TMCBLOG.com – Ada ‘oleh-oleh’ keren yang TMCBlog bawa dari ajang Kustomfest 2019 di Yogyakarta kemarin. Satu produk helm buatan asli anak bangsa Indonesia, Elders Company yang selama ini sudah akrab di telingan penggiat motor custom Indonesia, dengan nama Classic tipe half face resmi diperkenalkan. Dan Berita baiknya adalah helm retro open face terbaru dari Elders sudah resmi bersertifikasi SNI.

Melihat sejarah bagaimana Elders Company memulai kiprahnya sebagai brand yang sangat dekat dengan culture motor di Indonesia, Elders Company dengan pesan “Spirit From The Past” mulai membuat produk helm dan ridng gear yang terinspirasi dari culture motor pada tahun era 70’an. Koleksi helm pertama yang sukses mencuri perhatian dunia permotoran tanah air tahun 2016 adalah helm “Raid” yang di design oleh builder Elders Garage, David Zutur. Helm “Raid” milik Elders ini juga ikut dipopulerkan oleh Den Dimas (@buburayamracer). Pada bulan July 2017, helm Raid” milik Elders Company akhirnya bisa sukses menembus pasar international ketika Steve Caballero mengenakannya di perhelatan Wheels and Wave.

Langkah Elders untuk serius menggarap pasar international pun dilanjutkan dengan berkolaborasi dengan designer helm dari negeri Sakura, Itsuki Tsutsui. Helm yang diberi nama “Space” helmet ini membuka jalan bagi Elders Company untuk serius menggarap pasar Jepang. Setelah 5 tahun berkutat dengan produk helm yang mempunyai market cukup niche, kini pada kesempatan kali ini Elder Company hadir dengan koleksi helm kategori Half Face bersertifikasi SNI yang bisa dinikmati oleh pasar pecinta motor yang lebih luas. Dengan masih mengedepankan kualitas design dan menyajikan detail menarik terutama pada bagian interior helm. Pemakaian bahan suede dengan perpaduan kulit menambah kesan elegan di bagian interiornya. Design interior helm berbentuk spider web yang menjadi ciri khas dari tipe helm “Classic” ini juga mempunyai fungsi sebagai tempat sirkulasi udara sehingga si pemakai helm mendapatkan kenyamanan saat memakainya. Juga yang bikin makin keren, helm ini memakai sistem tali pengikat DD Ring yang terkenal kekuatan ikatannya, dan juga dengan detil-detil apik dan berkelas.

Helm SNI tipe “Classic” milik Elders Company ini dijual di pasaran dengan harga 750 ribu Rupiah. Perbedaan harga yang cukup fenomenal jika dibandingkan dengan koleksi-koleksi helm Elders sebelumnya yang mempunyai harga di kisaran 2 – 4 juta rupiah. Hal ini merupakan langkah Elders Company untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Sebagai brand yang mempunyai misi menembus pasar internasional, agenda selanjutnya dari Elders Company adalah berkolaborasi dengan Moon Eyes Jepang. Prototype dari helm hasil kolaborasi Elders Company dengan Moon Eyes Jepang sudah bisa dilihat di event Kustomfest 2019 dan rencana akan dirilis pada event Custom Collaboration tanggal 24-27 Oktober 2019 di Jakarta. Buat sobat yang kepingin tau lebih lanjut bisa simak di halaman sosial media Elders Company di Instagram @elderscompany atau channel Youtube mereka yaitu Elders Company, atau cek di website langsung www.elderscompany.com

Nugi TMCBlog

16 COMMENTS

  1. Ane pernah pas turing dr s
    Samrinda ke banyuwangi, keluar dr perak hampir ditilang pak pol gara2 helm ga ada SNI nya,
    Ane pakek sh*rk RAW, stelah ngeyel2 akhirnya 50rb juga
    Wkwkwkwkkwk

    Guest
  2. Wow jutaan bahannya apa ? Abon ? Keplar ? 3 komposit ?
    750 rb yg murah ? Kaum mending pilih kyt elsico atau cargloss

    Guest
  3. over price? iya sih

    kalo dibilang mending2 ya ada helm zeus lho, kualitas ga kaya helm2 klasik murah yg 100ribuan. desain sama2 bulet2 klasik cuma 300 ribuan, yang pake smoke visor ngumpet cuma 400ribu

    yang mengecewakan si KYT, kenapa ga buat helm bginian yg berkualitas di range harga helm2 open face.

    Guest
  4. Warna kain dalamnya kok kayak kusem,jadi kayak helm yg ga pernah di cuci dan daki pada nempel di situ ?
    Mending coklat sekalian daripada warna merah bulak gitu

    Guest
  5. Bagi ane yg mahasiswa ya mahal harga segitu. Kyt scorpion aja udah sampe buluk ni. Beli kmaren mds yg full face,juga jarang di pake takut kemalingan

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.