Tmcblog.com – Sobat sekalian, setelah melihat desain yang dirilis di Vietnam, New Honda Airblade 2020 bisa lah untuk lawan Aerox 155. Itu adalah impresi pertama dan opini tmcblog melihat Aerox sampai saat ini masih main sendirian di segmennya. Di Vietnam versi, ada versi dengan kubikasi 125cc dan 150 cc .. pas lah sekalian melawan Aerox 155 dan Lexi 125.

Menurut info yang tmcblog peroleh dari CX Rider Honda Airblade 2020 ini mendapatkan perubahan signifikan secara tampilan. Secara visual terlihat tetap mengadopsi headlamp seperti versi sebelumya namun dengan beberapa garis desain baru yang lebih sporti, Secara spesifikasi memang cukup lumayan untuk digunakan sebagai skutik harian.

Untuk Honda Air Blade 125cc mempunyai diameter x stroke piston : 52,4mm x 57,9mm. sementara ukuran/ dimensi piston Air Blade 150cc adalah 57,3mm x 57,9mm. Untuk Power dan torsi dari Honda Air Blade 125cc: 8.4kW / 8.500 rpm –  11,68 Nm / 5.000 rpm. Air Blade 150cc: 9.6kW / 8.500 rpm – : 13,3 Nm / 5.000 rpm .. gimana menurutmu sob, pas nggak buat menghadapi Aerox 155 dan Lexi 125

Taufik of BuitenZorg

119 COMMENTS

  1. Kalo menurut saya tampilannya kurang garang wak, perlu di rombak lagi desainnya kalo masuk indonesia. Desain masih bagusan vario 125/150 yg di indonesia

    Guest
    • Di balik bodinya yang kecil, kapasitas bagasi Honda Air Blade 150 sebesar 22,7 liter.

      Ternyata, Honda Air Blade 150 dilengkapi port USB 12W sehingga bisa mengisi daya smartphone sambil berkendara.

      Harga Honda Air Blade 150 dibanderol 56.390.000 VND atau Rp 34.735.409

      Harga motor baru Honda itu lebih mahal jika dibandingkan Yamaha Aerox VVA S, yaitu Rp 27.810.000

      Guest
  2. desin keseluruhan bagus sih, lampu belakang juga bagus Wak, tapi fitur mewahnya kayaknya “biasa” ditemui di kelasnya.. lampu depan mirip vario / adv, .. menang bagasi yang super longgar kayaknya

    kalo mau lawan aerox, kayaknya butuh desain yang lebih gahar / out of the box deh ya, tapi gatau honda, modal nama juga sih..

    Guest
    • Ini lebih setuju Dual shock belakang / monosshock kaya motorsport. Sama perbaiki posisi center stand, berat banget mau standar tengah. Emang umum gt sih.

      Guest
  3. Lampunya Persis bener ama ADV wkwkwkwk saya sebagai pecinta produk Honda Kecewa walau ga masuk Indo. yg bagus Kokpitnya doang

    Guest
  4. Disini udh ada vario techno, udh cukup sebenernya utk kelas menengah
    Kalo mau melawan duo maxi aerox dan lexi kurang gambot. Kalo mau lawan aerox mending bikin dari awal kasih kaki2 ala adv150 yg kekar biar gak jomplang dgn lawanya
    Kaki2 itu awal dari looks kl bwt gw sebelum bodi dll

    Guest
  5. Parah banget desainnya, dari sudut manapun culun nih, ga proporsional. Mau dibandingin nouvo juga kalah jauh 5 : 8, apalagi dibandingin ma aerox.. Lihat mukanya duhhh…

    Guest
  6. ah comment nya pd ngk mutu, ahm jg mikir klw jauh design pakem ngk laku …. blm itungan part mana yg bisa specdown pakai part yg ada ….. aku ko rindu bebek di upgrade tekno partnya ….min kan ekspor dan luar jawa masih pakai .. infrastruk jalan jawa n sumatra mungkin terbaik di RI

    Guest
  7. desain ini mengingatkan saya akan yamaha nouvo dan suzuki skywave 125… gak papa jual saja biar banyak bentuk unik muncul lagi.

    Guest
  8. headlamp mirp adv…secara teori berat lawan aerox baik secara desain dan performa…tapi konsumen indonesia itu kalau mereknya H pasti laris….genio aja sudah banyak di jalan dibanding freego…padahal secara harga beda tipis tapi fitur menang freegoo

    Guest
  9. KEren euy, keinget yamaha nuvo, coba dikasih varian ini di indo pasti laris masnis jg. malah lebih premium dari vario. keren…
    sepetinya buildupnya juga bagus.

    Guest
  10. Kurang nih desainnya
    1. Lampu depan kurang sipit
    2. Batok stangnya malah bagusan vario 150 sini
    3. Ban kurang gede
    4. Rem cakram belakang wajib
    5. Spakbor belakang gantung ala adv150 atau min ala vario 150
    6. Speedometer kebanting sma aerox
    Lbh bagus lagi pakai mesin esp 4 valve 156,9cc yg baru sih, jdi performa tambah juoooz

    Guest
  11. semoga tidak masuk ke indonesia. kenapa ya semua pabrikan sekarang banyak membuat motor matic yang secara kategori ditujukan lebih kepada perempuan.

    Guest
  12. Terlalu lambat AHM mendatangkan Airblde ke indonesia, padahal Nama Airblade sudah berumur belasan tahun, sama halnya ketika Sonic secara resmi dijual AHM. jadi biker jaman now akan bilang product jiplakan.

    Guest
  13. Selera beda-beda. Cukup tahu. Kalau motor ini laris di Vietnam ya berarti selera org Vietnam kaya gitu. Tapi klo di Indo ya semua kayaknya sepakat motor ini masi kurang

    Guest

Leave a Reply to Go Blast Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.