TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui pada tahun 2019 ini AHM memberikan gebrakan dengan menghadirkan Kelas Supermoto CRF150L di ajang Honda Dream Cup. Gelarannya sendiri bukan diseting berjenis eksebisi lagi, langsung beraura kompetisi yang ketat dan ini jelas direspon oleh team dan pembalap dengan mempersiapkan tunggangan sebaik mungkin. Salah satunya adalah upaya Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta menurunkan pembalap senior Fitriansyah Kete dan mempersiapkan pembalap nasional ini dengan tunggangan yang tak kalah heboh setupnya.

Secara umum, Fitriansyah Kete hadir di kelas yang cukup bergengsi yakni kelas CRF150L Supermoto Tune-Up s/d 180cc Open. Dimana spek mesin dan tracknya hampir boleh dibilang menyamai kelas serupa di ajang Street Supermoto yang sudah terkenal seantero balap nasional yakni Trial Game asphalt. ART Yogya nggak mau main-main, setup dan racikan dari Honda CRF150L supermoto tunggangan Kete dipercayakan kepada Mlethiz MBKW2 Yogyakarta.

Haris Sakti Prabowo alias Mlethiz saat TMCBlog coba cari tahu infonya di paddock HDC Seri dua purwokerto ini menyatakan bahwa secara umum spek ubahan yang diberikan di tunggangan Kete mirip sama spek Trial Game Asphalt dimana power mesin 180 cc-nya sudah tembus sampai bisa menghadirkan 30 hp.

Resep yang bisa TMCBlog lihat secara fisik dari motor Kete adalah penggunaan knalpot pendek layaknya pacuan road racing bebek underbone karya Creampie Racing Muffler. Ubahan suspensi USD yang luarnya standaran namun jeroannya sudah ditunning oleh ADD Suspension danĀ  suspensi belakang yang mengunakan brand Racing Bros asal Taiwan. Selain itu memang ada hal lain seperti setup.

Mengenai performanya sendiri pada sesi QTT di hari Sabtu Kete bisa menorehkan laptime tercepat ke dua dan berhak start dari front row pada Race day dan akhirnnya bisa finish di posisi dua 5,58 detik dibelakang Tommy Salim.

Taufik of BuitenZorg

 

22 COMMENTS

    • Coba aja beli verza/crf, modif sampe 30hp, pake buat harian…
      Biar yakin gmn rasanya di kantong & capek bolak balik ke bengkel

      Guest
    • Kalo sy perhatikan itu std rangkanya mas, khas ada “celemot” pada welding sambungannya. Tp musti ada foto full jg biar ketahuan apa ada tambahan penguat apa justru ini bikinan sendiri dimiripin orinya..

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.