TMCBLOG.com – 45 Menit FP2 dilakukan dalam keadaan cuaca yang masih tergolong dingin walaupun sudah siang hari dan Mayoritas pembalap masuk ke Track dengan kombinasi ban medium atau malah soft. Marc Marquez melakukan mind Game dengan melakukan beberapa lap di belakang Dovizioso dan Petrucci. Di Menit menit awal sepertinya Dovizioso melakukan Tugas Mulai yakni melakukan Towing ke Danilo Petrucci untuk bisa menemukan Ritme terbaik di Catalunya. Seperti Kita ketahui di FP1 Petrucci adhri di papan Bawah Time sheet. FYI, Secara umum laptime record di sirkuit ini adalah 1’38.680 atas nama Jorge Lorenzo yang ia torehkan tahun 2018 yang lalu.

Di FP2 ini Juga terlihat Yamaha M1 menggunakan Exhaust dengan end-Muffler lebih panjang dibandingkan dengan di seri seri terdahulu. FYI, panjang knalpot biasannya punya berpengaruh pada karakter tenaga. Makin panjang knalpot maka nafas mesin juga kian panjang, cocok untuk trek lurus-lurus. Begitu pula sebaliknya, Knalpot yang makin pendek maka tenaga puncak ada di putaran menengah sampai rendah lebih pas buat trek stop and Go.

Jack Miller adalah pembalap pertama yang masuk di Laptime sub 1:41 di Seri FP2 ini, sementara Laptime tercepat FP1 adalah 1:40,692. Sementara dovi menajdi pembalap kedua Yang hadir di Sub 1:41 . . Menarik melihat Marc tetap menggunakan Ban soft soft di Run keduanya. Sebagai info saja di beberapa race terdahulu Marc telah membuktikan bahwa dengan soft pun ia bisa podium. Sepertinya di Catalunya FP2 ini Marc ingin terus melakukan riset sejauh apa Limit ban soft bisa diajak membukukan race pace. Sebuah perubahan strategi ban yang tentu bikin bingung namun menarik untuk dianalisa.

Memasuki 10 menit terakhir Alex Rins torehkan 1:40,727 dan naik ke puncak Time sheet sementara. 5 menit terakhir Ducati Quartet Dovi, petrucci, Karel dan Rabat keluar dalam satu paket. Sementara Marc Keluar dengan Ban Medium medium dan Kayak Nggak peduli sama Time attack dimana rivalnya sudah mengguankan ban soft soft semua. Rossi hadir di posisi kedua pada menit ke 42. Dan Morbidelli, Quartararo, Bagnaia, Dovizioso dan Petrucci torehkan laptime lebih cepat dari Laptime tercepat marc di FP1

Akhirnnya Quartararo hadir sebagai yang tercepat di Sesi FP2 MotoGP Catalunya 2019 ini diikuti Dovizioso dan Nakagami. Sementara Marc Maruez berada di posisi 17

Sementara itu berdasarkan akumulasi FP1 dan FP2 hadir 10 pembalap Yakni Quartararo, Dovi, Nakagami, Pol Espargaro, Bagnaia, Morbidelli, Rossi, Petrucci, Marquez dan Crutchlow.

Taufik of BuitenZorg

64 COMMENTS

  1. cepat ketika latihan bebas/kualifikasi tpi scra menyakinkan mundur kebelangka ketika race….
    the next maverick nih si quartararo

    Guest
    • Mm lagi kasih kesempatan neng Vina dan quantoro kebut kebutan. Jadi mm bisa tau Pace mereka di level mana.

      Guest
        • masih sesi free practice bebas mau ngapain aja, marc marquez punya strategi sendiri beda dengan pembalap lain.

          Guest
        • siapin bantal ama selimut di Zamban malam Senin besok,kan biasanya bermalam di sana ga keluar keluar,Senin pagi nya baru berani keluar

          saran aja πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

          Guest
    • Akhirnya Baginda ngunuo komentar juga, habis race jangan lupa komen lagi ya baginda, soalnya yg sudah sudah setelah race Baginda sepertinya capek ngepel tol Cikampek sampai tangan kram kagak bisa ngetik

      Guest
      • Kapan lagi kumpul yamaha di 5 besar…
        Selain di FP2..
        Only FP2 ya.. only…
        Race kumpul di 5-10 atau 11-15

        Guest
  2. wekekekek….sudah diupdatepun masih diluar 10 besar…emang jolornya ajah yang tidak bisa bersaing dengan MM, kok nyalahin motor

    Guest
    • β€œWe will have some pieces for tomorrow and some more pieces for Assen on the ergonomics side. On the other side we will take more time but we are also working on that.

      β€œI think we will not solve the situation and be able to fight for the podium and the victory constantly tomorrow. That’s for sure. In the last races we saw this is going to be a long process.

      β€œWe are quite far from understanding perfectly how to ride the bike, especially in the entry of the corners. That is one problem of the experience. The other problem is the comfort on the bike. I think we can work on this, we have done it.

      Itu yg dibilang om jolor

      Guest
        • pensiun suruh jualan supercub juga udah untung banyak,emang si Mbah jualan Vega dorce untung gak kumpul kumpul,modal nikah jadi belom nyampe target aja πŸ˜‚

          Guest
  3. hmmm
    disaat yg laen di 6 menit terakhir FP2, pada pake ban baru dgn kompon ban soft-soft atau medium-soft, Marc malah milih pake hard-medium.
    Dia juga malah memulai sesi Fp2 dgn ban soft-soft bekas hingga total 11 lap (dlm 2x run). Catatan waktu jadi kagak improve.
    Lg ngetes ketahanan ban soft ? ato ada prediksi suhu trek bakal dingin saat race day ?

    kenapa pula Marc berlama-lama di pit di pertengahan sesi FP2 (lbh dr 10 menit klo ga salah) apakah ada trouble pada part motor??

    Guest
    • Free Practice itu adl ajang ngetes ketahanan ban yang bakal dipakai MM93. Bisa saja pakai soft-soft buat mengelabui lawan. Ternyata pas race pakenya Medium-medium. MM93 ini punya ilmu ngibul belajar dari Indonesia. “Lain yang dites, lain yang dipakai race.”

      Guest
  4. huehuehue komenku dihapus, berarti bener kan yang saya bilang, janga suka memutar balikkan f4kta bung

    Guest
    • Wak haji, boleh request ban permanen ip sama mac addred ni orang(kalo emg beneran orang). Sombongnya selevel dengan kebodohannya. Penggiringan opini yang sesat.

      Guest
    • Ya harusnya digituin

      Padahal ngaku ngaku enjiner, tapi gak kepake jiahahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
  5. nah…pada saat mm93 keluar 10 besar… fansboy munafikun/bunglon pada kelihatan aslinya…wekekekekk

    Guest
  6. Udah ke Jepang dikasi ramuan oleh Kakek Sugiono plus cara ‘menunggangi’ , Paduka kok masih begitu πŸ€”
    Sayap bagusnya dipasang di helm. Ala ala gundala putra halilinta gitu
    #saveJL99

    Guest
  7. Yamaha rider salah satu feeling.
    Mempermalukn mm93 di kndngnya.klo gk vinales ya 46.
    Petruk tikung mm93 lg d trek lurus…mm93 kluar dr 3 besar,ekeke

    Guest
  8. Quartararo rasanya setipe Vinales Wak.. ..dikasih spek factory juga gak ngaruh.

    Beda dengan Marquez, 2013 motor masih dominan Pedrosa sentris tapi bisa dimanfaatkan Marq juara dunia.

    Guest
  9. Yamaha masalah terbesar di pebalap.

    Mereka typikal ngacir ketika sendiri bisa oke. Ketika race weekend saling beradu, dan ambil racing line mereka keog.

    Frustasi akhirnya salahkan motor yang ‘payah” ketika di adu. Seakan gak bisa di ajak berpacu, inilah sebabnya perlu Pebalap yang berani beda macam Marquez atau Alex rins.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.