TMCBLOG.com – Mungkin hampir semua orang ingatnya hanya Maverick Vinales diasepin oleh dua pembalap Ducati Andrea Dovizioso dan yang paling sakit oleh Jack Miller. Namun dibalik kekalahan paling menyakitkan di Aragon dua pekan yang lalu, Saya – TMCBlog melihat Maverick Vinales sebenarnya sempat memperlihatkan sebuah peningkatan diri yang mungkin tertutupi oleh inferiornya top speed Yamaha M1 di straight . .

Jika kita lihat grafik di atas, top speed tertinggi masih dipegang oleh Ducati baik Andrea Dovizioso maupun Jack Miller. Fun fact lainnya adalah sebenarnya malah top speed Maverick Vinales itu hadir kencang dan bahkan lebih tinggi dibandingkan top speed Honda RC213V yang dibesut Marc Marquez.

Walaupun memang ada sedikit data yang manarik dimana sepertinya Marc Marquez di Aragon kemarin memperoleh back up technical berupa limit RPM yang disengaja dibuat oleh team yang dipimpin oleh race engineer Santi Hernandez. Fun fact kedua adalah top speed Marc Marquez boleh dibilang stabil banget di angka 332-333 Km/h. . Dan bahkan di beberapa kesempatan persis berada di 332,3 km/jam . . Ini aneh dan menarik untuk dianalisa . . Ssepertinya memang Santi menyeting demikian entah untuk mencegah Marc melebihi kecepatan ini atau ada alasan-alasan lain  . . Oke kita balik lagi ke Maverick Vinales yang menjadi pokok pembicaraan di blog kali ini.

Jadi menurut TMCBlog, Maverick Vinales di Aragon adalah Maverick yang berbeda dibandingkan seri seri terdahulu bahkan jika dibandingkan dengan Maverick ketika menang di Philip Island 2018 dan Assen 2019. Di Aragon kemarin tidak ada yang namanya Maverick bermasalah saat start yang menjadi momok Maverick hampir di semua start-nya bersama Yamaha Factory Racing.

Maio Meregalli pernah mengatakan, bahkan buat Maverick Vinales di antara 5 kali latihan start hanya 1 kali yang memuaskan. Namun di Aragon sepertinya Maverick menemukan ‘klik’ tersebut. Di Aragon Maverick tidak pernah terlihat sisi lemahnya ini . . Boleh dibilang hanya masalah inferioritas mesin Yamaha M1 di sisi top speed-lah yang yang menyebabkan ia kalah dari duo Ducati. . . Berharap di Aragon bukan hanya sebuah kebetulan, berharap ini memang benar-benar sebuah peningkatan permanen dari Maverick sehingga pada saatnya nanti Yamaha juga mengalami peningkatan maka MV12 bisa berikan perlawanan..

Taufik of BuitenZorg

76 COMMENTS

    • Pertanyaannya kita balikan ke sales.
      Untuk jualan mudahan mana?
      Pakai
      A= Ini motor paling user friendly, enak dikendarai, kamu walaupun tidak jago jago amat bisalah.
      Kekuatannya ditikungan cepat, kamu bisa rolling speed lawan mah jauh. Sama 1 lg, di tikungan teknikal ini motor bisa ditekuk lewat dalam. Kamu gampang ngeblok pembalap didepanmu.
      Iya memang speed agak kurang, kamu harus hati hati ditrek lurus rawan kesalip.
      B= Ini motor yg paling powerfuul. Gas dikit terbang dia, tapi tenang kami jual sepaket dengan sayap anti terbang. Pokoknya motor manapun diajak adu drag mah lewat. Cuma ya memang agak susah ini diajak nikung. Kamu perlu hati hati ditikungan jangan sampai ditikung. Tunggu sampai trek lurus & salip lawanmu.
      C= Ini motormu, semau mau kamu. Mungkin memang topspeednya bukan yg paling tinggi, tapi masih melawan kok, speed cornernya jg bukan yg tersingkat, tapi masih berjaban kok.
      Kalau boleh jujur sie motor ini agak susah dikendarai.
      Tapi jika jiwamu seorang pekerja keras, kami punya paket kostum motormu, mau kamu setel cepat ditrek lurus, bisa. Di tikungan jg bisa. Kamu akan cepat di trek lurus, & tidak terkejar ditikungan.
      kami berikan tim solid yg siap membantu mu.

      Berandai andai jadi sales kamu oilih mana?

      Guest
      • Ahhh sie kaya orang baru saja..
        Bahasa sales, taukan iklan “teknologi motoGP”?
        Wkwkkwkwkkwkkkk…
        Ada hubungannya atau tidak motor motoGP itu digunakan untuk iklan sebagai gambaran motor produksi masal.
        Ga sama yg diGP sama yg diatas jual, tapi itu kan itu representatif.
        Lagian ada kasus dimana Setidaknya basenya sama. ex Desmosedisi RR – Ducati GP7. RCV 213-S – RCV213
        OK anggaplah itu motor produksi terbatas ga diselesin.
        Masih ada yg katanya turunannya
        Panigale V4, DNA susah beloknya pun masih melekat kan?
        R1 R1M crossplan yg katanya enak buat nikung masih jadi bahan jualan kan?
        ? CMIIW

        Guest
    • udh jelas enakan power dan topspeed berlimpah, jd banyak variasi2 riding style yg bisa dieksplor
      daripada hanya kuat di cornering, tp kalah di exit corner dan straight

      Guest
    • buat Mvk semoga bisa sabar, sebelum pak tua ale2 minggat akan selalu ter overshadow sama beliau yg katanya pipel chempyen dan juara dgn fans terbanyak se bumi raya

      Guest
    • Hari gini kok masih adabyg ngefans sama si tu46angka yg udah ga bisa apa2 di sirkuit ya?

      Kayaknya orang ga bisa move on.

      Bangun euy…, ini udah tahun 2019…!!!

      Bukan jamannya simbah lagi

      Guest
      • Jelas ada. Saya masih mengidolakan sosok seorang valentino rossi. Bukan karena dulu dia hebat, tapi karena sampai saat ini dia masih menunjukan sikap pantang menyerahnya, dan punya dedikasi tinggi di bidang yang dicintainya. Saya juga ingin menjadi orang yang memiliki sifat ini. Saya tidak pernah mengidolakan seseorang karena bakat ataupun kemampuannya tapi kerena sikap yg layak ditiru. Meskipun, tidak ada satupun orang yang tidak punya sifat buruk, tapi sifat baiknya masih bisa dijadikan teladan, bukan begitu?

        Guest
        • di sini enggak boleh jadi orang yang berpikiran logis, bolehnya ngatain, nyales, atau ngeBC. coba cek komentar di atas dan bawah mu ???

          Guest
        • Bukan pantang menyerah bro, lebih tepatnya ga tau diri.
          Orang petinggi Yamaha udah nyindir2 terus kok…
          Tapi Rossinya yg ga peka2.
          Mungkin nunggu dipecat dgn tidak hormat

          Guest
    • Fun fact yang menarik!!!

      Artinya cornering speed Honda-Marc justru menang lawan Yamaha-Vinales.

      KLASIK MARQUEZ ; di trek lawan jarum jam memang selalu menang duabelas kebon.
      Dan itu masih jadi ‘homework’ bagi semua pabrikan.

      Berharap Marquez ndlosor kayak di Austin2019 adalah solusi paling ril. ?

      Guest
  1. Cuma kalah 0,3 detik saza kok,ini sudah diprediksi oleh insinyur muda dari jauh jauh hari sebenarnya hanya saja mvk bukannya mendengarkan insinyur muda tapi malah tetap mempercayai crew chief nya Esteban Garcia
    Lain kali dengarkan ya! ?

    Guest
    • Bisa jadi menurut ane sih
      Liat top speed diawal bisa lewati top speednya marc
      Abis itu kendor, bisa jadi penyebabnya penurunan traksi ban atw emang ngejaga ban biar bisa sampe akhir race

      Guest
  2. Bukannya Yamaha udah lumayan meningkat topspeednya hasil ganti ke knalpot panjang setelah konsultasi ke bro Pengamat?

    Guest
      • Kalian bedua ini meremehkan elmu beliau, belum pernah di hitungin kecepatan motorbiji ya, bisa muntah sujuk sungkem kalean bedua ???

        Guest
  3. Tapi akhir2 lap setelah disalip miller sebenarnya ada chance vina mendekati di speed corner, tetapi mungkin karena degrqdasi ban, jgn kan mendekati mengimbangin speed corner ducati aja sdh ga bisa lagi

    Guest
    • Analisa ngawor saya…Kalo masalah spin ban belakang saat aksel dan itu sebagai penyebab cepatnya degradasi ban.. Knapa g ganti sporket yg lebih kecil aja untuk yg belakang.. Kan hanya tinggal riset sporket aja untuk mencari ukuran yg pas.. Di setiap sircuit.. Xixi

      Guest
    • Diperkirakan memang itu motor punya HP nya segitu. Jauh ama Hando apalagi Dukaty. Kalo permasalahan spinning ban udah kelar, baru deh mikirin HP.

      Percuma di gedein HP tapi gak nge-gigit aspal. Yg ada makin cepet ancur itu ban.

      Guest
  4. Eemmhhh berarti memang karakter mesin inline yg inferior jika bicara aksel dan top speed..
    Padahal m1 sendiri sudah pake krosplen yg itu juga sama dgn mesin v.. Tapi belum juga bisa berbicara terkait aksel dan topsped..
    Apakah ini bis di simpulkan jika mesin konvigurasi V adalah mesin yg terbaik dlm hal aksel dan topsped.?!

    Guest
  5. Kang taufik, bukannya saat iannone di suzuki thn 2017 d mugelo topspeed gsx tembus 340 lebih ya, mendekati ducati?

    Guest
    • Dibanding m1, gsx punya top speed yg lebih tinggi
      Tp masih kalah kalo di banding desmogp atw rcv
      Btw jgn cuma bandingin di satu trek dan ataw rider tertentu ya

      Guest
  6. apa mungkin zaman sekarang ga ada tombol tertentu untuk pembalap set rpm max yg sudah di set teknisi saat balap dan max pencapaian mesin. sedangkan sekarang mode berkendara dan transmisi at/mt bisa di set saat berkendara. kayaknya masih banyak teknologi motogp yang ga bocor ini.

    Guest
  7. Jika top speed kalah jauh lalu apa keunggulan Markes di Aragon? corner speed kah? late braking ? exit corner atau mungkin karena ini sirkuit lawan arah jarum jam ?

    Guest
    • Top speed salah satu parameter yg lebih solid terukur, tp cuma di satu titik
      Corner speed bisa diukur ditiap tikungan tpbanyak faktor yg bisa mempengaruhi
      Misal tipe tikungan n cara rider ngambil tikungan tsb
      Ada yg cepat diawal lambat diakhir atw kebalikannya

      Kl untuk menjawab pertanyaan ente silahkan buka kembali artikel analisa race
      Ada komen ane ttg laptime 5 besar di tiap sektor

      Guest
      • Saya rasa lawan arah sesuai karakter,trus gaya dirtbike yg pas buat karakter mesin v4. Dan tentunya stamina MM masih prima buat pakai tuh motor dibanding pembalap lain.

        Guest
  8. Pokonya ini anak semua sektor Aragon cepet banget. Terutama cornering speednya.

    Jadi emang dasar kecepatan rata-ratanya diatas yg lain… yaudah menang gitu aja.

    Guest
  9. Nah saya setuju banget neh,ini mgkn imbas musim lalu bandul ringan dan ecu g fix bkin yamaha nambah lg trus akselerasi n topspeed jd berkurang meski ecu mulai fix. Krn klo ktm lay out stop n go. Bkl keteteran dgn mesin v4.

    Guest
  10. Nah loh rasain yg protes artikel Marquez melulu, sekarang giliran bahas vina-yamaha nyesel ga tuh.. Embarrassing

    Guest
    • Fans YMM masih lebih banyak drpd MV12, giliran dibikin artikel jadinya ya Embarassing article for YMM. ngah ngah ngah.

      Guest
  11. Ahhh sie kaya orang baru saja..
    Bahasa sales, taukan iklan “teknologi motoGP”?
    Wkwkkwkwkkwkkkk…
    Ada hubungannya atau tidak motor motoGP itu digunakan untuk iklan sebagai gambaran motor produksi masal.
    Ga sama yg diGP sama yg diatas jual, tapi itu kan itu representatif.
    Lagian ada kasus dimana Setidaknya basenya sama. ex Desmosedisi RR – Ducati GP7. RCV 213-S – RCV213
    OK anggaplah itu motor produksi terbatas ga diselesin.
    Masih ada yg katanya turunannya
    Panigale V4, DNA susah beloknya pun masih melekat kan?
    R1 R1M crossplan yg katanya enak buat nikung masih jadi bahan jualan kan?
    🙂 CMIIW

    Guest
    • Lha, kl yg diomongin jualan superbike, y wajar. Ini yang diomongin jualan motor bebek sama matic. Teknologi turunan apa dari motor MotoGP yang dipake di motor bebek. Yah, wlpun setahu saya juga yg ada teknologi RC213V yang niru teknologinya Astrea Grand……….

      Guest
  12. Kalau 4i asli punyanya MV12 sama Qua20 beneran superior 4i kw punyanya Ririn sama John semir dapat apa? Amfas?
    ??

    Guest
    • Oaaalah leeee..lee..
      Ndasmu antemno tembok yen ra matamu culek nggo linggis sik..
      ben yen komen bermutu sesuai fakta

      Guest
      • @BluePower : klo sampean masih pengen waras ga usah ngurusin org yg ga waras. dia lg muji sesembahannya yg lg ampas musim ini tapi sok2an bilang sebelah ampas padahal klasmen terbaik aja masih dibawah petruk. wkwkwkw

        Guest
  13. Tp vina sudah buka pintu untuk tawaran ke luar yamama denger Denver. Apa buat negosiasi doang? Cmiiw

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.