TMCBLOG.com – Bukan hanya menghadirkan Update dari Z900, Kawasaki menggunakan Momentum Eicma Milan 2019 untuk merilis Sosok Kawasaki Z650 dan Z650 ABS. Secara umum mesin dan sasis terlihat minim perubahan, namun secara mendetail ada hal hal yang berubah secara signifikan di area lain. Seperti misalnya Headlamp.

Headlamp dari Z650 diidesain mengikuti Z900 dan yang pertama kali dihadirkan di Z250/ Z400 . . LED dan bersegi segi. Yes secara umum corporate design dari Headlamp Z series memang sueah ditunjukan saat eprtama Kali Z250 hadir di akhir 2018 yang lalu. Hedlamp berubah dari Bulb ke LED juga mengartikan rumah Lampu/ headlamp Cowl juga mengalami perubahan untuk 2020 plus juga windscreen kecilnya.

Dari Body terlihat Shroud Dari Z650 MY2020 mengalam update menjadi berbentuk lebih sharp dan edgy . ..  dalam bahasa kita semakin bersudut dan lancip lancip bila dibandingkan Z650 generasi pertama yang merupakan Update dari ER6N series. Bagian Buntut dari Z650 mengikuti Ninja 650 yang memipih dan bertujuan membuat Pembonceng lebih nyaman lagi.

Perubahan signifikan selanjutnya ada di daerah Dashboardnya dimana sekarang Kawasaki Z650 MY2020 menggunakan multifunction color TFT display menggantikan Panel dashboard sebelumnya yang malah mirip punya Versys 250. ada banyak indikator dan fungsi di dashboar baru ini termasuk gear position indicator, shift lamp, fuel gauge, Konsumsi bahan bakar, plus koneksi Bluetooth ke smartphone menggunakan aplikasi Rideology . .

aplikasi ini lumayan cerdas dimana kita bisa berbagi rute dengan rider lain, mengakses informasi motor, menyimpan rute, merekam kondisi riding dan mendisplay notifikasi dari Ponsel seperti ada email masuk, pesan singkat masuk ataupun telefon masuk.

Taufik of BuitenZorg

23 COMMENTS

  1. Duh corporate design…, Yaa corporate design, tapi keliatan malasnya desainer kawak setidaknya di mata ane

    Guest
    • Susah susah n mahal mahal sewa designer, elu beli kaga?
      Ane mah tep bersyukur. Biar ditambah nikmat hidop di dunia ini. Target ane ganti mocin ke beat second. Mio m3 seken juga gapapa lah.

      Guest
      • Ya gak beli lah, ngapain beli mahal2 tapi mirip yg murah? Mana exclusivity nya? Jangan samakan dgn mobil.

        Guest
      • Pokus ke performance aza.
        Atau rajin brosing biar nemu design expected and then kollektit.
        Apa modif sendiri. Banyak kok modifikatrol motor di Indonesia. Jago ngekatrol tampilan motrol elo. Balik ke bajet juga sih. Tapi ga bakalan semahal yang asli n baru itu

        Guest
  2. Boring,padahal dulu desain Kawasaki gantengnya saingan sama moge moge Yamaha,terakhir yg menggebrak cuma H2R setelah itu makin kesini makin membosankan 😥

    Guest
    • Gini mas, desain itu mode. Sekarang lagi mode retro yang hits. Jadi buat ape?
      Brosing n kollektie poster or wallpaper itu sudah lumayan nambah wawasan lohh… Monggo silahkan

      Guest
        • Oh hiya ya…. Nakid retro kawa juga udah punya ding. Anu gini aza, di negara negara yang potent markitnya belum ada demand new design. Dan itu bukan negara +62 so pasti.
          Mentoknya, how ever the new 2020 prodakt look like, it would not change our fate n life.
          Gitu aza biar ga kecewa offerly(berlebihan).

          Guest
  3. Ane lagi coba-coba ngerubah color prodakt-prodakt motobikez di potosop nih bro coeg. Mayan kan, nambah kollektian ane. Kreatifitas sendiri pula.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.