TMCBLOG.com – Bulan Mei 2019 lalu PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) meluncurkan KLX230 yang memiliki kemampuan dual purpose, dapat dikendarai jalan raya maupun untuk keperluan off road. Di bulan Juni ini KMI mulai memasarkan KLX230R, yang dikhususkan hanya untuk off road dan dirt bike.

KLX230R dilengkapi dengan mesin berkapasitas 233 cm3 berpendingin udara, single engine 4-tak yang menghasilkan torsi rentang menengah ke bawah yang pas, dan konstruksi yang cocok untuk melewati rintangan yang berat. All-new perimeter frame pada motor ini memberikan kestabilan handling, ditambah dengan ground clearance dan long-travel suspension yang superior meningkatkan performa off road.

Kawasaki KLX230R memiliki keseimbangan antara mesin dan rangka, sehingga berbagai karakter pengendara dapat menikmati KLX230R. Ergonomi yang ramping dan tampilan yang agresif terinspirasi dari Kawasaki seri KX. lalu apa bedannya KLX230 dan KLX230R ?

KMI mengklaim Kawasaki KLX230R menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan dengan saudaranya, KLX230, antara lain :

  • swingarm aluminium,
  • berat hanya 115 Kg,
  • wheel travel yang lebih baik (250 mm),
  • dan ground clearance yang lebih tinggi (300 mm).

Dilengkapi dengan ukuran roda 21”/18”, secara keseluruhan KLX230R ringan, mudah bermanuver, dan bertenaga, membuat motor ini menjadi motor ideal untuk off-road adventure.  Dilihat dari penampakannya, Motor ini tidak dilengkapi dengan part street Legal seperti lampu depan dan Lampu sen, sehingga memang Ini Motor Trail Non-Street Legal. Bandrolnya berapa? Info dari Pak Michael Tanadhi Head and Sales PT KMI  adalah 48,9 Juta rupiah Off Theroad . . . Silahkan Buat sobat seklaian Yang demen Trabas, sambangi Jaringan diler Kawasaki

Taufik of BuitenZorg

26 COMMENTS

  1. Wow apa bener beda part nya cuma ARM tapi beda harganya lumayan? padahal arm almunium klx 140 dipasaran 2,3-2,5jt.

    Guest
  2. bobot 132 kg turun jd 115 kg, wow 😮 brarti bnyk part2 istimewa ini. minimal sasis juga pasti ganti materialnya

    Guest
    • Ya pasti turun berat 😁 lampu2 gak ada , braket plat nomor gak ada , besi gantungan barang gak ada , ukuran ban beda dg versi tanpa R , knalpot jadi ringan tanpa silincer wajib street legal , spion gak ada , jok lebih pendek de el el 😁
      Udah dikurang2 i partnya … eeeh malah jadi mahal 😂

      Guest
    • klo cuma itu doang mana nyampe 17 kg keknya bro 😁 sasis kena juga itu, mungkin minimal subframenya lebih ringan

      Guest
      • Gua gak dapat bayangan brp berat slincer standar dri yang versi street nya 😂
        Kalau kita ambil contoh yang motor sport fairing ya..itu silincernya saja bisa +- 4 kg bahkan ada yg lebih, nah kalau diganti silincer racing..jauh jadi ringan 😂

        Guest
    • Tak ada yang bisa June 19, 2019 at 14:07
      Ya pasti turun berat 😁 lampu2 gak ada , braket plat nomor gak ada , besi gantungan barang gak ada , ukuran ban beda dg versi tanpa R , knalpot jadi ringan tanpa silincer wajib street legal , spion gak ada , jok lebih pendek de el el 😁
      Udah dikurang2 i partnya … eeeh malah jadi mahal 😂

      hihihi…

      Guest
  3. 115 kg
    dari PtWR udah indikasi njengat ini. menantikan komentar dari agan nick “pengamat”.
    dengan bore stroke dan pakem tuning nya
    wkwkkw

    Guest
  4. Permisi, ini tanya serius, kalau motor seperti ini apakah bisa terbit BPKB dan STNK? Karena katanya non street legal, terima kasih.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.