TMCBLOG.com – Memperoleh Motor dengan spek Terkini yang bleh dibilang sama dengan yang dipakai Andea Dovizioso dan Danilo Petrucci tidak membuat Jack Miller Puas. Secara terang terangan Pembalap Australia ini sedang dalam Upaya Incar Posisi Pembalap kedua di Ducati factory,Posisi yang kini ditempati Oleh Danilo Petrucci.

kepada Crash.net, Miller mengatakan : ” Sudah tentu Tujuan Utama adalah mengusahakan dan mengamankan Posisi di team Factory, Saya menyukai sebagai Ducati. saya merasa telah melakukan Sesuatu yang bagus sementara ini saat waktu Kualifikasi. Di dua race dimana saya finish, saya finish di depannya ( Petrucci ). Merupakan Musim yang baik sampai saat ini, namun kita masih akan tunggu dan lihat apa Yang terjadi kemudian “. BTW, Catatan Petrucci selama 3 Race pertama Tahun 2019 adalah sebagai berikut :

  • Losail GP Qatar : Kualifikasi 4 , Race DNF | Petrucci Kualifikasi 7 , Race P6
  • Rio Hondo GP Argentina : Kualifikasi 5 , Race P4 | Petrucci Kualifikasi 10 , Race P6
  • CoTA GP Amerika : Kualifikasi 4 , Race P3 | Petrucci Kualifikasi 8 , Race P6

Terlihat Danilo petrucci boleh dibilang selalu naik Posisi nya semenjak start sampai finish dan konsisten banget di 3 Race perdana Yakni Konsisten finish di Posisi 6. Jack Miller Selain DNF di Race perdana Juga selalu finish lebih baik dibandingkan saat Start dan Memang selalu Finish di depan Petrucci.

Danio Petrucci Sendiri memang hanya dikontrak dengan durasi Satu tahun saja Oleh Ducati Corse Sebagai pembalap di Factory team MissionWinnow Ducati. Namun memang dikalangan Netrizen sudah santer Dua calon Pembalap yang digadang gadangkan akan bersiap Menjadi suksesornya di tahun 2020 nanti Yakni Jack Miller dan Pembalap WorldSuperbike Alvaro Bautista. Nah, menurutmu Sampai dengan performa pertengahan April ini siapa yang berhak berada disamping Dovizioso tahun depan  Petrucci, Miller, atau Bautista ?

Taufik of BuitenZorg

52 COMMENTS

  1. Miller tipe rider frontal ceplas-ceplos klo ngomong, mirip Crutchlow. Jadi ga cocok buat tandem Dovizioso, kecuali Ducati Corse membebas semua riders nya merebut kemenangan. Kalo skrg kn lg fokus ke Dovi, si petrux uda di wanti² utk mengalah ke Dovi.

    Guest
  2. Sepertinya Miller bisa lebih cepat berkembang kalau bergabung di tim pabrikan bahkan bisa mengancam posisi Dovi.
    HRC sudah melepaskan seorang talenta muda seperti Miller yang seagresif Marc.
    just my two cents

    Guest
    • miller darah muda disuruh ngalah dgn dopi, ntar macam leclerc yg disuruh ngalah sama vettel tapi tetap aja dilibas

      Guest
  3. Peco uda ga masuk itungan? Hehe..
    Performa nya ga menjanjikan ya..
    Motor 2018 yg peco pake ya mas?
    Tp br 3 race pertama, musim msh pjg..

    Guest
    • Pecco performa nya memang blm menjanjikan mungkin krna gak pke Desmo 19, tpi kalo itu alasannya ky.a Miguel Oliv lebih keliatan pnya talen drpd peco pdhl pke motor satelit KTM ..prediksi berikutnya pecco tetap di tim satelit Ducati ?

      Guest
    • sabar, learning curve ducati gw rasa jauh lebih sulit, liat aja Dovi dan Lorenzo butuh berapa lama waktu adaptasi. Dovi dan Lorenzo bukan pembalap sembarangan loh

      Guest
      • Ada benarnya juga, jolor aja baru moncer di tahun keduanya di Ducati, mungkin pecco jadi kuda hitam ntar next year

        Guest
    • mesin v apalagi yg segarang ducati, pembalap baru bakal kerepotan. beda kalau dia pakai mesin inline macam suzuki atau yamaha.

      Guest
  4. terlalu dini kayanya ya bilang gitu belum ada setengah perjalanan, sirkuit eropa biasanya ngubah peta persaingan wkwkkw

    Guest
      • yang gw denger sih, ducati sudah mendesain aero fairingnya agar bisa take off di sirkuit eropa. sebelum seri eropa memang kurang cocok motor dengan downforce yang besar. jadi sekarang ducati sudah melewati masa sulit dan keluar sebagai pemimpin klasmen hehehe

        Guest
        • 2018 juga sblm seri Jerez Dovi yg pimpin klasemen dg unggul 1 poin dari Marc ? dan kemudian ditikung poinnya sama Marquez krna hattrick 3 seri menang

          Guest
        • oh iya, tahun lalu kan boleh lepas pasang aero fairing, tahun ini enggak ada lepas2 wkwkwkw

          Guest
    • wkwkwk gak salah pasini ? pembalap udah 33 tahun disuruh naik ke motogp ? zarco yang 27 tahun ke motogp aja dianggap tua. 33 tahun mah mending dovi yg udah pengalaman megang ducati.

      Guest
  5. Karena Miller masih muda dan talenta nya juga lumayan bagus (dia lompat dr Moto 3 langsung ke MotoGP), kayanya lebih layak ke Ducati factory.

    Kalo Bautista mau di Pramac tapi pake spek maotor sama dengan Ducati factory sih OK banget.

    Petrucci, no hard feeling ya, mending ke WSBK deh…

    Guest
  6. Mending di Pramac aja deh, kalo ke pabrikan cuma jadi bayang2 Dovi dan gak bakal berkembang. Secara Dovi anak emas Ducati, otomatis bakal dibela2 biar dia yg terdepan diantara rider Ducati, whatever it takes.

    Guest
  7. Saat ini dia pakai motor spek sama,kemampuan juga g lbh hebat dr petruk cma mgkn krn faktor tertentu,dmn dovi jg kmrin g podium. lalu buat apa ke team yg cma beda warna, mgkn cm beda di gaji kali ya. Semua karena uang.

    Guest
    • faktor kebanggaan di team utama, gaji lebih besar kalau dll. Tentunya dinilai dr prestasinya ya, gak mgkn team utama asal naikin pembalap. buktiin dulu musim ini bisa posisi brp dikejuaraan.

      Guest
  8. Kalo bukan karena Honda belom tentu hari ini Miller di MotoGP…

    hahahaha… bisa jadi masih ngendon di Moto2.

    Guest
  9. Mending Miller lah, soal nya masih muda, punya banyak potensi, DUcati harus gembleng nih si Miller sama Bagnaia, biar bisa jadi penantang juga. Lagian Dovi juag perlu waktu untuk juara bareng Ducati. Petrux juga pembalap yang bagus, tapi sayaang, dia gak punya mental juara, beda sama Jack yang haus akan kemenangan, atau bagnaia yang memanj juara dunia moto 2.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.