TMCBLOG.com – Sobat sekalian, Fabio Quartararo kembali mencatatkan lap time fantastis di sesi Free Practice 2 MotoGP Sepang 2019. Rekor Sepang kembali terpatahkan dengan lap time 1:58.576 detik hari Jum’at ini, sekaligus dia mengalahkan catatan waktunya dia di sesi sebelumnya. Sementara duo rider Italia, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi mengalami peningkatan dari sesi sebelumnya dengan mengisi Top 3 di FP2. Dovizioso menorehkan lap time 1’59.206 detik sedangkan Rossi 1’59.284 detik untuk naik ke posisi 3.

Fabio sejujurnya masih merasakan rasa sakit akibat cedera pergelangan kaki di Phillip Island akhir pekan lalu, namun begitu salah satu tips bagi Fabio untuk bisa tampil memukau hari ini yaitu dengan menggunakan ban belakang kompon Soft yang masih baru, lantas, voila! lap time 1:58,576 detik berhasil ia ciptakan untuk mengalahkan lap record Sepang yang ada selama ini. Dengan hasil seperti ini, Fabio Quartararo akan memipin rider lain untuk memperebutkan pole position dari sesi Q2 hari Sabtu pekan ini. Awal yang cukup sempurna bagi team tuan rumah, Petronas Yamaha SRT pada debut Home race mereka di premiere class setelah melihat Quartararo memimpin tim 1-2 di depan Franco Morbidelli di FP1. Sebelumnya hari ini team Petriinas Yamaha sudah mengumumkan secara resmi bahwa Quartararo dan Morbidelli akan berlomba memakai Yamaha M1 ‘Spec A’ pada tahun 2020 mendatang. Beritanya kita posting menyusul yah sob.

Penantang terdekat Quartararo di FP2 datang dari rider team Ducati, Andrea Dovizioso yang meskipun hanya berselisih gap 0,630. Sementara Valentino Rossi masuk ke posiis 3 pada akhir sesi berakhir untuk menjaga posisi team Monster Yamaha stay di top 3 hari Jum’at ini. Tito Rabat harus benar-benar absen karena cedera tangannya sejak GP Motegi, sedangkan miguel Oliveira yang di pagi hari tadi sempat menjajal motornya sebanyak 4 laps namun belum fit. Dan di FP2 ini ia memutuskan harus berhenti yang artinya akan kehilangan sisa akhir pekannya di Malaysia. Kemudian untuk Johann Zarco, kali ini penampilan keduanya untuk LCR Honda mengalami kemajuan meskipun tidak terlalu drastis, sempat mengalami crash pertamanya di atas RC213V sore hari ini di Turn 1.

Nugi TMCBlog

Hasil Free Practice 2 MotoGP Sepang 2019

1. Fabio QUARTARARO – Petronas Yamaha SRT – 1’58.576
2. Andrea DOVIZIOSO – Ducati Team – 1’59.206 +0.630
3. Valentino ROSSI – Monster Energy Yamaha MotoGP – 1’59.284 +0.708
4. Franco MORBIDELLI – Petronas Yamaha SRT – 1’59.502 +0.926
5. Jack MILLER – Pramac Racing – 1’59.593 +1.017
6. Aleix ESPARGARO – Aprilia Racing Team Gresini – 1’59.707 +1.13
7. Cal CRUTCHLOW – LCR Honda CASTROL – 1’59.711 +1.135
8. Francesco BAGNAIA – Pramac Racing – 1’59.774 +1.198
9. Maverick VINALES – Monster Energy Yamaha MotoGP – 1’59.845 +1.269
10. Alex RINS – Team SUZUKI ECSTAR – 1’59.849 +1.273
11. Joan MIR – Team SUZUKI ECSTAR – 1’59.984 +1.408
12. Danilo PETRUCCI – Ducati Team – 2’00.057 +1.481
13. Marc MARQUEZ – Repsol Honda Team – 2’00.215 +1.639
14. Johann ZARCO – LCR Honda IDEMITSU – 2’00.268 +1.692
15. Karel ABRAHAM – Reale Avintia Racing – 2’00.477 +1.901
16. Pol ESPARGARO – Red Bull KTM Factory Racing – 2’00.658 +2.082
17. Jorge LORENZO – Repsol Honda Team 2’00.705 +2.129
18. Andrea IANNONE – Aprilia Racing Team Gresini – 2’01.190 +2.614
19. Mika KALLIO – Red Bull KTM Factory Racing – 2’02.017 +3.441
20. Hafizh SYAHRIN – Red Bull KTM Tech 3 – 2’02.429 +3.853

Kombinasi Free Practice 1 & 2 MotoGP Sepang 2019

1. Fabio QUARTARARO – Petronas Yamaha SRT – 1’58.576 [Q2]
2. Franco MORBIDELLI – Petronas Yamaha SRT – 1’59.110 +0.534 [Q2]
3. Andrea DOVIZIOSO – Ducati Team – 1’59.206 +0.630 [Q2]
4. Maverick VINALES – Monster Energy Yamaha MotoGP – 1’59.218 +0.642 [Q2]
5. Valentino ROSSI – Monster Energy Yamaha MotoGP – 1’59.284 +0.708 [Q2]
6. Marc MARQUEZ – Repsol Honda Team – 1’59.517 +0.941 [Q2]
7. Alex RINS – Team SUZUKI ECSTAR – 1’59.546 +0.970 [Q2]
8. Jack MILLER – Pramac Racing – 1’59.593 +1.017 [Q2]
9. Aleix ESPARGARO – Aprilia Racing Team Gresini – 1’59.707 +1.131 [Q2]
10. Cal CRUTCHLOW – LCR Honda CASTROL – 1’59.711 +1.135 [Q2]
11. Francesco BAGNAIA – Pramac Racing – 1’59.774 +1.198
12. Joan MIR – Team SUZUKI ECSTAR – 1’59.584 +1.408
13. Danilo PETRUCCI – Ducati Team – 2’00’057 +1.481
14. Johann ZARCO – LCR Honda IDEMITSU – 2’00.268
15. Karel ABRAHAM – Reale Avintia Racing – 2’00.477 +1.901
16. Pol ESPARGARO – Red Bull KTM Factory Racing – 2’00.658 +2.082
17. Jorge LORENZO – Repsol Honda Team – 2’00.705 +2.129
18. Andrea IANNONE – Aprilia Racing Team Gresini – 2’01.172 +2.596
19. Hafizh SYAHRIN – Red Bull KTM Tech 3 – 2’01.579 +3.003
20. Mika KALLIO – Red Bull KTM Factory Racing – 2’01.959 +3.383
21. Miguel OLIVEIRA – Red Bull KTM Tech 3 – 2’05.412 +6.836

141 COMMENTS

  1. Pengen sesekali liat s marc ada d grid balakang,pasti bakal seru,klo d dpan mlu bosen lihat lawan nya pada frustasi muehehehehe

    Guest
    • andai saja mm93 tidak mendapat tidak dari repsol untuk perebutan juara team, mungkin dia akan main2 start dari belakang. atau andaikan tminimal eam matenya bisa diandalkan untuk bisa finish di depan dovi or petruci dia tidak ada beban buat coba2 start di belakang sekalian ngetest rc213v dan skillnya. (ikutan berandai2.hehehe)

      Guest
      • andai saja mm93 tidak mendapat titah dari repsol untuk perebutan juara team, mungkin dia akan main2 start dari belakang. atau andaikan minimal team matenya bisa diandalkan untuk bisa finish di depan dovi or petruci dia tidak ada beban buat coba2 start di belakang sekalian ngetest rc213v dan skillnya. (ikutan berandai2.hehehe)

        *walah dalah…banyak typo ternyata

        Guest
    • Sayang ilmu kanuragan pura pura kebelakang dan dlosor mbah oci belum di duplikasikan ke markes, 😂😂😂😂

      Guest
      • Waah itumah jurus pamungkas si opah…!!!, daripada nanggung malu dikepretin rokie dengan spek mesin yg jauh lbh inferior mendingan pura pura jatuh manja sj……😆😆😆.

        Guest
    • Iya betul. Klo bs lbh cepat dr Lorenzo soalnya tolak ukurnya berbeda krn beda motor / beda feeling. Jd patokannya ke mantan rekan setim emg plg cocok. Lbh bangga pastinya 😀

      Guest
    • Awokwowkwowkok .. Laborat berjalanya Si Marc ..merangsek kedepan. Marc fokus riset ban. Baru Nanti Qualifi yg ngegas nyari start Didepan

      Guest
    • Marq tidak ganti ban buat time attack, banx sama sampai selesai PF. Dan konsisten selama 15 lap di 1″20’300 detik pacenya. Minggu sepertinya mirip2 itu, dan yg mendekati cmn MV, F1/4 dan Rins.

      Semoga seru race sepang besok

      Guest
  2. memang terdengar aneh
    tapi nyatanya Marc pada FP2 tadi melakukan pengetesan ban Medium-Soft yg sama secara terus menerus tanpa melakukan pergantian sama sekali (total 15 lap -cmiiw)
    dan denger2 FP3 ada kemungkinan hujan

    Guest
  3. serem liat catatan waktu Quartararo di sektor 2 dan 3
    sepertinya kita telah melihat/menemukan seorang rider master/spesialis tikungan ke kanan, pengganti si kakek legend

    Guest
    • Patut dinantikan kiprahnya musim depan dengan Spec mesin A.. bisakah mengamplengi tim Factory nya. Atau sekedar 1 Seasons Wonder.??

      Guest
      • Walau misal dpt spec A secara motor tp kan dukungan mekaniknya terbatas. Ga sebanyak n sekomplit tim pabrikan. Makanya Lin Jarvis pusing ingin membawa Fabio ke pabrikan tp bingung depak yg mana antara Vale or Maverick 😀

        Guest
    • Masahalahnya mbah gak mau di ganti
      Piye iki njal
      Mbah mau tetap mbalap walo cuma hore hore, maklum mbah gak punya kehidupan lain
      Ngerti ora son
      Hueeeheheheheheh

      Guest
  4. Ketika FP pebalap lain sibuk cari waktu, disaat yang bersamaan Marquez riset hal yang tidak ada dalam pikiran pebalap lain.

    Ini menarik, bahwa wajar bilamana Marq akan selalu semakin di depan pebalap lain.

    CARA agar dapat selevel dengan Marq adalah mengikuti pola Marquez saat FP, tapi ini tak mudah. Marquez mampu riset ini itu ketika motor sudah clear dalam perjalanan keseluruhan untuk race.

    Cara yang mungkin dapat menjalankan pebalap lain selevel adalah dengan Ubah regulasi atau reset regulasi. Tapi ini juga rumit, karena Marq pebalap yang adaptif disetiap kondisi terhimpit sekalipun.

    Cara paling mudah adalah dengan menjegal langkah Marquez entah dengan di tendang atau di keplak, atau paling sadis di sabotase dengan Harakiri seperti yang petrux lakukan ke Quartararo Philips island 2019.

    Guest
  5. Oiya om nug yg jaga warung ya,wak haji di malaysia. Btw kyknya berat fabio bs bertahan fit dgn sakit kaki sampe finish meski pke pk. Aplgi ada 2 trek lurus yg umbar topspeed jg tuh,sedangkan M1 pas tahun ini powernya msh kurang. Tp dalam balapan who knows.

    Guest
    • Inilah bentuk penyerahan kekalahan.

      Kita saksikan sendiri ini balap motor, terkencang,dan hi-tech.

      Kalo ini balap lari boleh kita sangsikan cedera Quartararo dikaki tersebut membuat pupus harapan Podium terbaik.

      Guest
  6. Sebagai saudara serumpun, berharap tim tuan rumah Malaysia, mampu Podium. Entah dengan Quartararo atau Morbidelli, menemani Marquez Podium 1💓📌

    Guest
    • Morbidelli akan kerahkan tenaga honorer seluruhnya yang dimiliki gan.

      Karena ini tentunya tentang nasib threatment di 2020 mendatang.

      😎😎😎

      Guest
  7. marques pake rem tangan buat rem belakang keknya soalnya ada 2 tuas di stang bagian kiri. yg bawah berwarna hitam buat kopling yg atas tuas putih buat rem belakang.

    awas copy paste nickname J awal besar.

    Guest
  8. Yep and again johan zarco still 1 sec behind. Asal ga disalip pembalap KTM aja udah seneng. Sadly wrong choose. Sudah lama tidak melihat selebrasi podiumnya yang fully entertaining.

    Guest
  9. Bisa gak sih kita merasakan kalo Quartararo harusnya diberikan spesial threatment di 2020,?

    Soalnya Zarco harusnya jadi pelajaran berarti bagi Yamaha.

    Geser Vinales cukup praktis, karena kita saksikan bersama proposi Vinales kalah dibanding Quartararo, walau secara klasemen masih unggul.

    Geser Valentino Rossi adalah kemustahilan yang hakiki, jikalau terjadi kemungkinannya yang naik sang Putra pangeran yakni Morbidelli. Walaupun sebenarnya secara klasemen kalah tapi tidak dalam lobby bawah meja management.

    Jika salah saja langkah, bukan tak mungkin Yamaha melakukan hatrick kesalahan;, Lorenzo, Zarco, Quartararo (?)

    Wait and see

    Guest
    • Kesalahan terbesar Yamaha adalah mau terima Rossi lagi, setelah itu mereka melakukan kesalahan2 lanjutan, 2016 Lorenzo yang juara dunia Rossi yang didenger, 2017 Lorenzo cabut, 2017 dapet Zarco tapi dicuekin, doi kabur 2018, 2019 waktunya geser Rossi biar Quartararo masuk 2020 tapi kagak berani. Pabrikan mental tempe kalah sama nama besar individu.

      Guest
      • yah namanya pabrikan papan tengah dollarnya entah asli atau dollar dollaran
        musti pertahanin 1 rider biar ada sponsor, bedahalnya sama asli sultan biarpun pembalap siliberganti repsol tetap nempel sama banteng redbull belum lagi kampas rem beat tertulis SATU HATI

        Guest
    • simplenya Yams takut kehilangan sponsor. klo dia nendang si aki kemungkinan sponsor juga cabut kaya dulu, pengaruh si aki terlalu gede di tim sampe managemen ga berkutik. disisi lain mempertahankannya juga punya efek pada regenerasi yg ga jalan di tim utama dan saat ini hanya dapat mengandalkan MV seorang, beruntung ada tim satelit dgn FQ didalamnya sebagai penyelamat muka Yams sehingga ga bner2 jadi badut sepanjang musim. namun walaupun begitu perlu dilihat juga apakah FQ masih akan fenomenal dimusim mendatang atau hanya sekedar menjadi Zarco 2.0?

      Guest
      • Kan dah resmi Fabio dan morbidelli tahun dpn motornya spek A bahkan update part bersamaan. Ini krn dana petronas yg tak berseri kyknya. Secara sepang sj dia yg punya.

        Guest
  10. masih sulit kayaknya mengalahkan mm disini
    melihat tikungan terakhir kekiri kemudian straight yang lumayan panjang menuju garis finish seperti ini bisa dijadikan plan terakhir mm.

    Guest
  11. Maverick juga mendominasi di Australia tapi tersungkur saat duel intinya jangan jumawa sebelum race day wahai rookie yg taunya cuma gas pol saza

    Guest
  12. Membuktikan bahwa YAMAHA punya ancaman potensi lebih besar di group terdepan…
    beberapa kali test yg mana gak jarang ada slip stream dll murni catatan waktu running
    YAMAHA selalu masuk Top 5 …

    Tinggal gimana manajemen dan motivasi saat Race day…

    Guest
    • Gak usah protes mas, nanti dibalas komen pedas malah gak nyaman. Jadilah seperti mbah darmo atau si hokya…pasti komemu lolos

      Guest
        • Om Dar so lama gak muncul juga karena di block nick-nya. Kagak percaya silahkan komen ketik nick Dar so tanpa spasi pasti masuk jaring. Saya sendiri juga awalnya kaget gak nyangka, tapi jadi make sense dan langsung paham alasan kenapa komentator favorit saya selain Om Aim1n kok ngilang. Biasanya kalo protes dikatain nuduh, sambil biarin jongosnya pada bully komentator tsb. Saya minggu lalu iseng ngetes sambil pake kalimat provokatif persis komentator dimari kalo ngatain pembalap/komentator, dan akhirnya ngalamin sendiri. Padahal kalimat saya juga sama aja macam komentar2 asal ceplos kayak pas komentari si tua atau Yamaha. Tapi responnya beda 180 derajat.

          Guest
  13. Semua keputusan tergantung pabrikan ,buat nandingin seorang “beast” aka “marq” semua pabrikan harus berani ambil resiko .
    Sekarang emng jamanny marq ,mau diapain lagi pun ttp Marq predatornya .

    Tugas pabrikan lain yang paling utama menemukan kombinasi alien + kendaraan era baru dg patokan Marq ,ingat “patokanny marq”

    Biarlah yang muda bersinar ,yang tua pun kl kalah jgn diolok” ,emng udh bukan zamannya ,salam damai

    #TTD anggota jelly spotter
    Btw ketua jelly spotter kok blm muncul :v

    Guest
  14. Ealah, Petronas tetap akan ambil 1 spek A saja,dan harus diperebutkan fq1/4 dan FM,walapun presentase lebih besar FQ akan tukar guling pake spek A dan morbi yg pake spek B
    Kirain karena prestasi quartararo akan dikasih spek A cuma cuma sama YFR

    Guest
  15. Apakah dengan mengikuti motogp bisa menambah kedekatan kita kepada sang Khaliq? Dengan mengetahui seluk beluk motogp apakah kita bisa lebih tekun bekerja dan menjadi makhluk sosial yang lebih baik?
    Wallahua’lam bisawab

    Guest
  16. Waduh makin gak cerdas nih wak komengtator2nya…😃
    Untung Steven Ngunuo ini ude sibuk berburu 💰😂

    🍴🍔 phnom penh

    Guest
  17. Marquez dipercaya??? Yg ada Sakit hati lo dikadalin 😄😄😄
    Kalau nonton full FP2 akan berbeda sudut pandangnya dibanding jika hanya lihat hasil akhir di tabel FP2 😂😂

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.