TMCBLOG.com – Terlepas dari Lebih hebohnya suara komentatorΒ  dibandingkan suara Motornya sendiri( cek di link video twitter di bawah) , Dorna boleh dibilang cukup sukses menjalankan Debut race Perdana Balap Sepeda motor Listrik MotoE. Kerja keras mereka menghadirkan race di Sachsenring setelah luluh lantak didera kebakaran pada test Official sudah seperti kerja Sangkuriang dalam cerita dongeng Klasik Tradisional. Bikin Motor baru, paddock baru dan semua baru hanya dalam beberapa bulan saja. race Perdana MotoE yang dihentikan dalam 5 lap saja karean RedFlag akibat Crashnya Lorenzo Salvadori akhirnnya menghadirkan nama Nikki Tuli sebagai pemenang diikuti Oleh Bradley smith dan Mike Dimeglio. Om Pernat Bilang bahwa MotoE adalah Masa depan, namun Bukan masa depan dirinya, Nahhh Kepo sama pendapat pembalap MotoGP terhdap MotoE . .. Silahkan simak satu satu sob hasil wawancara yang dilakukan GPOne

Valentino Rossi : “Saya pikir Motor listrik dalam waktu dekat lebih cocok buat mobilitas Urban. Ia belum siap untuk Motorsport ”

Marc Marquez : ” Orang Bilang itu masa depan dan itu menarik . . saya lebih pilih suara dan mesin di MotoGP ”

Fabio Quartararo : ” Sepdamotor di MotoE adalah tipe lain dari Motorseperti Juga suara dan getaran yang diproduksi Oleh MotoGP ”

Maverick Vinales : ” bagi saya agak aneh naik sepedamotor tanpa suara, karena saya bergantung banget sama aspek yang satu ini , Kita lihat seperti apa mereka ”

Danilo Petrucci : ” MotoE mewakili masa depan jadi kategori ini Cepat atau lambat akan hadir. Saya percaya mesin (bakar) lebih baik, namun kta harus melihat cakrawala baru. Menurut saya yang etrbaik di MotoGP adalah mesin dan suaranya. Walau dengan Mesin Listrik, Mungkin mereka bisa memproduksi suara yang bagus ”

Andrea Dovizioso : ” Satu Hal yang mau saya katakan tentang MotoE adalah Savadori adalah teman baik saya, Saya mendoakan ia musim yang bagus ”

Franco Morbidelli : ” Mungkin ini adalah langkah maju menuju Masa depan ”

Joan Mir : ” Saya senang melihat MotoE beraksi,Β  . . . (namun) cukup aneh ”

Yap Pendapat pembalap memang beda beda ya. Paolo Simoncelli Juga menyampaikan pendapatnya kepada GPOne terhadap Penyelenggaraan MotoE. Motornya mungkin lebih sederhana, secara Part. Namun Menurut Polo Harga Penanganan Crashnya saat ini Cukup tinggi. Mungkin Paolo mengacu pada kejadian Crash Savadori dimana akhirnnya RD menghentikan Race karena Mashall sibuk di pinggir Track menangani motor yang di Baterainya tentu Masih tersimpan Potnsi daya listrik yang cukup tinggi dan berbahaya jika ada kesalahan penenganan.

Taufik of BuitenZorg

43 COMMENTS

    • saya yg sudah mengikuti balapan formula E dari season 1 sampai sekarang sudah terbiasa dengan suara listriknya
      malah actionnya lebih bagus dan menarik dari formula 1
      ya pas saya nonton moto e langsung tertarik dan sesuai dengan harapan saya walaupun lapnya masih sedikit
      semoga ada fitur attack mode (mario mode) di moto e di masa depan

      Guest
  1. marshalnya masing2 harus sambil bawa testpen hhe.. biar klo ada yg crash bisa diperiksa dulu motornya pke testpen biar aman dr sengatan listrik.. hhe.. πŸ˜€πŸ˜€

    Guest
    • kemarin lihat bradl di pit stop ganti ban. wah manteb tim honda japan, sdh macem pit stopnya F1. 10 detik, sdh sambil isi bensin. itu klo di apply di tim marc pasti kena protes lagi, wong Marc model loncat motor aja sdh gak bisa karena aturan parkirnya diubah. weleh2

      Guest
  2. Suara mesinnya ga berkarisma, lebih ke beraura mistis, kek rintihan robot hahaha..
    Overall balapannya cukup menarik, touringnya asyikk #ups

    Guest
    • Kalau nonton balapnya langsung itu gk touring loh.. Sempet ada battle pack seri gk abis abis antara Smith, Di Meglio, Sama Tuuli. Bahkan sampai barisan kedua aja mau ngejar barisan satu yang top 3 itu.. Sayang, keburu red flag jadinya kepaksa berenti

      Guest
        • Yang GP mah pasti, ada memequez jadinya cepet bosen en ngantukk.. Hoaam … Mending liat Moto3 ajah gitu mah

          Guest
  3. harusnya mesin pembakaranya saja yang diganti electrik sedangkan gearbox masih dipake kali aja dibuat meraung 20rb rpm lebih dahsyat dari mesin motogp
    btw mentoknya brp ribu rpm ya?

    Guest
    • Ya ane paham maksudnya biar gak kayak mainan balap matic, tp kan torsinya rata gk kayak mesin bakar broo.. lagian yg brisik dr motogp kan asalnya dari mesin bakarnya, bukan suara transmisinya..
      Bisa jadi masukan rider dikasi suara2 mesin bakar jd masukan. Keknya suara seperempat silinder oke juga tuh.. hehehehehe #saveseperempatsilindermode

      Guest
  4. Ga bakal laku wak… Dimari beli moge karena suarenye. Bakalan dibully dahh pasteee…… Klo bikers dimari maen nekat bisa bisa didemo, mungkin sekali apa malah berjilid tuhhh…..

    Guest
  5. Saya dukung vr6 balap d moto E untuk gelar juara ke 10nya, karena mustahil di moto gp menjadi juara lg

    Guest
  6. Mungkin besok2 saat bahan bakar fosil sudah menipis, kendaraan harian semua sudah bermesin listrik, smntra mesin bakar terbatas hanya untuk kepentingan kompetisi πŸ€”

    Guest
    • nahh ini ini. setuju bro 😎 klo sempat mesin listrik jd kelas utama balap, hancur lah wkwkk 75% penonton cabut

      Guest
      • Dulu pernah ada sob..bio Pertamax, warnanya ijo, di kabupaten ane cuma 1 SPBU doang yang jual…tapi sekarang udah ga ada lagi itu BBM…

        Guest
  7. Mungkin nunggu sejenis Kymco supernex dgn gearbox, suara mesin sintetis yg mirip motor bensin (dan jarak tempuh yg lebih panjang) baru nanti bisa diterima

    Guest
  8. Hi Mas Taufik. Maaf saya ingin bertanya soal MotoE
    Saya sempet nonton balapannya.. Saya penasaran
    – apa memang jarak balapnya begitu pendek? Karena hanya ada 7 Lap saat balapan
    – Lalu Pada saat ada pembalap yang jatuh waktu itu apa benar motornya sempet kebakar? (Sempet liat ada beberapa orang yang semprot foam kebakaran ke motor) .

    Terimakasih πŸ™

    Guest
    • Iya

      TT zero dan pikes peak itu berapa kilo ya?kok perasaan durasi balapnya lebih lama dibandingkan motoE kemarin,yg sama sama pake motor listrik,ada tim yg pake energica ego juga kan di TT zero

      Guest
    • sepertinya jumlah lap nya yg jadi 7 lap itu ada hubungannya dengan kondisi trek (yg agak basah) saat pagi hari. Jadi racenya (mulai startnya) sedikit di-delay, nunggu kondisi trek menjadi relatif lebih kering, berimbas jumlah lap jadi dikurangi

      Guest
  9. Ada catatan laptime nya nggak wak? Melihat konstruksi sasis swing arm dll ane ragu bisa nekuk enak.

    Guest
  10. no engine, no fuel and no sound. MotoE bukan motor balap tapi Remote Control πŸ˜†
    suatu saat mesin bensin akan hilang dari jalanan: Ya. tapi dari motorsport: TIDAK. hidup mesin bensin!! πŸ’ͺπŸ’ͺ

    Guest
  11. Balapanya sendiri seru kok, banyak aksi overtake, wide beberapa kali. terlihat pembalapnya belum terbiasa ngerem tanpa downshift.. πŸ™‚
    setuju sih soal penanganan crash yg agak serem terkait potensi daya baterai itu. tidak hanya api tp voltase liar yg bisa merembet. Imho

    Guest
  12. Wak nanya Dong . motoE ini Dorna produk . Apakah Tim Dan Pembalap Yg ikut Tetap Keluar biaya ? Atau malah Di bayar Oleh Dorna untuk Membalap Menggunakan MotoE ?

    Guest
  13. bisa bisa perang soundcard plug n play? perang speaker? bose? bang olufsen? harman kardon? bentuk motor kek matik imut imut tapi suara v8?

    Guest
  14. setuju setuju ahhh
    asal jangan pas lagi balapan bukan suara mesin tp suara kakek sugiono. kan repot wkwk πŸ˜…

    Guest

Leave a Reply to iyain ajah Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.