TMCBLOG.com – Yamaha Factory Racing MotoGP Semenjak awal Mencoba Untuk memaksimalkan kemampuan para insinyur insiyur elektronik Inhousenya Untuk Memecahkan labirin algoritma Software elektronik Magneti Marelli. Namun Akselerasi Ducati Yang semenjak Lama punya kedekatan dengan Magneti Marelli, Ataupun Honda yang memanfaatkan Fake Fire Ducati untuk memperoleh Insiyur Muda Nan jenius Magneti Marelli Sepertinya sulit Untuk dikejar Oleh Pabrikan Iwata ini walaupun Faktanya di tahun tahun terakhir ini hadir satu satuan Tugas Khusus Elektronik yang diketuai oleh Michele Gadda . . .

Via Informasi Menarik dari Mat Oxley Yang berasal dari Informasi paddock, Mulai 2020 Yamaha akan memperoleh Tambahan kekuatan di jajaran SDM yang jagi ngotak atik elektronik. Orang tersebut adalah Marco Frigerio, Teknisi elektronik yang saat ini menangani Jack Miller di Pramac Ducati dengan Ducati Desmosedici GP19.

Yes, Fregerio Baru akan bergabung dengan Yamaha Mulai 1 januari 2020 nanti dan kabarnya Gigi Dall’Igna Marah besar setelah mengetahui Fakta pembajakan SDM yang dilakukan Oleh Yamaha ini. Tidak ada yang mengetahui besarnya Nominal Materi yang akan diterima Fregerio namun sinyalemennya sih memang lebih besar dari apa yang ia etrima dari Pramac Ducati.

Namun ini jelas sepadan sih, karena sudah pasti yamaha sangat berharap Freferio dapat mengenbalikan Kesuksesan Yamaha. Sebagai gambaran saat 4 tahun terakhir era Inhouse elektrnik 2012-2015 yamaha mengoleksi 30 kemenangan namun selama Era Unified Electronik yang sudah berjalan selama  tiga, tiga per empat Musim yamaha baru mengoleksi 12 kemenangan . . Turun lebih dari 50 persen, dan salah satu Kendala utama nya disinyalir adalah sedikitnya pengetahuan mereka terhadap ECU dan Software Pirellli Magneti Marelli . . Buat sobat Yang ingin kembali flash Back mengenai cerita Bajak Membajak Teknisi Elektronik yang bahkan mungkin lebih Seru lagi sila dengar podcast di bawah ini :

taufik of BuitenZorg

117 COMMENTS

      • Di era single ecu yang diuntungkan Ducati, dan yang merasakan duriannya adalah yamaha dan honda. 2015 tahun dimana pertama kali diselenggarakan dengan single ecu dan yamaha juara. 2016-2019 honda juara. Malah sang pelopor ecu angop2. Masalah yamaha menurut apa yang terjadi di race2 bukan masalah ecu. Manajemen ban yang kurang dan start yang buruk

        Guest
  1. Ga cuma dall igna,smua petinggi ducduc bakalan mencak2 klo tahun depan yamama kompetitif. Balik lagi ke era ecu inhouse yg persaingan titelnya cuma 2 factory

    Guest
  2. nyaman aja dengar wak haji cerita di podcast seputaran lingkup moto gp sampai2 hampir ketiduran wak. Gawat juga ya wak motogp di belakang layar ??

    Guest
  3. Ntar nti bisa diubah pake ecu lain lagi gak ya. Sebenarnya ducati yg paling diuntungkan dgn ecu ini dan honda jg cpt ambil ahli. Yamaha agak PD dgn ahli ecu yg bkn ahlinya di MM. Nah kayaknya musim lalu jika mesin yamaha dpt ahli bakal kuat. Eh power distabilkan lagi musim ini, trus ketinggalan power dan topspeed jauh lagi. Ahli ecu pusing krn teknisi g bs utak atik mesin.

    Guest
  4. Lebih baik ecu nya di bebas kan seperti dulu..
    Toh terbukti unified ecu ga membuat persaingan seru antar pabrikan.
    Yg diuntungkan, tim yg pertama make magneti marelli, yg laen menderita.
    Kecuali dgn “membajak” teknisi yg ngerti ecu MM, seperti yg dulu di lakukan honda.

    Guest
  5. Sepertinya ECU bukan masalah utama, rider nya saja yg memang di Yamaha belum ada pengganti Rossi & Lorenzo, Rossi sekarang udah tdk seperti dulu,
    Sijuki saja yg tidak punya jebolan Pirelli masih bisa bejaban kok dengan tim sultan, walau kadang rider-nya yg tidak konsisten

    Guest
  6. masih ane liatin, apakah yamama bakal bangkit tahun depan? atau mentok kaya sijuki?

    seperti pernyataan jin jarvis ketika nyindir c mbah untuk pensi. di yamama bakal ada perubahan besar bahkan diri nya sendiri tidak menutup kemungkinan kena perubaha. berarti benar ada ultimatum dr yamama pusat. sejak saat itu banyak perombakan di yamama sampe detik ini. apakah akan berlanjut? cmiiw

    Guest
  7. Noh Sijuki gak pernah koar-koar soal ECU Pirelli begini begono, adem ayem ae, hasil okelah. Dari pembalap aja yang masih labil. Meskipun gw sendiri lebih suka kalau ECU-nya GSX R-1000 EWC dipake di GP, toh Sijuki juga usaha agar gak terhalang / menyalahkan ECU Pirelli.

    Guest
    • Njirr gara gara boleh d’Or hype nih

      Strategi mereka emang moncer sih
      TBH ada luck nya juga karena trio tim terdepan pada DNF

      Tapi gk apa lah persaingan mereka memang gilak gilak di bol d’Or..

      Guest
  8. wak tp berdasarkan info, dukati untuk tahun depan bakal lebih hemat dalam develop aerodinamik. apa performa dukati tahun ini terpengaruh sama keadaan financial dukati tsb yg di sebabkan karena ckup loyal menggelontorkan dana besar besar an sebelum nya? bisa jadi orang yang nyebrang ke yamama di bajak dengan dana besar dan dukati ga sanggup untuk back up karena masalah financial?

    Guest
  9. Kok gak kurang smack queen ya queen ya? Dasar emang si ono aja yang lelet, buktinya jarwo dulu kompetitif, sekarang pun fabio sangat kompetitif.

    Don’t you ever dare looking for black sheep!

    Guest
    • Setidaknya dg adanya masalah di kubu sultan Y pembahasan MotoGP ngalir tanpa putus buktinya kolom komen blog TMC sangat antusias bahas sultan Y.
      Mantap cak euy ?

      Guest
  10. Mending Yamama Bajaj Marques dah dari Pada Jadi ampas mulu

    Udh Bikin Devisi Sendiri . Punya Yg katanya legend tetep ajh Kya Tim remukan Gorengan

    Guest
      • ga bisa untuk saat ini, keluarga marquez uda kena blacklist ama yamaha berkat titah si itu. kecuali yamaha dirombak total dan sel kanker si itu dibasmi ke akar2nya. seolah-olah si itu punya saham gede di yamaha bisa bertingkah sesukanya..

        Guest
        • petingginya yimihi saja bisa ditendang, apalagi orang non yimihi. sudah ditendang, ditumbuk, dipentung, dinyanyikan lagu kenangan di depan mikoropone, sujud sembah sungkem minta maap, baru dipecat atau mengeluarkan diri dengan buruknya nama di seumur hidupnya. hehe..

          Guest
    • jangan2 si itu punya saham 50% di yamaha. makanya para petinggi yamaha ga ada harganya di mata si itu, bisa disuruh minta maaf ataupun dipecat.

      Guest
  11. Siap siap da 2020 Y D H cucuk2kan sepanjang kompetisi.
    Moga sultan satunya aka KaTemi bisa segera ngikut biar motogp makin rame.

    Tepatnya diakuin atau tidak No Y no party terutama soal bahasan MotoGP.

    Guest
  12. Kalo ga salah nanti bakal.ada tambahan 2 orang lagi yang akan gabung ke yfr wak..
    Dan lebih membanggakan karena dari Indonesia..
    1. Jimoo sebagai ahli regulasi.
    2. Ubin toilet spbu a.k.a mentega sebagai enjiner muda merangkap rider PS4…

    Guest
  13. Padahal beye dulu yg bilang ngebajak orang MM itu licik, ealah sekarang sesembahannya ikut2an, kasihan dri kemaren ditabokin artikel ginian ?

    Guest
  14. Microphone World Campion!!!
    Niatnya psywar, nakut2in lawan, bikin khawatir lawan…endingnya malah senjata makan tuan…puyeng sendiri berlipat ganda

    Guest
  15. baru denger podcastnya wak ..keren ini kalo dibikin film bnyak drama dibalik layar motoGP,bajak membajak…gw berharap VR46 dibikin film klo udah pensiun dibikin trilogi biar seru dari awal karir samoe akhirnya pensiun

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.