterapkan pada F1, termasuk Rivola sendiri seperti itu.
    Dan sepertinya pembuktian secara teknis dalam sidang, persentase part tsb mendinginkan roda blkng lbh tinggi dibanding menghasilkan efek aerodinamis, sehingga dilegalkan..
    Terlepas dari segala hal aerodinamika tsb, apakah deflector ini (dan mungkin) holeshot adalah solusi pintar Ducati terhadap over power pada ban belakang (cepat habis & panas krn over spinning?) seperti tim lain / Yamaha yg paling sering dikeluhkan ridernya dan justru msh trs mencari solusi melalui sasis & elektronik? Dng kata lain, supaya power tdk terbuang dng spinning, mending roda lbh ditekan ke aspal tp sekaligus didinginkan agar awet..
    Krn seingat saya, di awal GP 4tak, Yamaha yg kabarnya ahli soal sasis/suspensi sampai terpaksa cari solusi dng pasang 2 shockbreaker custom di belakang utk bantu saat nikung ternyata msh kalah dng solusi swingarm hasil riset 3 thn Honda yg bs menyalurkan gaya tekan diagonal menuju shockbreaker yg vertikal..

    Guest
    • kayaknya kalo yamaha selain solusi daya tekan juga perlu mengotak atik crosplane nya, tambahan jeda bisa nambah grip..

      Guest
    • pintar dalah hal membaca regulasi aja, soal tehknis diciti tidak lebih pintar daro hodna,yimihi maupun siziki saat ini, mereka terbantu oleh ke ABU-ABUan regulasi darno! itu saja…yekan yekan

      Guest
    • Dorna harus segera revisi regulasi lagi, yang tadinya ada kata2 β€œtidak menghasilkan efek aerodinamika” diganti dengan β€œboleh menghasilkan efek aerodinamika asalkan itu hanya hasil sampingan dari pendinginan ban” cmwiiiw

      Guest
  46. ini omong-omong artikelnya muncul jam berapa to mas Taufik?
    malam tadi spertinya saya buka-buka belum muncul

    Guest
  47. Setidaknya selama mengikuti Moto GP ada hal2 revolusioner yang tercatat:
    1. Backward rotating crankshaft (ide yang melompat)
    2. Pneumatic valve buat nyaingi desmodromic (sayang desmodromic hanya punya ducati)
    3. Seamless Shift Gearbox (paling keren ini)
    4. Perangkat Aero Dinamis (Ducati paling konsen bahkan sejak 2007 lewat sudut membulatnya)

    Guest
  48. hasil sidang lebih pada menyelamatkan muka DARNO, tapi di lain sisi DARNO akan tergadai jika nanti kasus ini terulang kembali dengan pabrikan lain pelakunya! tapi kok segitu bangganya ya diciti dengan part itu?! padahal hodna sudah tau dan kata marc “tenang, itu tidak pengaruh asal masih dovi atw petruci yg bawa, beda kalo hohe” …paham pemirza?!

    Guest
  49. wah wah wah. bahaya nih.
    awas ntar malah dimanfaatkan 4 pabrikan onoh bahkan Katiyem & HRC siap2 consult ke Christian Horner atau Franz Tost
    ibarat kata mau dilawan pake apapun siap ladeni

    Guest
      • Hodna sebenernya mau tanya ke DARNO, cuma kalo langsung nanya kan gengsi wak, makanya sekalian di blowup, nah jadi ini bukan lagi part rahasia, semua org jadi tau cara ngakalin regulasi! bikin part asal ngomongnya dan fungsinya sesuai regulasi ya udah deal LEGAL! biarpun bisa jadi fungsi yg lain dari sisi tehknisnya…!ga perlu debat lagi besok2, SAH!…aku guyu liat dagelan motogp gara2 marc dan hodna nih! hahahaha

        Guest
  50. kta tunggu saja bakalan banyak ini item2 yang dikeluarin ducati yang gunaya buat aero, tapi ngelesnya buat apa…yaqiiin….

    ducati masih diatas angin perihal rules….

    Guest
  51. baru regulasi yg abu-abu saja sudah membuat ramai ya? bagaimana jadinya kalau regulasinya kuning-kuning? seramai apakah nanti? hehe..

    Guest
  52. langsung ditiru YAMAHA nih keknya, kan YAMAHA tidak protes jadi tak sampe merasa malu kalo ikut pasang part2 begitu.

    Guest
  53. klo kata ahli daripada ahlinya core of the core, jangan sampai lupa honda udah mencapai kemajuan pesat di track sulit kyk qatar, ampe crutclow bisa wara wiri di depan, marquez mah ga usah dibahas, motor amburadul, ditangan dia bisa lain hasilnya, apalagi klo hohe udah sembuh dan bisa nyetel secepatnya di RCV. kemungkinana pencapaian ini yg bikin HRC anteng anteng aja.

    Guest
  54. Konspirasi nih… biar Ducati keluar uang banyak (membayar sidang, pengacara).

    Atau sama? si penggugat juga keluar uang banyak untuk hal ini?

    Guest
  55. Sebelumnya Aprilia punya perangkat yg fungsinya sama dengan deflector Ducati sekarang tapi ditolak Dorna.

    Ijin nanya nih Wak Haji Taufik atau pembaca sekalian, apakah Aprilia memberikan dokumen proposal deflectornya ke Dorna lalu kemudian ditolak?

    Guest
    • sementara ini hanya cerita saja yang berkembang soal Proposal aprilia ke Dorna ini
      mengenai bukti apakah benar proposal dalam bentuk Blue Print, ataukah sudah dalam bentuk fisik, belum di share ke publik

      Administrator
  56. @Darsono: jikalau musim ini abang hando feat marquez jurdun lagi mungkin kedepannya ceo mas duc duc ngajuin proposal ke dorna yang dimana isinya klw rider pabrikan ga boleh 6 musim tinggal di team atau pabrikan yang sama….!!!!

    Guest
  57. Dorna harus segera revisi regulasi lagi, yang tadinya ada kata2 “tidak menghasilkan efek aerodinamika” diganti dengan “boleh menghasilkan efek aerodinamika asalkan itu hanya hasil sampingan dari pendinginan ban” hahahahaha

    Guest
  58. mpe segitunya pengen juara. pabrikan lain yg jujur kek Y ngakalin ban belakang spinning aja gak nyari celah abu abu monyet. mindah cog, revisi sasis, utak atik ecu dll.

    Guest
  59. bentar lagi muncul “variasi sekop” untuk ninja dkk..

    Fungsi :
    mendinginkan ban dan buat umur ban bertambah 50% untuk harian.

    tapi jangan panjang amat tuh sekop tar gasruk di polisi tidur…

    Terimakasih duc duc
    hahahaha

    Guest
  60. Wajar ban belakang selalu lebih strees/hancur lebih cepat …

    karena strees mikirin kapan bisa nyalip ban depan
    jadi gak perlu di dinginkan.

    hahahaha

    Guest
  61. Kocak sih, ada yang kontra sama ducati jadi auto fbh wkwk, “kita ini cuman penonton layar kaca kok ribet sama begituan, dasar warga negara berflower blahblahblah”. ya udah dek, ducati paling bener dah, daripada nanti disuruh bikin motor πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.