TMCBLOG.com – Jorge Lorenzo secara umum sudah berkali kali menegaskan bahwa ia akan berkomitment bersama Repsol Honda di Musim 2020 nanti. Dan secara resmi Honda di Informasi terakhir masih menempatkan Nama Jorge Lorenzo di Rider List Program Motorsport 2020 HRC, Khususnya bersama Repsol Honda MotoGP team. Namun Memang sepertinya Badai belum berlalu semudah itu, malam malam dari EICMA Mbah Sattar WA ke tmcblog dan mengtakan bahwa Sinyalemen yang parnah kami bicarakan pada Podcast yang direkam di Prince Hotel Shinagawa – Tokyo mengenai Johann Zarco yang laksana mengincar ‘Lobster’ ada kemungkinan kejadian . .. ” kayaknya Lorenzo Out ganti Zarco “   . . begitu isi WA mbah . . . hmmm apakah ini juga berkaitand engan saran Big Bos Dorna Sport akhir akhir ini ?

Yes Buat sobat sekalian yang belum sempat menyimak kisah Saran CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta yang dituangkan dalam tulisan Motorsport Tottal . . jadi memang pada dasarnya Carmelo Ezpeleta cukup khawatir akan kondisi yang menerpa Jorge Lorenzo saat ini. Bahkan Ezpeleta sempat menumpahkan perasaannya dengan mengatakan bahwa ia sungguh sedih melihat kondisi performa Jorge Saat ini.

” Lorenzo harus buat keputusan,saya berteman baik dengannya dan menyayanginya, Namun ia harus memikirkan mengenai apa yang ia inginkan dalam hidupnya, Jika punggungnya sakit, begitulah adanya. Jorge harus berfikir apakah ia bisa membaik atau tidak mungkin. Ini penting untuknya dan utuk kejuaraan ni, Saya tidak suka melihat pembalap Bagus (dalam kondisi seperti itu)  “

“Saya ragu dia bisa melakukan lebih dari yang saat ini terjadi, dan jika ternyata dia dalam kondisi buruk setelah kecelakaan di Assen, maka dia harus beralih ke hal yang berikutnya. Pikirkan tentang hal itu dan pikirkan apakah dia tidak seharusnya berhenti. Di statement ini terlihat betapa Carmello sangat mengkhawatirkan keadaan fisik dari Cidera tulang punggung Jorge yang diperoleh Pasca Crash di Assen.

Dan bahkan secara halus dia memperkirakan bahwa di Musim 2020 nanti sulit mengharapkan Jorge bisa melakukan lebih dari apa yang ia telah lakukan untuk bertahan di paruh kedua Musim 2019 ini. Terlihat Carmelo juga secara halus dan tidak langsung seakan mempersilahkan Jorge Untuk memikirkan untuk memilih opsi Mundur dulu dari Championship ( mungkin untuk sementara waktu) Guna pemulihan Cideranya . .

Taufik of BUitenZorg

181 COMMENTS

  1. Abis baca statement Ezpeleta Lorenzo Dejavu sama statement Cladio … langsung Gasss Gasss bukan kaleng-kaleng…

    Emang butuh di pecut barangkali Lorenzo 😂😂😂

    Guest
  2. Atau mungkin Ezpeleta sebagai orang spanyol gak ingin Pebalap Spanyol, sponsor spanyol, hanya jadi hore hore di belakang …

    Harga diri Wak !!!

    Guest
  3. JL mending ke petronas, FQ gantikan VR yg pensiun di seat factory.
    Terus CC naik repsol, dan JZ gantikan posisi CC.

    Semua senang.

    Guest
  4. Gw udah pernah komen, Hohe gak akan bisa bertahan dengan kondisi cederanya itu. Mengendarai banteng liar ya butuh fisik yang kuat numero uno kayak MM93 atau butuh teknik level alien macem Stoner.
    Jarwo aja dibikin down cuma gegara naik RCV kawe. Naik RCV Ori juga hasilnya 11-12.
    Joan Mir yg harusnya naik ke RCV.

    Guest
    • Barangkali ada alasan tertentu kok punya pendapat Joan Mir ke RCV?

      Emang dia punya fisik & skill kayak MM93?

      Kmrn baru crash gitu ‘doang’ masih ngeluh sakit mulu.

      Belum lagi cara dia berkendara, bawa mesin inline yg ‘enak’ ajah melakukan pelanggaran ke Zarkoo. Gimana bawa motor V4 yg susah 😂🤣

      Guest
      • Justru karena kemarin berani nyeruduk Jarwo ketika ada celah makanya gw yakin dia cocok di RCV. Meski cuma rookie, setidaknya lebih berani ambil resiko. RCV gak bisa dibawa juara kalau bukan pake teknik khusus atau fisik yang prima. Namanya jatuh dalam kondisi kecepatan tinggi, ya gak mungkin gak merasa sakit. Inline emang gpg ditekuk, tapi bukan berarti cocok buat semua pembalap kan?

        Guest
        • No, bukan itu.
          ‘Berani nyeruduk’ rider lain itu bukan sebuah keunggulan yg bisa bikin Joan Mir dianggap pantas bawa RCV.
          Maksudnya alasan yg lebih masuk akal daripada “lebih berani” ambil risiko macem gitu.
          Misal : Mir terpantau punya style mainin sliding ban belakang dgn keren, dan jago menjaga front end motor. Yang mana itu adalah sesuatu yg sangat dibutuhkan untuk bisa naklukin RCV.

          Tapi so far, apakah Mir nunjukin itu?

          Sudah naturalnya motor inline itu lebih minim effort pas di tekuk-tekuk. Engga kayak V4 yg cenderung ‘susah belok’ dan harus siap ekstra pegel-pegel / melelahkan.

          Dalam sejarahnya (diluar kata orang ada inline effect) mayoritas rider inline jg lebih punya potensi dapetin poin races yg bagus dibanding ketika dia dipindahin ke V4. Rossi, Zarco, Syahrin, (mungkin) termasuk paduka Hohe. Stamina yg dikuras akibat handle mesin V4 itu mempengaruhi banget bro.
          Sekarang gimana ceritanya rider yg bawa ‘motor enak’ aja punya hasil pas-pasan, tapi bisa di nilai cocok untuk mesin V4 (hanya karena dia muda dan berani nyeruduk saat ada celah / berani ambil risiko)?
          Itu V4 nya Hodna pulaaa..
          yg malah kata mbah Darmo itu celeng & mesin perontok tulang 🤣

          Modal muda dan berani aja gak cukup. Jangankan rookie, yg berpengalaman ama Hodna kayak Takaaki aja yaa gitu deh. B aja. Padahal usianya juga tergolong muda / menuju matang (kelahiran th ‘92).

          Guest
        • GPmania ente salah brow.. Ane bukan FBR tapi Rossi gape pake banget urusan mesin V. NSR & RCV gen pertama doi yg pegang n mendominasi MotoGP waktu itu sampe bosen juga nontonnya krn 4L (lu lagi lu lagi) yg menang ky Marc sekarang walaupun dulu Rossi bikin balapan yg lebih menghibur dg aksi & battle nya.
          Kasus Ducati-Stoner jurdun motogp itu unik, krn dominasinya hanya bisa terjadi saat pergantian kapasitas mesin di mana Ducati yg paling kuat krn paling siap & Jepun2 masih belum terlalu siap (even sang sultan Honda sekalipun). Hal ini terbukti krn musim setelah itu (2008) Ducati-Stoner “dikamplengi” oleh Yamaha-Rossi, sampai pada akhir 2009 Stoner pensiun dari Ducati krn struggle. Cmiiw 😃🙏

          Guest
      • Kalau menurut saya, berani ambil resiko nyeruduk seperti itu adalah kelebihannya meski harus belajar membangun nyali semusim di Sijuki.
        Ada faktor cocok-cocokan juga antara rider ama motor. Dari awal musim, saya ndak sreg Mir belajar di Sijuki. Tapi semakin kesini, kayaknya emang perlu belajar membangun nyali di tim seperti Sujuki. Belajar jadi rookie, hasilnya mungkin banyak yg bilang “B aja.”
        Kalau style mengendarai, saya ndak mau bilang itu kelebihan utama kecuali udah ditampilkan secara konsisten.
        Toh Joan Mir juga nyatanya progress belajarnya lumayan di Sijuki (ukuran saya). Sebagai alien, MM93 udh punya modal fisik kuat dan nyali tertinggi di motoGP. Soal teknik membalap nyatanya berkembang terus kan? Itu juga yg saya lihat di Mir minus kekuatan fisik yg masih harus diuji.
        We’ll see di tahun depan. MIR bisa tembus posisi 6-7 klasemen. Kalahnya cuma sama yg udah pengalaman di posisi 1-5. Prediksi saya.

        Guest
        • @Dulkempul thankyou bro.. mesin lawas itu juga terkenal ugal-ugalan ya. Tapi Rossi mampu. Pindah ke inline Yamaha masih mampu jg, masih dominating. Era mesin modern ngendarai mesin V jadi lebih kompleks gak kayak dulu yg kontrol sepenuhnya ada di tangan. Gimanapun Dukati beda dgn Hodna yah. Tajem di mesin V yg satu bukan berarti tajem juga di mesin V lainnya. Rossi mungkin lebih paham itu 👍🏼

          @FBS Sejati
          Yah memang agak susah juga sih ya karena HRC nyomot orang gila macem MM93. Mau gak mau kiblat standard rider yg cocok dgn RCV adalah ke arah dia.

          Anyway, Marc dan Mir adalah contoh segelintir rider yg ‘bejo’ karena naik kasta langsung dicomot tim pabrikan. Mari kesampingkan “perbedaan blablabla yg diterima di ini dan itu”, intinya paket motor yg dikasih untuk Marc adalah kurang lebih sama dgn motor Pedrosa di 2013. Dan paket motor Mir di tahun ini pun sebetulnya sama aja dengan Alex Rins. Wong satu team kok 😀

          Untuk ukuran rookie yg di support tim pabrikan, saya pribadi sebagai pengamat abal-abal & banyak bac0t..menilai tolok ukur skill & performa mereka berdua (sbg rookie-pabrikan) diliat dari seberapa bagus hasil races dia dibanding dgn teammate nya (yg pake motor sama).
          Hematnya, kita liat Marc vs Dani di 2013. Marc bisa mengimbangi poin races teammatenya tsb di debut rookie nya, bahkan justru melampauinya dgn jadi Champion di 2013. Sedangkan Mir vs Rins, jangankan melampaui teammate, sejajar dengan poin teammate nya pun udah kembang-kempis.

          Tanpa maksud mengkerdilkan Joan Mir, maksud saya adalah… butuh bukti capaian yg lebih dari apa yg Mir torehkan di musim ini… untuk bisa menilai bahwa skill Mir bukan pembalap B aja, dan dia mampu handle RCV yg gak bersahabat dgn rider umum.

          Wkwk justru style berkendara ala Marc (mahir menjaga ban depan, dan punya trik khusus saat cornering) itu kalo Mir bisa ya itu jadi kelebihannya bro, dibanding sekedar punya modal ‘muda & berani nyeruduk’,
          Kenapa?
          Kan udah terbukti style yg diaplikasikan Marc 😁dan juga secara konsisten bikin dia Jurdun diatas RCV selama 6x, dari 7 musim kiprahnya di MotoGP. That’s a fact! Kita gak harus nunggu apakah itu terbukti secara konsisten. Liat aja 7 musim ke belakang ini RCV dibawa Marc kayak apa. Dan kalo ditanya rider seperti apa yg cocok ama RCV?
          Jawabannya menjurus yg riding stylenya kayak Marc.

          Banyak faktor yg menentukan. Kalo kita main cocoklogi-an, malah terkesan maksa bro. Alih-alih ‘siapa tau justru cocoknya ama mesin V4’, ntar kalo yg ada jadi zonk (seperti pembalap Hodna non-Marquez) kan malah gak bagus (?)

          Again, bukan salah Mir juga sih kalo dia dipandang sebelah mata dgn hasil yg ‘B ajah’ di debut rookie nya.
          Salahnya adalah ada orang lain yg di masa rookie nya bisa ngamplengin poin rekan satu team bahkan jadi juara. Dan sekarang orang itu sekali lagi jadi kiblat di tim nya.

          Tapi gak ada salahnya kita liat di musim depan mudah-mudahan Mir berkembang bisa posisi 6-7 👍🏼

          Guest
  5. Dan baiknya HRC tetep komitmen terhadap draff kontrak Lorenzo.

    Professional banget.

    Gak ada suara-suara Sember terlalu vokal, tetep dalam koridor support, dan patuh terhadap draff kontrak.

    Keren sih …

    Memang harusnya seperti itu aura MotoGP yang terkenal high class, hi TECH, elegan, jor-joran dana untuk riset.

    Guest
      • Faktanya untuk sekarang memang seperti itu, dunia Bisnis memang kejam dan itu jg yang dialami SMK yg awalnya digadang2 produk buatan anak bangsa. Tapi coba bayangin kalau bisnis Viar sukses dan punya dana untuk riset sendiri, kedepannya Indonesia bisa bikin motor sendiri dan menguasai pasar dalam negeri sperti India bahkan pabrikan eropa pada dibeli “semua”.

        Guest
        • Emang lu kira bikin motor gampang?
          Viar cuma ngambil partsnya buat dirakit…
          Bitch please bukan 100 persen pihak asing ini kok..
          Jangan bilang lu terlalu overproud dengan produk “yang penting asal produk Jepang punya”

          Guest
        • @Cujk : yang bilang bikin motor gampang siapa si? justru orang2 yang pesmisis bikin susah produsen dalam negeri, dengan tidak mendukung produk2nya. boro2 dukung, nyacat iya.
          Memang gak 100% pihak asing, banyak stakeholder lokal yang terlibat jg. tapi apa ya mau seperti itu terus?

          India bisa sukses loh, dengan jualan motor “murah” mereka skr bisa beli saham motor2 mahal macam KTM, Sherco, BMW CMIIW

          Guest
        • Gw setuju bang @Dirtbike tapi gw komen ini buat yang ngomong viar motor cyna.. Bikin gemes aja sih

          Guest
      • Asal dikasih embel-embel demi bangsa dan negara pasti gak berasa klo dijajah.
        Dalam hati tetap, “long live japanese, world leading technology. I love eropah und america cericat”

        Guest
        • Tidak bermaksud menghilangkan/ mengesampingkan sumbahsih pembangunan negeri oleh produsen Jepang, contoh nyata di Dunia balap anak2 bangsa mendapatkan fasilitas dan kesempatan berlaga di kancah Internasioanl. Tapi sudah seharusnya kita punya produk asli yang berjaya dinegeri sendiri. syukur2 kedepannya Brand lokal bisa ikut balap internasional

          Guest
  6. Andai 2021 vr46 pensiun, f1/4 masuk factory yamaha, jorge isi slot petronas. Mungkin yamaha bakal jadi tim terkuat di motogp dan bisa gagalin dominasi mm93.
    Andai…

    Guest
  7. Hohe kayaknya gak akan diajak ke Indonesia ya?jadi bintang iklan atau apa, mengingat kontrak nya bisa saja berakhir 2021 atau bahkan 2020 an
    Entar udah susah susah bikin TVC eh gak sampai setahun harus diganti karena ybs udah keluar

    Guest
  8. Hmmmmm khawatir?
    Sebenarnya kepentingan ‘Carmelo Ezpeleta’ ini apa?
    Kalau sudah jelas jelas HRC & Hohe masih dalam komitmen ngapain jg sie carmelo ikut campur?
    Ayoolahhh ga usah kaya mertua yg sok ikut campur usulin aneh aneh kalau rumah tangga anak saja masih baik baik saja.

    Guest
    • Carmelo mengurusi kepentingan motogp dan menyelamatkan paduka jolor supaya gak down karena cidera yg diderita sangat serius (back bone) bila cidera lagi bisa lumpuh.
      Karena cidera back bone/tulang belakang maka paduka jolor sdh gak berani geber motor lagi dg normal karena kepikiran terus akan cidera lagi sehingga hanya bisa finish dibelakang terus menerus
      Hal ini tdk baik bagi seorang master yg pernah juara motogp

      Guest
      • Kata siapa?
        Toh itu kata ‘bisa’ belum tentu jg terjadi. Lagian kalau mau menyelamatkan ya harusnya semua ga boleh balapan. Yg muda yg sehat saja bisa wafat kok.
        Lalu kata siapa “karena kepikiran terus akan cidera lagi sehingga hanya bisa finish dibelakang terus menerus”?
        Jangan menebak isi hati orang, jolor ga pernah bilang gitu kan?
        Lagian buat beberapa pejuang mereka tidak masalah habis dilintasan. Karna itu perjuangan.
        Kalau masalah lumpuh itu takdir, ga usah balapan. Liat sechumi? Juara dunia, legend, tetep balap eh malah kenanya di sky?
        Semua ada resikonya, tidak mau mengambil resiko tidak akan jadi apa apa.

        Guest
  9. persis seperti alain prost, rehat semusim dan comeback lagi tahun berikutnya. sebaiknya king hohe mengikuti cara ini demi kebaikan bersama

    Guest
  10. Setuju dgn statemen bos dorna
    Dengan kondisi mental & fisik JL, kecil harapannya utk bisa bertarung merebutkan podium, walaupun dgn motor mesin inline yg klop dgn style JL (yamaha / suzuki)
    Selain itu, statemen bos dorna juga mengartikan bahwa performa JL ini ga menguntungkan dorna
    Repsol honda…??
    Mereka mah santai aja, lha walaupun performa JL buruk, sisi marketing mereka bagus, karna penonton melihat JL begini bukan karna RCV213V, tapi karna Lorenzo nya
    Sikap Repsol honda ke JL ini malah terkesan “good man” 😁😁

    Guest
  11. Anu wak, itu slot MIE Racing Team masih kosong atu
    Kali aja skill nya Jorge masih moncer buat WSBK

    Tapi emang dikosonginnya 1 slot di WSBK bikin penasaran
    Apa emang tunggu jorge ngetes RCV2020, kalo cocok lanjut di Repsol, JZ yg ke MIE, kalo tetep setragel JZ Repsol, JL yg ke MIE

    Soalnya selain 2 nama itu kayaknya belum ada rumor kandidat lain buat tandemnya takahasi

    Guest
  12. rada ga yakin c


    “Sebagai rider yang biasa tampil di level teratas, saya merasa musim ini benar-benar menjadi masa-masa yang sangat sulit,” tutur Lorenzo, dilansir BolaSport.com dari Speedweek.com.

    “Saya tidak pernah benar-benar bugar sejak awal karena terus dihantam cedera. Bahkan kecelakaan di Assen (MotoGP Belanda) membuat saya mengalami cedera paling parah sepanjang karier saya,” kata dia melanjutkan.

    “Saya yakin bahwa dalam beberapa hari ke depan saya bisa berlatih dengan keras untuk membalap di Valencia,” tutur Lorenzo.

    “Sesudahnya, saya akan beristirahat dari balapan kurang lebih selama sebulan setengah, sehingga saya bisa benar-benar pulih pada musim mendatang,” kata dia lagi.

    will see

    Guest
  13. Lebih baik JL99 Istirahat dulu selama semusim, demi pemulihan cedera yg di dera, setelah sdh pulih, ambil keputusan apakah masih bisa ikut balapan atau pensiun, serahkan sj kepada zarco untuk musim depan…

    Guest
  14. Tuker guling ajh Ke LCR .JL bareng Nakagami. MM bareng CC Toh gaji tetep Pake Kontrak awal HRC . Nanti LCR ada Livery Repsol 🤣

    Guest
  15. Jl93 out Handoko71 siap gantiin wak..
    Ngunda jangan kuatir masalah dana
    Handoko akan bawa sponsor perusahaan pribadi Handoko PT ….(sensor)😂

    Guest
  16. “Di statement ini terlihat betapa Carmello sangat mengkhawatirkan keadaan fisik dari Cidera tulang punggung Jorge yang diperoleh Pasca Crash di Assen”

    Padahal mah aslinya cuma pengen naikin rating karena pengen pasang Zarco di Repsol, biar balapan rame dan penonton mbludak persis singkirin Spies demi Rossi di 2012 yang bikin 2013 rame karena lejen balik Yamaha eh ternyata malah ramenya karena Marquez pecahin rekor wkwk

    Guest
    • Iya sih menurutku gitu bro. Kalo dia bener2 care . Ia akan bicara sama hohe 4 mata. Bukan diumbar di media. Itu menusuk dan menyakitkan.

      Guest
  17. Sak karep e lorenjo.. Balapan monggo pensi ya monggo..
    Aku selalu mendukungmu..
    Lorenjo jelas tau dan punya plan apa yg akan dia lakukan to the next..

    Guest
  18. Klu skill JZ05 jago bawa rcv 2018 kok gk podium ,lama lama kek petruci semua orng orng,ambisi melebihi talenta, JL99 udh jelas jelas juara dunia 3, yg suka ngincer posisi JL juga biasa biasa aja prestasiny, ntar udh dpt kursi lobster pasti gtu jg, di ducati di usik usik ,kirain skill jg jago buat lawan marc ehhh cmn juara mugello…abis itu mlempem, ini belom juara di Monster energy pindah pabrikan frustasi kok ya di bicarakan lg…

    Guest
    • Bukan berarti johann punya skill lebih dr jolor atw sebaliknya
      Kl dr komentar ezpeleta atw dr jolor sendiri permasalahannya ada di kondisi fisik jolor

      Guest
      • Permasalah gtu ya harus nya diatasi bukan disingkirkan, biar kompetitif ,ini mau nyingkirin pembalap jago dengan pembalap memutus kontrak krn frustasi, gak bakalan seru nanti motogp, medioker always medioker,meskipun di kontrak tim papan atas, fantastik 4 kok mau digantiin Jz05 ,naik rcv 2018 aja gak podium…udh frustasi ma ngapain diangkat lg…gak seru nanti lawan MM93

        Guest
        • Koq kaya meremehkan kondisi fisik yg tidak 100%
          Gampang bener ngomong harus diatasi
          Bukannya udah banyak rider yg menyerah dengan kondisi fisiknya setelah cedera

          Gw gak bilang jolor skillnya jelek
          Gw juga gak bilang zarco skillnya lebih dr jolor

          Jika kondisi fisik jolor yg tidak bisa pulih total
          Sementara rcv menuntut itu
          Serta minimny rider yg available
          Johann bukan opsi yg buruk koq

          Trus ente ngomong johann gak podium diatas rcv lawas atw gak juara seri diatas m1 lawas
          Fyi… saat ini ada 3 rcv 2019, 3 gp19, 4 m1 2019 n 2 gsxr2019
          Sementara yang lawas ada 1 rcv 2018 n 3 gp18
          Mohon maaf rc n rs tak geser dulu
          Disaat harus berjibaku dengan 3 motor lawas, harus beradu dengan 12 motor terbaru
          Berapa x musim ini motor lawas bisa naik podium?
          Masuk 10 besar saja sudah bagus
          (Posisi brp zarco ketika crash di sepang atw)
          Motor lawas terakhir yg bisa naik podium adalah m1, n siapa ridernya?
          Itu baru matematika nya
          Bagaimana dengan faktor cocok2annya?

          Imho liat aja nanti, apakan rekrut johann adalah pilihan yg salah biar nanti aja diliat toh belum pasti juga

          Guest
    • Setuju👍, dari awal pada overeted sm jz ke repsol, rea aja yang pernah gantiin stoner di repsol finish ke- 7 aja gk kepake. apalagi jz di motor yamaha gk pernah juara race, di KTM angkat tangan,di LCR u know lah gimana, sampai saat ini JL masih cukup layaklah di repsol walaupun keadaanya demikian adanya, tapi data statistik gak pernah boong, satu-satunya pembalap yang pernah jadi juara dunia di zaman pembalap motogp terkuat dan dikondisi pembalap itu top perform Rossi, Stoner dan Marquez. Semangat jorge

      Guest
      • @genesis, mksd gw tu gk usah over ke JZ05, dia yg sesumbar kok,kek DP dulu ke JL , udh dpet kursi JL tak kira seru buat title contender , ternyata belgedes jg, klu skill tingggi atau alien pasti podium, gk perduli motor tahun lalu atau tahun ini minim podium ,klu gk bisa jgan lah usik usik JL, gw bukan fans JL gw Fans Marc dan Stoner ,gw pengen moto gp seru ,bukan seru di mikropon ,setelah dpet kursi yg diincer kok memble ,nah itu gw paling gak suka, jd jgn terlalu over nanti seperti F1/4 loh kualifikasi aja ude seneng kek juara dunia,atau kek pembalap kita yg sloganny jgan kasih kendor ,tp ttep kendor molor terkewer kewer. Wkwkwwk

        Tu om @oioi ngerti mksd gw

        Guest
  19. Katanya penikmat motogp tp alur cerita transfer lorenzo aja kagak ngerti. Atau emang mo play victim lagi?? Ngakak aja dah ..

    SKIP.. SKIP… Skip

    Biar pada sahut2an sendiri

    Guest
  20. Boss Dorna ngomong sebagai Chief Dorna or pribadi?atau dua2nya..cukup politis mengingat sirkus motojipi butuh keramaian daripada sekedear MarcMacul saja yg turing di garis depan… mungkin menurut pandangan beliau tahun depan Yamaha belum cukup bejaban untuk mencapai level Duc/Honda, sedangkan Ducati masih diterpa isu ketidakstabilan penampilan baik pebalap ataupun motornya, Boss Dorna tentu ngg bakal mau nasib motojipi akan seperti WSBK atau F1 yang kurang gregetnya..Marc / Honda tentu butuh lawan sepadan biar sirkus makin rame…
    lebih bagus lagi kalo Marc cabut dari HRC…wakakakak

    Guest
    • pemikiran yg aneh
      xixixi

      jangan desperate gitu ding
      kesannya HRC dpt paket (Marc+RCV) yg OP bgt
      akan ada masanya si Marc bakal kerepotan macam 2015 sampe 2016 (awal musim)
      kagal bakal terus sebagus 2014 & 2019

      masak pabrikan harus “ngusir” paksa rider pemenang yg loyal, yg udah ngasi kontribusi gelar & rekor berkali-kali.
      Yg ada malah makin disayang ama pabrikan. Gaji naik terus

      wong pabrikan sebelah aja kgk berani “ngusir” rider tuir yg juga “loyal”, yg udah ngasi stigma buruk & “rekor” berkali-kali
      Tu rider toh juga tetep disayang lho & gaji juga naik terus walau hasil akhir musimnya negatif sekalipun

      xixixi

      Guest
    • Maksudnya gimana?,bukannya kata Lin atau siapa itu, udah confirm akan tetep pake jasa Folger jadi test rider
      Atau kah pihak yfr sakit hati lagi karena tau si Folger udah melakukan pendekatan dgn tim moto2,dan gak jadi pake dia? kayak kasus Zarco

      Guest
  21. Statistik bagusan jorge, harusnya tau skill nya gmn,ngeluarin skill jg butuh effort dan agility, harus nya tau yg komen” diatas jgan bicarain JZ05 krn emang gk match, dr komentar ceo dorna jg gak bener takut jadi dejavu VR46 2012 yg balik dr ducati, yg katanya juara dunia 9 kali, ttep gk jd lawan MM93 di 2013, jd buat apa bicarain JZ05 ,ingat pembalap cepat dpat belajar dari jatohnya,pembalap lambat tidak akan jadi cepat. Cmn pengen swru aja motogp gk kayak 2001-2005 yg menang itu itu aja.

    Guest
    • Masukan biar motogp seru versi ane
      Balikin jolor ke m1 factory duet dgn maverick (atw fabio)
      Sponsor? Masa gaet petronas yg udah sejengkal gak bisa itupun kalo monster gak mau
      Srt? Kan diubah jadi timnya vale, sekalian angkut vale nya

      Guest
  22. Memang sih…kalau dilihat dari bentuk mulutnya, lorenso akan kesulitan dgn rcv….rcv itu cocok dengan orang2 yg bentuk mulutnya lebar. ..contoh stoner, marqes.

    Guest
  23. Akhirnya FBH dan FBY satu suara, bahwa RCV itu monster. Dan Marc yang terbukti mampu mengendalikan RCV bisa di bilang Terbaik di grid saat ini. Jadi argumen pindah pabrikan sementara di Skip dulu ya.

    Guest
  24. Sebenernya itu maksudnya opa karmelo itu nyuruh lord hohe pindah ke motor i4 aja (yamama*) soalnya ada beberaa keuntungan bila itu terjadi…
    1. Secara historis prestasi hohe akan meningkat akibat inline efek yang more easy untuk orang2 yg gayanya alus (skill pembalap biasa pun akan tertutupi oleh kemudahan i4*)
    2. Memperkuat posisi yfr dg hadirnya lord hohe (masak yfr sekarang selevel ama sizuka yg notabene baru belajar bikin proto i4)
    3. Dg yamama yg lebih kuat dan ducita yg juga kuat, ditambah recokan sizuka pastinya akan merepotkan dominasi honda yg udah hampir 1 dekade)
    4. Fans motogp beneran pasti akan lebih suka melihat balapan di trek dengan aksi dan variasi pebalap yang ketat karena kekuatan berimbang
    5. Catatan untuk minion mungkin harus lebih legowo menerima kenyataan saat ini, catat “SAAT INI” bahwa sikuning sudah saatnya memudar performa balapnya, tapi tenang… Para fbm akan tetap mengingat keperkasaan sikuning jaman dulu kok, asal ga jelekin simerah pasti tidak akan ada keributan. (mirip history perang fby-fbh di jagad blogsphere +62, gara2 fby yg awalnya selalu ngejelekin h, dan fbh g bisa berbuat apa2 saat itu… Tapi keadaan sudah berubah sekarang… Fbh lagi diatas angin)
    8. Dg yamama yg lebih kuat mungkin jenderal2 fby yg sekarang menghilang akan aktif kembali demi meramaikan jagad blogsphere kembali wkwkwwk

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.