TMCBLOG.com – Sobat sekalian, Tahun ini tmcblog hadir langsung ke MotoGP Motegi 2019 dengan jalur yang unik Yakni Stay di Tokyo . . Lumayan jauh dari Motegi . . Kami berangkat pagi pagi Buta ke Utsunomiya mengunaan Shinkansen seharga 5000 Yen lanjut Bus Khusus Motegi seharga 500 yen. Sampe Di Track udah agak siang dan Cuaca Hujan Berkabut. FP3 dilakukan dalam keadaan basah sehingga Otomatis Top 10 pembalap yang masuk ke Kualifikasi di Sore harinya adalah top 10 pembalap dari FP1-FP2 sehari sebelumnya Yakni Quartararo, Vinales, Marquez, Dovizioso, Rossi, Morbidelli, Miller, Petrucci, Mir, dan Aleix Espargaro. Semeentara itu dua pembalap Lagi hadir dari Sesi Q1 yakniΒ  Crutchlow dan Rins. Q2 sendri di declare Kering walaupun cuaca disini tuh tetap dingin sob

Sementara itu rekor Laptime ada di angka 1:43,790 atas nama Jorge Lorenzo tahun 2015. Di menit ke 4 hadir Benchmark laptime pertama oleh Marc Marquez 1:46,980 yang menggunakan Ban Soft Soft . . . hampir semua pembalap mengunakan Ban soft soft kecuali Cal crutchlow yang menggunakan Ban depan Medium. Jelang menit ke enam Marc Coba Peruncing menjadi 1:45,923 terus di menit ke delapan menjadi 1:45,794 yang disusul Miller dan Morbidelli

Memasuki 5 menit terakhir Maverick dan Petrucci coba Lakukan Time attack . . dan Maverick berhasil naik ke posisi dua di menit ke 13 diikuti Quartararo dan Miller. detik terakhir Masih Marc Memimpin Time sheet sementara Cal Mencoba Time attack. Dan akhirnnya setelah 15 menit Q2 hadir nama Marc Marquez Jadi yang tercepat Kualifikasi MotoGP Motegi 2019. Duo Pembalap Tim satelit Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo start dari posisi dua dan tiga atau bergabung bersama Marc DI Front Row Besok hari. Vinales, Crutchlow dan Miller akan start dari posisi row ke dua.

Pole pertama Marc di Motegi, Berdasarkan hasil di Jepang ini point marc di Kalsemen BMW award adalah 342 sementara Fabio berada di angka 264 atau berbeda 78 point. dengan sisa 3 race kedepan : PI, Sepang, valenciaΒ  Maksimum point adalah 75. . Atau dengan kata lain Marc Marquez Confirm sebagai Pemenang BMW award – Best Qualifier 2019 ini

Taufik of BuitenZorg

137 COMMENTS

    • Ni manusia nge bc nya suzuki trus,,lah diklasemen aja junjungan lw dibawah suzuki dan ditabokin marquez terus,,,pernah keselek blok scem nya suzuki x ampe sgtunye ama suzuki

      Guest
  1. yg tim pabrikan yg mana nih sebenarnya
    Petronas ato yg Monster Energy ??
    atau lg ada pergantian tugas ??
    yg pabrikan mungkin cuma untuk ngetes part doang kali ya ??
    yg penting dpt sponsor

    #justkidding

    Guest
    • Kalo ndengerin komentaror di bt sport 2, stiap nyebut Morbi kya memandang sbelah mata gtu nada nya..atau cuma perasaanku aja?

      Guest
    • klo kata komentator BTsport (cmiiw)
      Morbi mencoba menduplikasi gaya riding dan sekaligus mencontek data si Quartararo.
      si Morbi lambat adaptasinya, dan beruntung ada rekan setim yg bisa dijadikan referensi.
      mungkin udah belajar dia untuk mengutamakan referensi rekan setim yg lebih berhasil, ketimbang stuck pake data dan gaya riding rider yg udah obsolete dimakan waktu.

      Guest
      • Asal ente tau semenjak 2013 juga di itu sukanya nyontek data Lorenzo, cuma gak digede2in aja sama Lorenzo. Terbukti setelah Lorenzo pergi (2017) jumlah kemenangan si itu menurun drastis bahkan jadi tahun terakhir bisa menang seri

        Guest
        • yups ente bener.
          cuma ironis aja ngeliatnya.

          karena dulu (2010), si-onoh itu yg dgn sombongnya tidak suka klo datanya dicontek rekan setim, sampe nyuruh tim bikin sekat pemisah segala.

          Tingkahnya kyk “Spoiled Brat” aja (baru kali itu aja terjadi dlm sejarah Motogp ada yg rider minta dibikin sekat pemisah dlm satu tim dan tidak boleh sharing data). Padahal lebih senior.

          Rivalitas super sengit rekan setim antara Aryton Senna dgn Alain Prost (di F1) aja ga sampe segitu sensinya (imo).

          Guest
        • 2006 si itu tolak Stoner karena takut Burgess ‘pilih kasih’, kemudian 2008 mau gak mau terima Lorenzo dengan syarat dikasih tembok pembatas. Menurut gue over banget sih trik mau menang sendirinya. Dan konyolnya pas balik Yamaha (dengan bantuan Dorna tentunya karena keluar dari Yamaha karena gak terima Lorenzo dapet fasilitas sama dan sesumbar gak akan ke Yamaha lagi) 2013 nyontek data Lorenzo. Mental kayak begini masih banyak yang anggap dia “dokter”. Sekarang setim sama Vinales nyaho sendiri ibarat kata bocah badung gak pernah belajar bingung gak dapet contekan karena temen sebangkunya pindah.

          Guest
    • Saya rasa gaya balap morbido awalnya jg kayak gni..cma habis pke v4 musim lalu jd berubah. Kini dia kembali ke gaya halus apalagi krn dah bbrp kali naik i4.

      Guest
    • jgn lupa Honhon juga ngasi mobil
      NSX salah satunya

      btw…(cmiiw) dia udah jauh hari pindah ke Andora agar kena pajaknya ga terlalu gede (max 10% claim penghasilan, setelah 3 tahun menetap). Bandingkan bila dia tetep di Catalunya (kena pajak 49% dr claim penghasilan)

      Guest
      • Tapi memang keluarga mm93 g pernah terliput media atau tidak ya om..??
        Bener2 g tau ayas berita ttg mm93 di luar lintasan..
        Kepo sih sebenere.. 😁😁

        Guest
  2. Semua ini bisa dikarenakan penampilan JL99 yg diluar expectasi (tanpa mengabaikan cidera)..
    Jika seandainya kalo saja JL99 tidak separah ini (minimal kayak DP26) sehingga bisa bantu point tim, maka MM93 akan sedikit nyante setelah menyegel gelar juara dengan 4 seri tersisa (sambil riset utk part2 tahun 2020) dan pada akhirnya ada kesempatan rider lain untuk bisa P1…
    Tapi karena kondisi seperti ini (MM93 berjuang sendiri utk point tim) maka satu2nya cara harus tetap P1 disisa 4 seri dan itu artinya akan susah bagi pebalap lain untuk bisa P1 jika MM93 sudah tampil >100%…
    #analisagawurajasih

    Guest
    • Dan juga.. Bakal pecah rekor point tertinggi juara dunia motogp sepanjang masa om.. 4xx poin

      Dan semoga bisa tercapai

      Guest
  3. Lord Lorenzo update nomor berapa nih ??

    gk ada yg dukung Lorenzo yaa nih padahal pake motor terkencang H looh katanya..πŸ˜‚

    Guest
    • paduka malah di dukung penuh seutuhnya oleh HRC, semua yg dia mau untuk bisa cepat adaptasi sudah dikasih HRC…tapi apa yg di terima honda dan team??? semangkok es cendol dawet gak pake ketan yg cuma lima ratusan! ambyar cak….!!!

      Guest
    • Gak perlu kencang Yg penting juara Dunia . yg katanya Topspeed paling tinggi ajh 2 tahun cuman Jadi “KADIDAT” ada lagi Yg katanya Ternyaman Paling manusiawi tpi ampas doang dapetnya

      Guest
  4. Abah gue pos 10 πŸ€¦β€β™‚οΈ
    Menuju gelar ke sepuluh πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
    Gooooo abah hantam mereka 🀜🀜🀜🀜

    Guest
    • ikut
      1. rider yg pertama kali lewatin garis finish setelah chequered flag
      2. rider setelahnya
      3. rider setelahnya lagi

      Guest
    • Hampir benar juga sih analisa nya, kalo saya sih yg menang harus punya syarat (*), pertama harus finish race dahulu (yg terdepan belum tentu finish dan juara, kalau finish terdepan hampir dipastikan 99% juara race, 1% nya hasil race direksi mengoreksi hasil race yg dilakukan) melewati garis hijau berapa kali, isi angin bannya sesuai dengan regulasi atau tidak, dll, mungkin yg lain mau nambahi..? Atau wak haji, mas nugie.?

      Guest
    • Menurut ane
      (Kalo dr arah para kru kru yg biasanya menyambut)
      1.yg ada di Parc ferme paling kiri
      2.yg ada di tengah-tengah
      3.yg ada di Parc ferme paling kanan
      πŸ˜‚

      Guest
    • Sebagai Professor (Honoris Causa) dia mah udah riset buat 2020

      Yang intinya (sudah dibahas di artikel sebelumnya) : HORSEPOWER is number one

      Marc emang udah klop ama V4 deh
      Sama kayak Paduka yg klop dgn I4-Yamamah (setidaknya itu menurut Beras Setra Ramon (Forcada))

      Guest
  5. Kapan ya rider honda selain marc poll position, kaya ga ada usaha sama sekali, atau memang rcv dasarnya lemot..

    Guest
  6. Hoda haters klw otaknya dah ga nyampe buat mikirin bahan buat ngebully ya pol polnya bilang
    -hoda slain mm ga ada yg didepan.-

    Fix dia itu Kbanyakan mabok kuning2 di zamban zity yg di pimpin sosok ber kode 46 beserta ajudan nya Salucci

    Guest
  7. Qulifikasi dalam kondisi mix(kering basah)
    MM93 emang jagonya.

    Besok prediksi full dry
    Apakah yamaha bisa fight dikandang honda
    Atau mesin inline bisa menang lawan v4(ducati honda)
    Khusus Fabio, apakah bisa terus impresif atau bahkan besok menang?

    Seru juga besok nih kl emang ada persaingan

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.