TMCBLOG.com – Sabtu pagi race Weekend MotoGP Misano 2019 Hadirlah sesi terakhir yang akan menentukan Posisi Top10 Pembalap yang akan memperoleh tiket langsung ke Q2. Seperti kita ketahui sampai FP2 kemarin Maverick Vinales hadir sebagai yang tercepat dengan laptime 1:32,775 sementara itu pemegang Laptime record sirkuit ini adalah Jorge Lorenzo dengan angka 1:31,629 ketika ia masih membesut Desmosedici GP18 setahun yang lalu. Di awal awal sesi FP3 Marc Marquez menggunakan Ban kombinasi medium medium sudah berusaha torehkan Laptime cepat 1:33,051 diikuti Vinales dan Quartararo.

Memasuki 10 menit terakhir, tepatnya menit ke 35 Pol espargaro sempat merangsek ke Posisi dua sementara. Valentino Rossi yang juga merilis helm special Misano 2019 mengalami perbaikan Laptime Juga jelang Menit ke 40. Di Menit ke 40 Maverick dengan ban Soft soft mencoba melakukan Time Attack dan akhirnnya ia torehkan 1:32,437 dan lansgung memimpin time sheet.

Maverick masih terus mengail Laptime diikkuti Quartararo Yang juga menggunakan Ban soft soft. Menit ke 43 Fabio torehkan 1:32,346 dan menggantikan Maverick memimpin Time sheet. Fabio Mencoba sekali lagi dan ia memperuncing laptimenya menjadi 1:32,081. Dan akhirnnya Kembali fabio Quartararo menjadi yang tercepat di sesi FP3 MotoGP Misano 2019 ini diikuti Oleh Maverick Vianles dan Nama yang mengejutkan Pol Espargaro di posisi tiga tercepat

Yap Yamaha Juga mendominasi Top 10 pembalap tercepat akumulasi FP1 sampai FP3 MotoGP Misano 2019. ke 10 dari mereka Mereka adalah Fabio Quartararo, Vinales, Pol Espargaro, Marquez, Morbidelli, Nakagami, Rosi, Rins, Pirro dan Dovizioso. Sementara itu nama nama kuat seperti Johann Zarco, Crutchlow dan Petrucci harus ikut dulu Q1 sebelum bisa tembus ikut Q2 nanti sore sob.

Taufik of BuitenZorg

 

56 COMMENTS

    • Baru juga 3 seri KTM keliatan punya taji minimal pas FP ama Q. Belum cocok buat dibahas. Di akhir musim baru bisa dilihat apa kemajuan KTM ini nyata atau cuma semu?

      Guest
    • Menurutku sedikit banyak ada efek juga dari masukan pedrosa karena pedrosa itu sangat berpengalaman dengan hodna rc213v yang “dicopy” ktm jadi rc16

      Guest
  1. Nah kan dovi dibarisan tengah .. gimana mau bikin gap dekat didepan kalau begini wak .. ngurusin diri sendiri aja begini .. pirro molah didepannya nih .. holesot ngesot g bakal bisa membantu banyak katak nya kalau gap per lap nya segini …

    Guest
  2. Apakah elektroniknya yamaha dah fix oleh N gadda, nunggu hasil race saja. Karena paket MM honda masih bisa nandingin di top 5. Itu KTM mulai kuat juga, seru nih.

    Guest
  3. Time attack ngacir semua yamaha…pas race memble memble..kemudian disusul statement vinales rossi dkk : “motor kami kencang saat timeattack tapi pas race motor kami tiba tiba lemot sehingga sulit bersaing dipack terdepan”…begitulah kemudian hasil setiap race..atau hasil pas practice…

    Guest
      • Berdasarkan artikel..misano ini cocok untuk motor motor yang kurang bertenaga…bisa dibaca diatas…mungkin karakternya gak bikin motor disiksa..jadi motor2 power besar terkebiri disini dan motor motor lemah power all out karena mungkin sesuai spek..#analisangawur berdasarkan artikel wak haji

        Guest
  4. Seperti yg sdh sering saya tulis, Yamaha salah diagnosa penyakit. Penyakitnya bukan di motor, tp di rider. Rossi tuh skill dan mentalnya juara, tp masanya telah berlalu. Sementara Vina gak memiliki mental juara, terdepan jika yg dilawan waktu. Tp untuk battle, mentalnya tiba2 berubah jadi ayam sayur. Coba rekrut si Quartararo dan si Zarco, selesai masalah. Yamaha itu bukan tim kaleng kaleng, mustahil gak bisa bikin motor kompetitif.
    Mmg sih berat kalo mengharap ngalahin Marquez, tp untuk sekedar menekuk tim lain mah eces.

    Guest
    • Masuk akal juga bro…liat vinales sejauh ini kayak ayam sayur bener juga..mental dogfight nya lemahh..rossi sensor motoriknya udah termakan usia..nafsu umur 25thn tapi jeroan udah 38thn awokwowkkk uda gak sinkron..mau gaspol takut intinya

      Guest
      • Imo, Ngeliat hasil quarta dgn motor std yg dikebiri jadi pelecut semangat buat maverick yg selama ini adem ayem. Secara ga langsung dia ga mau malu kalah sama rider satelit yg lebih muda. Hadirnya quarta scr g langsung memunculkan rivalitas baru dalam team yg selama ini ga ada di yamaha mgkin krna umur beda jauh dengan the doctor. Dan mav pun pede ga mau ikut2an pake doule barrel muffler, cover disc brake dll…. Toh quarta dengan tanpa part2 tsb bisa bagus juga hasilnya.

        Guest
  5. Imo, Ngeliat hasil quarta dgn motor std yg dikebiri jadi pelecut semangat buat maverick yg selama ini adem ayem. Secara ga langsung dia ga mau malu kalah sama rider satelit yg lebih muda. Hadirnya quarta scr g langsung memunculkan rivalitas baru dalam team yg selama ini ga ada di yamaha mgkin krna umur beda jauh dengan the doctor. Dan mav pun pede ga mau ikut2an pake doule barrel muffler, cover disc brake dll…. Toh quarta dengan tanpa part2 tsb bisa bagus juga hasilnya.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.