TMCBLOG.com – 15 menit Sesi Kualifikasi Ke-2 (Q2) MotoGP Thailand 2019 hadir 12 pembalap dimana 10 diantaranya yakni Quartararo, Vinales, Morbidelli, Miller, Rossi, Marquez. Aleix Espargaro, Dovizioso, Mir dan Rins hadir sebagai yang tercepat FP1-FP3 sementara dua pembalap lain Petrucci dan Pol Espargaro hadir sebagai dua tercepat di Q1. Rekor resmi sirkuit ini sebeluam Q2 Thailand 2019 sendiri ada di angka 1:30,031 atas nama Marc Marquez yang ditorehkan tahun 2018 yang lalu. Marc hadir paling pertama di Tarck pada 2 ini dan langsung torehkan 1:30,649. Vinales beberapa detik kemudian torehkan 1:30,332 dan Naik memimpin Time sheet.

Menit ke 5 Marc Marquez dengan hard – Soft torehkan 1:30,109. Rossi Crash di Menit ke 6. di menit ke  pula Quartararo torehkan 1:29,920 rekor pecah dan pimpin Time sheet.  Marc perbaiki Laptime 1:29,931 di menit ke 7. Menit ke 11 Vinales torehkan 1:30,096 berada di posisi ketiga sementara

masuk ke menit menit terakhir Q2 . . Quartararo masih terlihat melakukan Time attack dengan Ban Hard-Soft, Marquez juga namun Carsh di T5. Dan akhirnnya setelah 15 menit Full Q2 Fabio Quartararo yang juga sempat Crash akhirnnya Raih Pole Possition MotoGP  Thailand 2019 dengan 1:29,719. Vianles dan Marquez menemani di Row pertama. F1/4 pecahkan rekor lebih dari 1/4 detik . . Semoga Berguna, jangan lupa juga saksikan pembahasan Race weekend MotoGP Thailand sampai Q2 bersama TMCBLOG dan Mbak Putri di Siaran Tunda QTT MotoGP Thailand – Trans7 Nanti malam jelang dini hari sob . . See you

Taufik of BUitenZorg

124 COMMENTS

    • Segede ap nambahnya? Cuma 500rpm doang. Top band g terlalu ngefek, paling power band saat gear shift doang…..

      Guest
    • IMO, kynya bakal sebelas-dua belas sih, Wak. Dl sy jg berasumsi kl perbedaan top power bandnya bakal drastis, gara” kejadian dia over Rev sampe mesinnya jebol wkt di Catalunya (CMIIW). Tp ternyata beberapa kali jg dia bisa mencatat top speed lebih besar dibandingkan M1 lainnya. Dan kemudian Oxley jg mengonfirmasi saat di Misano kmrn. Dan sy lebih percaya informasi dr jurnalis mantan pembalap yg setiap hari hari ngobrol sama tim mekanik ketimbang asumsi bego saya sendiri……..

      Guest
    • kalo dari data top speed diantara 4 pembalap yamaha quartararo lah yang top speednya paling tinggi bahkan lebih tinggi dari top speed mark marquez juga.

      Guest
    • Peningkatan akselerasi? How? Mesin yang putaran maksimalnya lebih kecil emang g bisa diset for better acceleration dibandingkan mesin yg putaran maksimalnya lebih tinggi? Emang mesinnya g bisa dirubah gear rationya?

      BTW angka 0,2 detik dr mana, apakah dia static time difference, atau dynamic time difference? Maksudnya perbedaan time dr sama-sama speed nol, atau perbedaan akibat drive dr sector sebelumnya? Krn nanti analisanya berbeda, ky d Aragon yg top speednya lebih rendah ternyata secara lap time bisa lebih cepat dr motor yg top speednya lebih tinggi. Apakah lap timenya lebih cepat akibat rpm nya lebih gede sekian ratus putaran dr mesin yg lain?

      Guest
    • Tapi sektor yg sana trek lurusnya ngeri-ngeri sedap. Hardbraking langsung tikungan tajem.

      Hati-hati V4 mengancam disana

      Guest
  1. Luar biasa F1/4, walau di tim satelit bisa menaboki tim factory yamaha, wajib naik ke tim utama nih, cocok gantikan mbah lejen.

    Guest
    • spek mesin yang dipakai F1/4 sama dgn mesin factory masbro.. trmasuk wjar kok klo nabokin. hhe.. yg kurang dri satelit hnya support update perangkat terbaru, dimana factory pastinya yg jdi prioritas. setuja sy klo dia gantiin si mbah.. sangar tuh pasti si fabio.

      Guest
    • Jangan sampe ya….
      Jangan sampe nih.. amit-amit jabang bayi! ?

      Jangan sampe…YFR masih dengerin sang guru untuk lebih spesialin sang murid dibanding Fabio..

      Terserah mau dibilang riding style mirip sang guru atau gimana lah, udah saatnya Yamaha melek dgn hasil race. Dengerin input dari anak muda spt Maverick dan Fabio. Mereka yg nyelametin muka Lin Japri karena kasih kemenangan & podium.

      Fabio aset berharga. Yamaha beruntung dia join, dan terbukti mengahrumkan nama Yamaha juga.
      Bisa-bisa Fabio berpaling ke pabrikan lain kalo YFR masih manut-manut aja ama sang guru

      Guest
    • bahkan ada isu Nakagami sengaja belum memperpanjang kontrak di LCR karena menunggu status si Lorenzo di musim depan

      Guest
    • Saya rasa FQ pembalap type JL jd bkl kesusahan naik v4 kyk zarco jg. Klo hrc mau yg bs taklukin espargaro tuh rcv.

      Guest
      • yg jadi pertimbangan:
        – dia baru setaun di Yam dan masih muda bgt,
        riding style (imo) masih bisa diubah alias adaptasi,
        Cederanya pun udah relatif sembuh
        – RCV tetap saja harus di improve lg musim depan, sepertinya (imo) masih ada masalah di engine brake. Hasil QP td memperlihatkan kelemahan RCV saat ini. Hasil dr Rider RCV yg lain bener2 “parah” dan bikin frustrasi.
        Dengan RCV versi sekarang, gue juga kaga yakin Quartararo bakal sukses

        Guest
    • Husss… Tuh kencang, bro!
      Tiap tes pra musim & FP sll kencang loh… Cm krg bruntung ja pas undian penentuan poin klasemen pmbalap ?

      Guest
  2. Kalo marc marquez besok berhasil juara dunia lagi berarti dua tahun berturut-turut doi mengunci gelar juara dunia dalam keadaan cidera.

    Guest
  3. untuk long race besok ahad, markes lebih asik daripada yang lain-lainnya. strategi langsung lari sejauh mungkin dan memanage pace kemudian adalah jitu. tidak usah pedulikan barisan belakangnya yang pada berebutan. hehe..

    Guest
    • lbh baik biarin si Vinalez dan Quartararo bertarung untuk P1 saat race, Marc cukup nguntit dibelakang keduanya dr awal hingga pertengahan race

      tunggu kompon ban mereka berdua abis. Quartararo pasti ingin mengejar kemenangan pertamanya dan Vinalez mengejar kemenangan kedua dan ingin menjadi pembalap Yam terbaik musim ini

      masalahnya apakah Vinalez startnya akan bagus kembali seperti di Aragon
      masalah kedua, apakah yakin saat race besok akan pasti dlm kondisi dry race atau malah wet race ??

      Guest
    • IMO, main objective Marc pasti to win the race. Bisa jadi dia bakal geber habis dr awal seperti di Silverstone dan Aragon. G aj kejebak dibelakang rider Yamaha atau terjebak dalam big group. Cm kl kondisi dan hasil risk assessment memungkinkan, baru finish di posisi di depan Dovi. Kemungkinan nanti bisa terulang Aragon atau Silverstone, tergantung race strategy F1/4.

      Dovi sendiri pasti bakal habis-habisan. Dia masih punya senjata d sini, dan kemungkinan dia bisa naik di podium pertama. Strateginya kemungkinan Holeshoot begitu lampu ijo, Block pass d T1, dan yoyoing the pace biar MM93 terjebak dalam big group. So, kemungkinan besar, T1 adalah koentji….

      Guest
  4. Kayaknya kalo dovi nanti di race gak ngasih tekanan atau ketinggalan di belakang marquez, saya prediksi marquez juga maen aman asal ada gap minimal 2 poin dari dovi

    Guest
  5. F1/4 mungkin pantas jadi penantang MM tahun depan,apalgi 500rpm dah balik.wuihhh record diambil nih bocah lagi.

    Guest
  6. Menarik pas fp4 dengar simon crafar nanyain hrc (entah siapa) ttg masalah h0nda dan marquez ini, dan katanya mereka sudah tau masalah ini dan berusaha bikin user-friendly rc213v utk musim depan

    Guest
  7. MM93 mungkin hanya akan fokus pada AD04 saja, ga peduli FQ dan pinales…
    Kalo sampe FQ ato pinales ga bisa P1, kebangetan banget..
    Karena dirace ini harapan satu2nya yamama menambah koleksi P1 bisa setara dengan Suzuki dan Ducati yg sudah 2x P1…
    Karena jika MM93 sudah mengunci gelar juara di Thailand, 4 seri tersisa dipastikan MM93 malah akan tampil lepas dan lebih beringas, apalagi utk mengamankan gelas konstruktor dan tim…

    Guest
  8. Saya perkirakan selepas start Petrux dan Jack akan memberikan jalan untuk Dovi agar Dovi mendekat ke Marquez. Dan 3 pembalap Yamaha akan disalip habis di trek lurusan. Balapan ini diperkirakan akan menyisakan Marquez dan Dovi, tinggal strategi apa yang akan dilakukan oleh Marquez dan tim untuk langsung mengunci gelar di Buriram. Yang pasti Dovi and team ga akan tinggal diam. Selama FP sampai QP, Dovi seperti menyimpan sesuatu yang akan dikeluarkan di balapan besok.

    Guest
    • Betul, yg euforia ama hasil FP yamaha berarti engga liat sejarah.

      Karena yamaha memang jago FP.

      Tapi yg sedang tegang-tegangnya adalah Marc vs Dovi. Yakin kedua pihak ini punya strategi tertentu dan bakal habis-habisan.

      Semoga layak untuk ditunggu!

      Guest
  9. Fabio kalo engga disayang-sayang ama YFR bakal ditawar ama pabrikan lain lho..

    Muda, bertalenta, dan yg terpenting dia mampu memecah mata kita di saat semua bilang motor Yamaha sedang ‘sakit’

    (Wlpn gak salah juga sih) tapi toh sakit-sakit dia bisa pecahin rekor polesitter termuda, lebih konsisten podium daripada si ono. Kalo aja ga ada Marquez (joining bani andai) bisa jadi dia menang juga di sirkuit itu tuh..

    Ada lagi alasan YFR buat engga sayang dia?

    Guest
    • sakit ya tetep sakit….ini race percuma klo kencang pas kualifikasi….pas race melempem…dlu era jaya rossi banyak rider kenceng kualifikasi pas race melempem juga…trus kapan menangnya..klo emang bisa menang cuma di salah satu race itu juga yg cocok banget buat yamaha buat apa…..tim CRT dlu juga pas kualifikasi juga kenceng2….ini RACE 20 laps lebih

      Guest
  10. Cie nongol pertama
    Dulu nyinyirin gw soal 500 rpm nya fabio
    Sekarang bilang nambah akselerasi n top speed
    Oh… dewa standar janda

    Guest
    • Bautista aja langsung melempem dan gak bisa juara seri beruntun setelah rpm disunat, padahal cuma disunat 250 atau 350 doang gitu saya lupa, pokoknya gak sampe 500rpm. Apalagi ini MotoGP. Saya yakin kalau aja dari awal Fabio yang dapet spek A tanpa penyunatan 500rpm karena cuma dapet 5 mesin, pasti pole position dia udah dia dapet lebih awal dan bisa aja dia udah mengalami juara seri. Tapi ini MotoGP, berandai-andai cuma ciri khas kaum prustasi

      Guest
      • Kalau anda merasa no tok harusnya bisa liat gimana Davies dan Laverty yang makin kesini makin mundur dong? Dan trendnya memang Ducati menurun gak cuma Bautista aja. Itu udah sangat memperlihatkan Ducati makin struggle semenjak rpm di potong.

        Guest
      • AFAIK, Daviez malah tiga kali posisi dua di tiga seri terakhir, dan sekali juara di Laguna Seca. Sementara Laverty, dari awal musim masuk posisi lima besar aj g bisa, penurunan dari mana? Lagipula, setelah dikurangi 350 rpm pun, selisih rev limit antara ZX-10RR dengan V4R masih 1.500 rpm. Theoretically, V4R masih punya keunggulan dalam horse power, tp nyatanya tetep kalah tho.

        Problem Bautista bukan pada motornya yg jadi lebih jelek gara-gara update rev limit. CBR yang rev limitnya dinaikin 500rpm juga tetep g bisa berbuat banyak untuk fighting dengan ZX-10RR dan V4R

        Guest
  11. Kenceng nya quartaro dan MM Yach beda kelas lah, satu naek banteng bisa kenceng, satu naek cheetah yg emang jago lari.

    Guest
  12. Dalam dunia balap apalagi grand prix ya beda sob, 500rpm itu signifikan dan lumayan untuk mempush motor… terbukti rekor laptime pecah 1/4 detik, biarpun 1/4 detik ya pecah cah

    Guest
  13. Cidera bisa lari segitu … Ngeri amat .. padahal tau sendiri motor rcv seliar apa .. rider lain yg sehat aja kepontang panting wkwkwkk

    Guest
  14. Nambah point’ dikit buat marquez,begitu point’ diatas 100,game over buat DOVIZONG??????,YOUR NEVER WORLD CHAMPION MOTOGP

    Guest
  15. Mbah bahas DOVI dong, tu pembalap kok gak pernah JURDUN MOTOGP,tu rider dah mencicipi DUA PABRIKAN MOTOGP LOH,ato nasib nya kayak PEDROSA,sekedar hore2 atau gimana,

    Guest
  16. presentase 99% MM menang sakebon jd antiklimax touring sendirian….tontonan yg menjemukan motogp boaring tenan, kecuali jatoh lap2x awal , baru menarik ….setahun yg membosankan ngk ada psaing murni … lbh menarik roadrace tasik ….you no krn ngk bakalan naik ke motiGP wkwkwk pasar sengol dgn romantikanya kearifan lokal?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.