TMCBLOG.com – Sobat Sekalian, Jika ada yang bilang basis Engine dan Sasis dari Honda ADV150 dan Honda PCX itu sama itu adalah benar. Namun Bukan artinya ADV150 cuma PCX yang dikasih Kosmetik Bergaya Explorer Jalanan Karena memang menurut data yang tmcblog dapat dari AHM ada lumayan banyak perbedaan keduanya . . Cekidot nih penjabarannya sob

Bicara Soal Sasis, memang benar basisnya PCX dan ADV150 adalah mirip yakni tipe double Craddle, namun Honda ADV150 memiliki banyak perbedaan detail dengan PCX. Perbedaan detail sasis itu di antaranya ada pada bagian dudukan bodi cover, windscreen, dudukan kabel,dudukan suspensi belakang, dan dudukan lampu belakang.

Kombinasi ban ‘Belang’

Dilihat dari Ukuran ban di mana Velg depan ADV 150 lebar 2,5 inci dibalut ban 110/50 diamater 14 inci. Lebar Velg belakang 3,5 inci dibalut ban 130/70 diamater 13 inci. Sementara Untuk PCX 150 lebar Velg depan 2,5 inci dibalut ban 11/80 diamater  lingkar 14 inci. Sedangkan untuk pelek belakang lebar 3,5 inci memakai ban 120/70 diamater lingkar 14 inci.

Terlihat Memang ukuran Rodanya belang. Menurut Pak Endro Sutarno, Technical Service Division AHM hal ini dikarenakan Honda ingin memberikan Karakter Dual Purpose pada ADV150 walaupun kata ADV sendiri bukan diartikan Adventure, namun ke kata ‘ advance’. Seperti Kita Ketahui Motor motor dual Purpose dan Urban explorer banyak yang memiliki pola kombinasi Roda depan dengan diameter lebih besar dibandingkan Dengan roda belakang.

Torsi Lebih Tinggi dan Lebih Irit

Honda ADV150 adalah Motor Bergenre Sporty maskulin dengan karakter Road Explorer dengan style Adventure. Oleh karena itu Honda berupaya memberikan Experience yang berbeda saat ngebetot gas dibandingkan dengan Honda PCX yang bergenre Sporty Praktis (penamaan ini diutarakan oleh pak Thomas Wijaya Direktur Marketing AHM). Yap Akselerasi ADV dibuat lebih nampol dengan Fokus di rpm menengah dan bawah. Secara empirik Torsi maksimum dari ADV150 0,6 Nm lebih tinggi dari PCX. Gimana Cara Honda membuat Torsi ADV lebih tinggi dari PCX ?

Injector Honda ADV150 berbeda dengan Injector PCX walaupun sama sama 6 Lubang. Diperkirakan debit semprotan bahan Bakarnya beda, namun angka pasti ukurannya belum sempat diukur. Selain Injector, ada perbedaan dari Intake Filter udara Seperti yang bisa sobat lihat di Gambar atas dimana selang Intake memiliki panjang yang berbeda. Pak Endro menambahkan ” tutup filter beda dan lebih besar sedikit “ Selain itu Setingan Di ECM ( ECU) Juga berbeda. Muffler memiliki bentuk dan konstruksi dalam yang ditujukan semua untuk memberikan experience ADV150 yang lebih Torque dari PCX.

Secara umum Konsumsi Bahan bakar Honda ADV150 berdasarkan perngukuran Internal AHM ( 46,6 km/liter) Lebih irit dibandingkan Dengan Honda PCX150 (45 km/liter)

Suspensi lebih siap Buat Road Explorer

Yang juga berbeda dari ADV150 dan PCX adalah soal suspensinya Suspensi depan ADV 150 Berjenis Teleskopik, memiliki tinggi 460 mm dan Jarak main suspensi depan ADV 150 depan 130 mm. Sementara tinggi Suspensi depan PCX 150 hanya 430. Suspensi belakang ADV 150 memiliki panjang 395 mm denngan jarak Main 120mm, sedangkan PCX 150 hanya 350 mm. satulagi,  Suspensi belakang ADV 150 sudah dilengkapi sub tank, berbeda dengan PCX 150 yang masih single tube.

terlihat dari Panjangnya saja baik suspendi depan dan belakang memang dibuat agar Motor ini menjadi Lebih jenjang dan siap untuk menghadapi medan lebih keras dibandingkan dengan medan Jalanan Road biasa. Yang jadi pertanyaan adalah isi dari Sub-tanknya apa ? Kta akan bahas suspensi Showa ADV150 ini secara detail, Namun Untuk sementara bocorannya adalah Sub-tank itu Bukan sub-tank abal abal atau kosmetik doang. Ada fungsinya dimana di ruangan subtank tersebutlah pertemuan antara fluida Oil dan Udara bertemu

Emergency Stop Signal Untuk ADV150

Perbedaan terakhir dan paling Signifikan dari Honda ADV150 dibandingkan PCX adalah Kehadiran Fitur SS atau Emergency Stop Signal yang hanya tersedia pada ADV 150 versi ABS. Fitur ini sebelumnya dibenamkan pada Honda CBR150R MY2019. ESS yang sebelumnya merupakan turunan dari Fitur yang dihadirkan di Honda Goldwing ini secara otomatis akan mengaktifkan lampu hazard saat rem dioperasikan mendadak, sehingga dapat memberikan peringatan ke pengendara di sekitarnya terutama pada posisi di belakang kendaraan untuk menghindari kemungkinan kecelakaan.

Kenapa Cuma Ada di ADV150 ABS ? Karena Karena Otak yang menjalankan sistem ESS di ADV150 adalah Modulator ( ECU ABS ). Cara Kerjanya adalah. Ketika ECU ABS ( Modulator ABS ) mendeteksi Kecepatan Motor di atas 50 km/jam dan terjadi deselarasi ( penurunan kecepatan) tiba tiba Karena Panic Braking / rem mendadak maka Sistem Kelistrikan Dari Honda ADV150 akan menyalakan semua Lampu sen bersamaan dengan Model kedipan cepat, lebih cepat dari frekuensi kedipan lampu sen dan hazzard.

Ternyata lumayan Banyak perbedaan antara Honda ADV150 dan Honda PCX. Silahkan dikunyah kunyah, semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

70 COMMENTS

    • Semoga pcx lokal segera diganti secara total penampilannya. Frightening sekali. Bikin saya ngekodzel-kodzel girap-girap, auto nyemplung selokan pura-pura b.a.b. Takut. Designnya menuntut untuk dilihat, ehh setelah dekat jadi eneg. Moga aja totally changed disennya. Aamiin Aamiin Allahuma Aamiin

      Guest
    • Entah mengapa ane kok lebih seneng desain PCX yg elegan dan mewah…, ADV terlalu sporty.
      Mungkin karena faktor umur kali ya..

      *Baru sadar klo umur udah 30 lebih

      Guest
  1. Lucu sih, ada yg mempermasalahkan mesin kedua motor ini sama (yg ngomong kaya gini biasanya fansboy tertentu), padahal itu juga salah satu faktor penekan harga, ntar klo di kasih mesin beda yg lbih advance dan harga naik dibilang mahal, toh di mobil berbagi platform mesin gini udah biasa, bahkan sekelas supra sma z4

    Guest
    • Ya masih mending kalo sama mesin dan sam type, ,mesin metik ya buat metik, ,
      Mosok mesin metik buat sport, ,buat bebek pula, ,apa gak kebangetan salomenya???
      Kadang ga ngaca dulu si, ,

      Guest
  2. Gredek kek vario 150 n pcx ga om? Klo ga gredek kira2 di update bagian apa yak? Pengen tak kanibalin buat vario 150 w
    … Baru turun dari dealer udah gredek aja

    Guest
    • Ya semua motor matik pasti gredek mas.
      ADV ini juga bakalan gredek.

      Bisa dilubangi bagian mangkuk kopling nya supaya ampas debu kampas kopling keluar gak tertahan di dalam mangkuk.

      Cukup ampuh.

      Editor
      • Solusi simpel dan ampuh ?
        Kenapa pabrikan g updatr part y?
        Padahal tinggal contek solusi yg d temukan bengkel pinggir jalan
        G perlu kluar biyaya riset lg
        Tp tetep aja fitur gredek tetep d pertahankan
        Macem vitur vampir d merek garputala

        Guest
        • Kenapa pabrikan ga melakukan hal seperti memberikan bolong-bolong pada mangkok kampas ganda? Jawaban sederhana yang dari dulu juga sudah ada jawabannya yaitu “DURABILITY” alias tahan lama suatu part.
          Lebih baik membersihkan CVT tiap 2 bulan tapi kampas awet sampe tahunan daripada mangkok di bolongin dan kampas cepat abis kemudian CVT cepat kotor dan lebih bahaya buat konsumen yg malas service motornya

          Guest
        • Se gak awet2nya kampas cvt apa cuma berumur 3-4bln kalau mangkok d bolongi ?
          Kalau bicara mals servis bukanya sama aja dr orok udah gledek cvt lebih cepat kotor maka interfal serfis akan lebih cepat d banding cvt yg d bolongi
          Logika p g kebalik2 pak kalau alasan durabiliti kampas yg berujung makin banyak kotoran sedangkan tujuan d bolong supaya g cepet kotor ?
          Mohon d luruskan !

          Guest
      • Wak saya ada vario 110 karbu udah hampir 10 tahun belum ganti kampas dll, gak ada itu gredeg2,,

        Kalo generalisir semua matic pasti gredeg berlebihan deh
        Lebih tepatnya karena kualitas kampas dan mangkuk matic sekarang yang rendah

        Ibarat kampas rem dan piringan, kalo kualitas rendah ya berdecit, cakram yang murahan ya gampang peyang

        Guest
    • Pabrikan mendesain motor satu macam harus tahan berbagai skenario.
      entah skenario user di jalanan sangat berbedu, banjir, lama gak dipakai sampai dimasukin binatang, dll

      dibolongi supaya kotoran internal keluar, pasti reaiko kotoran eksternal masuk

      Guest
  3. Waktu test drive Picex menghantuui kah wak “ngeredex” kan produk global ya Masa penyakitnya sama heeheehe

    Guest
      • Nah ini. Kalo g tubless bs aja lebih murah. Konstruksinya beda. Versi X-ADV plus USD plus pelek spoke. *Aliran standariyah gak suka modif

        Guest
        • Development cost-nya Kang… spoke wheel macam Revo itu kan dari zaman federal, lah ini ADV desain baru, prosesnya panjang, pastilah gak ke uber dengan waktu launching, velg cast wheel cuman otak-atik satu cetakan, itu pun konstruksi nya kayaknya lebih murah dari new embit atau cebe yang pakai core…

          Guest
    • karena mayoritas konsumen Indonesia lebih suka velg CW daripada spoke (silahkan lihat sendiri data beberapa tahun yg lalu tentang penjualan motor dengan velg spoke kalau dibandingkan velg CW).
      toh yg beli ini motor juga mostly pasti cuma dipakai buat ke mall atau ke pasar, gak akan sampai dipakai offroad, ya kalaupun sama mereka mau dipakai rada kasar pun paling pol juga dipakai buat ngehajar jalanan aspal tambal sulam khas Indonesia.

      Guest
  4. Oprekan matik paling gampang naikin torsi wak, ,
    Kilik dikit area CVT dapet 15nm
    Apalagi basis mesin PCX/vario yang kit oprekan sudah bejibun, ,
    BTW kualitas belt CVT vario yang bergerigi luar dalem ko jelek ya, ,mosok pemakaian baru 1th digeber 120kpj dipantura protol beltnya, ,beda sama yang model sebelumnya, ,sampek 2th sampek bosen pun gak protol protol, ,

    Guest
  5. Adv150 ini revisi dari kasus bengkok visual pcx…kecuali ini dibuat bengkok visual juga, artinya jd trend baru…

    Guest
  6. Alhamdulillah Wak.. selalu mencerahkan sampe dalem dalemnya, bukan berjilid-jilid kupas kulit sawang sinawang.. di awang-awang.. mau mendekat mengelus malu, tapi dari jauh keliatan makin rindu.. ???

    Guest
  7. Nah betul kan opini saya,
    ADV itu adalah penyempurnaan dari PCX namun dibalut dengan model atau genre baru. Ada beda pun paling “sedikit” jadi soal part fast moving antara PCX dan ADV masih bisa saling bertukar.
    Apalagi mendengar perbaikan di “Dudukan suspensi belakang” itu sebetulnya yg perlu dibenahi dari current PCX.
    Selamat buat Hodna dan tunggu saya akhir tahun ini semoga terlaksana meminang ADV hehehe…???

    Guest
  8. ESS, TCS itu kan cuma selipan code aja di ECU, mestinya bukan hal yang rumit dan gak menambah ongkos produksi. Beda dengan ABS yang perlu menambah master buat sistem hidrolik

    Guest
    • secara teori memang gampang, tapi realisasi tidak semudah itu,
      contoh paling gampang, di mobil merk Jepang level menengah ke atas yg rata-rata sudah pakai rem ABS pun tidak semuanya punya Emergency Stop Signal.
      biasanya cuma mobil Eropa (dan beberapa mobil Jepang mewah) yg punya ESS.

      Guest
      • Itu yang bikin penasaran,.. jangan-jangan ESS dan TCS cuma gimmick doang. Sama seperti slot charger 5V kan gak semua mobil nyediain (banyakan 12V, itu pun cuma di dashboard depan), padahal berapa sih harganya adaptor/charger

        Guest
      • TCS di XMAX misalnya, kan cuma ngebandingin kecepatan roda depan dan roda belakang, dimana sensor dan disc-nya sudah ada (bawaan dari sistem ABS).
        BTW, kemarin udah nyoba ADV150 sih, posisi duduk dan bawaannya mirip Aerox, cuma mesin lebih halus dan galakan dikit. Urusan penampilan emang ganteng banget sih

        Guest
    • Nah, selain sensor kecepatan (yang sudah ada) dan rem (juga sudah ada), sensor apa yang perlu ditambah? Outputnya toh cuma nyalain lampu emergency, yang switchnya juga sudah terkoneksi ke ECU

      Guest
    • Aku pikir kan bisa aja digandeng ama sensor ABS: Jika ABS aktif, otomatis lampu sinyal ESS juga aktif. Atau biar lebih sensitif, jika kecepatan turun secara agresif dan pedal rem diinjak maka ESS aktif. Output-nya toh cuma lampu kedip-kedip, akurasi penentuan aktif/tidaknya ESS bukan hal yang kritikal seperti fungsi ABS

      Guest
  9. Siang bang taufik, itu kalo velg+roda honda PCX depan belakang di PnP di honda ADV 150 kira2 bisa ngga ya? Sepertinya kalo honda ADV 150 di modif ala ala supermoto gitu keren… hehehe

    Guest
  10. Haduh wak jauh kalo adv disandingkan dengan pcx, adv keren futuristik, pcx njeber kek barongsai jauh dari kata elegan ???

    Guest
  11. Saya setuju dg tak ada yg bisa…
    15-17 didapat dr mana?sedangkan matic dual purpose hanya ada di kelas bigbike macam honda,bmw..hanya awang2 tingkat dewa kah?

    Guest
    • Nimbrung,,, kayaknya 15-17 itu didapat dari pengamatan di jalan raya (contoh xride modif pakai ring 17)

      Guest
    • baca sebelum2nya donnnk om jebat…. sampe dibilang artikel pembodohan loh tmc, karena bilang catnya dan kualitas stikernya bagus…

      Guest
  12. banyak nyimak tulisan diatas….

    pernah baca di mind genesis,, jaman revo lbh laku dari sbelah..pdhal banyak yg dicaci….tapi kadang isi kepala kita gak bisa mewakili 1 suara doank…harus pilih mayoritas…. karena menurut gw gantengan vega blm tentu orang kebanyakan beli vega….

    Guest
  13. pcx advance. mesin masih vario 150++
    design nya lebih baik dari pcx yg mirip lampu hias berjalan. adv lebih macho. kalah elegan dari nmax dan masih kurang sporty dari aerox. tapi terlihat lebih kekar

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.