TMCBLOG.com – Entah ada hubungannya atau nggak sama Kawasaki Z H2 Supercharge yang akan dirilis Kawasaki tanggal 23/10/19, Fun-Fact nya adalah Ducati menginformasikan via sebuah teaser di media sosial bahwa sosok Ducati Streetfighter V4 akan diperkenalkan pada tanggal yang sama jam 11:30 waktu Eropa Tengah (CEST). . Mungkin memang Kawasaki Z-H2 nanti diangap kompetitor oleh Streetfighter V4? Namun diluar itu TMCBlog melihat Ducati akhirnya mau mengumbar beberapa ciri-ciri yang akan dihadirkan di Streetfighter V4 pada Teaser yang telah di rilis . .

Setidaknya ada 7 kisi-kisi spesifikasi yang diumbar oleh Ducati Motor Holding untuk next All New Ducati Streetfighter V4 yakni.

  1. Basis mesin Desmosedici Stradale yang artinya berkonfigurasi V4 sama seperti Panigale V4
  2. Power maksimum 208 hp diukur di crankshaft pada putaran mesin 12.750 Rpm
  3. Bobot 178 kg
  4. Menggunakan elektronik yang sama dengan Panigale V4 yang artinya juga menggunakan six-axis inertial platform data (6D IMU)
  5. Menggunakan dua bilah aero wing di sisi samping fairing atau yang Ducati bilang Bi-Plane Wing
  6. Tetap menggunakan fairing untuk menutup bagian samping kiri dan kanan
  7. Menggunakan handlebar tinggi untuk menghasilkan ergonomi yang lebih ‘ santai ‘

Jika kita bandingkan dengan spesifikasi dari Panigale V4 dan V4S, sepertinya memang ada sedikit kesengajaan dalam penurunan spek terutama performa. Power dari Panigale V4/V4S adalah 214 hp @ 13.000 rpm sementara bobot dari Panigale V4 adalah 175 kg atau 3 kg lebih ringan dari Streetfighter V4.

Pengunaan dua wing, secara umum bila masing-masing wing-nya berdesain sama dengan wing yang ada di Panigale V4 saja maka akan menghasilkan downforce yang lebih tinggi ( kemungkinan wing di Streetfighter V4 akan beda dengan Panigale V4). Ini cukup logis karena TMCBlog melihat Streetfighter V4 tidak menggunakan front cowl yang teorinya akan menghasilkan downforce tersendiri  . . .  Jadi kehilangan front cowl seperti di-‘kompensasi’ dengan didobelkannya jumlah wing, CMIIW. . Semoga berguna sob.

Taufik of BuitenZorg

 

21 COMMENTS

  1. Kalau Di motoGP ducati seperti ogah banget dibilang mesin V & lebih memilih L dg alasan 90` (walaupun 1nya ga tidur) kenapa diproduksinya dg bangganya mengenalkan V toh sama 90′?

    Guest
  2. Akhirnya ada kejelasan setelah kasus pikes peak beberapa bulan lalu..
    Semoga bentuknya jeger dan mantul..
    Udah gitu aja… Hehehe

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.