TMCBLOG.com – Angel Nieto Circuit menjadi tuan rumah putaran keenam FIM CEV 2019 akhir pekan ini, dengan Mario Suryo Aji mencatat hasil kualifikasi terbaikya musim ini yaitu posisi ketiga tercepat. Pebalap muda Astra Honda Racing Team ini akan memulai dua balapan FIM Moto3 Junior World Championship, Minggu (29/9/2019), dari baris Pertama. Hasil ini lebih baik dari ketika dia mengunci posisi start keenam di Estoril. Di kelas Moto2 European Championship, Gerry Salim akan didampingi Andi Gilang pada putaran kali ini. Masing-masing akan start dari posisi ke-13 dan ke-16.

Mario Suryo Aji langsung bisa bersaing dengan para pebalap tercepat dan berada di top 10 pencatat putaran tercepat pada kualifikasi pertama (QP1). Kecepatan pebalap Indonesia ini stabil sepanjang sesi, lalu menggebrak pada saat terakhir dengan catatan putaran 1 menit 46,572 detik, hanya 0,079 detik dari pebalap tercepat. Kondisi lintasan pada QP2 tak terlalu mendukung karena sangat panas, yang membuat para pebalap tidak bisa mempertajam putaran waktu. Hal ini sekaligus memastikan Mario mencatat hasil kualifikasi terbaiknya pada musim ini.

Mario SA : ” Saya sangat senang akan memulai balapan dari baris terdepan. Kami berusaha sangat keras saat sesi latihan bebas dan mencoba mendapatkan kemanjuan yang konstan. Pada QP1, kami terus berusaha lebih keras, waktu putaran juga jadi jauh lebih cepat, dan kami bisa mengunci posisi start di baris terdepan untuk dua balapan besok. Pada QP2 kami fokus untuk mengatur penggunaan ban saat balapan. Saya bisa menambah kecepatan saat percobaan terakhir, tetapi ada pebalap lain yang menghalangi dan saya sempat keluar jalur. Namun, saya senang dengan hasil kualifikasi dan hari ini secara keseluruhan.”

Pebalap Astra Honda Racing Team di kelas Moto2 European Championship, Gerry Salim dan Andi Gilang, mencatat hasil produktif. Gery berada di urutan ke-13 dengan catatan terbaik 1 menit 44,367 detik pada QP1, lalu lebih tajam 0,147 detik pada sesi kedua meskipun kondisi lintasan lebih buruk karena suhu yang tinggi. Rekan satu timnya, Andi, berada di posisi ke-16 tercepat dengan catatan terbaik 1 menit 44, 819 detik yang dibuat pada QP1.

Gerry Salim : “Saya tidak sepenuhnya nyaman dengan set-up suspensi belakang motor saya pada QP1, tetapi kami tetap berusaha. Pada QP2, kami mengubah setting dan saya merasa lebih baik. Suhu lintasan menjadi lebih panas pada siang hari dan kami tidak bisa mempercepat putaran waktu, meskipun sudah sangat dekat. Menurut saya, kalau kami memakai setting ini saat sesi pagi (QP1), kami akan bisa lebih cepat. Namun, kami sudah punya bekal kecepatan untuk balapan, dan kami akan melakukan yang terbaik saat balapan.”

Andi Gilang : “Hari ini motor terasa berbeda, bahkan saat QP1, jika dibandingkan dengan kemarin (sesi latihan). Setting motor sebenarnya sangat mirip, tanpa ada perubahan besar, tetapi saya tidak bisa mendapatkan feeling yang sama dengan kemarin. Lalu pada beberapa lap terakhir QP2, saya merasa jauh lebih baik dan lebih percaya diri. Namun, kondisi lintasan tidak terlalu bagus sehingga sulit untuk memperbaiki catatan waktu. Pada akhirnya, kami berada di urutan ke-16 dan besok kami akan sepenuhnya fokus pada balapan.”

FIM CEV di Jerez akan menggelar dua balapan Moto3 Junior World Championship pada Minggu, mulai pukul 16.00 dan 19.00 WIB, serta satu balapan Moto2 European Championship pada pukul 18.00 WIB

Based on AHRT Info

37 COMMENTS

      • Saran buat ahrt, ni bocah digembleng lagi di event yg sama tahun depan,
        Biar bener bener ‘nglonthok’ bahasa jawanya, bisa masuk rombongan depan terus, point championship bisa di 10 besar,
        Di RBRC aja ni bocah ngguilani lho, dg absen hampir di separoh musim, bisa nyamain capaian si gerry salim lho, apalagi kalo semua seri dia ikut terus,
        Piye Wak, masuk g??

        Guest
  1. realistis saja…ini darah indonesia pertama yg benar2 pantas berada di kancah motorsport tertinggi
    sorry to say buat rio haryanto,sean gelael,dan pebalap asia tenggara lainnya

    Guest
      • Agak berlebihan kalo mention asia tenggara, malaysia udah bisa menang di moto3, podium di moto2, top 10 di motogp.
        Dari Thailand si chantra udah bisa top 10 di moto3 dan moto2.

        Guest
    • Sekedar info ya, rio haryanto adalah juara 4 GP2/F2 dengan beberapa kali juara seri dan jadi penantang gelar melawan stoffel vandorne..jadi untuk saat ini rio haryanto masih yang terbaik???

      Guest
      • Setuju bro untuk raihan prestasi di olah raga otomotif sampai saat ini rio haryanto masih yg terbaik, namun untuk bibit muda terbaik saat ini nampaknya mario aji yg paling bagus.

        Guest
        • Tapi orang hanya tau rio ketika masuk f1..mereka tidak tahu betapa garangnya ketika rio haryanto ketika merintis karir di gp3 sampai membuat panitia kelimpungan karna tidak menyiapkan bendera indonesia

          Guest
      • klo disamain sama rio ya belom ada apa2 mario ini….emang nasibnya rio ga seberuntung vandorn aja..dia cuma dapet tim gurem….biar ada skill namanya balap tergantung tim dan tunggangannya..dan luck juga dia cocok ga sama tungangannya…klo dapet nya gurem yaudah wasalam…

        Guest
  2. Mantap nih anak,umur 15 tahun udah gini,keburu pas umur 16 tahun umur minimal ikut FIM moto3 udah matang dan lebih berpengalaman

    Guest
    • ngapain d ‘ambil’ team laen. mending bawa team ahrt sendiri. dan bajak noh kru” dari team faforit. smoga bisa langsung kompetitif d 5 besar moto 3 WC.

      Guest
      • Kalo bisa dikontrak tim besar kayak Gresini Moto3,leopard,EG 0,0 justru malah bagus, berarti skillnya sangat diakui, mekanik nya juga pasti lebih berpengalaman karena berkali kali menangani rider juara,presentase untuk jadi juara dunia juga lebih tinggi, meskipun kalo bareng sama tim lokal kalo bisa juara proud nya akan lebih tinggi

        Guest
  3. wak apakah tim ahm itu termasuk tim yang bagus di moto3 ?maaf bukan mengecilkan…karna ada yg bilang coba nih anak dapet tim yg bagus…bisa lebih baik prestasinya…apakah bener wak trimss..khusus cev moto3 ini ya wak…

    Guest
  4. Super Mario sepertinya menjanjikan wak
    Di race akhir RBRC fight nya enak dilihat
    Beberapa kali mimpin race, sampe komentator beberapa kali nyebut “aji”
    Walaupun pas garis finish posisi di P6, maklum di lap2 akhir, pembalap yg lbh berpengalaman ikut push.. itu pun lumayan drpd yg P7, sebelum turn akhir di P1 ??
    Tp momen yg paling lucu bagi saya, waktu komentator bilang “aji must learn from P1… but wait.. he pass him, maybe aji learn when leading” ???

    Guest
  5. Moga aja si super mario bener2 ntat masuk motogp..biar fans motogp indonesia gak kebelah n gak dukung rider asing ampe sindir2an…hehe

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.