TMCBLOG.com – Sampai Artikel ini ditulis belum ada Informasi Official mengenai Hubungan antara Johann Zarco dan Ducati/ Avintia, Namun Organizer dari gelaran MotoGP Perancis, Claude Michy mengatakan dengan jelas Via interview dengan PaddockGP Bahwa Johann Zarco akan merapat ke Avintia Ducati Pada Musim 2020 nanti.

” Situasi dia ( Johann) sangat Jelas. Johan telah memiliki kontrak dengan Ducati. Dengan Motor 2019 dan Staff ( Kru ) dari Ducati ( Corse). Dan ia akan berada dalam naungan Avintia “

Setelah informasi ini, diketahui dari Jurnalis perancis Lainnya, Jean-Louis Bernardelli dan di rilis di MotoServices bahwa Johann Ternyata Tanggal 5 Desember 2019 kemarin telah berada di Markas Besar Ducati Corse – Borgo Panigale untuk melakukan pertemuan dengan Gigi Dall’Igna dan melakukan beberapa fitting yang berhubungan dengan ergonominya dengan Ducati Desmosedici GP19.

Pertemuan antara Johann Dengan fihak Ducati sangat sedikit sekali informasi dari media media mainstream MotoGP dari Inggris, Italia dan Spanyol. Tercatat sepertinya hanya media media Perancis yang bisa mengaksesnya. Dan akhirnnya Via Moto-Station – Yang berhasil bertemu dengan Johann Langsung – hadir pernyataan Dari Mulut Johann Zarco sendiri sob . . Johann Bilang Begini :

” Faktanya, Luigi Dall’Igna mengatakan kepada saya bahwa saya bisa mempercayainya untuk bergabung dengan Avintia tahun depan (2020). Karena saya masih ragu, saya pergi bertemu dengan bekas Kepala Mekanik saya, Massimo Branchini. Massimo bilang ke saya untuk mempercayai Luigi. Adalah Luigi-lah yang akan melakukan pencarian Chief Mechanic yang bagus. Lagi pula, Saya tidak berfikir bahwa saya kontrak dengan Avintia, namun dengan Ducati. Target saya di 2020 adalah berada di bawah posisi 10, Mungkin Top-7 dan bergabung dengan team Official ( Ducati Factory Team ) di 2021

Wihh ternyata ada Semacam hidden agenda Tersendiri dari Johann Zarco untuk 2021 nih sob Yakni Mengincar salah satu posisi di team Merah, Ducati Factory yang memang di akhir 2020 nanti akan mengakhiri kontrak Baik dengan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Lobsternya pindah ke sono sekarang Bro, Lobster merah, Bukan Lobster Oren lagi Β  . .

Taufik of BUitenZorg

88 COMMENTS

  1. lebih masuk akal di duc duc … motornya lbh friendly drpd hon hon …. top 10 or top 5 masih bisa lah asal konsisten … syukur2 bisa bikin salip2an sm marc didepan atau minimal bikin repot marc …. biar lbh seru dan deg2 an nonton racenya ….
    vote //////93 2020 for MotoGP WC

    Guest
  2. Miller, Morbi, contoh sukses mantan Ercivers yg gak butuh lama buat klop sama Desmo.. Bahkan Lorenzo aja bisa juara seri di tahun kedua bersama Ducati

    Jadi memang lebih masuk akal gabung ke satelit Ducati.. Setidaknya dalam kondisi tertentu (wet, flag to flag), Zarco harus bisa curi kesempatan podium

    Guest
    • Lah kmaren kan ada prince karl abram yg jadiin gp berasa sunmori
      Skarang si jarqo bikin profesi rider mogp brasa profesi part time
      Full time nya menggegerkan jagad media di gp.
      Ingat.. makin riuh meriah gegap gempita maka Mr. Ezpeleta makin senang

      Guest
    • Syukurlah di team satelit Ducati ,… Nggak di team satelit yg itu… Yg katanya sultan tapi saking ga terurus sampai bubar sendiri.

      Guest
  3. hmmm bisa jadi lorenzo 2.0 nih, riding style mirip, terus naik desmoGP πŸ˜… bisa gangguin si ikon baru nih. wah, darno kayanya salah perhitungan πŸ˜…

    Guest
  4. Zarco gak punya value yg cukup buat bargain sana sini karena image nya udh kadung jatuh karena nyerah lebih awal di KTM. Pengalaman bagusnya cuma sebatas motor satelit inline4. Pemberitaan macam ini di create sama managementnya biar seolah2 Zarco dikejar2 sama team2 besar supaya valuenya Zarco agak lumayan. Mirip2 sama transfer pemain bola di eropa, katanya udh ada pembicaraan sana sini, pdhl tujuannya untuk naikin value nilai kontrak.

    Guest
  5. Wkwkwk, agree banget ini. Terlalu diumbar umbar, ini sih sudah jelas iklan sana sisni. Untuk kasus KTm sendiri sudah merupakan wanprestasi bat Zarco. Kenapa dia gak survive kayak Pol Espargaro dan terus berkembang terus bertarung sebagai profesional? Kalau mau nyari juara DUnia Moto2 yang bagus masih banyak yang lain selain si Zarco ini, ada Redding atau Bradl. Kalau Ducati mau oke sih rekrut aja tuh Bradl, pengalaman sama meisn V, juga bisa beberin semua data Honda. Kalau pun nyari buat factory, masih ada Miller. Miller ini benar beanr keren, jiwa fight nya laur biasa, sebagai entertainer juga bagus.

    Guest
  6. Menurut saya bisa dikatakan ducati jeli melihat zarco yg bakal g dpke honda lagi aplgi yamaha dah g pke tes rider eropa. Mengingat gaya balap zarco yg mirip lorenzo,maka bisa dikasi setup punya lorenzo yg sebelumnya bisa klik. Nah…let see what gonna …

    Guest
  7. Lobster gak dapat sekarang ngincer spaghetti bologna ..eh bolognese

    Dan ternyata Miller yg emang udah dipersiapkan dr lama yg diangkat πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
    • gampang, kalo miller udah di team ducati factory di 2021, tinggal geser dovi. ngapain lma2 di ducati kalo gak juara-juara.

      Guest
  8. Pertanyaan nya kenapa harus Menolak tawaran YAMAHA Factory racing untuk jadi Test rider 2020 berikut wildcard MotoGP Replacement dll.;?

    Jawab dong Zarco…

    Guest
  9. zarco rider gila, smua motor udh prnh digeber wkwkkk πŸ˜† yamaha βœ” honda βœ” ktm βœ” suzuki (tes di suzuka) βœ” next ducati βœ”

    Guest
  10. Sebenarnya sih udah jelas terlihat Zarco incer lobster factory Yamaha ketika di tech3 Yamaha.

    But meleset tuh perkiraan Zarco, Vale stay, Vinales lanjut.. Tech3 kebuang gara-gara Petronas.

    Terdampar ke KTM, setelah manajer yg pintar Menolak rcvπŸ˜‚,

    Guest
  11. Setelah mencoba memahami isi kepala Johann, makin kesini sy justru melihat bahwa sosok Johann ini adalah sosok dengan motivasi cukup tinggi. Memang bukan tipe yg mudah menerima keadaan, dalam arti dia mmg gamau nerima motor yg potensi menangnya kecil. Dia adalah pemenang, dan setiap pemenang sudah tentu tau mana motor yg bagus.
    Cukup menarik jika pada akhirnya dengan Avintia mendapat paket motor yg disupport langsung oleh Ducati corse. Mari kita lihat akan sejauh apa progress dia nanti.

    Guest
  12. Wokwowokk siap siap dinyinyirin kalo target meleset jauh teruss, politik prncis jaman f1 smpe motogp wow

    Guest
  13. Ducati ini memang 1 dari 4 pabrikan MotoGP yang punya motor juara dan 1 dari 2 pabrikan yang punya kans juara dunia. Dia sadar pintu biru langit gak pernah kebuka buat pembalap “tua”, pintu biru laut jelas ketutup ada Sugiono disana, pintu oranye musti nunggu Repsol ditendang HRC, satusatunya pintu yang masih kebuka dikit tinggal pintu merah. Gak ada pilihan lain lagi, walaupun tentu resikonya bakalan dinyingirin sama CEO nya yang plontos itu. Tapi kalau dia sabar bisa nerusin cita-cita Lorenzo yang belum tercapai. Sekarang biarkan Lorenzo ditemenin si Fitri, harapan ada di Zarco. Dovi sama Petrucci jelas di kick, karena Ducati masih punya Miller bahkan Quartararo atau Vinales bisa juga masuk kalau Sugiono bertitah tim pabrikan cuma buat dia dan anak didiknya.

    Guest
  14. jadi jarwo dateng ke warung seafood nih.. bingung dia pilih lobster… tapi apapun makanannya minumnya pasti ……..

    Guest
  15. kasihan si Zarco padahal kalo mw sabar nunggu upgrade motor KTM racikan pedrosa bakal lebih nyaman karena dah gak pake sasis pipa or tralis….skrg nasibx terpontang panting dr mengincar lobster orange dah luput…sekarang mw ngincar lobster merah juga belum tentu terjamin..

    Guest
  16. Tinggi Hati.. pengen liat dia di tim facktory beneran jadi antagonist / protagonist, atau cuman jadi cameo yg sesekali nongol aja..

    Guest
  17. Seandainya KTM 2020 ternyata bagus dan bisa bersaing, sedang Zarco pake Ducati juga susah menyesuaikan diri alangkah konyolnya….

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.