TMCBLOG.com – Laptime tercepat sampai sesi FP2 MotoGP Sachsenring 2019 ditorehkan Marc Marquez 1:20,705. Sementara itu rekor Laptime Sachsenring adalah 1:20.270 atas nama Marc Marquez di tahun 2018 yang lalu. Sampai 10 menit pertama FP3 Aleix Espargaro memimpin disusul Marc dan Miller, namun secara umum Laptime tercepat bahkan sampai Menit ke 30 FP3 secara akumulasi belum terpecahkan. FP3 ini adalah kesempatan terakhir untuk menentukan 10 pembalap pertama yang memperoleh tiket langsung ke Kualifikasi Ke-dua (Q2).

Menit ke 31 Fabio Quartararo dengan ban Medium – Soft mulai memperbaiki posisi dari P3 ke P2, lalu di menit ke 33 Fabio Torehkan 1:20,515 dan Naik ke posisi teratas Time Sheet FP3 dan akumulasi FP1-FP3 sementara. Memasuki 10 menit terakhir FP3, Maverick Vinales yang menggunakan ban Hard – Hard torehkan 1:20,810 dan 1:20,686 secara berturut turut . . dan ini artinya cukup mengerikan, Hard Brooo, bukan soft.

Tibalah 5 menit terakhir dimana hampir semua pembalap masuk track dengan ban belakang Soft, termasuk Maverick Vinales dan Marc Marquez. Apakah Record 1:20,270 akan terpecahkan ? Marc dan Maverick lakukan Time Attack. Cal Sempat Naik ke posisi tiga, Marc TorehkanΒ  1:20,347 dan Naik ke posisi atas, Fabio Quartararo mengalami Whooble dan sempat membuat efek ke lengan kirinya, sementara lengan kanannya baru recovery dari Operasi cider Arm Pump. Dan akhirnnya Marc Marquez tampil sebagai yang tercepat di sesi FP3 MotoGP Sachsenring Jerman 2019. Quartararo di Posisi ke dua, disusul Vinales di Posisi Top3

10 pembalap pertama yang akan masuk sesi Q2 adalah Marc Marquez, Quartararo, Vinales, Crutchlow,Rins, Morbidelli, Petrucci,Miller, Mir dan Pol Espargaro. Sementara itu Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso harus ‘dicuci’ dulu di sesi Q1.

Taufik of BuitenZorg

81 COMMENTS

  1. Hadeuh,mau Petrucci disuruh ngawal dia juga kalo struggle nya ampun2an di sirkuit yg dia gak suka kayak gitu ya susah mau deketin poin Marquez

    Duc,u need another Ace rider!

    Guest
    • #04 cuma pembalap biasa,yg diandalin cuma konsisten doang,bukan alien. sejak 2012 DIPABRIKAN DUC DUC gak pernah JURDUN,itu belum dihitung pas diREPSOL HONDA🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣,(KAYAK GT MASIH DIPERTAHANIN JUGAH)πŸ€”πŸ€”

      Guest
  2. bukannya yg abis operasi arm-pump itu cuma tangan kanan nya aja ya ??
    atau keduanya ??
    sori kudet nih

    Guest
  3. agk aneh ini, baik #46 maupun #12 gk bs improve ctatan wktu ktika pasang ban soft, agk jauh k blkang ban soft mchlin jg dkritik dgn pedas sm jack Miller…

    Guest
  4. Local Hero Bradl tadi kenceng diawal lama2 melempem mungkin saat race bisa melaju bikin ganggu barisan di depan atau paling gak misi Sleding teckle πŸ˜‚

    Guest
    • mungkin tertolong konfigurasi Track dimana Mayoritas tikungan ke kiri, cidera Cal di Dengkul kanan sementara tikungan Kanan cuma 3, imho πŸ˜€

      Administrator
    • Iya brow memang ini bukan lintasan yg ramah dengan mesin v .. tp disini mesin i4 dituampolin kesekian kalinya sama mesin v

      Guest
  5. Vinales pakai Hard malah bisa catat waktu bagus …

    piranti disk brake juga ganti..
    pengaruh juga pengeremaan tadi quartaro dan Vinales sempat beberapa kali out …

    Guest
  6. Amazing wak..sebegitu ngefect nya kedatangan mantan staf magneti yg merapat ke yamaha..tumben ban hard bisa

    Guest
    • Masih tanya ngefek apa gak brow? …kayak mantan kamu ,pasti Luar dalamnya juga kamu tau … begitu pun ini .. nah

      Guest
  7. Tuh kan dengan hire teknisi ECU Pirelli semua terpecahkan masalah yamano

    Akhirnya bisa seru nih MotoGP

    Bagi ABH-ABM

    Guest
  8. Rins kenapa pakai ban hard? Ini trek pendek dan 70 persen ke kiri. Apakah mau ganti riding style jadi lebih agresif? Mungkin habis belajar dari Assen kmrn. Susah podium 1 kalau masih pake “natural riding style”.

    Guest
  9. Saya mencari Bradl. Apa dia bisa di barisan depan atau justru seperti Paduka di barisan menengah-ke bawah

    Guest

Leave a Reply to Gale gale Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.