TMCBLOG.com – Mantan pembalap Formula 1 era tahun 80-90, Gerhard Berger, memiliki impian melihat persaingan antara Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso di ajang balap mobil DTM. Berger yang kini sedang menjabat sebagai Head of Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) dengan terang-terangan berkata bahwa pihak DTM sedang mengusahakan Valentino Rossi untuk bisa masuk ke ajang DTM.

Ajang DTM yang sejatinya adalah gelaran balap touring car intra Jerman, sejak 2019 akan menggelar seri luar negara Jerman yakni Zolder (Belgia), Misano (Italia), Assen (Belanda) dan Brands Hatch (Inggris Raya) dan juga telah ekspansi dengan berafiliasi dengan kejuaraan Super GT (Jepang) dimana mobil dari pabrikan-pabrikan beda benua tersebut boleh saling bersaing satu sama lain di trek yang sama. Untuk urusan mobil yang akan dipakai oleh Vale nantinya sudah disiapkan sebuah BMW M4 DTM 2019, dengan begitu dirinya tidak akan berbenturan dengan kontrak Yamaha yang masih ia pegang saat ini. Kira-kira begitu pertimbangan dari Berger atas rencananya tersebut.

Gerhard Berger, Head of DTM

Via Autosport.com , boss DTM tersebut ingin seri Misano mendatang tampil lebih spektakuler dengan menempatkan pembalap MotoGP Italia lainnya (Valentino Rossi) di trek yang sama dengan Andrea Dovizioso yang sudah lebih dulu confirm akan mengambil jatah wildcard DTM Misano. “Jujur saja, iya,” jawab Gerhard Berger, Head of DTM, ketika diberi pertanyaan; apakah mereka sedang mencoba untuk melibatkan Rossi dalam perlombaan DTM ini. “Mimpiku adalah memiliki Valentino dengan BMW dan Dovizioso dengan Audi, pada akhirnya mimpi itu telah terpenuhi setengahnya,” canda Berger menjawab. Berger dirumorkan akan mencoba lagi untuk menghadirkan Rossi pada ajang DTM seri Misano pada musim 2020 mendatang, selama kontrak miliknya dengan Yamaha masih memungkinkan Rossi untuk membawa mobil BMW.

“Misano berpotensi memiliki atmosfer balap yang besar, tetapi di Italia, jika bukan karena ajang MotoGP atau ada Ferrari yang balap, kemungkinan akan sulit [menarik minat penggemar].” kata Berger. Dari sudut lain, Head of BMW Motorsport’s Vehicle Development Rudolf Dittrich, via wawancara dengan Motorsport.com ditanya; apakah BMW terlibat mengenai pendekatan pihak penyelenggara DTM kepada Rossi, dia berkata: “Tentu saja kita sedang melihat line-up seorang ‘pembalap tamu’ yang menarik di tahun ini. Tahun lalu kami telah sukses bekerjasama dengan Alex Zanardi dan kami jelas ingin terus seperti ini. Anda melakukan pembicaraan dengan berbagai orang dan melihat apakah ada jadwal yang cocok dengan kalender balap, lalu pertimbangan soal kemampuan [mengemudi] seseorang dan jika semua preferensi telah sesuai. Kami sedang dalam proses pembicaraan dengan orang-orang, mari kita lihat apa yang bisa terjadi musim ini.” pungkas Rudolf kepada media.

Valentino Rossi test DTM 2006

Rencana Berger bukan omong kosong dan impian tersebut bisa saja terwujud di kemudian hari, mengingat Rossi sudah pernah jajal mobil Mercedes-Benz CLK DTM milik Mika Hakkinen pada tahun 2006 silam. Setelah sebelumnya Rossi juga sukses melakukan uji coba bersama Ferrari F1 di sirkuit Fiorano pada tahun 2004 dengan catatan waktu yang impresif hingga mengejutkan Michael Schumacher beserta orang-orang di Ferrari pada saat itu.

Nugi TMCBlog

17 COMMENTS

    • Mantaappp.. ane tetep megang markes urusan balapan apapun.. memang right man in the right place sangat2 diperlukan dlm suatu ajang olahraga apapun, tapi melihat skill dan talentanya InshaaAllah ini anak tdk mengecewakan. Ya ibarat kata sama2 nubie nunggang prototype DTM (bareng dovi misal), kalo dikasih mobil yg sm ane yakin ini bocah bisa kasih laptime impresif.. ah jd berandai2 gini wkwkwk

      Tp biarlah dia di motogp saja lah hehe

      Guest
  1. Org lain mau dipinjemin bmw utk balap, marquez garasinya ada 6 biji bmw hadiah… thn ini kayaknya bisa nambah jadi 7..

    Guest
  2. sayang gak ajak2 jorge pake Acura TSX gitu. kali aja kalo bagus ntar dipromosiin ke Scuderia Toro Rosso atau ntar Honda ikutan FormulaE di 2021
    hehehehe

    Guest
  3. rossi gak minat itu bro ? dia lebih minat ke rally, malah prnh ikut wildcard WRC 2-3x keknya dulu. klo balap mobil sport aku rasa kecil peluang

    Guest
  4. si mbah udh bbrpa kali ikutan rally monza dgn prestasi yg lumayan, ya lumayan lah bs beberapa kali juara di rally monza

    Guest
  5. Mungkin ada hubungannya dengan mundurnya Mercedes AMG dari DTM, fokus ke Formula E.
    Sy pribadi mmg agak kurang bergairah mengikuti DTM tanpa Mercedes. Kalo ada Vale mungkin cukup jadi umpan menarik.

    Guest
  6. Gak dipungkiri meski prestasi meredup, popularitasnya masih banyak yang inginkan buat membuat sesuatu event agar terkenal.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.