TMCBLOG.com – Suzuki VStrom memang menunggu keputusan Suzuki Indonesia untuk bisa digulirkan Di Indonesia. Persiapan dan Niatnya sudah ada, terbukti dari gerak gerik SIS yang telah mendaftarkan NJKB ( Nilai Jual Kendaraan Bermotor ) yang jadi dasar perhitungan Pajak dan Juga Harga Jual On The Road dari sebuah Motor dari Dari kode Suzuki DL250. Sepanjang yang tmcblog tahu nama DL250 mengarah ke V-Strom 250 . . Nah Kabar dari luar mengahdirkan bahwa suzuki telah memperkenalkan beberapa warna Baru dari suzuki V-Strom untuk Model year 2020

Sulahkan deh sobat Cek beberapa warnannya . . . Jadi Bukan hanya Kombinasi Warna Putih – Kuning saja, ada kombinasi Putih-merah, Putih Biru dan satu warna yang cukup menarik yakni putih dengan grafis agak agak berbau Kamuflase . . . Secara umum spek Mesin tidak banyak berubah, namun ada beberapa update minor yang dilakukan suzuki seperti :

Merubah batang/ step dari payung Klep Intake yang menurut suzuki punya fungsi untuk mengecilkan friksi/ Resistance pergerakan klep Intake sehingga dapat menghasilkan performa dan emisi Gas Buang lebih baik . . . hmmm adakan sobat Yang mau bantu menjelaskan kenapa bisa mengecilkan Batang stem klep bisa berpengaruh pada emisi ? Namun yang pasti ditunggu banget Suzuki Indoensia mengahdirkan Produk ini , jangan sampai ketinggalan Momentum nih

Taufik of BUitenZorg

29 COMMENTS

  1. Wah.. Artikel kaporit pengamat nih tentang pembakaran mesin, harusnya pertanyaan wak taufik bisa dijawab dengan mudah

    Guest
  2. Perubahan bentuk dibatang klepnya hampir sama kasusnya antara sonic 125 dengan CS-1, dimana pada batang klep CS-1 (yg mendekati payungnya) juga mengecil..
    Fungsi batang klep yg mengecil agar Air flow pada lubang intake bisa lebih lancar..

    Guest
    • Bisa jd itu benar om airflow makin minim hambatannya ,tp diartikel diatas klaim suzuki tentang ngurangi friksi. Gesekan. Kalo makin kecil makin ringan pasti,makin kecil makin longgor makin mengurangi gesekan jg logis. Tp apa gak “oblak”? Sebelumnya kan besar jd kecil. Oh I see. Mungkin yg dimaksud friksi itu antara batang klem dengan aliran kabut bahan bakar kali ya. Cmiiw

      Guest
      • @Sanjaya
        Yup, friksi disini antara air flow dengan batang klepnya karena bagian batang (stem) yg mengecil itu bukan yg mendem / masuk ke seat stem / dudukan batangnya..
        Saya dulu sengaja beli Valve ori CS-1 untuk dipasang di Karisma karena bentuk profil stemnya..

        Guest
    • “Merubah batang/ step dari payung Klep Intake yang menurut suzuki punya fungsi untuk mengecilkan friksi / Resistance pergerakan klep Intake ….”

      Menambahakan saja mengenai pergerakan klep, ilustrasinya seperti efek drag / biasa disebut coefisien drag.. Wak Haji Taufik pernah juga membahasnya, dimana flow yg mengenai / menabarak suatu media akan berefek turbulensi.

      Semakin kecil efek dragnya, flow / aliran akan semakin lancar dan media yg dilewatinya pun (jika bisa bergerak) akan lebih mudah digerakkan.

      Mohon dikoreksi bila ada yang salah, masih belajar Om..

      Guest
  3. Emang agak susah sih masukin ini krn masih ada versys 250 2 cylinder dohc di angka 62jtan, masukin di bawah 60jt juga kasian gak ada untungnya, cr250l rally jelas bukan halangan krn di angka 74jtan.
    Viar vortex 250 sama Benelli trk251 juga masih pada ragu2 untuk dipinang.

    Guest
  4. Itu maksudnya untuk mengurangi friksi aliran di intake port sebelum masuk ruang bakar, karena dsana kan membelok jalurnya jdi berefek pada aliran, makanya batang klep di kecilin mengurangi efek hambatan ketika masuk ke ruang bakar, lbh bagus lagi kalau klepnya d buat landai sudutnya d dekat seatnya atau jalur masuknya, itu bagus bgt buat efisiensi volumetriknya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.