TMCBLOG.com – Saat Manuel Pecino kemarin sempat bertanya ke Paolo Ciabatti mengenai bentuk evolusi apa yang akan ditampilkan Ducati pada musim 2020 nanti dan dijawab oleh Paolo bahwa Ducati akan memperlihatkan bentuk final dari GP20 termasuk desain final fairing pada test pra-musim Qatar dengan tujuan agar kompetitor tidak dengan secara mudah meng-copy dan mempelajarinya . .

Stefano Rendina (Ducati)

Di artikel lain yang sempat dihadirkan oleh Marca, Stefano Rendina, technical director dari Ducati menjelaskan dengan pengggunaan kata-kata yang sedikit lebih bikin kepo “Di masa lalu Ducati berfikir bahwa power dari mesin adalah pembeda, namun sekarang dengan hadirnya pembalap seperti Marquez, kami tahu bahwa kami harus meningkat di semua area. Menurut saya Maverick Vianles dan Fabio Quartararo adalah masa depan. Mereka muda, cukup baik dan sangat lapar kemenangan (saat) di atas handlebar ” . .

Wah lagi-lagi Ducati menyebut dua nama di atas . . Sepertinya fix memang Ducati punya rencana membidik keduanya, atau mungkin salah satu dari kedua pembalap ini . . Ya cukup logis sih secara Andrea Dovizioso sudah mencapai usia ‘Kepala Tiga’ saat ini.

Namun selagi menunggu persiapan sumber daya manusia, Ducati tidak akan berhenti untuk menghadirkan kejutan untuk mesin balap mereka. “Kami memiliki ide gila yang akan kami perlihatkan untuk mengusahakan cara terbaik memenangkan kejuaraan dunia (MotoGP). Kami sedang mempersiapkannnya. Di musim 2020 kita akan tahu apakah itu ide bagus atau bukan. Semua bisa membuat perbedaan, kami mencoba mencari cara tercepat untuk bisa kompetitif dibandingkan yang lain.”

Winglet, sendok swing-arm, Wheel Cover, Holeshot Device sudah . . Kira-kira ide inovasi gila macam apa lagi yang akan dihadirkan Ducati di test Pra-Musim Losail Qatar 2020 nanti yah?

Taufik of BuitenZorg

73 COMMENTS

    • Oh ide gila ya berarti vespa gembel!
      Iket kaleng bekas di belakang biar ga pada bisa nyalip.
      Sasis panjang biar lebih dulu finish.
      Kasih boncengan samping buat ngiket lawan di depan pake lasso.
      Autojurdun.

      Guest
  1. Ducati cuma butuh pembalap bagus, minimal Iannone. Jaman masih di Ducati aja Iannone lebih garang dibanding Dovi yang tipikal main aman.

    Guest
    • Bagus sih bagus, tapi kalau gak bisa konsisten ya susah jurdun. Cari yang konsisten kyk Pedrozonk aja susahnya minta ampun lho. Itu baru soal “konsistensi”.Dovizioso bagus tapi dibandingkan Pedrozonk aja masih kalah mentereng kok. Udah bener ngontrak Hohe, malah dilepeh di akhir kontrak.

      Guest
      • sayang banget yah kasus Jorge -nya?..
        padahal udah sumringah tuh dengan silicon pad pada tanki nya..
        seandainya saja… entahlah..
        semoga Jack Miller bisa memberi asa baru buat ducati..

        Guest
  2. Stangnya ganti setir.
    Rodanya bentuk oval.
    Dipasang baling-baling di moncong fairing.
    Pake turbocharger.
    Masih kurang….tambah N.O.S biar kaya roket…

    This is all about to fight with MM93, sedemikian ngerihnya kah MM93 sampe Ducati harus membajak rider sebelah dan membuat ide gila…
    Kata Ducati “we have to give 100% ability fo fight MM93″…
    Kata MM93 “I have 110% more ability to fight back cz i am alien (from another planet)”…

    Guest
  3. Takut ditiru? Kalo keliatan jelas secara fisik tim lain bisa segera meniru setelah 2 atau 3 seri. Jadi gak usah lah buat inovasi yg aneh aneh sekelas winglet lagi. Tirulah pabrikan honta, inovasi di elektronik, sesuatu yang gak bisa dilihat secara fisik tapi efektif, dan saking frustasinya tim lain ga bisa nyontek, akhirnya muncul regulasi penyeragaman elektronik πŸ˜‚

    Guest
  4. Kurangi perangkat perangkat itu & biarkan pembalap menikmatinya..lihat honda & marc dia sering kali mencoba terkesan meniru pabrik lain. Tapi? Dia gunakan minimal sekali, entah mungkin butuh sedikit, atau mau mengambil keuntungan sedikit dg efeksamping yg sedikit pula, atau jangan jangan agar terkesan emang itu perlu & membiarkan pabrikan lain sibuk dg perangkat itu. Honda sendiri kembali ke yang sangat mendasar. Mesin & sasis..

    Guest
  5. Dari kata katanya yg disampaikan sepertinya part yg bisa langsung terlihat oleh mata telanjang,mungkin aksesoris penunjang lagi layaknya winglet, velg dop,swinglet,dll bukan elektronik atau jeroan mesin,karena itu udah pasti top secret

    Guest
  6. Di kanan dan kiri fairing dikasih roda kecil…jadi ketika belok lebih dari 66 derajat ga akan jatoh karena disangga roda kecil πŸ˜„

    Guest
  7. Jadi sebenernya battle marc vs everyone dong ya..
    Marc is bigger than his bike, mau di kate ape juga paktanya begitu πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
    • Itu kan cara ducati utk mengecilkan peran hontha saja.
      Adalah opini yg bersumber dari pemikiran dangkal utk ber andai andai Marc bisa sperti skarang tanpa team dan canggihnya motor rcv rancangan engineer honda. Each variable plays the same amount of role dalam kejuaraan level dunia yg kompetitivitasnya sangat tinggi macam motoGP

      Guest
    • Anda Ini Tidak Percaya SMA Enginer Muda merangkap Rider ? Dia Sudah Berkomentar Bahwa Motornya Yg superior bukan Rider-nya ! 🀣 Tinggal Gas Katanya

      Guest
  8. Yes menurut ane 2 nama itu bagus, selain skill masing masing 2 pembalap itu. Sisi positifnya bisa melecut 04 Kaya waktu Ada paduka di kubur borgol pening pale

    Guest
  9. Inovasi gilanya adalah ciabatti dan tardozzi bekerjasama dengan skynet untuk mengirimkan terminator T800 melalui mesin waktu ke tahun 1992 akhir, ketika emaknya marquez lagi hamil (umur kehamilan 7 bulanan or something) marc. Robot T800 ini diperintahkan menghabisi emak ame babenye marc, supaya di masa depan, tidak akan lahir marquez2 lain yg mengancam ducati mencapai tujuan championshipnya.

    Guest
  10. Inovasi mu tak bermutu! Motor udah dibuat ky gerobak cilok..tetep aja jd badut! Semoga mencerahkan.. πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ

    Guest
  11. Kalo di lihat Dari Depan GP19 malah Mirip M1 dah

    Heh Duc lu ngopy Motor Ternyaman sejagat Raya Yg bikin Rayne Duduk di kursi roda seumur hidup Kah ?? 🀣

    Guest
  12. Mungkin akan ditambahkan pecel box diarea fairing depan ..biar keseimbangan terjadi antara salad box belakang dan pecel box di depan .. Atau mungkin box gado-gado bisa jadi…

    Guest
  13. pke KERS kyak F1 wkwkwk..
    yahh secara teknologi motogp klo dibandingin sma F1 jauuuhh bgt, dri jumlah roda aja udah jauh beda wkekekek :v
    jd keinget ide rosbrawn menumpuk difusser aja bsa jd tim jurdun ditahun pertama dgn pembalap yg notaben kurang kompetitif..
    ato ide aliran udara yg udah smpe sayap belakng bisa dialirin lg ke sayap depan buat nambah downforce..
    mungkin bila motogp mau merambah dunia ‘angin’ lebih dalam bisa membuat tuh motor jauh lbh kenceng dgn kondisi yg ada.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.