TMCBLOG.com – Hujan deras mengguyur sirkuit Suzuka, Mie Prefecture, Jepang pada hari ketiga sesi pengetesan pra-event Suzuka 8 Hours 2019, dan secara otomatis catatan waktu dari sesi tes sebelumnya tidak dapat terkoreksi pada hari ke-tiga ini. Team pabrikan Honda, Red Bull Honda HRC masih menguasai jalannya sesi test Suzuka 8 Hours 2019 diikuti oleh Yamaha Factory Racing Team membayangi di posisi ke-dua. Pada sesi test ke tiga Suzuka 8 hours ini banyak pembalap yang absen akibat bentrok dengan jadwal World SBK seri Laguna Seca 2019.

Stefan Bradl mengakhiri sesi test hari ketiga dengan menjadi rider tercepat di atas mesin Honda CBR100RR SP2 Fireblade dibawah naungan team Red Bull Honda HRC dengan catatan waktu 2 menit 8 detik sedangkan waktu tercepat test secara keseluruhan masih dipegang oleh rekan setim Bradl yakni Takumi Takahashi dengan waktu 2:05.939 detik. Dengan catatan waktu yang Takahashi catatkan secara otomatis mematahkan torehan waktu Fireblade tahun lalu di angka 2:06.127 detik.

Posisi kedua ditempati Yamaha Factory Racing, lewat catatan waktu rider tuan rumah Katsuyuki Nakasuga yang hadir. Sedangkan dua orang rekan setimnya di S8H tahun ini, Alex Lowes dan Michael van der Mark tidak bisa ikut berpartisipasi dalam tes ini karena ada World SBK seri Laguna Seca. Team pemegang piala Suzuka 8 Hours 4 tahun berturut ini mengandalkan Katsuyuki Nakasuga untuk membuat penyesuaian terakhir pada motor Yamaha R1. Nakasuga dibantu oleh rider Jepang lainnya yakni Kohta Nozane dan membukukan waktu terbaik mereka 2:06.213 detik.

Sementara itu dari team F.C.C. TSR Honda France telah memiliki ambisi sendiri dan juga performa ketiga rider-nya sangat baik dalam kondisi trek basah maupun kering. Misi dari team yang memiliki rider unggulan yakni Josh Hook, Freddy Foray dan Mike Di Meglio adalah untuk bisa finish di podium Suzuka 8 Hours untuk mempertahankan gelar juara dunia FIM EWC yang berhasil mereka raih musim lalu. Secara overall Honda Fireblade dengan nomor start #1 tersebut lebih cepat ketimbang para saingannya yaitu Yoshimura Suzuki Motul Racing, YART Yamaha dan Suzuki Endurance Racing Team selama jalannya test di Suzuka Jepang.

Hasil Test Suzuka 8 hours 2019

  1. Red Bull Honda – 2:05.939
  2. Yamaha Factory Racing Team – 2:06.213
  3. Musashi RT Harc-Pro Honda – 2:06.276
  4. F.C.C. TSR Honda France – 2:06.789
  5. Yoshimura Suzuki Motul Racing – 2:07.495
  6. YART Yamaha – 2:07.709

 

 

55 COMMENTS

  1. mas nug…andai nih ya..andai, kalo repsol mundur dari HRC, apakah REDBULL langsung matic ke HRC??? yg menentukan waktu?!

    Guest
    • Akra fokus di suaranya tapi ga oke membuang panas. Gak ada yang makai di endurance race kek gini. Paham??

      Guest
    • Ducati
      Entar pas habis dr suzuka8h balik ke WSBK.rea,Lowes,vdm masih capek,si Bautista segar bugar 😂😂🤣

      Guest
  2. Kayaknya si Fireblade lebih enak dipake di wet track,zaqwan Zaidi menang asb kemarin pas wet race
    Atau yg paling jinak kalo dipake di air dibanding superbike yg lain 🤔

    Guest
    • Power delivery Bagus bro. Si baba ngrancang cbr konsepnya emang total control. Dr chasis sampe mesin jinak. Kebalikan sAMA RCV. kalo honda bikin prototype motogp dngn basis cbr mungkin banyak pembalap yg cepat diatas honda. Namun gak akan bisa diperkosa sampai limit oleh pembalap alien seperti marc

      Guest
    • denger2 Hayabusa modif Turbocharger sanggup ngalahin bosskuh. gak tau sih bener gaknya. lagian baru rumor juga dibuatin ma pabrikannya. hehehe

      Guest
    • Superioritas H2 gak diragukan. Auto verboden. Fastest motorbike ever built. Ain’t no bikez able to compete

      Guest
    • Gak ngefek ke market secara langsung. Klo wsbk ada pengaruhnya. Jadi kawa maennya di wsbk. Motogp pun.. Ppffffftttt…

      Guest
  3. Karena ada 2 sponsor oli di kubu yamaha, saya jadi berpikir keras, sebenernya pake Yamalube apa Motul sih..?

    Guest
  4. Suzuka itu milik honda. Honda sudah terlalu sering juara di awal dulu. Sekarang cuma ngemong, menyenang-nyenangkan yang lain. Juga biar terjadi putaran uang bisnis. Klo gak percaya silakan tanya ke ‘Tak ada yang bisa’ Dia selez honhon senior,

    Guest
  5. Jorge Lorenzo tetap paling oke. Cuma suzuka 8h mah kecil. Gak da manuver manuveran. Jagoan turing gitu loch.

    Guest
  6. Akhirnya ada artikelnya… Itungan point ewc gimana yaa?, Sepertinya agak berat buat f.c.c honda mempertahankan tahtanya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.