TMCBLOG.com – Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari AHM bahwa Semua Mesin 110 cc skutik kedepan akan diupdate dengan mesin baru. Namun tmcblog cukup Yakin bahwa Honda Genio Merupakan test case dan Langkah pertama dari era baru skutik Honda pada umumnya dan khususnya skutik entry – mid level.

Mesin 110 cc yang Baru menurut tmcblog di desain dengan sangat berkarakter Motor Komuter dengan model Jalan stop and Go seperti di jalan perkotaan. Jalur Trek yang pendek pendek membuat top speed bukanlah jadi tujuan utama, namun bagaimana bisa efesien dalam ngebejek Throtel gas, sedikit bejek, torsi dan power dapat buat berakselerasi maupun untuk Nyelap nyelip. Karena tenaga sudah keluar di rpm yang lebih rendah membuat nggak perlu memuntir Gas dalam dalam, efeknya adalah efesiensi dalam Konsumsi bahan bakar ..  kata kata marketingnya : lebih irit

Sasis baru eSAF menurut tmcblog lebih memiliki tingkat efesiensi pabrikasi yang lebih tinggi. Biaya Produksi yang bisa ditekan, waktu produksi yang bisa ditekan, serta ketergantungan pada Bahan Besin turbular ataupun besi kotak jadi lebih bisa dikurangi. Namun apakah soal kualitas dalam hal ini kekuatan sasis dikorbankan ? angka angka hasil pengukuran tmcblog belum tahu, namun AHM telah membeberkan hasil uji internal mereka akan hasil pengukurannya. cek di gambar gambar atas dan bawah ini sob

Mengenai sasis, sebenarnya membuat sasis Honda genio ini, menurut tmcblog secara umum mirip seperti membuat sasis Monokoq mobil misalnya. Bermulakan dari satu jembrengan besar pelat baja, dimall dengan bentuk khusus, dipotong dengan laser, dibending (press), lalu dilas menggunakan teknologi laser welding.

sobat bisa bayangkan, hal hal ini baik ngemall, motong, nge-press dan ngelas bisa dilakukan secara  robotik yang artinya tingkat kepresisiannya bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan model sasis dengan bahan besi turbular ataupun besi kotak. ini artinya kualitas tiap sasis yang dihasilkan bisa sama dan homogen . . Yap tmcblog mensinyalir JIka ini sukses, Maka Update dari Honda beat, Honda  scoopy, Honda vario 110 dan mungkin juga Skutik 125/150 cc ke depan akan menggunakan model sasis dan karakter mesin serupa ( common part ) . . pelan pelan tapi sob  . . silahkan dikomentari

Taufik of BuitenZorg

107 COMMENTS

    • Tipis2 bener tu rangka ya.

      Nahan beban dari atas sih oke, tapi apa kuat nahan beban dari samping?

      Hidup besi kotak

      Guest
      • Smuanya sdh dhitung dg komputer, dan di bagian yg rawan(rapuh/potensi stres mass) pst d tmbhi dg lasan/d tmbh struktur besinya.

        Guest
        • teknik origami yg diterapkan pada mobil LCGC coba dipake buat bikin sasis Motor.
          memang mereduksi biaya produksi tetapi pada jangka waktu pemakaian lama, entahlah.
          sasis Monokok pada bebek C-50 s/d C-80 atau yamaha V-75, atau suzuki FR s/d RC Bravo berbeda dalam jenis monokok nya. sebab besi lebih tebal dan area Bodi yg luas ( walau masih kalah luas dari bodi monokok Vespa atau lambretta).
          yg ini rangka nya yg monokok bukan bodinya.
          ya sementara ini kita lihatin aja dulu bareng2 seperti apa ke depannya. apakah akan menggusur teknik rangka (sasis) besi tubular atau twinspar.
          good job, Honda…

          Guest
        • kan usia pakai motor sekarang dibatasi, dengan pemakaian berat kira2 5 tahun lah usia ekonomis kendaraan.

          Guest
      • itu kan dah ada gambarnya hasil tes deflexi. bisa di liat di gambar masih dalam tahap ijo dan biru alias super aman.

        Guest
    • Dipastikan para konsumen akan nunggu versi baru dari matic honda 110cc, kalo honda gak mau penjualan menurun sebaiknya melakukan rilis versi baru line up matic 110cc secepatnya

      Guest
    • Ini motor gk ada yg spesial dr luar, tp di dalem nya banyak hal baru, New engine, sasis baru. Bechmark baru buat skutik 110 nya honda, yakin kedepan bakal pake satu platfom yg sama.

      Guest
    • Menurut ane sih ini sasisnya paling keren dr motor matic lowend sekarang.
      tp ane belum paham ..emang itu bahan dasarnya apa kalo bukan dari besi?
      kek baja ringan gitu yak.. hehe

      Guest
      • Sepertinya tetep besi gan.

        Tapi dari plat dipres sampek bentuknya kayak yg diatas itu.

        Makanya perumpamaannya kayak monokok mobil. Basicnya lembaran plat besi.

        Kalau sekarang besi tubular/kotak yang ditekuk2.

        Guest
    • Sambil menunggu honda test case dan dijadikan kelinci percobaan
      Ada baiknya beli metic yamaha apa suzuki seken yg harganya murah meriah dibanding seken honda??

      Guest
  1. model chasis mirip produksi besi baja ringan…era makin irit tapi pasti bila incident jatoh lbh kuat yg model lama. Rusak buang …. standar lupa dipasang jatoh bisa miring ngk ya chasis monokok minimalis kembali ke astrea grand style setipis plat monokoknya klw berkarat lbh sulit di repair …… jgn sampai kena hujan apalagi banjir

    Guest
    • Cuma pabrikan yang tau kualitasnya, bisa jadi sama kuat atau malah lebih lemah. Karena susah di repair kalo ada apa apa ganti baru. Yang jualan sih happy ae untung banyak

      Guest
    • setujuh mamang jenis sasis di atas di bilang new era tp tidak juga sih, mobil aja yg tanpa sasis crack effect dan side impact sgt buruk alias gampang remuk. LMPV, city car misalnya.

      Guest
      • Klo menurut ane sih model sasis kayak gini bukan rusak buang,justru perbaikan untuk balik seperti sediakala lebih mudah,coba liat video perbaikan mobil yg sasisnya model monoqoque (CMIIW) kalau rusak tinggal lepas panel2 sasis yg rusak dilurusin lagi atau diganti panel yg rusak,dibentuk sesuai dengan panel yg diganti. Memang lebih ribet tp lebih presisi untuk dibalikin seperti aslinya. Pengen lebih rigid lagi juga gampang sasis model gitu,tinggal lapisin plat lagi.
        Kalau kesulitan si gak ya orang indonesia mah pinter2 ngakalin gituan. Tp balik lagi gan tiap hal mesti ada plus&minusnya

        Guest
  2. kalo lbh fabrikasi lbh efisien.. brati irit biaya produksi.. harusnya bsa lbh murah..

    btw mesin baru newEsp.. apa ini buat saingin mesin suzuki SEP yg di sematin ke brugman?

    Guest
    • Pabrikan juga butuh untung kaliiiii.. itung2annya biar bisa ngikuti inflasi ya harusvputar otak biar klo harga naik .. naikmya gk kebanyakan.. ntar klo dr beat sampe vario dah pake sasis ini juga kerasa murahnya . Alias udah BEP modalnya

      Guest
      • Masalahnya brp % margin yg di set pabrikan? Bisa juga dibilang demi margin ga turun parts2x didowngrade

        Guest
    • ” Sasis baru eSAF menurut tmcblog lebih memiliki tingkat efesiensi pabrikasi yang lebih tinggi . Biaya Produksi yang bisa ditekan, waktu produksi yang bisa ditekan, serta ketergantungan pada Bahan Besin turbular ataupun besi kotak jadi lebih bisa dikurangi….”

      harga tetep 17 juta skiaan..

      yang dugaan kartel kemarin gimana kelanjutannya sih?

      Guest
      • Itu si tebelnya sama saja kaya sasis besi kotak atau besi bulet wak
        Jadi yang ngebedain apa?
        Kalo besi kotak dipress kaya bentuk diatas juga bisa??

        Guest
        • Yang bedain itu proses fabrikasinya Om
          bending pipa hollow itu rawan thinning (pengurangan ketebalan) diarea yang tertekuk
          plat baja gak ada yang namanya thinning, dia dipotong lengkung dulu baru dilas
          harga material mungkin sama, tapi proses pembuatannya lebih efisien

          Guest
      • Menurut saya tebal segitu udah lebih dari cukup,delta box vixon juga kayanya tebal seperti itu,
        Bekas tukang press di yahaha waktu masih model 3c1 outer inner

        Guest
  3. Setiap produk pasti ada sisi Plus/Negatif

    Kalo menurut @tmcblog apa aja secara umum kelebihan dan minusnya rangka tadi…??

    Manusia pengen produk yang sempurna, sedangkan manusia pasti ada kekurangannya lahirlah Robot, intinya Manusia lebih seneng hasil karya Robot daripada Manusia lain karena lebih presisi dan low cost produksi…. Kemanakah manusia selanjutnya…??? ? ? ?

    Guest
  4. Setiap produk pasti ada sisi Plus/Negatif

    Kalo menurut @tmcblog apa aja secara umum kelebihan dan minusnya rangka tadi…??

    Manusia pengen produk yang sempurna, sedangkan manusia pasti ada kekurangannya lahirlah Robot, intinya Manusia lebih seneng hasil karya Robot daripada Manusia lain karena lebih presisi dan low cost produksi…. Kemanakah manusia selanjutnya…??? ? ? ?

    Guest
  5. Setahu saya klo model begitu, casisnya lbh berat dr yg versi lama.. hampir sama berat spt vario 125.. tingkat kestabilan sgt ok… Dibanding casis beAT/scoopy di RPM tinggi…
    Ngeri klo semua mini matic honda pake casis ini, bisa2 model2 new model hanya bertahan 2 tahunan, abis tu ganti baju…
    Dan skrg bisa dirasakan vario 125 dan yg new gk sampai 3 thn….

    Guest
  6. jadi dengan penerapan chassis & mesin baru ini apakah berarti skutik produksi AHM ke depannya akan memiliki desain/platform yg berbeda dengan skutik untuk pasar internasional?

    Guest
      • Honda memang pantas menjadi raja.selalu saja ada upgrade walau produknya laris.lihat saja velg beat,selalu ganti model walau motor itu laris kayak gas 3kg

        Guest
      • IC.
        kalau benar begitu, berarti Honda Indonesia sudah mulai dipercaya pabrikan Honda Jepang untuk membantu mengembangkan model global.
        salut.

        Guest
  7. Dr vendor yg brada di delta silicon rangka tsbt terpisah jd 4 bagian:

    1.Besi tegak miring kedepan sampai kom stir
    2.Rangka kiri
    3.Rangka kanan
    4.Braket hub dudukan tail light dan pengunci jok yg terdpt 4 lubang baut untuk behel/braket.

    Ke empatny bru d las menjadi satu di AHM.
    Baik vebdor maupun AHM semuanya sdh dilas menggunakan Robot welding dg bantuan jig saat pengelasan.

    Guest
  8. Diartikel bagian terakhir ada ” jika ini sukses”
    Berarti ini buat kelinci percobaan “sasisnya” berarti pembelinya juga….

    Guest
  9. Semua pabrikan ya pasti mengklaim sudah diuji dan kualitas lbh bagus. Mana ada yg bilang lbh ringkih palingan cuma alibi ini itu. Uda bodi ringkih rangka juga dibikin ringkih cat juga pudar. Bentar lagi jok juga cuma triplek dalemannya. ???

    Guest
    • Jangan dibeli klo ragu/ gak suka .. merk lain aja banyak kog.. biar yg ngebuktiin. Klo mayoritas gak ada masalah ya artinya anggapan situ gk bener ..tp klo yg beli pada rusak area rangka mungkin bisa jd opini anda benar

      Guest
  10. mirip dg sasis monokok vespa kali yah.. hhe
    klo gk salah sasis old pcx jg modelnya kya gini ya tp dengan besi bulat (ato kotak?)

    Guest
  11. Kirain rangkanya di cetak moldimg gitu .. tp itu warnanya emang asli kinclong ori color gitu apa dicat?

    Guest
  12. yg komen kok rangkanya tipis, kok ,kok

    Mulut anda sampah atau anda ga tau teknologi terkini.

    klo anda pelajari di teknik Mesin/Metalurgi. Ketebalan logam Bukanlah Hal Pasti untuk mendapatkan Kekuatan rangka.
    bentuk,material dan sudut yg tepat akan menghasilkan Rangka yg kuat.

    Liat itu Di gambar presentasiWOI, Warna Rangka yg ditunjukkan Berdasarkan Aplikasi KETEKNIKAN yg menunjukkan Kekuatan Rangka..

    Semakin muda warnanya maka semakin Kokoh.
    urutan Warna dalam kekuatan Bahan
    hijau>biru>kuning>merah>merahTua

    klo ada yg pernah pake Software Solidworks pasti tau itu, krna Software ini memang khusus buat Perancangan. dan akurasinya 99%

    Guest
    • Kalo semua sesuai presentasi, ga ada motor direcall.

      Ga ada motor yg terkenal penyakitnya kayak Tiger ane.

      Semua akan terbukti di jalanan boskuuu. Dan jalanan Indonesia… Lu tau sendirilaah

      Wkwkwkwkwk

      Guest
    • Ingat kasus rangka cb pada patah 1 persatu tanpa ada upaya recall
      Disini perlunya konsumen yg kritis, bloger independen yg brani kritik sepedas mungkin . Cuma fans boy lebih banyak d negri ini . Bloger independen juga d matikan secara halus

      Guest
      • Gen CB dimari kan sudah 3 generasi, yang ente maksud rangka patah di gen mana? Gen 1 dan 2?? Ada kasus lagi di gen 3???
        Jangan lah kaya orang politik isu lama digoreng terus,padahal ente ga tau apa yang dilakukan pabrikan guna memperbaiki cacat produksi tersebut,
        Ada yang recal kalo memang jumlahnya lebih dari 1% ada yang cuman perbaikan di next produksi

        Guest
    • ngga usah nyampah bro. warna semakin muda ki menerangkan beban yang ditanggung bro. dimana letak beban maksimalnya. kalau masih hijau mah aman. asal gak merah aja.
      aku biasane pakai inventor. analisisnya pakai ansys

      Guest
    • Kasus rangka patah bukannya dari gen 1 dan 2
      Dalam 2 generasi adakah perbaikan ( tanggung jawab atas barang yg sudah d jual )
      Update sasis gen ke 3 menandakan emang sasis gen 1 dan 2 ringkih d setor x
      Makanya d gen ke 3 ada improf berupa penambahan plat yg sebelumnya tidak ada dalam sasis gen 1 dan 2
      Ada update juga nunggu banyak yg komplain
      Kalau g ada yg share paling juga diem2 baek macem dari sasis gen 1
      Haruskah terulang baru komsumen boleh kritisi ?
      Yg sudah2 aja inisiatif perbaiki sendiri ( no recall/ no update)

      Guest
  13. Sepaham Wak… saya jg tringat rangka monokok pada mobil saat pandangan pertama…

    Dan apakah bisa jg saya katakan juga ini sasis mirip “deltabox” gitu???
    Sasis bukan tubular atau kotak ini kan jg diaplikasikan d bbrp maxiscoot ..seingat saya T-max jg gitu

    Saya pun jg lg lg berpikir sama Wak …akan kemana sasis dan engin baru(terutama mounting model nggantung nya) ini dibawa…ga mungkin hanya genio saja..pasti lambat laun skutik yg lain jg hijrah untuk efisiensi cost production

    Sempet ga sabar mo ambil ni skuter krn penasaran dan sangat trtarik dg sasis n mesinnya dalam penggumaan nya..

    dan bobot nya yg ringan..mengingat kan beat awal dan mio awal yg ringan..enak buat daily n short commuter..terasa handy dan ga bikin cepat fatigue tubuh… tapi saya tahan dulu..sepertiny ke depan akan ada model baru selain genio, yg terdekat mnurut saya beat yg akan mengikuti pake ni mesin n sasis..krn lifecycle nya udah lumayan lama.

    Terus terang body genio saya ga suka… lagi lagi honda semacam #cari_aman dalam hal disain atau ya itu td seperti yg sampean bilang…honda mau test case dulu

    Standar baru skuter low-mid entry level kayak nya nih sasis

    Guest
    • IMHO,
      AHM memang suka main aman.
      motor Genio ini somehow mengingatkan kepada Spacy yg digunakan AHM untuk mengetahui respon masyarakat terhadap ‘fitur’ AHO.
      jadi daripada langsung pasang AHO di Vario & Beat yg belum tentu diterima masyarakat dan bakal menjatuhkan image kedua volume maker AHM, mereka bikin line up baru (Spacy).
      dan benar, pas pertama kali Spacy dengan AHO keluar, respon konsumen mix, antara pro & kontra.
      begitu masyarakat sudah mulai terbiasa dengan AHO, barulah Vario & Beat ikut mengadopsi AHO.

      Guest
    • IMHO,
      AHM memang suka main aman.

      motor Genio ini somehow mengingatkan kepada Spacy yg digunakan AHM untuk mengetahui respon masyarakat terhadap ‘fitur’ AHO.
      jadi daripada langsung pasang AHO di Vario & Beat yg belum tentu diterima masyarakat dan bakal menjatuhkan image kedua volume maker AHM, mereka bikin line up baru (Spacy).
      dan benar, pas pertama kali Spacy dengan AHO keluar, respon konsumen mix, antara pro & kontra.
      begitu masyarakat sudah mulai terbiasa dengan AHO, barulah Vario & Beat ikut mengadopsi AHO.

      Guest
    • ukuran katup 25,5 dan 22 masih bisa dipakai untuk 47 mm, asalkan sudut katup diubah. tapi dengan stroke 63,1, ukuran segitu menurut saya masih bisa dikecilkan jika mengacu pada powerband rpm matic harian. jika katup diperkecil, sudut bisa lebih kecil, lebih efisien daripada katup besar sudut besar.
      dan dengan stroke sebesar itu, saya kira sudah sangat ideal untuk matic dengan rpm maksimum 9000an. karena yang dipakai rpm bawah, jarang sekali 8000 rpm keatas. dengan stroke 63,1, batas aman 21 m/s piston speed kira2 9.900an rpm. jika diberi limiter 9500 rpm atau bahkan 9200 rpm sudah cocok sekali untuk matic harian.

      Guest
  14. @rian: masuk akal boss Rian.. cuman kan Tiger mu iku teknologi rangka (dan tangki bbm) tahun kapan? Kan era 1990 an.. meski yg kita beli misal rakitan 2004. Hehehe sek angge rongko diamond.. tapi soal ketebalan memang lebih tebel yg jadul daripada yg sekarang. Kembali lg ke ilnu teknik, tebal gk menjamin kuat.

    Guest
    • Malah nyasar dimarih..
      Ya kita liat aja next di project selanjutnya ahm dan efek sampingnya ntr jg keliatan pas banyak yg makek..

      Guest
  15. Aduh..kenapa eSAF pake kata “smart” kasihan yang suka pake kata tsb untuk produk sejenis setelahnya….he he he he maap becanda

    Guest
  16. Ane yakin next new product berbasis mesin dan sasis itu adalah new Vario 110, udah lama banget gak ada perubahan besar. Beat dan Scoopy kayaknya belakangan krn masih agak fresh.

    Guest
  17. kalo dibalik itu kayak twinspar nya cbr650 yg pake bahan steel lo,kalo cbr150 pake model gitu kayaknya lebih keren dibanding yg sekarang jalinan tubularnya kurang menarik

    Guest
  18. Masa seh pake laser cutting? Lebay deh….

    Jika pake laser justru tidak bisa di proses di mesin press, apalagi cuma pake plat 1,5-2 mm.
    Raw material, blanking, forming, piercing sparating bisa jadi satu, semuanya nge-line. dengan ketinggian lekukan segitu, pake mesin press mekanikpun bisa. Hal-hal macam itu biasanya kerjaan vendor, cuman weldingnya di internal mereka sendiri. Tinggal gimana perlakuan anti rust mereka, you know lah, nasib plat dari produsen satu ini.

    Selamat datang era d*lt* s**g wkwkwkwk

    Guest
    • Kl abang 1 ini yakin kerja dr subcont oem,tau kiprahnya anak didik hastra,pertama ngasih harga sebosok bosoknya, kompetitor kalah, 6bln masspro minta naik harga, kl ngga…ya ngga masuk…memang banting harga….lihat kondisi stdr tengahe, ampuuunn

      Guest
  19. Yang penting material ditingkatkan. Selama ini mesin honda terkesan lebih awet (gak ngebul) karna stroke lebih pendek dr yamaha. Yamaha lebih jengat tp gampang ngebul. Tau deh kalo ada peningkatan material juga

    Guest
    • wah berarti piston speed pengaruh banget sama ketahanan mesin ya? kita lihat deh gimana kalau mesin honda menggunakan long stroke, 63 mm panjang juga ya

      Guest
      • Pengaruh bgt bos, Kebetulan karna suka motor jd usaha dibidang permotoran juga. Jd punya banyak motor dan bisa mengamati. Sesama Honda aja. Revo 100cc stroke 49,5 mm itu lebih awet daripada mesin revo 110 stroke 55. Emang lebih torque 110. Tapi yang 100cc jauh lebih awet . Buat kerja keras tiap Hari revo 100 8 tahun baru ngebul, yang 110 3 tahun udah berasap

        Guest
        • Serius ini menarik, karena saya juga mengalami hal yang sama. Kebetulan motor punya ortu dan Honda semua, saya bandingkan yang saya pakai supra x lawas panjang stroke 49,5 Mm dan supra x 125 tahun 2010 panjang stroke 57,9 Mm (kalau tidak salah ya) lebih tahan mesin lawas. Sama-sama kerja keras bahkan yang supra x lawas saya baru berasap setelah lebih kurang 10 tahun lebih (produksi 2003) kalau supra x 125 rasanya baru 5 tahun sudah mulai berkurang tenaga dan mulai berasap ringan.

          Guest
      • saya pakai b**t baru 25K km, ketika ganti oli di 20K itu, oli yang keluar tidak ada 1/2 gelas, cuma beberapa sendok. kaget saya, karena ganti oli menurut anjuran pabrik 4000 km. padahal sebelumnya ganti oli di 4000 km sekali kapasitas oli masih normal (berkurang sedikit). sekarang ganti oli di 2000 km pun oli sudah berkurang banyak, padahal sudah pakai top up. kapasitas oli didisi sesuai anjuran, sisanya ditambahkan ketika mulai berkurang (oli beat 0,7 l penggantian periodik, beli 0,8 l kan sisa). coba pakai full synthetic tetap gk pengaruh, sama2 boros oli. mesin tidak ngebul, tidak ada kebocoran. tapi anehnya, punya teman saya sudah 30000 km pun masih normal. tapi ganti olinya tiap 2000 km.

        Guest
  20. Fabrikasi full autonomasi.. Mayan karyawan ahm berkurang banyak… So sad sih.. tapi.. Las-lasan ee ayam ala ahm musnah..

    Tinggal QC nya nih digalakin, biar konsisten

    Guest
  21. tinggal dicek saja jarak antar tiang blok silinder itu muat piston berapa mm dgn asumsi tebal liner 3mm tuk korek harian. kalo muat piston 56mm saja, rame yg beli tuk korek harian.

    Guest
  22. Menurut perkiraan sy untuk sasis dan mesin baru ini akan dipake juga update vario 110 esp yg tinggal menghitung bulan saja akan brojol…. Hhhh

    Guest
  23. Yang membela AHM bahwa sasis genio ini sudah melewati hasil tes dan pasti kuat, ingatlah kasus rangka tralis patah di CB150… katanya sudah melewati tes tapi ternyata banyak yang patah di bagian X…

    ingat, seperti yg dibilang wak Taufik bahwa prioritas AHM dalam membuat sasis baru genio ini adalah EFISIENSI produksi (bahan, harga, waktu)… bukan untuk keawetan atau daya tahan jangka lama… trend masyarakat Indonesia adalah ganti motor tiap 3 tahun dan AHM membaca trend ini sehingga dibuatlah rangka sekali pakai,sekali rusak susah diperbaikai dan langsung buang… silakan googling istilah PLANNED OBSOLETE…trend ini sudah lama berlangsung di dunia Hand Phone, sekarang merambat ke dunia otomotif …CATAT

    Guest

Leave a Reply to Lupa Bernafas Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.