TMCBLOG.com – Sobat sekalian, Para Produsen Sepeda motor itu memang melihat Pasar Asia itu sebagai pasar yang masing Blomming alias mekar. Namun untuk bisa positif diterima masyarakat Konsumen Asia, Maka harus ada diferensiasi dalam hal produk yang harus dilakukkan Pabrikan Yakni Kubikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Alasannya ada dua sob, yakni yang pertama agar sesuai dengan Karakter fisik Konsumen asia dan yang kedua agar bisa dijangkau banyak orang. Begitu Pula yang dilakukan Oleh Harley Davidson yang tidak hanya berhenti di kelas 500 cc yang ebrbasis di India, Mereka juga melebarkan sayap ke cc yang lebih kecil lagi, sekarang 350 -an cc . .

Harley sudah lama terinfokan berpartner dengan salah satu pabrikan di Cina yakni Qianjiang mempersiapkan satu street bike. Saat mengumumkan partnership tersebut, Harley dan Qianjiang yang biasa juga memproduksi sepeda motor dengan brand Benelli sudah menghadirkan gambar sketsa dua dimensi dari produk pertama yang akan mereka produksi

Menurut informasi dari bennet bike, sangat jelas bahwa produk Harley terkecil ini akan menggunakan platform mesin yang biasa dipakai di Benelli 302. Dan sepertinya Harley kecil ini sudah siap diproduksi massal. Cukup menarik melihat akhirnya Harley mau memilih meain yang notabenenya menurut tmcblog sulit untuk menghadirkan suara khas Harley .. kenapa begitu ?

Yap, katena mesin Twin Benelli yang mau dipakai adalah mesin dua silinder segaria dengan firing order 360 derajad yang akan menghadirkan jeda dentuman pembakaran yang berjarak sama antara dentuman di silinder satu dan dentuman di silinder dua. Menurut tmcblog, mesin twin yang lebih sesuai dengan brand Harley sendiri adalah mesin twin / dua silinder dengan firing order 90 atau 270 derajat. Karena dengan konfigurasi piston berfiring order seperti ini, maka dentuman suara yang keluar dari knalpot akan mendekati tone dari suara moge moge harley yang mayoritas mengunakan mesin Twin V .. kalau menurut pendapatmu gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg

50 COMMENTS

  1. Just my opinion, Demand dari penjualan motor 400 cc ke bawah sebenarnya cukup menggiurkan, biaya produksi rendah, untungnya tipis aja, tapi kebantu sama volume produksi yang berlipat-lipat ketimbang produksi moge.

    Mungkin itu yang bikin Harley berinisiatif kerjasama bikin motor cc kecil di pasar yang konsumennya berlipat-lipat lebih banyak dari konsumen moge. Yaa namanya jualan nyari cuan lah.

    Lhooo aku iki cah teknik kok malah ngomong ekonomi, hohoho.

    Guest
  2. tapi kalau ga salah dulu pernah baca, V30 itu maksudnya supaya lebih mirip firing order 360. tapi ga tahu juga ya, secara firing order 270 memang suaranya lebih growling

    Guest
  3. Diversifikasi market Harley dengan kubikasi kecil.. biar bisa sustaine dan survive bisnisnya..!
    Tapi jika tidak hati-hati bisa mencederai image Harley yang sudah ada..

    Guest
  4. Kliatan banget nyontek cb Xmotion ya wak design luarnya. CB memang inspiratif buat semua kalangan. Bahkan lintas benua. Iya kan wak?
    Iyain aja dehh……

    Guest
  5. Pakai Mesin benneli hmmmm…tak pikir riset bareng benneli trus bikin mesin baru cc kecil harley…jadi kurang harley….g tertarik…

    Guest
  6. kalau mau tiru suara harley v twin, parallel twin konfigurasi 270 atau 90 belum cukup. mestinya konfigurasi 315 atau 45, dan long stroke

    Guest
  7. market “orang kaya pas-pasan” di Asia n Amerika latin begitu menggiurkan…
    KTM sudah duluan, tuh Cc kecil di Duke series yg nambah pundi2 nya, hasil penjualan di negara2 yg banyak “orang kaya pas-pasan”-nya.
    omzet ktm meningkat superdrastis saat main cc kecil-seiring psikologis merek ktm duke dikenal sbg. motor cc. besar..
    cmiiw

    Guest

Leave a Reply to komentator Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.