TMCBLOG.com – Valentino Rossi adalah living legend di MotoGP either buat yang menyukainya ataupun yang membencinya. Walaupun sudah dua tahun lamanya ia tidak juara seri, sudah 10 tahun lamanya ia tidak juara dunia lagi, ia tetap dijuluki Greatest Of All Times alias GOAT. Ini adalah titel social yang disematkan pada dirinya, torehan 9 Kali membuatnya masih yang terdepan di grid start MotoGP jika bicara soal statistik juara dunia di mana Marc Marquez sekalipun harus menahan diri karena belum berada pada posisi yang bahkan menyamai Vale di angka ini. Vale pun satu-satunya pembalap di starting grid 2020 yang pernah berada di era GP500 dua tak. Menarik melihat Mat Oxley membahas beberapa point yang mungkin menjadi jawaban kenapa Valentino Rossi masih membersamai MotoGP dari dalam track ( masih membalap) bahkan sampai musim 2020 . .

Jikapun Valentino Rossi mau pensiun itu jelas bukan karena desakan orang lain atau bahkan Yamaha sekalipun. Yap, Yamaha sekalipun sepertinya belum bisa lepas dari efek simbiosis mutualisma mereka dengan Vale. Vale butuh tempat terbaik untuk mengaktualisasi dirinya dan saat ini Yamaha merupakan tempat berlabuh Vale yang paling tepat bila dilihat dari atmosfer team, pabrikan, karakter motor dan hal-hal lain. . . So ini seperti mereka hadir untuk satu sama lain.

Sementara itu disisi lain, kharisma seorang Valentino menurut Mat Oxley suka tidak suka harus diakui bahwa Vale memang masih merupakan tokoh yang menjual bagi market. Nama Valentino Rossi saat ini masih menjual jauh lebih banyak motor dibandingkan nama Maverick Vinales maupun Fabio Quartararo jika digabung sekalipun. Dan bahkan menurut TMCBlog diperkirakan, jika dibandingkan head-to-head Vale’s effect di penjualan mungkin masih lebih besar dari efek Marc’s effect sekalipun. Walaupun tentunya ini harus di telusuri menggunakan cara ilmiah seperti survey dan lain-lain . . Dan percayalah, di tahun 2018 lalu beberapa informasi A1 dari beberapa pabrikan Non-Yamaha di Indonesia yang TMCBlog peroleh menyiratkan ( tanpa menyebutkan angka ) bahwa Vale’s effect memang masih cukup mempengaruhi keputusan untuk membeli sepeda motor di Indonesia.

Balik lagi, bahwa Valentino Rossi sampai saat ini masih punya passion terhadap balapan prototipe ini memang sedikit banyak sudah bisa dilihat dari apa yang ia peroleh selama ini. Iya sih Vale sudah dua tahun nggak juara seri . . Namun coba bandingkan dalam dua tahun terakhir, berapa kali Yamaha juara seri?Β  . . Cuma tiga kali ya kan? Dari perbandingan enteng bin cetek ini lah sudah dapat dianalisa bahwa selain variabel usia Vale yang semakin bertambah dan membuat beberapa jenis hormon semakin bertambah, ada juga masalah pada motor Yamaha M1.

Yap passion terhadap balap ini lah yang membuatnya ingin terus mengatualisasi dirinya. Tapi kan, sebagai fans rasanya gimana gitu melihat Vale terus-terusan sekan dibully sama pembalap muda di track. Semenjak 10 tahun yang lalu Vale pun sudah ngeuh akan hal iniΒ  . . Menurutnya seperti yang dikisahkan pada saat berbicara dengan para jurnalis di Mugello 2009;Β  “Jika saya nggak kuat, saya tahu mereka akan ‘memakan’ saya dalam satu gigitan.” Dengan me-ngiaskan dengan kasus Hiu yang mengintai mangsanya Rossi meneruskan, “Mereka melihat saya dengan sedikit darah mengalir dan mungkin mereka pikir OK, sekarang tiba waktunya.” Yap dengan berkata seperti di atas Rossi tahu konsekuesnsi sebagai pembalap paling senior di grid ditambah lagi dengan bererot prestasi yang telah dicapai membuatnya menjadi referensi sekaligus sasaran target . . .Β  ‘ Bisa ngalahin Rossi adalah sesuatu! ‘ Begitu kira kira . .

Dilihat dari komentar Vale “Jika saya nggak kuat . . . bla bla bla. . .” dapat diketahui bahwa Vale sangat memperhatikan dirinya. Ia harus kuat, dia nggak bisa bergantung pada orang lain saat berada di track, ia harus berdiri dengan kakinya sendiri, dari dulu Vale begitu. So jika ada yang beranggapan bahwa Vale sekarang masih balap buat orang lain seperti misalnya para fans kayaknya TMCBlog sepakat dengan Mat bahwa tidak seperti itu. Vale balapan buat dirinya, bukan untuk memberikan entertaiment/hiburan kepada spectator, pemirsa televisi, MotoGP enthusiast, haters, fans atau orang lain.

Jikalaupun banyak enthusiast jaman old sering bilang gaya balap Vale lebih entertaining dibandingkan Marc, Stoner, Lorenzo atau Dovi itu sepertinya bukan karena Vale ingin memberikan hiburan kepada fansnya atau kepada pecinta MotoGP pada umumnya. Itu adalah karakternya, itu adalah upayanya, itu adalah strateginya, itu adalah jalannya untuk meraih kemenangan. Mat juga menuliskan bahwa pembalap kenamaan Isle of Man TT Michael Dunlop penah berkata “Saya bukan seekor monyet di sirkuit. Saya di sini bukan untuk menghibur siapapun, saya disini untuk menang.” Pada dasarnya karakter ‘egois’ ini lah yang menyelubungi semua pembalap-pembalap juara.

Dengan karakter ‘egois’ ini pembalap akan mengeluarkan segala kemampuan, talentanya untuk menghibur dirinya sendiri. Mereka melakukannya dengan bekerja keras, berlatih keras Like no Others, berfikir keras dan membalap dengan harapan bisa memperoleh kemenangan. Nah segala karakter dan tindak tanduk fisik yang hadir saat melakukan upaya menghibur dirinya sendiri ini lah yang dilihat orang lain melihat sebagai sesuatu yang menghibur ( entertaining ). Balap motor butuh egoisme individu. Jika kita adalah tipe orang yang memikirkan orang lain dan bukan diri sendiri, maka kita tidak akan berhasil melewati tikungan (R1) pertama bahkan di level track day antar klub sekalipun.

Ditulis terinspirasi dari blog Mat Oxley oleh Taufik of BuitenZorg

338 COMMENTS

      • Lah itu sih pendapat mu aja sih .. terselimuti jiwa mbah e .. untuk yg lain g tuh … Malah marc sekarang lebih terkenal .. langsung online .. dlu mbah ros diaurat kabar doank .. catet

        Guest
      • Nggak usah berlebihan gitu juga kali, iya sekarang mungkin gak setenar vr tapi ini hidup bro lama kelamaan yg tahu Vr juga bakal berkurang kecuali semuanya pada abadi hidupnya. Nah anak2 kecil yg sekarang begitu besar pasti mereka melihat siapa yang juara, apalagi kalau marq bisa menyamai atau melebihi rekor vr ya pasti mereka bakal ngefans sama marq. Contoh nyata dl agostini, hailwood, surtees, phil read, doohan mereka terkenal pada masanya, sekarang masa Vr, kedepan kita nggak bakal tahu. Ya realistis aja sih kalau menurut ku. Yang menang di hormati yang kalah juga tetap respek.

        Guest
      • Yg pasti mm gak pembalap cengeng yg maunya motor harus sesuai keinginan,harus sempurna baru bisa menang,,goyang dikit,spin dikit,lalu kalah dimedia bilangnya motor gak kompetitif lah,blm diarah yg benar lah,,,sompret

        Guest
      • 10 tahun berturut-turut tidak juara bukanlah masalah karena sudah mengantongi gelar juara kelas primer sebanyak 7x. Bagaimana dengan Pedrosa dan Sete yang nol gelar di kelas primer sampai pensiun? Bagaimana dengan Dovi?
        Tolong, jangan karena membenci salah satu rider hingga berkata seperti itu. Hormatilah rider yang telah juara, mereka adalah salah satu yang terbaik.

        Guest
    • @Hokya
      Ente nyuruh hormat ke rosi … Ente sendiri menghina si engkezzz …

      Semakin ente menghina si engkezZ semakin dibully pula kaka rose

      Itulah akibat ucapanmu yang bagaikan bumerang …. Sadarlah mbak hokya jangan menuruti hawa nafsumu

      Guest
  1. t.kasih pak taufik ulasannya, sama halnya dengan saya, membaca blog pak taufik bukan hanya ingin sekedar ingin tau tapi juga ingin mencegah pikun dini dengan rajin membaca πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    Guest
  2. Berati markez termasuk dlm karakter ‘egois’ ya wak untuk menang…..bodo amat dgn pembalap lain yg penting dy juara mau yg lain jumpalitan dgn motor hando…

    Guest
  3. Rossi the legend forever,.. salut sama Stoner, Pedrosa, Lorenzo yang lebih milih pensiun dini daripada karier terus diMotogp, lambat laun sebagai pembalap emang harus siap pensiun apalagi rossi belum berkluarga ya wak

    Guest
  4. Gw sendiri bukan hatersnya rosi, yg gw benci valebannya yg suka kolot suka berandai andai, yg gk mau nrima bahwa masa rosi sudah habis dan sekarang adalah masanya markes, vina, rins, taro dan bibit muda lainnya

    Guest
      • Heh supra homo sapien prasejarah, justru sebaliknya gw sekarang suka kritik fossil karena tindakan selalu sinkron sm pemujanya, bikin statment yg bikin pemujanya makin bringas. Pernah ga jolor, dopi, dosa,markes, bikin statement yg bikin pens mereka beringas?? Cuma di fossil doang

        Guest
        • Yang nonton motogp dari awal jolor yamaha gp team pasti tau gimana attitude jolor disirkuit. Silahkan fans jolor untuk berbohong, gimana attitude jolor ke dovi di balap gp 2011, trus ke sembalap yamaha lain juga(bukan ama mbah rossi) lupa saya nama. Sempet kerekam itu kelakuan jolor. Jolor itu pembalap paling angkuh yang pernah ada, klo ada batu mau saya lempar batu itu muka jolor.

          Guest
  5. Mat juga menuliskan bahwa pembalap kenamaan Isle of Man TT Michael Dunlop penah berkata β€œSaya bukan seekor monyet di sirkuit. Saya di sini bukan untuk menghibur siapapun, saya disini untuk menang.”
    __
    Tapi Yamaha dan Dorna beranggapan lain e,bahwa beliau adalah ‘seekor monyet'(maaf agak kasar,karena ngikutin perumpamaan Dunlop) yg harus selalu menghibur di sirkuit,kalo gak gitu gak laku jualannya

    Guest
    • keluarkan talenta supermu,berlaku bagi semua pembalap tentunya.dijamin auto menghibur.menghibur bagi penggemar si A si B dan tentunya menghibur bagi enthusias motogp

      Guest
  6. Vale ingin menunjukkan pada dunia bahwa umur bukanlah halangan tuk meraih kesuksesan dan walau akhirnya gagal setidaknya sudah berlari meninggalkan realita kelam sebelum memiliki ambisi meski umur dah lanjut.
    ini bisa sebagai pembelajaran bagi yang belum sukses ketika usia muda. jangan patah arang. abaikan omongan negatif para haters.

    Guest
      • Egois sih egois, tapi kalo sampe mendikte pengembangan motor sampe 2 pembalap legend dibuat pensiun, apakah normal? πŸ˜…

        Guest
        • Apa bedanya sama yang ngomong: “We need to get back the feelings of 2016, to be more competitive with less effort. I have raced with the 2016 M1 and I’m a good test rider”.

          Kl yg satu bikin dua pembalap pensiun, satunya malah bikin motornya jarang menang…………

          Guest
        • Dan pendapat itu muncul dari mulutnya hanya karena saat itu prestasi MV jauh lebih mentereng daripada dia.

          Andai ya, andai waktu itu Ymh tetap ngikutin jalur pengembangan berdasarkan masukan MV, bukan ga mungkin tahun 2017 yg rebutan juara bukan hanya MM dan AD, tapi MV juga.

          Guest
        • Dahulu aku begitu mengidolakan vr46.. Namun setelah thn 2015.. Rasa itu hilang dan berganti prihatin setelah tahu sifat aslinya..

          Bagi ku.. Melihat dan menilai sifat seseorang lebih mudah saat orang tersebut berada pada tekanan dan masalah

          Guest
        • motor jarang menang setidaknya enggak bikin 2 pembalap legend pensiun. πŸ˜… perlu digaris-bawahi, Lorenzo masih juara back to back tahun 2018 di atas desmoGP πŸ˜…

          Guest
        • of course it’s better. at least they give equal chance for both their riders to be competitive. bad luck for Jorge, that’s not the case for him πŸ˜…

          Guest
        • Wkwkwk nope
          Fakta ada di artikel lalu
          Ente emang gak bisa bedain rider n pabrikan
          Pake ngatain otak sengklek lagi…
          Mo playing victim lagi…

          mentegga
          November 22, 2019 at 13:11
          Egois sih egois, tapi kalo sampe mendikte pengembangan motor sampe 2 pembalap legend dibuat pensiun, apakah normal? πŸ˜…

          Siapa yg mendikte?

          AIM-1N
          November 22, 2019 at 14:22
          Apa bedanya sama yang ngomong: β€œWe need to get back the feelings of 2016, to be more competitive with less effort. I have raced with the 2016 M1 and I’m a good test rider”.
          Kl yg satu bikin dua pembalap pensiun, satunya malah bikin motornya jarang menang

          Siapa yg ngomong?

          Guest
        • motor jarang menang setidaknya enggak bikin 2 pembalap legend pensiun
          ———————————————————

          Sepanjang yang saya tahu, objective MotoGP buat pabrikan, to create a fastest and winning bike. Bukan bikin motor yang g bikin ridernya cidera (clearly to only bike suit with it, is the slowest one). Karena g ada yang namanya “to be more competitive with less effort”, Marquez did that, Quartararo did that, Vinales did that, Pol did that. Tapi g tau lagi kl ternyata parameter tersebut (to make a winning bike) sudah berubah.

          BTW, emang bener pake Ducati Jorge bisa menang back to back, tapi itu juga setelah masa depannya digantung Ducati yang merasa “his value were way too overpriced compared to his result”. Dengan motor yang sama, dia retired di tiga seri, tiga kali finish di luar sepuluh besar. Serta, motor yang sama bikin dia absen dia empat seri terakhir

          Guest
        • Heh supra homo sapien prasejarah, justru sebaliknya gw sekarang suka kritik fossil karena tindakan selalu sinkron sm pemujanya, bikin statment yg bikin pemujanya makin bringas. Pernah ga jolor, dopi, dosa,markes, bikin statement yg bikin pens mereka beringas?? Cuma di fossil doang

          Guest
    • Pooo , lah berrti ini pembelajaran yg g patut dicontoh ya … Jd kalau umur udah tua mestinya udah jngan neko2 .. tetep aja g bisa jurdun

      Guest
  7. Vale is vale… old but gold. Greatest of all time. Rindu balapan ala dog fight rossi, stoner, lorenzo, sete gibernau.

    Guest
  8. Well, praise him or loathe him. Prestasinya si masa emasnya emang layak untuk dijual sampai saat ini. Dan seperti halnya top rider lainnya, he is a selfish one. Selama masih ada yang mau bayarin dan ngasih dia motor dia bakal terus nongol di layar tiap sesi MotoGP. Our comment won’t matter to him, since he’ll be too busy to count his silverware.

    Dan sebagai komentator yg pendapatnya g akan ngaruh apapun, I’ll keep saying it. Selama Rossi masih di Yamaha, he will always dragging Yamaha result. Dan keegoisannya akan terus mengakibatkan rider muda kesulitan memperoleh tempat di MotoGP (kecuali tiba-tiba ada tambahan team yang ikut berpartisipasi di MotoGP). Well yes he had the result, but it’s way too embarrassing for a factory rider, seperti halnya Petrucci atau Lorenzo dan Cal (terlepas Lorenzo dan Cal being dragged by their Injury and their bike).

    Guest
    • Petinggi yfr yg gak tegas kudu diganti,
      fabio sudah mulai kecewa krn tidak dilibatkan dalam pengembangan m1 2020
      Ini pertanda yg tidak bagus
      Untuk kesekian x gw bilang, gak masalah jika vale terus membalap dgn m1
      Tp seat factory n ujung tombak pengembangan menurut gw sudah tidak layak
      Apalagi di klasemen 2019 sudah dibawah maverick n fabio
      Simbiosis mutualisme tidak harus seat factory kan

      Guest
      • Tp kog mlh ada yg berpendapat marquez yg menghambat pengembangan RCV ya.. kog dia gak ngeliat tim pujaannya terhambat pengembangan motornya karena nurutin pembalap yg finishnya dibelakang team matenya y..

        Kadang mrmbual lebih mudah daripada bicara berdasar fakta

        Guest
      • @Genesis

        Fabio dikontrak sebagai rider satelit. Sampai sekarang belum pernah menang. Kalau ada yg berhak kecewa, itu team Yama-ha pabrikan. Kalau ada yang paling pantas kecewa, itu Maverick.

        Belum tentu juga Fabio di Yamaha tahun 2021.

        Jadi menurut gw Fabio tidak layak kecewa. Dia belum jadi siapa-siapa di development Yama-ha… Dia belum ngerasain terpuruk gara gara motor salah development M1 2017-2018.

        Kalau manajemen Yama-ha ga mau pake pertimbangan Fabio, menurut gw mereka bloon. Tapi kalo Fabio merasa berhak kecewa, dia belum layak.

        Lah ditawari kontrak kedepan aja masih ditolak sama manajernya.

        Apa logis ngasi tanggung jawab segede itu buat rookie yg mungkin pindah ke pabrikan lain ?

        Guest
      • “fabio sudah mulai kecewa krn tidak dilibatkan dalam pengembangan m1 2020”
        —————————

        Y itulah nasib rider satelit. G punya hak untuk menentukan arah development motor. Makanya Oliviera protes berat sama Beirer karena bukan dia yg ngisi slot kosong Zarco, malah Binder.

        Guest
        • @rian n aimin
          So sad but true fabio baru melepas masa rookie n ada d tim satelit
          D kontraknya mungkin tidak ada klausul ttg development

          But hey,
          Fabio sudah menujukkan potensinya dan di klasemen akhir dia ada diatas orang yg paling dapet prioritas soal development
          Kita juga tahu bagaimana proses kerja development antara teknisi n rider
          Dilibatkan ttg development juga bukan berarti bahwa masukan fabio yg dipakai
          Hanya sekedar mendengar pendapat sudah cukup
          Jgn sampai (ini point nya) keluhan seperti ini menjadi awal rider merasa tidak dianggap
          Petinggi yfr harus bisa meredam
          (Biar nyambung ke artikel) krn tiap rider punya ego nya
          Imho… libatkan fabio d jerez, sekedar dengarkan masukannya, kalo nanti gak dipake, jelaskan mengapa

          Guest
        • Ya kl emang Yamaha g mau denger, it’s their lost. Ducati pun setelah strategi double barrel gagal membendung Marquez, akhirnya nambahin support untuk Miller (lets called this strategy as a four-men team, kyk SAS infamous deployment). Kl masih gagal juga, mungkin mereka bakal support Avintia sekalian buat gangbang Marquez.

          Guest
      • Genesis

        Sebenarnya dalam tahun ini aja kedua rider pabrikan ikut belajar dari Fabio.

        Fabio juga di awal ngaku jadiin Maverick sebagai acuan.

        Sebenarnya saling belajar.

        Soal development, dan soal prestasi, bisa juga dibilang Fabio bisa lebih fokus justru karena dia rider satelit. Ga harus milih ini itu selama musim berjalan.

        Keluhan Pit Beirer dari Zarco juga begitu. Dia eks rider satelit, hilang arah saat development dan adaptasi. Dari Yamaha ke KTM. Itu jg nunjukin jadi rider satelit ada keuntungan tersendiri. Itu juga nunjukin kenapa Maverick ga yg tergiur berubah ubah di tengah jalan.

        Guest
        • Sepertinya sudah melenceng, but its ok

          1. Soal saling belajar no comment
          2. Soal development n prestasi
          Jika fabio diuntungkan krn gak harus milih ini itu berarti morbid harusnya lebih berprestasi, faktanya gak kan
          Selain itu kan fabio sendiri yg mengemukakan kekecewaannya, berarti fabio sendiri yg ingin kasih masukan sial development
          Mau bagaimanapun rider factory lebih banyak untungnya drpd rider satelit
          Itu sebabnya kursi factory jadi inceran
          Kalo dibilang satelit enak gak perlu ubah2, gw gak se7, krn pokok masalahnya adalah update an nya yg gak sesuai, jika update an nya bener?
          Apa gak kaya cal yg teriak2 minta swingarm carbon

          Guest
        • Vinales juga jadi lebih baik setelah dia meniru Quartararo kok. Fokus pada kemampuan motor yang ada, know how to wrangle it, and adapting with the way it should be ride. Bukannya malah nyoba parts dan akhirnya merusak feel terhadap motor, sehingga when something happened to the bike on the track, rider g tau cara ride aroundnya.

          Sebelumnya tiap kali ada keluhan, pasti dia minta Yamaha cari cara buat ngatasin keluhan tersebut.

          Guest
    • AIM-1N komentar terbaik 😎 persis dgn pemikiran sy selama ini: Vale saat ini menghambat regenerasi. seharusnya dia tidak usah gengsi turun ke tim satelit, biarkan young rider mengisi kursi factory

      Guest
      • Gw juga sepakat sejak 2017, miss development Yama-ha adalah tanggung jawab Rossi (selain team engineer) akibatnya regenerasi mentok.

        Tapi gw juga paham MotoGP itu bisnis. Orang yang sering nyuruh Rossi pensiun, kalo emang idealis harusnya sama seringnya komen nyuruh Tito dan Karel pensiun.

        Grid filler, orang yg balapan pake duit, sama sekali ga entertain kita.

        Tapi orang orang itu ga cerewet soal Tito dan Karel kan ?

        Kenapa ?

        Karena mereka hatersnya Rossi. Bukan fans MotoGP secara keseluruhan.

        Fans MotoGP ga akan bisa jadi haters juara atau haters rider yg bisa podium. Merekalah yg menghibur kita.

        Guest
        • “Orang yang sering nyuruh Rossi pensiun, kalo emang idealis harusnya sama seringnya komen nyuruh Tito dan Karel pensiun.”
          ———————————————

          Karena Tito dan Karel bukan pembalap pabrikan. Sama ky dulu banyak yg nyuruh Dani atau Lorenzo mundur (maksudnya waktu Lorenzo di Ducati). Karena untuk ukuran rider pabrikan, performa mereka dibawah ekspektasi yang diharapkan dari seorang rider dengan segala dukungan dari pabrikan.

          Guest
        • @AIM-1N

          Ayolah, bagi kita, apa penting ststus pabrikan non pabrikan ?

          Kita bukan sponsor, bukan pemilik saham pabrikan… Yang penting kan gimana serunya balapan.

          Ngelihat begitu jauhnya pace mereka dengan yg lain, sampai kayak di dunia lain.

          Yang begituan kan sebenarnya menghambat regenerasi yg lebih muda.

          Kalaupun di pabrikan dan struggling, itu nunjukin manusia itu ada limit adaptasi nya. Mungkin gagal ganti riding style. Mungkin gagal jadi leader development di team.

          Setelah Lorenzo akhirnya menang, toh yg lain diam sendiri.

          Sebegitunya Pedrosa, masih beri warna. Podium, kadang juara seri.

          Yang nyuruh Pedrosa pensiun juga haters.

          Guest
        • Kalo “kita” cuma nonton tentu status gak jadi masalah

          Tp disini kita menganalisa kemudiam menilai, tentu status jadi pertimbangan

          Si A ace rider, full dukungan pabrikan masa mau disamakan dgn pace dengan rider B yg “beli” seat, motor lawas terima apa adanya, gak dapet update

          Kondisinya berbeda, ketika menilai tidak bisa hanya liat ujungnya saja tp juga input2nya, kalo inputnya beda hasilnya tentu beda
          Kalo inputnya ngaco, butuh keajaiban hasilnya gak ngaco
          Katanya sih garbage in garbage out

          Guest
        • touchΓ©

          Sebagai rider bayaran dan filler, they were expected to perform like that. Toh saat ada rider yang memang lebih perform dan butuh kursi, posisi mereka juga pasti tergeser kan, seperti halnya Abraham yang akhirnya harus digeser Zarco (wlpun Zarco g bisa menyediakan €5 juta)

          Guest
    • of course as a factory rider he should perform better. but it’s rossi, he can do anything he wants. dorna themself guarantee him a spot for his VR46 motoGP team. also we still have no exact prove that the M1 is not the problem. 1-3 wins in 2 seasons tells you something is not right. if you can look a while back, the m1 would not be left behind if it was under slipstream. and yet we just saw Dovi blast away from Rossi even under Dovi’s slipstream. that’s, of course, not acceptable. peak power, mid range power, and low end power will affect overall performance of a bike in straights even corners. yeah for sure the M1 can hold its momentum in mid corners better, but the other bikes can just accelerate harder than the M1 could ever imagine.

      Guest
      • Factory rider should perform better ga selalu tepat. Rider ada batas kemampuan adaptasi. Saat ada motor yg kecil banget operating window nya karena didevelop dgn style rider tertentu, rider se team yg berbeda style bisa jadi malah terpinggirkan.

        Gw yakin Pedrosa lebih bertaring daripada 4 tahun terakhirnya kalau dia diatas team satelit Suzuki misalnya.

        Rider yg jadi juara dan sesudah itu pindah pabrikan di kelas utama dgn motor berbeda lalu juara lagi dan masih aktif sekarang cuma Rossi. Itupun sekarang kurang kompetitif. Jadi should always perform better itu ada term and conditionnya

        Guest
      • “but it’s rossi, he can do anything he wants”
        ———————————————
        Well that’s the problem. “Anything he wants” membuat Jorge pindah ke Ducati karena Yamaha treat him like he noone eventhough he give Yamaha WC title. Anything he wants dragging Maverick performance after his infamous three wins sebagai rider yang pertama naik Yamaha – and even dragging M1 performance, sebelum akhirnya Quartararo giving the blow dengan performancenya saat menggunakan M1 spec B, dengan rev limit, last year chassis, and only five engine for a season………….

        Guest
  9. Kalimat terakhir itu, sepertinya mayoritas orang indonesia puya sifat itu, jadi cocok buat jadi pembalap πŸ˜‚

    Makanya di olahraga yg mengutamakan kekompakan tim malah sulit berprestasi

    Guest
  10. analisis yg cocok juga buat marc! jadi gpp tho marc pengen punya motor yg kencang, peduli nasib pembalap se motor? hahaha, itu bahasa politik yg sengaja lawan buat buat melemahkan saja.., coba dibaca lagi artikelnya, kalo itu bisa buat rossi, bisa juga buat marc atw pembalap lain!
    jgn cemburu?! hahahaha

    Guest
  11. kalo yamaha memang butuh banget rider sekaligus pemasaran produk, kenapa ga fokus pada usaha melahirkan super star baru aja?
    Toh marc efek di honda juga termasuk baru kan?

    Guest
  12. setidaknya rosi lebih berdedikasi ktimbang (maaf) lorenzo yg pensiun seblm namanya trlalu ‘trcoreng’ gegara ego kalah sma skill.
    ibarat schumacher yg pensiun stelah koma yg dya pun pernah mencoba comeback walo gagal

    Guest
    • Nagakak saya dri kmren cuma bisa bikin statmen ego kalah ama skill,, yg jelasmah sikil kalahkan motor nohh sepang class contohnya

      Wkwkw

      Guest
      • @verper, berdedikasi atau nggak tau diri nih? Lebih respek lorenzo lah, tau diri kalo badan sudah nggak mampu ngapain maksa. Nah si ono? Udah tau kalo sulit bersaing, malah bertahan di tm factory Y, menghambat regenerasi pembalap Y. Benar lagi kata stoner, ambisi melebihi skil. Karma berlaku, dulu si ono sibuk ngebully saingannya, tebar psywar, menggunakan kekuatan fans dungunya untuk jatuhkan mental lawan. Sekarang, habis dia dibully sana sini…nggak di warung wak haji, nggak di yutub, nggak di IG habis sudah kena bully. Harusnya daripada malu, sadar diri…

        Guest
  13. tidak bisa dipungkiri bahwa memang rossi banyak jasanya terhadap honda yamaha dan motogp itu sendiri..

    tidak juara selama 10 tahun tetap tdk melunturkan pesona dia sebagai salah satu yg terbaik di starting grid saat ini…

    tapi patut diingat bahwa ini kompetisi balap org berebut menang bukan cuma masalah marketing yg dipikirkan tetap championship juga

    klo yamaha terus terusan mengenang jasa mengenang jasa dan keuntungan material dri nama rossi kapan mau juara lagi pak?..

    kapan kasih kesempatan buat yg lain maju, contohlah honda dlu walau rossi juara tetap ae mereka blg motornya yg bagus makanya bisa juara, ga ada itu namanya ga enak ga enak hati krna jasa walaupun skrg ini honda sdh belajar dri kesalahan itu dan meng’anak emaskan marquez.

    dulu ada lorenzo bagusnya di yamaha nyumbang gelar eeehhh selesih sama rossi dikit dibuang padahal nyumbang 3x juara itu, habis tu zarco lg potensial dilepas jga klo sampe lg rossi ini maruk disitu kemudian quartararo dilepas lagi gtw lg dh gmn itu pikirannya yamaha

    Guest
  14. Si Rossi menunggu (Marquez + Maverick + Dovi + Miller + Fabio) crash bareng dimana semua korbannya cedera satu musim penuh

    Meskipun kemungkinan kejadian itu cuma 0,0000000000001%, Rossi selalu menanti kemungkinan itu.. Karena cuma kejadian itulah Rossi berpeluang besar jurdun ke-10

    Guest
    • Jurdun ke 10 di tahun 2015 sudah didepan mata sayang dirusak oleh si baby sitter yg sengaja melakukan jadi patwal agar dia bisa mengejar jurdunnya Rossi lagi pula kalau Rossi sampai jurdun ke 10 akan mempermalukan si baby sitter karena di era emas doi si aki aki masih bisa Jurdun. Bayangkan kalau terjadi di 2015 berapa lintas generasi telah dilalui mbah dan masih bisa jurdun.

      Guest
      • Vale tetap tidak juara dunia seandainya jolor finis ke 2 di valencia
        Itu udah pakai andai
        Juara dunia akumulasi dalam 1 musim
        Kalo mau menilai hanya di 1 race salahkan kelakuan vale di sepang

        Guest
      • Dude, let it go………….

        The only one sabotaging Rossi, is Rossi himself. Saat tiba-tiba jadi delusional dan bikin aturan sendiri kl yg boleh balapan cuman yg punya kesempatan jadi juara dunia……………..

        Dengan jumlah 7 kemenangan dan lima podium, Jorge Lorenzo jauh lebih layak jadi juara dunia di musim 2015.

        Guest
        • kebanyakan valeban mengiyakan aturan itu yang tidak punya kesempatan juara dunia minggir jangan ngalangin gua…. wew nyuruh oranglain minggir , terpedaya sama celotehannya si anu dan valeban membenarkannya…. ada yang bantah

          Guest
      • Maaf ya boss motogp itu balapan kan, kalau merasa ada yang menghalangi ya tinggal dibalap aja, kalau tidak mampu ya terima aja tunggu seri berikutnya. Yg menyebabkan rossi tdk juara tahun itu sedikit banyaknya karena mental rossi sendiri. Lagian seandainya gw ada di posisi marquez juga bakal gw halang2i tu si rossi tahu2 nuduh main2 di philip island ya sekalian aja bener2 dipermainkan.

        Guest
      • Wkwkkwk Itu kan salahnya Rosi sendiri Setelah Philips Island dy bilang MM balap bukan untuk menang. Tapi hanya untuk main2. Woy balap itu di Race bukan michropone ya. Nah Disepang MM tunjukanlah apa itu Main2 sampe Rosi marah jdilah Sepang Clash. Race director jg tau syapa yg salah. Rosi kena penalty start terakhir.. Pun saat itu JL tetap layak Jurdun karna koleksi Juara serinya lebih banyak dri pd Rossi n MM.

        Guest
    • rahun 2015 buat rossi : mulutmu harimau…itu ungkapan yg pas..terlalu banyak ngomong diluar track..dia lupa yg dihadapin bukan pemvalap tahun 90 an..ini baby alien..akhirnya tau sendiri kan??? harua dibayar mahal dgn jawaban MM di track

      Guest
  15. Si mbah mau menunjukan mana motor yg kenceng tapi tetep sopan santun sama ridernya:
    Tidak bikin tulang rontok
    Tidak bikin nyali rontok
    Dan yg utama bisa terus seger buger sampe seusia si Mbah

    semua cuman ada di pabrikan Y si 4i tulen
    Gahar dapat podium ayo juara monggo tapi tetep mengasikan

    Jangan lupa
    Catet

    Guest
  16. Jangan lupa,

    Vale Juara dunia 9x

    Pengapian dalam dirinya sulit untuk diaplikasikan ke semua person

    Tua Bangka masih aktif balap MotoGP dengan kecepatan 300km/jm πŸ€”πŸ‘

    Dan salute Yamaha yang mau jual asset untuk Rossi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  17. Dilihat dari gaya bahasa penulisan, sepertinya bukan mas Taufik banget hehe 😁.

    Rossi memberi pengaruh signifikan, bahkan yg terbaik di antara pembalap MotoGP dlm hal efek marketing? Fakta empirik tdk ada indikasi demikian, setidaknya dlm dunia marketing di Indonesia. Fakta bahwa Honda semakin jauh menguasai pangsa pasar sepeda motor meninggalkan semua kompetitor termasuk Yamaha, secara sahih bisa dikatakan Rossi
    telah gagal memberi efek marketing. Itulah kenyataannya.

    Bahwa Rossi pembalap hebat dan salah satu yg terbaik saya sangat setuju. Bahwa Rossi membalap untuk dirinya sendiri itu benar. Jadi gak usah dilebih lebihkan lah.

    Guest
    • Yg benar…motor yg bawa juara dunia dimotogp yg akan laris di imdonesia..contoh tahun 2008an…yamama selevel dgn hodna dlm penjualan,,sampai thn 2012 masih bisa imbangi…
      Tp mulai thn 2013 dan seterusnya yamama tenggelam digilas hadno lewat jurdunnya hasnk yg berturut2

      Guest
  18. @handoko

    Kalau gutu om rosi mbalap bukan utk dirinya donk …. Kok paradoks ya ama pernyataan om rose

    Kedung*uan kok tetap dipelihara ckckck

    Guest
  19. Valentino Rossi dan Karel Abraham membalap untuk passion.
    Rossi berumur 40 tahun, dan Abraham 29 tahun.

    Beda 11 tahun, dan beda sekian poin di klasemen.

    Andaikan Rossi pensiun sekarang dan Karel Abraham masih melanjutkan passion balapnya sampai 11 tahun ke depan, sy yakin torehan poin, podium, kemenangan, atau bahkan juara dunianya ga akan melewati Rossi.
    Yes, karena dia Karel Abraham, dan semua orang maklum.

    Lalu, kenapa kita nyinyir dengan Rossi yg masih membalap dengan passionnya hingga umur 40 tahun ini?

    Jika Rossi dianggap sudah layak pensiun karena prestasinya, so artinya tahun depan yg balapan cuma 7 orang.

    Sy fan Rossi sejak 2001, dan sy bangga dengannya. Of course tanpa harus menjelekkan pembalap lain. Karena toh pada dasarnya sy menikmati balapannya, dan ga akan ada pembalap yg lebih besar dibanding motogp nya sendiri.

    Guest
    • Andai mbak hokya … Mbah darmo… Handoko… Alan dkkk punya pemikiran dan sikap yang sama dengan om smoke… Dijamin akal sehat yang berkembang bukan kedung*uan ….

      Catet

      Guest
    • Lihat kontribusinya rossi terhadap motogp. Saya pikir dia bebas untuk melakukan apa pun selama dia masih passionate dengan balapan. Dan gw pikir dorna dan yamaha pun setuju. Yang jadi masalah memang regenerasi pembalap yamaha agak terhambat,tapi kan masih ada kursinya maverick πŸ˜€

      Guest
      • Kenapa harus kursi Maverick? Sejak satu tim, Rossi cuman sekali di atas Maverick. Jumlah kemenangan pun jauh lebih banyak Maverick Vinales

        Guest
        • Mantap mas, jawab dong @mentegga
          Alasan yg sudah di utarakan wak haji jngn di utarakan lagi ya,
          KENAPA HARUS KURSI MAVERICK???
          Kenapa buka pa…???

          Guest
        • lah yamaha sendiri yang bilang, dia dijamin dapat kursi di tahun 2021 πŸ˜… jangan tanya gw lah πŸ˜…πŸ˜… Maverick juga masih muda, gampang pindah pabrikan, gw juga penasaran melihat dia di atas Ducati. kalau Rossi kan enggak mungkin pindah pabrikan, siapa juga yang mau πŸ˜…

          Guest
        • Lha kan itu opini situ? Masa Jarvis yg disuruh jelasin……

          Lagian, Karena dia masih muda, terus harus dia yg pindah? Sementara dia jauh lebih banyak kontribusinya pada perolehan point tim di klasemen. Dan Yamaha diauruhbrela menampung rider yg menurut situ g akan ad yg mau menerima? Well, no wonder yamaha going nowhere

          Guest
        • “Yang jadi masalah memang regenerasi pembalap yamaha agak terhambat,tapi kan masih ada kursinya maverick”

          Guest
      • fyi neh ber 2 jg pernah rebutan jd ujung tombak pengembangan. inputan mavrik pun lebih bagus saat ini di yamama.

        Guest
        • Melihat Rossi skrg ini ibarat melihat Arsenal dan Arsene Wenger beberapa saat lalu. Wenger adalah pelatih hebat, pun dengan torehan prestasinya yg juga lumayan.
          Tp harus diakui strateginya sudah usang, dia tak mampu lagi bersaing dengan memasang juara sebagai target. 6-4 besar masih masuk akal, tp 3 besar hampir mustahil. Tak peduli anda cinta atau benci, memang ini kenyataannya.
          Beruntung, di Motogp dalam 1 tim ada 2 pelatih (maksud sy pembalap). Yamaha tidak perlu buru2 memecat Vale jika ingin mendengar masukan Vinales. Tidak seperti Arsenal.

          Di artikel di atas akhirnya kita tahu fakta bahwa ternyata nama Vale masih cukup menguntungkan sbg ikon marketing Yamaha. Dan alasan utama Yamaha-Honda-dll berdiri adalah jualan. So, tujuan awal branding dgn cara balapan sudah terpenuhi, tanpa harus menjuarainya (miriss, LOL).
          Dan sy rasa Yamaha cukup sadar dengan kondisi ini. Dan mungkin mereka rela membayar ini semua dgn mengantarkan Wenger, errr, I mean Valentino Rossi menuju gerbang pensiunnya beberapa tahun lagi.

          Guest
      • Kenapa kursi Maverick ?

        Dia rider yg masih percaya dengan Yamaha disaat sulit. Terbukti dengan kontrak kedepan dan prestasi. Hampir kayak Batistuta di Fiorentina. Hahaha

        Guest
  20. 2 paragraf terakhir cukup menohok para fans yang selama ini mengklaim bahwa world championship bukanlahh acara dagelan yang bisa “menghibur”, keseriusan rider dalam mencapai kemenangan atmosfir semangatnya lahh yang membuat iklim kejuaraan menjadi lebih hidup secara psikologis itu dapat memacu adrenalin orang yang melihat dan memiliki frekuensi yang sama..
    mereka yang nonton ini menganggap kalo ini hiburan mereka gak ngerti esensi dari sebuah kompetisi yang semua faktor itu mempengaruhinya
    jadi yang triak2 jangan egois, pikirin rider lain, dkk itu tolong logic nya dipake yaahhh jangan sentimen terus gak bisa discuss, intelegensi nya gak nyampe jadinya

    Guest
  21. 2 paragraf terakhir cukup menohok para fans yang selama ini mengklaim bahwa world championship bukanlahh acara dagelan yang bisa “menghibur”, keseriusan rider dalam mencapai kemenangan atmosfir semangatnya lahh yang membuat iklim kejuaraan menjadi lebih hidup secara psikologis itu dapat memacu adrenalin orang yang melihat dan memiliki frekuensi yang sama..
    mereka yang nonton ini menganggap kalo ini hiburan mereka gak ngerti esensi dari sebuah kompetisi yang semua faktor itu mempengaruhinya
    jadi yang triak2 jangan egois, pikirin rider lain, dkk itu tolong logic nya dipake yaahhh jangan sentimen terus gak bisa discuss, intelegensi nya gak nyampe jadinya kan jadi gak asik kalo kaya gitu

    Guest
  22. Betul bgt faktor egois adalah alasan utama Vale masih tetap balapan, mencari cara utk tetap kompetitif dgn pembalap yg lebih muda sambil berusaha utk menjaga rekor2nya supaya sulit utk dipecahkan oleh siapa pun. Contoh terbaru bagaimana sangat terganggunya marc saat rekor pole position termuda miliknya dipecahkan oleh fabio.

    Guest
  23. Syukurlah masih banyak org cerdas dan bisa berdiskusi positif di sini. Berarti bener ya, hatersnya yamaha/vr orgnya ya yg itu itu aja 🀣 you know which lah

    Guest
    • lha sami mawon yg katers H juga itu2 aja kok..kadang kalo kita ga berkaca suka lupa apa yg kita ucapin ato lakuin..πŸ™„πŸ™„

      Guest
      • lah gak ingat perkataan thanos? “Perfectly balanced, as all things should be” saya cuma menyeimbangkan saja 🀣🀣 atau enggak gw mungkin seperti Anakin who brought balance to the force 🀣🀣

        Guest
      • tenang aja, kalau komentator di sini bisa diskusi secara positif semua, terutama tentang yahaha/VR, gw bakalan jadi komentator “normal” πŸ˜…

        Guest
  24. Kalau dibaca2 tulisan dan pernyataannya ada kata “hiburan” dan “menghibur” ternyata ini memang artikel hiburan buat minion .. waktu dan trmpat dipersilahkan buat unjuk bualan

    Guest
  25. bener ican wa.. suka ga suka.. menurut ana.. v.rossi sudah jd icon balap motor.. dia build itu dari nol dan kerja keras bareng timnya.. berikut nomor dan warna khasnya.. “cmiww” gueh nonton ini ajang balap dari SD loh ya.. ngikutin dulu perang sport ama biaggi.. sete gibernau.. dan nama tenar lainnya.. dari nastro ajuro, kamel, gaulois, repsol, marl nya duc duc, movi, monster.. giliran rival muda skrg yg bisa nyaingin.. dia terhambat paktor “U” kesempatan buat yg baru nih buat jadi next living legend..

    Guest
    • Dulu memang hebat…. Sekarang masih hebat klo dibanding dg umurnya tp kalau mengabaikan umur dan masalalunya ya dia sekarang cuma medioker yg memperebutkan posisi 4-6 sesuai nomer kebanggannya

      Guest
    • Motogp dah ada sebelum rosi lahir juga fine2 aja, jadi ga masalah mau pake icon ato thumbnail ato apapun itu justru semakin cepet doi out bisa buat natural selection mana yg suka balap motor mana yg cuma hype doang mana yg cuma pengen nonton pujaan hati doang.

      Guest
      • sip lahh… maksud ana sih simplenya ya.. dari segi bisnis dia masih menguntungkan buat jualan barang.. karena punya atribut iconic yg dia build sejak dulu kala.. udah gitu aja dah.. :v

        Guest
      • enggak ada rossi memang enggak masalah, tapi tau sendiri Dorna kalo masalah duit. Indonesia aja yg enggak niat gelarin motoGP dibela-belain, Zarco yang enggak niat balapan aja dibela-belain. semua ini hanya bisnis 🀣

        Guest
      • Pake NSR-500 bisa ngalahin RC211V. This guy really is something.

        Cuman konsistensinya dipertanyakan. Seandainya masih hidup, kemungkinan performancenya hanya sedikit lebih baik dibandingkan Abe (kl performa musim 2002 yg jadi patokan).

        Guest
        • tapi kato waktu di GP250 bs dibilang cukup konsisten,mungkin hanya 4-5 kali terlempar dr podium selebihnya antara podium 1,2,atau 3
          saingan ketat lawan senegaranya,yaitu pangeran tahilalat Shinya Nakano

          Guest
        • Seperti yang saya bilang, kl cuman make musim 2002 sebagai parameter, y kira-kira seperti itulah performance Gaijoh.

          Konsistensi Gaijoh di GP250, mulai terlihat di musim kelimanya bersama Gresini. Kadang pembalap g cuma butuh motor cepat, tapi butuh mentor dan tim yang tepat juga. Fausto Gresini juga yg melihat bakat Siomencelli dan membantunya jadi lebih konsisten di musim pertamanya di MotoGP, setelah sebelumnya berulang kali crash (mirip Gaijoh).

          Guest
    • Ekekek,pembalap santuy
      Di sela sela FP dan QP dimana pembalap lain sibuk liat timesheet dan diskusi ama kru,dia malah tidur pules di kursinya πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
  26. Klo orang cerdas mah gak bakal bilang marquez menghambat pengembangan motor .. bahkan sejak marquez datang di HRC pengembangan motor bergerak dg sangat cepat… Inovasi dr mesin .. elektronik ..mekanis dan bahkan aeropart …berevolusi dg cepat ditiap musim ..
    Dan itu semua dibayar dengan juara dunia berturut2 oleh marquez.. hanya orang picik yang tak mengakuinya ..

    sesuai paham teknisinya hrc ..
    Inputan yang benar adalah yang bisa finish terdepan…
    Kalau inputanmu mau didengar ya kamu harus bisa membuktikan finish terdepan…

    Race itu balapan untuk bisa finish duluan ..

    Bukan menang di 🎀🎀🎀🎀🎀 doanx

    Guest
  27. jikalau memang mungkin….efek dr nama cang vale itu sendiri dr segi bisnis masih menjual….dan apabila cang vale ini masih bisa up dikejuaraan..yah paling tidak 3 atau 4 x bisa juara seri….akankah penjualan garputala semakin bisa naik kembali….

    nah dibalik ini semua bukankah pasukan kompetitor..terutama sayap sebelah…menerjunkan pasukan khusus..untuk membuat dan melemahkan para fans yg masih terpesona oleh cang vale…dengan cara menyebar ketikan ketikan seakan benci dan gusar ketika cang vale masih ada di grid sirkuit…sehingga supaya semangat akan pengagum cang vale ini kendorr dorr dorrr….ketika si garputala sudah tidak mempunyai cang vale sebagai maskot penarik pundi2 rupiah
    apakah semakin muluskah bisnis gelaran dagangan dr sepet sebelah inihh…..

    Guest
    • Jurus menuliskan kata kata kebencian terhadap vale tidak akan mempan, orangΒ² yang mendukung vale akan setia hingga akhir walaupun banyak yang menceritakan keburukan vale, begitupun pada pendukung markes biarpun markes difitnah, dibilang licik, cemen dll mereka akan tetap mendukung markes

      Guest
    • Ya gitu deh. Dovisiozo, Vinales, Rins yang ada di posisi 2-3 klasemen sama sekali nggak disinggung. Vinales yang sesama Yamaha juga nggak diusik, yang kena Rossi terus. Karena mereka tahu meski Rossi sudah lemah di balapan tapi tetap kuat secara brand

      Guest
  28. Balapan itu kompetisi ….
    Hasil akhir cerminan dari kesuksesan

    nah … 7 tahun terakhir ini kita tahu syapa yang selalu jurdun

    jadi artinya syapa yang sukses ?????

    Guest
  29. Vale vs sete
    F46 : sete dibantu dorna
    Vale vs casey
    F46 : casey menang motor
    Vale vs jolor
    F46 : anak ingusan songong cuma bisa bawa motor hasil pengembangan vale
    Vale vs marc
    F46 : terlalu banyak untuk ditulis

    Guest
  30. Ga usah bertele tele, tahun 2011 sama sama menyemplak ducati, in his prime, hasilnya:
    1. Rossi 139 point
    2. Hayden 132 point
    Ya, so so lah, hanya sedikit lebih baik dari hayden, tidak pada tempatnya juga terlalu diagung2kan.

    Guest
      • Prime itu rentang usia emas pada satu cabang sport, akhir 2010 rossi masih start kok, masih ikut balap, awal 2011 juga masih start, trus masalahnya dimana? Kalo cidera atau sakit, pasti dilarang dokter start.

        Doohan 33 tahun masih bisa jurdun, 2011 rossi 32 tahun, which is (very much) in his prime.

        Are you talking about “your own version in his prime” term?

        Guest
      • prime yg dimaksud sebelum patah tulang di mugello 2010 sampe absen banyak seri. dan perpindahan dia ke ducati membuat dia kehilangan his winning ways. kalo belum nonton hitting the apex, mungkin kurang paham. orang2 pun ragu dia bisa menang lagi setelah dia balik ke yamaha.

        Guest
        • Tahun 1992 doohan crash di assen, patah tulang tibia dan fibula, padahal sedang memimpin point championship. Setelah sembuh kembali balap baru 1994 meraih jurdun. Sport ini identik dengan cidera, siapa yang tidak cidera? Jangan karena satu orang pernah cidera lantas gugur definisi his prime nya, ente ngelawak?

          Prime di sini rentang usia emas, konsensus umum ranged from 26 to 32, hanya pebalap itu sendiri dan Tuhan (dan juga dokter tim kesehatan) yg tahu kejadian yg sbnrnya.

          Kalo benar 2010 setelah patah kaki, rossi sudah lewat his prime sperti yg ente bilang, berarti bener 10 tahun terakhir ini rossikil cuma ngelawak dan ngebadut doang dong?

          Guest
    • Pernah bbrapa tahun belakang ada yg menyinggung katanya Rossi mau bikin Tim Satelit yamaha tpu dgn full suport pabrikan n update nya. Dan rossi balap ditim satelit tsb bersama salah satu anak didiknya. Sprt Morbi Atau Luca marini atau yg lain .Sama kayak dulu di Nastro azuro full suport HRC. Tpi justru Petronas SRT yg dapet. Mngkin Dananya belum cukup buat ikut gelaran GP. Atau ad alasan lain

      Guest
  31. Gak usah bertele tele, tahun 2000an awal jadi residen inggris (sebagai niat jahatnya) untuk menghindar pajak. Otoritas italia klaim bahwa antara 2007-2011 rossikil menggelapkan pajak sebesar 112 juta euro. Nego sana sini, akhirnya lewat jalur litigasi, rossikil dapat keringanan potongan pajak cukup membayar 35 juta euro.

    Licik licin culas kek begini jadi panutan? Jadi role model? Apanya yg diteladani? Impact positive apa yang ditularkan kepada fansboynya?

    Guest
      • @pengamat katanya
        Ini terkait erat dengan isu yg disuarakan fumiyem italian connection lah, nasionalisme italia lah. Pret!!! Mereka sendiri yg teriak teriak nasionalisme tapi tidak paham perwujudannya.

        Guest
    • Gak usah bertele tele, tahun 2018 di seluruh dunia terjual 30,2 juta unit motor; honda menjual 20,2 juta unit sementara yahmama di 5 jutaan unit.

      Dengan marc dan repsolnya 2016 honda menjual 18,5 juta unit motor, 2017 menjual 19,5 juta unit motor dan di 2018 menjual 20,2 juta unit motor.

      Dengan rossikil sebagai brand ambassador, 2016 hingga 2018, yahmama mentok stagnan jualan di angka 5 jutaan saja.

      Masih beranggapan kakek lejen (dengan tarif selangit) berpengaruh besar pada jualan motor? Are you halu?

      Guest
  32. Jadi inilah lejen 9x jurdun dengan tendangan kaki kiri, bacotnya dimedia, hingga mengacungkan jari tengah kepebalap lain πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    Guest
  33. Setelah jatuh di afsel ketika race debut
    Vale menyadari perbedaan mendasar kelas utama dibanding kelas dibawahnya
    X1 yang dominan adalah limit ban
    Vale sangat sadar zaman itu jika motor selalu d push maka ban yang akan kalah
    Makanya pada masa jayanya, diawal race vale cenderung menjaga ban, kemudian perlahan mulai merangsek kedepan
    So vale melakukan hal tsb bukan karena ingin “menghibur” tp memang saat itu ban nya yg gak bisa dipush dari awal

    Sekedar pendapat

    Guest
  34. “menghibur diri”, yes betul…ketika semua sulit didapatkan maka cara menghibur diri pun berubah tidak lagi di track tapi melalui media…

    Guest
  35. Setuju Rossi adalah seorang legenda hidup, mengingat usia udah kepala 4, tahun 2021 udah saatnya pensiun dari motogp

    Guest
      • Tull mas. Saya jga melihat JL pensiun jarna Fokus penyembuhan. Kmaren dorna aja smpe ikut koment ke JL. Nah mngkin dlm setahun nanti klo sembuh bisa lah jd test Rider. Ato bahkan balap lagi bersama Yamaha atau mngkin suzuki.

        Guest
    • Rossi gak usah pensiun sebenarnya

      Tapi pindah aja ke Sky46team

      Agar-agar regenerasi pebalap Yamaha factory racing berjalan beriringan menuju arah kemenangan πŸ˜™

      Guest
  36. Ga komen macem2, udah dijelaskan gamblang. Ga pke udur2an, ga penting, lha wong kita ga dianggap sama pembalap. Mereka balapan utk kesenangan diri sendiri, bodo amat yg mau2nya gontok2an pdhal ga ada pengaruhnya sama pembalap. Yang ada “mungkin” krn jualan motor. Kalo ada yg nge-klaim macem2 tinggal cari jawabannya di artikel ini, jd bisa tau klaimnya beneran ato hanya tong sampah yg kosong. Sekian

    Guest
    • wkwkwkw fakta yang menyakitkan untuk komentator di sini, nyinyir2 sampe mampus pun, mereka tetap kaya, kerjaanya adalah hobinya, terkenal, bebas mau ngapain aja. 🀣🀣 salty people SMH

      Guest
    • Iyaa kan persis seperti mentega jiahahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Nyinyir mampus ke Marquez malahan makin meningkat prestasi Marquez, gaji naik terus 2juta tiap-tiap Juara dunia

      Makin kaya raya, terkenal, tercatat rekor terus menerus, bebas mau ngapain aja

      Asik nih upper cut’ πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
    • wkwkw gw itu nyinyirin lu pada. gw sih masa bodo sama marquez. cuma seneng aja fanboynya triggered gara2 gw nyinyirin moeloe πŸ˜…πŸ˜…

      Guest
      • Wait bodo Amad tapi perhatian bener sama Marquez πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

        Berita MotoGP aja selalu always nyinyir mampus Marquez hahahaha πŸ˜‚

        Kalo bodo Amad tuh cuek saja Malih Bolot πŸ˜‚πŸ˜‚

        Macam liat Abraham, Syahrin, Tito,

        Guest
  37. Lah itu sih pendapat mu aja sih .. terselimuti jiwa mbah e .. untuk yg lain g tuh … Malah marc sekarang lebih terkenal .. langsung online .. dlu mbah ros disurat kabar doank .. catet

    Guest
  38. Yep pernah di artikel mm93 tmcblog beberapa waktu lalu. Meski pembalap memimpin dia jg punya limit ban bahan bakar. Sementara mengendorkan gas upaya menurunkan pace (gaya vale baca biografi). Vale bukanlah pembalap tipe sering menengok ke belakang macam rins.

    Guest
  39. balap disentul gp250cc ?? yg ada rossi menang di sentul itu saat msh di gp150cc taun97β€² dan taun tsb adalah tahun terakhir sentul nyelenggarain gp.

    ralat komeb diatas.. gp125cc maksutnyah πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    Guest
  40. Yang muda dan fresh tapi berada di belakang Rossi, mereka untuk apa?
    Mereka keberatan?
    Buat siapa mereka keukeuh di belakang Rossi?
    Buat sapa anda menulis dan membahas Rossi?
    Buat pembaca?
    Buat dapoer ngeboel?

    Guest
    • Bwt bisnis jualan rumah KPR aja tuh Dorna πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Deket bandara, Deket stasiun MRT,

      Ludes terjual balik modal

      Guest
  41. Intinya inti
    kapan Rossi terdegradasi ke Sky46team ?

    Keegoisan rossi buat mampet saluran regenerasi pebalap Yamaha factory racing

    Korbannya:
    β€’ Ben spies
    β€’ Cal Crutchlow
    β€’ Pol espargaro
    β€’ Jorge Lorenzo
    β€’ Johan Zarco
    β€’ F**** Q******?

    Bicara fakta unik loh, bukan asumsi. Jangan libatkan Marquez loh yaa πŸ˜‚

    Guest
  42. Buat komentator baru silahkan dinilai komentar mana yg mencla mencle . . πŸ€£πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚Sok pintar tp blunder terus 😁😁

    Guest
  43. Tut wuri handayani …
    Mestinya om rose mah udah waktunya berjuang dibelakang layar … Jangan maksain diri dan menghambat regenerasi

    Guest
  44. INI ARTIKEL BISA 300KOMEN BUKAN KARENA TENTANG ROSSI ICONIC

    TAPI UNTUK UPPER CUT KOMENTAR MACAM MENTEGGA, HOKYA,DKK

    KOMENTAR MEREKA TIDAK BERDASARKAN HASIL KENYATAAN DILAPANGAN

    MEMBUAT JIWA BERGEJOLAK INGIN MELURUSKAN BERDASARKAN FAKTA

    BUKANNYA SOK SUCI DAN PALING TAHU

    TAPI KALAU BICARA SOAL KEBENARAN HARUS KITA APRESIASI TERHADAP FAKTA DI DEPAN MATA

    GASS GASS GASS, KELILIPAN SERANGGA MAKIN DI GASS GASS GASS

    Guest
  45. Artikel rossi 300 komentar tembus nih, besok iseng iseng bikir artikel marqes wak penasaran tembus brp komentar πŸ˜‚

    Guest
  46. Bocah….bocah
    Nonton MotoGP semenjak kapan???
    Klw ada pembalap yang tidak bisa juara trus mencoba menghalangi.ya wajar aja kena tendang.untung nya Rossi,
    Klw saya mungkin kepalanya gue tendang
    Hahahaha.
    Hidup VR46,balapan aja terus
    Sampai kapanpun

    Guest
    • Wkkwkwk menghalangi.?? Ahahahaha menghalangi gimana. Kalo Rossi cepat. Motornya juga cepat pasti bisa lolos dri MM di sepang. Tendangan itu buntut dri frustasi atas ambisinya 10 gelar jurdun.ingat dulu Legend Stoner pernah nyindir “Ambisimu melebihi Bakatmu” itu ditujukan kpd Rossi. Makanya Balap itu di Race bukan di Michropone atau media. Diajak main2 sama MM malah baper. Nendang kan rugi sendiri jd Start terskhir. Gagal Jurdun.mewek lagi.bikin biografi JL sama Mm bersekongkol. Haha lucu

      Guest
    • Gw nonton motogp dr jaman doohan

      Balapan ada peraturannya, loe sendiri bilang bakal tendang kepala
      Jelas loe yg pikirannya masih bocah
      Trus masih ngerasa lebih pinter dr yg kasih hukuman gitu?

      Guest
      • @genesis, dikiranya motogp balapan tarkam kali bro, tipikal bocah dungu, komen asal cuma berdasarkan kebencian. Ini yang bikin tambah muak sama valerina. Sifat buruknya menurun sama fans nya.

        Guest
  47. Valentino Rossi masih ada di hati.
    Legenda hidup yang masih punya semangat ‘tuk bersaing di MOTO GP.
    Tidak sehebat dahulu memang benar adanya.
    Berada di lintasan balap seperti layaknya bernafas baginya, menikmatinya hingga saat terakhir.
    Berada di lintasan balap pasti sebuah kenikmatan yang tiada tara sebelum benar-benar tergerus usia dan fisik.
    Jika ada prestasi, podium dan juara…itulah bonusnya, tak kurang dan tak lebih.
    Itulah PEMBALAP sejati ! FORZA VR46

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.