TMCBLOG.com – Jurnalis Davied emmet membuka un-told story yang mungkin selama ini jarang ditulis di media mengenai Marquez Dan Quartararo. Biar Bagaimanapun ada semacam konfrontasi tersembunyi diantara keduanya yang didasari atas Rivalitas lama. Lebih tepatnya ada cerita kompleks yang mewarnai Kisah antara Fabio Quartararo dan Marquez Family.

Menurut David, Dikisahkan bahwa Rookie 2019 asal Prancis ini merasa bahwa Adik dari Marc Marquez ( Alex Marquez ) telah mengambil seat Di team Moto2 yang selama ini ia rasa ia lebih berhak menerimanya ( team EG 0,0 Marc VDS) . Seperti kita ingat bahwa Quartararo di awal Karir GPnya tahun 2015 merupakan salah seorang pembalap Muda yang digadang gadangkan sebagai pengganti Marc Marquez dan melaju dari team yang sama Yakni Estrella Galicia 0,0.

Dan Rivalitas ini menurut David tidak berhenti sampai sana. Seperti Kita ketahui akhirnnya Yamaha Petronas SRT akhirnnya memilih Fabio Quartararo walaupun sebelumnya Alex Marquez sempat digadang gadangkan menjadi salah satu pembalapnya, bersanding dengan Franco Morbidelli. Yap Marc Marquez dikisahkan berharap Seat kedua Petronas Yamaha SRT hadir untuk adiknya – Alex Marquez.

Walaupun Debut Quartararo tidak wow wow banget dibanding pertama kali Marc Masuk di Kelas MotoGP, namun disinyalir ada beberapa kejadian yang bikin Marc Keki seperti ketika Quartararo berhasil menorehkan rekor sebagai pembalap termuda yang meraih Pole Possition. Nah jika saja di Mugello ataupun di Catalunya Quartararo bisa finish di posisi pertama saat race maka Rekor Pemenang termuda seri MotoGP/ Kelas Primer yang selama ini punya Marquez pun bisa terbang melayang jadi atas Nama Fabio Quartararo . . dan ini jelas sesuatu yang tidak diiinkan Marc. Rekor Seperti ini sepertinya sulit untuk dicari pemecahnya di kemudian hari

melihat data terakhir di hari Sabtu yang merupakan salah satu sesi penting untuk melihat seprti apa Persiapan pembalap Untuk mencari setingan motor dan pilihan ban Untuk race yakni FP4 memang terlihat Untuk sementara uartararo siap mengguankan ban medium medium sementara Marc Bersiap menggunakan kembali Pilihan hard – Hard dan terlihat pace keduanya memang boleh dibilang senada. Di sesi Warm Up Maruez hdir tercepat dengan ban Medium-Hard yangs epertinya emrupakan ban yang akan ia pakai di race nanti.Β  Tinggal kita lihat seperti apakah konsistensi race pace tersebut dalam Race yang berlangsungΒ  . . .

Taufik of BuitenZorg

35 COMMENTS

  1. ahh bisa-bisanya emen ja nih biar gurih gurih nyoy… Blaem-blaem… jiahahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  2. Jadi rivalitasnya sekarang antara marc vs fabio nih

    dovi mana? ngelapin swinglet! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  3. Sayangnya FQ rpm motornya gak setara morbido. coba fullsupport mgkn bakal lebih berpeluang head to head MM.

    Guest
  4. mungkin nunggu umur Qwertyraro lebih beberapa hari dr rekor rekor dia (marc),baru kewaspadaannya dikendorin,hehe

    Guest
  5. dl mrquez blng kans marc n fam join ymha akn sulit slma msh ad si mbah, jd sy kira marc dgn sadar diri tdk akn brhrap adiknya join sm srt ptronas.. slain itu, rivalitas fabio sm alex, dn dgn lbh dulu debut d motogp kyaknya akn mmbuat fabio sdkit mlpakan alex.. berita ini kyaknya hnya bumbu2 pnyedap motogp aj..

    Guest
  6. Makin gurih nih bumbu2 motogp
    Tapi semoga Quartararo ini bener2 bisa jadi pesaing buat marc
    Soalnya bumbu2 yang sudah2 mulai jadi hambar
    Mulai dari Vinales yang masa kecilnya merupakan saingan marc di kejuaraan mini bike spanyol dan digadang2 akan jadi pesaingnya di motogp, sampai saat ini praktis cuma assen doang dia fight lumayan seru dengan marquez
    sampai Folger yg race Sachsenring 2017 lalu fight nya dengan marquez disebut sebagai pengulangan rivalitas kanak2 mereka di tempat yg sama 11 tahun sebelumnya, sayangnya setelah itu folger malah meredup karena alasan kesehatan

    Guest
  7. Yamaha harus kasih full suport ama quartararo kl mau pecah record..soalnya fabio karakternya mirip jorge lorenzo bawa M1..
    Semoga race seru ampe akhr lap..

    Guest
  8. Wik, wak haji di terans tipih…..
    😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁

    Guest
  9. “Seperti kita ingat bahwa Quartararo di awal Karir GPnya tahun 2015 merupakan salah seorang pembalap Muda yang digadang gadangkan sebagai pengganti Marc Marquez dan melaju dari team yang sama Yakni Estrella Galicia 0,0”
    jujur gk paham saya sama klimat disini..
    ad yg bsa jlsin😁

    Guest
    • FQ waktu itu mau diperpanjang kontrak sama EG 0,0 & HRC tp dia malah pindah ke tim leopard karena tergoda motornya dany kent yang kenceng. pas FQ ttd kontrak sama leopard ternyata leopard putus kontrak sama HRC & pindah ke ktm, jadi yak dilepas juga FQ sama HRC

      Guest
  10. padahal dulu HRC ngotot banget bawa quartararro ke gelaran moto3 WC sampe ngelobi dorna buat bikin peraturan baru karena quartararro belom cukup umur waktu itu. akhirnya timbul lah aturan biar quartararro bisa masuk yaitu gapapa dibawah umur yang ditentukan asal punya prestasi bagus di CEV dan kebetulan quartararro di CEV moto3 cukup fenomenal sampe dapet julukan the next marc marquez

    Guest
  11. FQ hanya kencang di free practice dan qualification, pas balapan mundur teratur. masih jauh kalo mo dibandingkan ama marq saat ini. lebih mungkin FQ jadi the next vinales.. 🀣

    Guest
  12. Mane nih ngunuo tai makan tuh pembalap kebanggaan lau bacot doang gede di kualifikasi, kalah Ama sijuki

    Guest
  13. Marc selalu bilang, “akan Ada saat nya orang baru yg bisa kalahkan Dy” Kaya nya santai c Marc. Sptnya ini Hanya api buatan media saja cmiiw

    Guest
  14. IMO, justru rivalitas model seperti ini yg diperlukan. Perang Dingin g cuma d media, tapi juga d track. Dan seperti kata Doohan, kl akhirnya Marc kalah, maka itu akhir dr karirnya. Rival berat harusnya mendorong pembalap untuk meningkatkan limitnya, jadi semacam katalis untuk mendorong peningkatan performa dan pengalamannya. It’s good for them .

    Kl Quartararo kalah mental, y berarti itu kemampuan maksimalnya, begitu jg kl Marc yg kalah…..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.