TMCBLOG.com – Rider Ducati Factory sekaligus 2 kali runner-up MotoGP, Andrea Dovizioso menghabiskan waktunya selama 2 hari bersama Audi RS5 DTM di sirkuit Misano, Italia sebagai persiapan menghadapi seri DTM Misano pada 8-9 Juni mendatang dimana Desmo Dovi mengambil jatah pembalap wildcard untuk membela pabrikan Audi pemilik merk Ducati. Tidak tanggung-tanggung persiapan yang Dovi lakukan sangat serius dan matang, dengan total menghabiskan sekitar 183 lap bersama mobilnya demi bisa tampil kompetitif.

Dovizioso dan Matthias Ekstrom

Dimentori oleh legenda balap DTM, Mattias Ekstrom asal Swedia, Dovi terlihat mantap bersama Audi. Agenda pada hari pertama test yang dilakukan kemarin (23/5) adalah soal adjustment mobil kepada Dovi, seperti jarak pedal dan juga bentuk jok, dan beberapa penyesuaian lainnya. “Mengingat bahwa Dovi belum pernah melakukan hal seperti ini, dia tidak melakukan kesalahan dalam mengoperasikan pedal. Dia adalah murid yang sangat baik, Dovi mendengarkan dengan baik dan belajar sangat cepat, juga sangat ambisius,” puji Ekstrom. “Itu membuatnya relatif mudah. Semakin Anda memberi dia masukan, maka semakin dia mengimplementasikannya, sehingga langkah-langkah penyesuaiannya dengan mobil terlihat jelas.”

Andrea Dovizioso, Audi RS 5 DTM

Disisi lain, Dovizioso mengungkapkan bahwa dirinya benar-benar serius menghadapi Seri DTM Misano mendatang sebagai pembalap wildcard. “Ini merupakan sesi [test] yang sangat peting untukku karena tingkat persaingan di arena DTM sangat ketat dan banyak hal yang harus di-manage ketika berada di dalam mobil balap.” Jelas Dovi. “Hari ini merupakan pengalaman yangs angat menarik dan sangat berbeda dengan MotoGP, dan sebagai pembalap motor Saya harus ‘me-reset’ ulang semua dan harus belajar berbagai hal baru. Dengan banyak arahan dan bantuan dari Ekstrom, saya bisa melakukan banyak putaran untuk nantinya bisa berada sedekat mungkin dengan pembalap-pembalap tercepat DTM.”

Biasa balap dengan motor full prototype Desmosedici GP, Dovi mengaku merasakan ketakutan ketika geber Audi RS5 DTM race car. Yes, grip ban dan juga downforce yang dihasilkan mobil balap ‘prototype’ kategori Class 1 Super Touring bertenaga 620 Hp ini memang luar biasa sob. “Saya benar-benar takut. Saya tidak berharap untuk merasakan hal tersebut. Saya belum memiliki kendali atas mobil yang baik untuk saat ini, dan kemudian ketakutan,” kata Dovi ketika mengakui ini merupakan tantangan yang cukup sulit. Namun begitu, Dovi bisa mencetak waktu 10 detik lebih lambat dari fastest lap DTM Misano pada dua hari sesi uji coba pada hari Rabu dan Kamis. “Aku tahu aku bisa melaju di tikungan dengan kecepatan penuh. Ketika aku duduk di dalam mobil, aku berpikir, ‘Tidak, itu tidak mungkin.’ Butuh sekitar 6 lap untuk membuat catatan waktu yang baik.”

Sebelum berangkat ke Misano untuk DTM, Dovi harus melakukan tugas utamanya sebagai rider pabrikan Ducati pada Gran Premio D’Italia di sirkuit Mugello pada 2 Juni 2019. Selaku rider tuan rumah dan juga mengemban tugas penting dari Ducati karena ini merupakan seri ‘mabes’ nya Ducati, Dovi gak boleh lengah dan wajib tetap bisa fokus antara tugas MotoGP dan kesempatan wildcard DTM-nya.

Nugi TMCBlog

Yang ingin tau soal balap DTM bisa baca di DTM Technical Regulations 2019 

19 COMMENTS

    • Biyuh, ini udah muterin 183 laps hasilnya masih 10 detik lebih lambat dr fastest lap.. ckckckck

      Atau sy kelewat bacanya?

      Guest
    • Ooo siap om nugie.. artinya memang semua butuh proses (ikhtiar) dan tawakal yo mas.. gak bisa instan. Ya mudah2an dapet hasil positif, lumayan wild card nya gak abal2 ini sih

      Guest
  1. saya sebelumnya baru tau kalau mobil balap DTM ini mobil balap ‘prototype’ dgn bodywork ala mobil masspro sama kek NASCAR dari amrik dan super-GT dari jepang.berbeda dgn mobil balap prototype yg dipake balap endurance kaya LMP1/LMP2,daytona prototype dan open wheel kaya F4 sampe F1

    Guest
    • istilahnya “siluet car”, mobil sportcar prototipe tapi dibungkus body mobil jalanan. DTM, super GT dan supercars australia adlh gudangnya balap mobil silhouette bro…
      klo LMP, daytone itu ya sportcar prototipe juga tapi body tidak sihoutte

      Guest
    • hanya aja skrg DTM udh salah jalan, mobilnya jelas bukan mobil touring car lagi. pdhl namanya deutsche tourenwagen ?

      Guest
      • Kalo saya lebih greget nonton BTCC Om,, karena mobil nya sering kita lihat dijalan,,
        dengan upgrade balap + turbo,
        Kaya Civic Type R, BMW i3, Toyota Corolla (kalo di Indonesia mirip Yaris) dll,,
        Ibaratnya ARRC nya balap mobil,,
        ?

        Guest
        • ane lebih sering nonton blancpain gt series, krna disana ada beberapa seri yg joss bgt, seri nurburgring 1000/8hours, seri 24hours of spa, skali race bisa sampe 60an mobil2 super, tentunya ada pertamina jg yg jd sponsor lamborghini dan sangat kompetitif dgn pembalap kaya bortolloti, companq dll
          trs jg gampang aksesnya, tinggal klik yutub lgsg deh bisa nonton live, atau highlights versi 4 jam/48 menit…

          Guest
  2. Ada juga balap Touring Car yg lebih terjangkau Wak,, BTCC (British Touring Car Championship) mobil-mobil kategori hatchback/sedan yg low end dengan modifikasi + turbo,,
    Lebih rasional soal budget,,
    ?

    Guest
    • Emang lebih rasional, tapi BTCC cuma balap lokal di Inggris, meski lebih tenar dari TCR Inggris. Dan Audi di BTCC juga kurang bagus performanya. Kalo di DTM kan udah jelas bagus performanya. Lagian Program DTM dari tahun lalu adalah mengajak beberapa pembalap dari ajang lain buat wildcard di DTM, contohnya Alessandro Zanardi dan Sebastien Ogier di tahun lalu.

      Guest
      • Sebastian Loeb udah pernah ikut WildCard belum Mang,,?
        di DTM, Le Mans LMP2/LMP1,
        itu orang soalnya sakti banget di WRC,,
        ?

        Guest
  3. Mudah-mudahan Cal_Chrutclow bisa ikut WildCard di BTCC naik Civic Type R,,
    kan seru kalo bisa lead di depan,,
    ?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.