TMCBLOG.com – Salah seorang Pembalap Juara dunia GrandPrix GP500 tepatnya ditahun 1981, Marco Lucchinelli Yang juga merupakan salah satu dari deretan MotoGP Legend memberikan pendapatnya Via La Gazzetta dello Sport mengenai Musim 2019 terutama untuk beberapa Pembalap seperti Marc Marquez. Menurut Marco, Marc Marquez bukan Hanya murni talenta . .

Yes Bukan hanya urni talenta yang membuatnya begitu dominan akhir akhir ini. ” sebagai tambahannya, Ia ( Marc ) Beruntung lahir ditengah era Modernitas, Ia bisa memperlajari sirkuit di Komputer, ia meresapi semuanya, ia telah ‘memakain’ Sepeda Motor semenjak Kecil, Ia menyukai Valentino (Rossi), ia bisa mengasimilasi (membaurkan) sesuatu dari semua orang ( dengan hal hal didirinya ) dan dia brilian dalam banyak hal, bahkan dalam hal menanggapi Media. “

Rossi sendiri telah mengubah (sejarah) Sepeda motor, di dalam dan di luar Track dengan drama dan lain lain. Namun akan selalu hadir seseorang yang lebih muda yang akan menemukan cara berkendara baru dan semuanya akan berubah “

“(Marc) selalu pada Posisi depan semenjak Latihan di Hari Jumat, ia tahu bagaimana berdaptasi dengan Motor dan menguasai semua permasalahan teknis. Ia mencari limit dari tikungan lambat dimana jika kita jatuh maka akan sulit untuk merasa sakit. Dan ia menggunakan Honda dimana semua orang bilang itu merupakan Motor yang sulit “

” pikirkan Jika ia memperoleh motor lain, Honda seperti Ducati yang tidak mudah. Hanya stoner yang bisa melakukan Hal ini bersama Ducati dan Honda. Marc Marquez tidak pernah menyerah, bahkan ketika kalah dalam pertarungan, saat jatuh empat kali dalam satu akhir pekan. Dan ia tidak mudah diintimidasi walaupun (ia) hadir di MotoGP dimana saat itu banyak Juara. Seseorang seperti Rossi, Ia tidak takut. Bahkan dengan Lorenzo. “

” Ia tidak menyisakan apapun Untuk orang lain, Ia ingin jadi yang pertama bahkan di Pit. Ia mendemonstrasikannya secara luas di musim MotoGP terakhir (2019 ) bersama Jorge Lorenzo. Jadi Untuk menghilangkan masalah ia membawa adiknya di team, di mana akan berpotensi bagus. Asal Jangan terlalu banyak menghabiskan waktu Untuk mengajarinya (Alex Marquez), Karena saat mengajar maka kamu cenderung akan lambat.”

Taufik of BuitenZorg

78 COMMENTS

    • Namun akan selalu hadir seseorang yang lebih muda yang akan menemukan cara berkendara baru dan semuanya akan berubah

      😎🀭

      Guest
  1. Dalam ilmu pendidikan justru kalau ngajarin (berbagi ilmu) akan semakin menajamkan ilmu yg telah dimilikinya…

    #kata guru gue

    Gak gak gak

    Guest
  2. Masuknya Alex ke Honda ini sama sj dgn tim sepakbola yg semua pemainnya dipenuhi bintang….tak bisa menang sesuai yg diharapkan….krn antar bintang tak ada yg mau memberi semuanya mau menerima umpan…sehingg secara keseluruhan tak ada penyelesaian akhir dari permainan….
    Bgini pula yg akan dialami honda thn depan bersama duo marquez

    Guest
  3. Masuknya Alex ke Honda ini sama sj dgn tim sepakbola yg semua pemainnya dipenuhi bintang….tak bisa menang sesuai yg diharapkan….krn antar bintang tak ada yg mau memberi semuanya mau menerima umpan…sehingg secara keseluruhan tak ada penyelesaian akhir dari permainan….
    Bgini pula yg akan dialami honda thn depan bersama duo marquez

    Guest
    • Alakadarnya tp pernah juara moto2 ya bos… bukan orang smbarangan lho yg bisa naik rcv,,, lagian klo pebalap mau di ajarin kan bagus, drpda ga mau belajar kan makin lama makin nyungsep.. wkwkwwk

      Guest
    • vinales musim 2019 belajar di sekolah balap qatar loh.
      hasilnya peringkat 3 klasemen akhir.

      typical pongah yg ga mau belajar kan sudah ada contohnya.

      Guest
    • Iya kalo alakadarnya memang susah, macam Dovi naik motor terbaik tapi zonk mulu wkwkwkwk gatau malu, argumen awal musim udah patah bahkan sampai Rainey aja komen begitu masih berani komen.

      Guest
    • Suruh si mbah mu ngajarin adexnya biar bisa jurdun moto2, terus race bareng di motogp, mau berapa thn ngendok di moto2

      Guest
    • Badut bani andai nih. Kalau kalah komentar langsung play victim. Jurus lama yang super monoton mencerminkan pola pikiran picik mirip banget dengan kelakuan si itu sang benalu YRT

      Guest
    • Di era modernitas mbah oci termehek.btw hebatnya MM dia menghadapi 2 juara dunia motoGP di waktu yg bersamaan..JL damn VR46..apa ga h3bat? Sakingg hebatnya..banyak fby nyuruh pindah pabrik saking ngerinya liat kolaborasi Honda dan MM..san ini lebih mengerikan lagi buat FBR yg berharap MM raihannya jgn melampoi VR46..

      Guest
  4. “Salah seorang Pembalap Juara dunia GrandPrix GP500 tepatnya ditahun 1081, Marco Lucchinelli Yang juga merupakan salah satu dari deretan MotoGP Legend memberikan pendapatnya Via La Gazzetta dello Sport mengenai Musim 2019 terutama untuk beberapa Pembalap seperti Marc Marquez. Menurut Marco, Marc Marquez bukan Hanya murni talenta . .”

    Edaaaannn njaaaraaannn teeenaaaannn..
    Ini legend umurnya udah kek Nabi Ibrahim AS sampe seribu tahun.. pebalap taon 1081 masih hidup di 2020..
    #typonekebangetanwak😁

    Guest
    • Itu becandaan tahun baru bosss,,, biar makin banyak pengunjung blog yg terhibur.. hhehe ampun wak kaji

      Guest
  5. sekali lagi, legenda hidup pun mengamini ‘si itu’ tetaplah king of mic, outside – inside, side a – side b. hehe..

    Guest
    • Kedua legenda hidup tersebut malah asli Italiano lho Pak Bangun. Bukan Spaniard seperti yang hobi dikoar fansboy Lord Rossdermot yang tidak boleh disebutkan namanya

      Guest
  6. Seru aja sih MotoGP, karena semua bekerja dengan limit dan eksistensi tinggi.

    Hingga menghasilkan juara dunia yang bukan sembarang, , respect !!!

    Guest
  7. Seru aja sih MotoGP, karena semua bekerja dengan limit dan eksistensi tinggi.

    Hingga menghasilkan juara dunia yang bukan sembarang, , respect !!!

    Ini legenda MotoGP kok beraninya bilang Rossi drama???

    Emang siapa dia? Berapa harta kekayaan dia? Pppffffftttttt πŸ˜ͺ

    Guest
  8. [ ]Salah seorang Pembalap Juara dunia GrandPrix GP500 tepatnya ditahun 1081, Marco Lucchinelli..[ ]

    Wadadidaw…artefak idup donk wak…
    Ekekeke

    Guest
  9. wkwkwk ada yg sok2an alim, padahal dia sendiri selalu merendahkan pembalap lain selain keluarga engkres πŸ˜…

    Guest
  10. jangan terlalu lama nyalahin ban,set up,elektronik,cuaca,bahkan ban sisa balapan moto2.
    sudah terlalu lama tak juara

    #andai2,misal,coba,klo alibi abadi

    Guest
  11. Heran pada gak suka sama Alex krn ada embel2 Marquez nya. Padahal di juara dunia 3x. Pake di bilang pembalap medioker segala.
    Kalo dia medioker, lah Rins, Quartararo, Lecouna, Nakagami, Aleix, Ianone, Oliveira, Petrucci, Miller dan Crutchlow (juara ssp600 sih) yg gak pernah jurdun sekalipun harusnya gak pantas ada di grid MotoGP.

    Guest
    • koreksi, am73 jurdun 2x bro hehe..
      yang ga suka itu karena mereka valeban yang membenci marquez, padahal kan ga mungkin hrc ngambil am73 sebagai pembalapnya kalo dia bukan jurdun moto2, terus kalo menurut mereka am73 ga layak di hrc apa mereka mau quartararo yg diambil hrc? bisa tambah kojel2 mereka πŸ˜€

      Guest
  12. Kalau gw liat, justru MM93 yang semakin berkibar nantinya. Kehadiran Alex ini buat pemacu dia. Kalau cuma saingan ama Jolor, udah selesai. Saingan ama Rosidin, udah selesai. Yang bisa nyaingin ya paling realistis justru adiknya. Meski gue harus bilang dia masih masuk level pembalap alakadarnya. Lebih malu dikalahkan adek sendiri lah daripada saingan lain.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.