TMCBLOG.com – Akhir pekan ini selain WorldSBK Assen, Kota Juga akan melihat bagaimana Pembalap motor Prototipe akan saling berlaga di ajang Grand Prix MotoGP di Sirkuit CoTA – Austin Amerika. Di Circuit of The America ( CoTA ) sendiri Marc Marquez menorehkan 6 Kali kemenangan dari 6 kali posisi Pole Possition di Austin. INi sangat menggambarkan Bahwa Marc Marquez memang sangat mendominasi di  tahun terakhir MotoGP Austin texas .. kenapa Ini terjadi ?

Salah satu alasannya yang juga di konfirmasi oleh Marc Marquez adalah karena sirkuitnya sendiri sangat sesuai dengan karakter balap Marc. Sirkuitnya memiliki putaran berkebalikan arah jarum Jam. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Marc Marquez punya karekter cepat saat menikung ke arah kiri. Hal ini ditengarai disebabkan oleh seringnya Juara dunia 7 kali GrandPrix ini latihan Flat Track yang pada dasarnya menggunakan Track yang menikung ke arah kiri atau berkebalikan dengan arah jarum Jam ( anti clock wise ).

Saat ini ( Musim 2019 ) hanya ada sekitar 5 saja sirkuit yang berkarakter arah putaran berkebalikan dengan jarum jam ( anti clock wise ) yakni CoTA Austin USA, Sachsering Jerman, Aragon spanyol, Phillip Island Australia, dan sirkuit Valencia Spanyol. per hari ini 12 April 2019, telah dilakukan race sebanyak 34 kali race di Track berkebalikan arah jarum jam dengan kemenangan Marc Marquez sebanyak 23 kali atau boleh dibilang Ratenya sebanyak 67,6%  . . . Cukup Baik bukan?

Selain Marc Marquez, Honda mendominasi MotoGP di Amerika Serikat. Pembalap Honda memenangkan 15 Race terakhir di Amerika ( baik sirkuit CoTA maupun laguna Seca ). Pembalap Non Honda terakhir yang menang di Amerika adalah Jorge Lorenzo Laguna Seca 2010 ..  itupun Jorge sekarang membalap dengan Honda. Secara umum dari 23 kali race weekend di Amerika Honda menang sebanyak 18 kali . . Capaian 78,2% kemenangan Honda di Amerika ini tentu membuat Banyak pabrikan lain seperti Ducati dan Yamaha geregetan.

Sirkuit COTA ( Circuit of The America )  di Austin adalah sirkuit Teknikal karya desain Herman Tilke ( yang juga mendesain Sirkuit Sepang )  sepanjang 5,515 km yang punya karakteristik Unik Yakni Punya perbedaan elevasi (ketinggian)  130 kaki dimana Daerah antara R19 dan R20 adalah daerah paling rendah dan R1 adalah daerah tertinggi. COTA juga memiliki straight Antara R11 dan R12 sepanjang 1,2 km dan yang merupakan straight terpanjang di gelaran MotoGP . .. Semoga berguna

taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

    • Idem, Wak… Klw aq nikung k kiri nyaman bingits tp klw k knan psti ksulitan ngukur garis tepi aspal ??

      Guest
      • iya,sama kalo org indo harusnya kaya gt jg. kalo kekiri berani mentok in , dan blindspot minim kalo kekanan gak brani mentok saat masuk takut kalo ada kendaraan lawan arah nantinya.
        tp selain itu masalah posisi throtle gas. kalo belok kekiri tumpuan ada ditangan dikiri jadi tangan kanan hanya bertugas mengatur ritme gas,apalagi gaya bergelantungan ala ala marq,kalo belok kanan bakal banyak beban tuh tangan kanan sementara disisi.lain bertugas runut gat secara presisi bakal.lebih sulit kekanan. hanya opini

        Guest
      • Klo ane terbalik, lebih pede ke kanan..
        Bisa lebih yakin pentokin ke aspal, soalnya klo knapa2 paling dlosor sendirian (amit-amit) gak khawatir kendaraan dari arah lawan..
        Gak seperti klo ke kiri, kurang leluasa.. Takutnya klo pas ndlosor ngehantem kendaraan dari arah lawan (amit-amit)..

        Guest
        • @tutung: betul.. sudah ada buktinya, ada anak training tmpt kerja ane kehantam yg lg miring2 ke kiri ndlosor ke kanan, alhasil kehantam dr arah lawan, efek karambol..

          btw Indonesia ini emang banget banget butuh sirkuit tiap kota kayaknya yaa, biar dijalanan gak jadi ajang cornering hehehe

          Guest
  1. Wak, sebaik nya prototipe diganti jadi purwarupa. Setau saya itu kata yg ejaannya lebih cocok. Terima kasihhhhh

    Guest
  2. Circuit yg sangat menguras energi pembalap dengan 20 tikungan dan tanjakannya,,
    Harusnya Vinales, Rins, Morbideli, dan para rookies lainnya bisa menvintervensi Marquez,,
    ?

    Guest
  3. Kenapa kebanyakan pembalap lebih suka tikungan ke kanan? hanya opini saya saja :

    1. Lebih banyak pengguna kaki kanan (tidak kidal), sanggat berpengaruh ke kekuatan kaki tumpuan.
    2. Menekan tuas rem belakang saat berbelok ke kanan sekaligus gerakan melawan gaya sentrifugal, mengarahkan motor masuk ke tikungan.

    Perhatiin deh cara masuk tikungan pembalap moto2, sliding masuk tikungan ke kanan lebih ekstream dari pada tikungan ke kiri.

    Guest
  4. Judul artikelnya berupa pertanyaan, dan saya gagal menemukan jawaban di isi artikelnya ?

    Saya mohon bantuan wahai para komentator yang budiman

    Guest
  5. Udah lima taun merhatiin di cota…jarang ada salip2an.sampe ngantuk2 setiap nonton..kayanya emang sirkuit nya pas tikungan susah buat take over….gada ruang …

    Guest
  6. T1 ampe T11 = makanannya si Marc
    kombinasi tikungan ganda (Chicane) yg sangat menguras stamina.
    (imo) mungkin cuma Scott Redding dan Jack Miller (dimotogp) yg level staminanya setara ama Marc (saat ini)

    Guest
      • hehehe itu cuma pendapat pribadi saya aja bro.
        Dan itupun CUMA didasarkan pada hasil “Lean Machine Challenge” yg diikuti beberapa rider. Dlm tes tersebut baik MM dan JM berhasil meraih peringkat 3 (dilihat berdasarkan hasil yg diperoleh) sementara SR bahkan lebih baik lagi (dpt peringkat 1)

        Guest
        • Sayangnya scott redding malah ke bsb, kurang konsisten sih, padahal kalau dapet motor bagus mingkin dia bisa perform lebih bagus

          Dulu kan di moto2 sering cucuk2an sama marc juga, pas dia di marc vds

          Guest
  7. Kayaknya bukan cuma Austin doang, soalnya sejak Marc di kelas premier kalau gak salah belum ada satu race pun yang tidak dimenangkan Marc, entah itu di Austin , Indianapolis, maupun Laguna Seca diborong abis sama Marc

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.