TMCBLOG.com – Di awal seri Austria kita sempat dikejutkan dengan informasi bahwa Alex Marquez sudah melakukan negosiasi sangat serius dengan petronas untuk membalap di team Petronas SRT Moto2 Musim 2020 nanti. Namun akhirnnya negosiasi yang tinggal selangkah lagi tersebut kandas karena sinyalemen veto dari Yamaha . .  Yes, management dari pembalap yang merupakan adik kandung dari juara dunia MotoGP 5 kali yang diwakili Emilio Alzamora ini sudah berbicara dengan Petronas via manager team Johan Stigefelt. Namun via Speedweek diketahui bahwa Alzamora menginginkan garansi Petronas untuk menampatkan Alex Marquez di MotoGP tahun 2021. Dan setelah mengetahui hal ini, jelas Yamaha Petronas dan Yamaha mulai bereaksi.

Jika kita ingat-ingat lagi, pada tahun 2018 yang lalu nama Alex Marquez juga sempat disebut. Namun kala itu Lin Jarvis dengan kalimat yang tidak langsung mengatakan bahwa agak aneh rasanya melihat ada pembalap Yamaha yang saudaranya membalap untuk rival. Namun kata-kata tersebut tidaklah disebutkan lagi dalam perkara kali ini oleh Lin Jarvis. Melainkan sepertinya Yamaha belum bisa memberikan garansi / menjanjikan seat MotoGP kepada Alex Marquez di 2021 nanti.

Manager team Petronas Yamaha SRT Wilco Zeelenberg mengatakan ” Saya bertanggung jawab di MotoGP, Johan Stigefelt bertanggung jawab di team Moto2. Saya tahu negosiasi di Austria dilakukan di hari Jumat, namun situasi berubah jam demi jam “. Lin Jarvis hanya bilang gini ke media ” Apa yang Petronas lakukan di Moto2 bukan urusan kami, namun di Yamaha, kami belum berfikir mengenai kombinasi pembalap di 2021, saya tidak mau bicara lebih lanjut mengenai hal ini .” Sementara itu Team Principal Petronas-Yamaha, Datuk Razlan Razali tidak mau menjelaskan kegagalan negosiasi dengan Alex Marquez ini ” Kami bernegosiasi dengan Alex Marquez, namun ia tetap di team Moto2 lamanya “

Update ! Marc VDS menginformasikan bahwa Alex marquez Memperpanjang kontrak dengan Team estrella Galicia 0,0 Marc VDS Moto2 untuk 2020.

Yes kebayang juga sih bagaimana jika ini kejadian di 2021, dimana Alex dan Marc tinggal di bawah atap yang sama dan bebas berbagi informasi. Lalu jua Emilio Alzamora yang merupakan manager pribadi dari Marc Marquez dan Alex Marquez akan bisa berada di dua pit box pabrikan berbeda yang bisa dikatakan ‘seteru abadi’, Yamaha dan Honda dalam satu kesempatan. Terlebih lagi Alzamora sudah dekat dengan HRC secara personal dengan akses yang cukup luas di dalam HRC. Somehow opini liar bisa saja ia jadi Spy Yamaha di box Repsol Honda dan bisa juga jadi Spy Honda di box Yamaha ..  Double Agent dong ? Hehehehe

Taufik of BuitenZorg

181 COMMENTS

    • Justru karena kurang bagus, MM93 mungkin jg diam-diam berharap kl AM73 mengendarai M1 atau GSX-RR yg lebih rider friendly d debutnya saat naik kelas k MotoGP.

      Guest
      • Kata siapa?
        Kan petronas yg pengin cm keganjal yamaha* udah keki duluan. AM73 minta jg engga kan?
        Apa pernah ada statment AM73 pingin ‘motor yg mudah’? Jangan dibalik..
        Dimoto2 saja AM73 lebih bertaji naik mesin yg lebih brutal kan?

        Guest
        • Mesin Triumph emang lebih bertenaga dibandingkan mesin CBR-600, tapi apakah lebih brutal?

          IMO, dengan motor yang lebih bertenaga rider memiliki lebih banyak opsi racing line. Bisa memanfaatkan rolling speed untuk nambah corner speed, atau squaring macam motor V4, fast in fast out. Salah ambil racing line, masih bisa koreksi.

          Sementara dengan CBR-600 yg underpowered dibandingkan Triumph, racing line yang harus diambil harus sempurna, salah ambil racing line, punishmentnya gede. Dan di era seperti itu, AM73 g bisa berbuat banyak, beda dengan track record MM93 di Moto2. Bahkan (CMIIW) salah seorang jurnalis sempat berkomentar “That’s why he would never move up to MotoGP” setelah AM73 crash saat dia memimpin di depan. Sampe ada anekdot, AM73 is MotoGP’s Ralf Schumacher.

          Guest
      • Mesin Triumph mirip Yamaha ya bro Amin?.. kalo udah greng langsung ngacir, sekali nya matot, ya wassalam.. ??

        Guest
        • Kenapa harus Yamaha, kan sy juga nyebutin GSX-RR. AFAIK, mesin inline hampir selalu cocok dengan rider yang baru naik kelas. Sebaliknya, motor berkonfigurasi V seperti mimpi buruk buat rookies (yah wlpun pasti ada kasus pengecualian). G heran probabilitas Rookies memperoleh hasil bagus dg mesin inline, selalu lebih besar dibandingkan rookies yg begitu naik kelas langsung pk mesin V

          Guest
    • Bener juga apa kata jarvis, krn 2021 byk sekali peristiwa yg akan terjadi dgn banyaknya kontrak pebalap yg habis. Apapun bisa terjadi, dan yamaha tentu berharap sekaliber zarco, iannone, bautista, petrucci bahkan marques sendiri bisa saja masuk yamaha, never say never..

      Guest
    • @AIM-1N
      lebih bertenaga dan lebih brutal, YES. 125 hp vs 140 hp. power delivery flat vs agresif. simon crafar dan MCN udh membuktikan, itupun masih 765 versi mentah yg mereka tes blum pake ecu magnetti

      Guest
  1. Mending yang pasti2 aja..

    Quartararo masuk Yamaha factory bareng Vinales. Zarco ditarik ke Petronas Yamaha bareng Morbidelli.

    Mbah 46, udah waktunya istirahat dan kawin..

    Guest
    • Tapi sepertinya pintu yamaha sudah tertutup buat zarco
      Ingat sebelum jz5 pergi ke ktm
      Yamaha sudah lebih dulu menawarkan sadel m1 speck pabrikan (mungkin yg saat ini di isi fm20)

      Si mbah prestasinya sih masih lumayan bagus di banding miridnya, masalahnya gaji si mbah lumayan besar ngabisin biaya buat riset

      Guest
      • Zarco udah deal ama KTM di akhir 2017 … Melalui manajernya.

        Tahun 2018 masih tolah toleh, tapi aslinya udah deal ama KTM. Itu sebabnya begitu Zarco tau kalo Puig ga pernah diajak bicara ama Fellon, dia marah besar.

        Guest
  2. apakah ducati tidak tertarik? padahal ini bisa jadi jalan untuk mereka mendekati marc marquez… tapi kalo dipikir2 apa iya marc mau pindah gara2 ada adiknya disitu? ah lieur…

    Guest
    • 40 nikah, 41-42 punya anak (itupun kalau langsung) 47 anaknya umur 5tahun bisa dikenalin miniGP50cc punya cina.
      50thn anaknya umur 8tahun bisa coba NF100 Honda.
      masih masuk, kalau ditunda lagi berat..

      Guest
  3. pernyataan ini bisa berakibat bahwa selama karir am dan mm tidak mau bergabung dengan yamaha. mm emang sudah bagus tp am siapa yang tahu
    dulu cs dan jl ketutup sama dp nyatanya dp hanya jadi runner hasil maksimal

    Guest
        • nah ini, udah ada contoh, espargaro bersaudara & schumacer bersaudara, walau bersaing di dalam lintasan tapi di luar lintasan tetep saudara & bisa menjaga profesionalitas, kan agak aneh kalo ada yg khawatir bocorin rahasia karena bersaudara, di f1 th 2002 kalo gak salah ralf schumacer crash di depan kakaknya, lalu si kakak alias michael schumacer kontak radio ke kru ferrari tanyain kondisi adiknya, tapi dia tetep jalanin race

          Guest
    • Aprilia – KTM sama2 payah, yg ada malah ketawa bareng2. haha

      Kalo mau main konspirasi, baiklah.
      2015-2016 Suzuki (Aleix) – Yamaha (Pol), bisa jadi salah satu alasan Suzuki bisa ngacirrr sejauh ini karena Yamaha kecolongan 2 tahun dgn keberadaan 2 bersaudara ini. Apalagi waktu itu Suzuki lagi anget2nya bikin motor baru, full konsesi pula, sama2 inline 4 pula. Plus adanya Davide Brivio perfect dah. Ibarat ada agen lama konsul sama agen baru. Brivio karena tau hal detailnya Yamaha kalo punya pertanyaan pasti spesifik, yg mungkin cuma butuh jawaban ga sampe 10 kata.

      nah loh

      Guest
        • Come on, itu open class, bahkan ga selevel dengan tim satelit.
          Kebanyakan tim open class cuma dpt mesin doang, sasis in house.
          Tp memang kalo ga salah saat itu Aleix make mesin+sasis M1 bekas dan lawas makanya bisa jadi juara tim open.

          Guest
        • @Kimochi
          Pada waktu itu Forward racing cuma dapet jatah mesin sama swing armnya doang dari Yamaha, sementara sasis dan lain-lain murni dari Forward racing (entah itu basis kalex atau apa lah)
          Jadi tenaganya enggak begitu sepresisi M1 aslinya karena mesinnya juga (kalau gk salah) enggak pake Seamless gear.

          Guest
  4. Alex mah sans
    Ada bekingan Estrella Galicia yg selalu menemani ini ??

    Di werpak marc juga nempel Estrella Galicia loh

    Guest
  5. kasian jg petronas moto2 pengen berprestasi terganjal syarat ini itu, mending ngontrak passini/navarro/baldassari aja kalo gitu

    Guest
  6. Opini liar?? kl bikin opinin liar sih, kreatifitasnya bisa tak terbatas, seperti kata Buzz Lightyear “To Infinity and Beyond”……………

    Guest
  7. Padahal rencana nurunin pawi ke moto3 terus slotnya diganti Alex
    Eh rencana tinggal rencana
    Kontrak Mario Suryo ajib aja ?

    Guest
  8. Wak Haji, coba sekali2 diulas soal Karel Abraham… doi prestasinya pas pasan di MotoGP, tapi kenapa masih bisa bertahan di MotoGP. apa ada kaitannya dengan Sirkuit Brno yang menyelenggarakan event Motogp

    Guest
    • Keuangan keluarga Keral Abraham punya andil yang cukup untuk kelangsungan hidup Avintia team sampai saat ini . .

      Meski nihil dalam prestasi dan pas2an dalam performa, sepertinya Avintia sedikit banyak masih butuh ‘peran’ Karel Abraham

      Editor
      • Dan itu adalah keluarga yg sayaang dgn anaknya.. Banyak uang.. Dari pada beli moge trus di pake ugal2an d jalan raya.. Bisa membahayakan sang buah hati.. Makanya di biayain ikut motogp aja.. Busa kebut2an.. Tapi safeti terjamin dan terkontrol.. Xixi ngawor mode on

        Guest
        • Kalau moge mah mending..cilakanya klo beli mbit mbeeer gledek bletak duor cacingan….dengan slogan hobi kami mahal….trus sruntulan di jalan ..apa malah ga repot…

          Guest
    • Ibarat kata Karel Abraham cabut Avintia kocar kacir, tapi kalau Avintia yang cabut, Karel Abraham tetep aja selow, malah jadi buruan tim tim budged rendah,

      Guest
  9. Kalo menurut ku udah bener sih kalo yamaha ga ngontrak Alex. Ya lucu aja, pasti akan muncul double agen seperti kata wak haji. Pasti nya sedikit banyak bakal mengganggu professionalitas kerja team.
    Si Alex biar di moto2 dulu aja. Trophy taun ini aja belum dia pegang.

    Guest
  10. Bukannya kebalik ya, harusnya yamaha yang bisa dapet bocoran info a1 dari tim oren kalo mereka ngrekrut adik dari pembalap paling dominan 7 tahun terakhir

    Guest
    • Keluarga Marquez lebih dekat ke HRC. Apalagi Emilio Alzamora (manajer pribadi Marc dan Alex) punya akses yg luas di HRC.
      Apa mungkin Alzamora ngebocorin apa2 saja yang ada di dalem HRC ke Yamaha? Maka yang ditakutkan adalah proyek Yamaha akan diketahui HRC jika Alex di Petronas Yamaha MotoGP.

      Editor
        • @infantri Saya cuma menyambung apa yang sudah Gunther sampaikan di Speedweek kang..
          Kalo soal spionase-nya sih bakalan rugi dua2nya, karena udah pernah terjadi di Formula 1 dengan FIA mengambil tindakan tegas utk pelaku.

          Editor
        • Wah ini akan sangat menarik jika bener kejadian… Karena perangnya luar biasa sengit.. Hehehe

          Guest
  11. Harusnya dibales HRC mem blacklist marini dan anak cucu Rossi ???

    Urusan personal kok dibawa sampe mati ke urusan profesional ???

    Guest
    • Wah ini lg, pakai blacklist segala.. HRC mah siapa aja gan, dr negara dan suku mana aja gan asal bisa jurdun motogp. Dohan, criville, rossi, hayden, stoner, markes. Kenapa ente yg baper….

      Guest
  12. Kalo begini terus kapan Yamaha bisa maju nyalip Ducati dan Honda? Padahal Akademi Fantasi Indosiar 46 udah pada resign.

    Guest
    • G ada yg baper. Alasannya masih masuk akal kok. Buat Lin Jarvis dan Yamaha, masih ada MV12, F1/4, Morbidelli. Dan masih ada kemungkinan untuk rekrut Zarco kl mau ngejar rider yg berpengalaman. Dan untuk musim 2021, mending mikirnya ntar 2020. Mikirin 2020 bisa sukses apa g aj udah bikin pusing Jarvis apa Yamaha.

      Guest
  13. bawa alex marquez ke yamaha trus yamaha maju gitu..ngimpi…
    alex marquez bukan pembalap alien x…
    butuh berapa lama buat juara moto2..jiwa fighting nya juga biasa aja..ga ky abangnya…malah mundur yg ada bocor semua data ntr ?

    Guest
  14. Kalo mau bikin agen rahasia Filipo tossi aja di fake firing,trua ngelamar ke YFR,lalu kalo udah dapat informasi rahasia dr YFR dibocorin ke HRC
    Ribet amat ah,pake Alzamora lah,Alek Marquez lah ??

    Guest
    • Mereka gak bakal bisa tau isi Daleman M1 atau data data nya kalo bukan mekanik
      Tapi harus diinformasikan ke tossi dulu,jangan kejadian Ducati terulang lagi ??

      Guest
  15. Menurut saya apa yg dikatakan lin gak masuk akal klo cma mata mata. Karakter mesin beda i4,v4 mana bisa mematai. Klo bisa itu CC,dovi,JL, dll dlu bangkotan di yamaha. Klo ke suzuki baru masuk akal bisa saling mematai krn sama” i4.

    Guest
    • Klo mnurut sya yg was2 itu harusnya hrc cos managernya udh tau daleman hrc. Nah ko ini yg was2 malah yamaha,

      Guest
    • Betul juga tuh, justru kyk manager suzuki skrg tuh dlunya diyamaha kan. Klo honda tuh waspada ke ducati yg mesinnya sama juga.

      Guest
  16. AM punya jalan ninja nya sendiri sayang kawasaki udh mundur, tp selama manager nya sama yg lain bakal berpikir sama?. kalau memang bgt, berarti benar cara satu satu nya rekrut MM ya bajak adik nya dlu. hmmmm

    Guest
  17. alasan yg logis sebenernya sih.. tp pertimbangan spionase gt jg pasti dibarengi smp pertimbangan lain kayak potensi a.marquez, probabilitas menangnya, rekomendasi sponsor nya yamaha dll.. bisa jd lebih milih rider lain yg punya potensi setara/lebih dr a.marquez, jg di rekomen sm sponsor tanpa resiko spionase..

    Guest
  18. AM ke tim satelit Suzuki di 2021 pasti cocok (kalo bakal beneran ada itu tim)

    kalo pake mesin yg sama dengan kakaknya, nanti selalu dibanding2kan, dia harus bisa lepas dari bayang2 kakaknya, yg pasti bakal mempengaruhi performanya karena selalu dibanding2kan

    Guest
    • @Nginio pabrikan sembahan ente jga sama bolotnya, saking bolotnya ampe jdi team ampass bbrapa taun ini. Saking ampasnya susah mau Juara seri aja

      Guest
    • faktanya musim lalu rins itu masuk ‘radar Y’, bhkan rins lebih dulu d lirik dripd morbi, tpi rins lebih memilih stay d suzuki, krna d suzuki dia dijadikan ujung tombak sdangkan d tim Y dia bakal rider ke 2

      Guest
  19. Kalo bro mentega opini bukan nyinyir ???
    Jadi bedakan ya mas bro semua yg dsini
    Tiap bro mentega komen di artikel manapaun itu fakta dan opini bukan NYINYIR ??

    Guest
  20. Positive thinking itu justru sebaliknya, bahwa para rider tetap profesional n masing2 ingin jadi yang terdepan
    Berpikiran bahwa marquez bersaudara bakal saling membocorkan informasi rahasia bukan positive thinking
    Sorry ya wak haji n mas nug,
    TAPI itu wajar dan ane sependapat jika dikhawatirkan
    Tp ane gak setuju jika sampai memblock seorang rider
    Let say jika memang terjadi
    Memangnya alex gak mau juara,
    Krn dengan membocorkan info akan menguntungkan marc
    Trus srt statusnya tetap satelit

    Ane masih yakin keduanya (+alzamora) tetap profesional
    Karir mereka masih panjang d motogp
    Sangat riskan untuk melakukan hal2 yg bisa merusak kepercayaan dr sebuah pabrikan
    Tp sekali lagi kalaupun zeelenberg n jarvis curiga, ya wajar aja
    N zeelenberg cukup bijak dengan mengatakan belum kepikiran formasi 2021

    Guest
    • Wow thx

      Btw kalo itu pun bukan positive thinking (my opinion)
      Itu berarti berpikir bahwa jarvis cukup curigaan
      (Sekalipun jarvis demikian, ane memaklumi walau tidak bisa membenarkan)
      Kita ambil yg pasti2 aja,
      Bahwa jarvis (diatas ane salah kira dengan zeelenberg) belum berpikir ttg formasi 2021 seperti yg dia katakan ke media
      Toh masih ada 2020, masih ada waktu untuk evaluasi
      N 2021 rossi vinales n morbid abis kontrak semua, banyak yg harus dipikirkan
      Terlalu gambling jika saat ini sudah memberi jaminan motor untuk alex

      Btw untuk sekelas jarvis tidak baik memblock alex hanya krn dia adik marc
      Istilahnya never say never
      Bisa jadi kedepannya yamaha punya peluang ambil marc
      Gak mungkin gak diambil
      Hr ini musuh besok rekan
      Apa iya spt sebagian fbh yg terpaksa jilat ludah krn ejek jolor ketika masih d yamaha atw ducati

      Guest
    • Bentar bentar, lu bilang bukannya ngata2in? Lu lupa ngata2in markes klo balap ngawur lah, membahayakan lah, gk sportif lah, noh.. Sekalinya kabur malah banyak yg bilang membosankan
      Lu lupa lu pernah ngata2in hrc gk guna udah bikin cbr sp1 sp2 tapi gk ada hasil? Luar biasa sekali kepribadian lu

      Guest
  21. Jadi berandai andai, jika kalau seandainya AM73 ganti managert apakah masih di block ama YFR???
    Jika iya ini bukan persoalan spionase lagi tpi lebih kepada personal Marq family

    Guest
    • Exactly menurut gua bukan hal yg sulit buat marc brother pisah manager. Karna marc pasti pengen alex berkembang di MotoGP GP, dan mereka bisa jadi rival di kasta yg sama. Gak mungkin spionase jadi the only reason

      Guest
  22. menurut saya …. jangan berharap banyak mm join ke yamaha deh …

    meskipun never say never …

    jauh lebih baik mm di hrc atau mungkin iseng-2 main ke ducati atau ktm esok-2
    atau kalo pingin yg i4 ya ke marzuki aja .. toh sama hasilnya kan

    Guest
      • Iya bro, tahun 2020 tetep stay di marc vds aja, petronas moto2 bukan tim bagus, jika mampu konsisten 2019, 2020 jurdun yakin bakal banyak tim berebut

        Guest
        • Mungkin krn nilai positif petronas punya tim d motogp
          Btw di detik udah ada berita alex deal dgn marc vds

          Guest
  23. Kalau moge mah mending..cilakanya klo beli mbit mbeeer gledek bletak duor cacingan….dengan slogan hobi kami mahal….trus sruntulan di jalan ..apa malah ga repot…

    Guest
  24. Sepertinya keputusan keluarga, Alex blm siap. Mungkin khawatir serangan psikis ada 2 Marquez di kelas yg sama dng prestasi yg berkebalikan, meskipun alasan beda motor..

    Guest
  25. Lg ngebayangin,,,, klo rekor jurdun MM93 udh lbh dr yg diperoleh VR46,
    Trs MM93 mlai petualangan pindah pabrikan ke ducati ato tim lain.
    Apakah AM73 bs msk yamaha biar mempertahankan tren positive karierny(MM93 keluar dr HRC) ,,,,, tau sndri rookie kbnykn sukses d atas mesin Inline.

    Guest
  26. apapun itu alasanny saya yakin pasti ada efek “sepang clash 2015”, yup memang cukup masuk akal klau d bilang ada potensi double agen klau alex marquez gbung ymha srt dan cenderung d rugikan adlh pihak ymha krna maneger pribadi marquez bersaudar sudah identik dgn hrc dan alex senderi yg lebih junior dari marc tentu marc yg lebih pegang kendali, tpi pertanyaanny, petronas ymha srt kan tim satelit dan tradisi ymha sendiri sangatttttttttttttttt jarang melibatkan rider tim satelit mareka untuk pengembangan motorny aplgi ‘dilibatkan’ dalam proyek rahasia sprti pengembangan motor untuk jangka pnjang misalny dan bahkan itupun bisa d atasi dalam klausul kontrak…..

    jdi menurut saya alasanny itu cukup logis tpi tidak murni hanya krna itu saja dan saya yakin sepang clash ’15 punya andi fivti fivti., dan klau sudah bhas spang clash 2015 pasti ada nama rossi didalamny…. knp saya yakin rossi juga punya andil???
    lihat saja morbidelli yg prestasiny bhkan lebih baik prestasi folger ketika d tech3 ymha dulu, tpi knp ymha lebih memilihny drpda dani jorge khususny dani pedrosa, pdhal pedrosa dlm pembicaraan kontrakny hanya minta motor faktori support tpi ymha bilang tak sanggup tpi ke morbi mereka sanggup?? jawabny ROSSI efek.
    yah kyak musim 2017 lh dimna kla itu vinales baru masuk ke ymha langsung dominan dan rossi keteteran, pengembangan motorny langsung d alihkan ke rossi kan?(dan dristu lh pelan tpi pasti ymha mkin terpuruk).
    jdi kejadian itu sudah bisa menggambarkan betapa dominanny rossi di pihak Y

    Guest
  27. Kasus Espargaro Brother waktu itu gimana om,,, Pol di Tech3, Aleix di Suzuki. Sama2 mesin Inline 4. (Bahkan terekam kamera kala itu, mereka saling ngobrol di lintasan, di atas motor masing-masing setelah Free Practice. Kemudian dari belakang Crutchlow datang dgn gestur menggoda kedua kaka adik itu)
    Apakah dari pengalaman Espargaro Brother, Yamaha saat ini harus memveto Alex Marquez, atau Mungkin buat Yamaha Marquez Brother lebih layak di suudzon’n di banding Espargaro Brother???

    Kolom komentar artikel MotoGP di sini bikim betah euy, komentarnya walau ada debat kecil, tetap berisi… joss tmcblog.com

    Guest
    • Kali aja waktu itu Suzuki ga terlalu dianggap.. sekarang kan urusannya sama Honda yang notabene rival abadi. Plus ada peristiwa 2015 yang melibatkan rider berpengaruh dimasing2 tim..

      Guest
  28. kasus pol & aleix esp kurang pas dijadikan perbandingan. krn saat ini Marc posisinya jurdun bertahan. sekecil apapun info yg hrc pegang jd super sensitif. pun jg status Yamaha vs Honda yg udah kaya seteru abadi di GP. beda dgn esp brothers yg blm pernah bertarung di klasmen 3 besar

    Guest
  29. Pada banyak bacot lu smua.. Tinggal nonton nikmati beres.. Kl ga trima atau ga rela apa pun itu.. Njalani sdri aja sana kl bisa.. Salam madyang

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.